SELAMAT DATANG

Blog ini dibuat terutama sebagai sarana diskusi mahasiswa Fakultas Bisnis Unika Widya Mandala Surabaya. Terima kasih atas pengertiannya.....
Postingan tentang BAHASA TOMBULU telah disatukan pada blog: bahasatombulu.blogspot.com
Tugas wawancara pebisnis dipostingkan pada blog: kuraberbisnis.blogspot.com

Minggu, 16 November 2014

Komentar tentang Materi Akuntansi, Analisis Keuangan, dan Pendanaan Bisnis (Bahan Diskusi Kelas Pengantar Bisnis Tanggal 21 November 2014)



Silahkan baca buku teks kita bab  15 dan bab 16. Setelah itu baca komentar-komentar yang ada pada postingan saya pada hari Sabtu tanggal 16 November  2013.

Bahan Diskusi:

Pilihlah satu komentar yang menurut Saudara paling menarik dari komentar-komentar tersebut. Jelaskan juga mengapa Saudara menganggap komentar tersebut yang paling menarik.
Saudara juga diperkenankan mengomentari komentar teman sekelas Saudara. Selamat berdiskusi...

NB: Jangan lupa bahwa kuliah kita pada hari Kamis, 20 November 2014 dipindah ke hari Jumat 21 November 2015,  jam seperti biasa. Ruang Kuliah dapat dilihat di papan pengumuman. Terima Kasih

Senin, 10 November 2014

Gaya Menghadapi Konflik (Bahan Diskusi Perilaku Keorganisasian Tanggal 12 November 2014)



Bahan Bacaan: Conerly, Keith & Arvind Tripathi. 2004. What is Your Conflict Style: Understanding and dealing with your conflict style The Journal for Quality and Participation. 27(2): 16-20


Setiap organisasi tidak dapat menghindari terjadinya konflik di dalamnya. Conerly & Tripathi (2004) mengemukakan bahwa setiap orang memiliki gaya sendiri dalam menghadapi konflik yang terjadi dalam organisasi. Ada lima gaya yang biasanya digunakan, yaitu:

  1. Withdrawiing : menghindari konflik yang ada, menganggap bahwa lebih mudah menghindari konflik daripada menghadapinya.
  2. Forcing: menganggap bahwa konflik umumnya hanya persoalan menang-kalah dan kemenangan akan memberikan kebanggaan dan prestasi
  3. Smoothing: menganggap bahwa konflik harus dihindari demi keharmonisan, kuatir dalam berupaya menangani konflik lalu mengganggu hubungan dengan yang lain
  4. Confronting: melihat konflik sebagai suatu masalah yang harus diselesaikan dan sekaligus cara untuk memperbaiki hubungan yang ada
  5. Compromizing: berupaya menyelesaikan konflik tapi tidak mencari kesempurnaan dalam penyelesaian karena tetap berupaya untuk menjaga agar hubungan tetap terjalin

Bahan Diskusi:


  1. Menurut Saudara, manakah gaya yang paling tepat dalam menghadapi konflik dalam suatu organisasi? Jelaskan mengapa demikian.
  2. Apakah gaya tersebut sudah cocok dengan yang biasanya Saudara lakukan ketika berhadapan dengan konflik sehari-hari. Berilah contoh dari pengalaman Saudara.

Minggu, 09 November 2014

Komentar tentang Materi Menciptakan, Mendistribusikan, dan Mempromosikan Suatu Produk (Bahan Diskusi Kelas Pengantar Bisnis Tanggal 13 Nopember 2014)




Silahkan baca buku teks kita bab 12, 13, dan bab 14. Setelah itu baca komentar-komentar yang ada pada postingan saya pada hari Minggu tanggal 10 Nopember  2013.

 

Bahan Diskusi:

Pilihlah satu komentar yang menurut Saudara paling menarik dari komentar-komentar tersebut. Jelaskan juga mengapa Saudara menganggap komentar tersebut yang paling menarik.
Saudara juga diperkenankan mengomentari komentar teman sekelas Saudara. Selamat berdiskusi...

Minggu, 02 November 2014

Komentar tentang Materi Mengelola SDM dalam Bisnis (Bahan Diskusi Kelas Pengantar Bisnis Tanggal 5 Nopember 2014)



Silahkan baca buku teks kita bab 10 dan bab 11. Setelah itu baca komentar-komentar yang ada pada postingan saya pada hari Minggu tanggal 3 Nopember  2013.

Bahan Diskusi:


Pilihlah satu komentar yang menurut Saudara paling menarik dari komentar-komentar tersebut. Jelaskan juga mengapa Saudara menganggap komentar tersebut yang paling menarik.
Saudara juga diperkenankan mengomentari komentar teman sekelas Saudara. Selamat berdiskusi...

Kekuasaan dalam Organisasi (Bahan Diskusi 5 Nopember 2014)



Kekuasaan adalah suatu kapasitas yang dimiliki seseorang untuk mempengaruhi orang lain sehingga mereka bertindak sesuai keinginan orang yang punya kapasitas tersebut. Untuk dapat mengimplementasikan kekuasaan dalam organisasi maka seseorang harus menggunakan Taktik/Strategi Kekuasaan. Robins (2001) mengemukakan bahwa taktik kekuasaan adalah  cara-cara yang ditempuh individu untuk menerjemahkan dasar-dasar kekuasaan menjadi tindakan-tindakan spesifik.
Ada 7 (tujuh) dimensi taktik atau strategi kekuasaan yaitu:

  1. nalar (menggunakan fakta dan data untuk penyajian gagasan yang logis);
  2. keramahan (menggunakan pujian, bersikap rendah hati dan bersahabat ketika mengajukan permintaan);
  3. koalisi (mencari dukungan orang lain untuk mendukung permintaan itu);
  4. tawar-menawar (menggunakan perundingan untuk lewat pertukaran manfaat atau bantuan);
  5. ketegasan (menggunakan pendekatan langsung dan tegas: menuntut, mengulangi peringatan, memerintahkan);
  6. otoritas lebih tinggi (mendapatkan dukungan dari tingkat lebih tinggi untuk mendukung permintaan);
  7. sanksi (menggunakan imbalan atau hukum yang telah ditentukan organisasi).


Bahan Diskusi:


Jika Saudara adalah manajer pada suatu organisasi, manakah taktik yang paling sering akan Saudara praktekan dan manakah taktik yang akan Saudara upayakan untuk dihindari. Jelaskan pendapat Saudara. Selamat berdiskusi…..

Minggu, 19 Oktober 2014

Tips Kepemimpinan untuk Mahasiswa dan Karyawan Baru ( Bahan Diskusi Perilaku Keorganisasian tanggal 22 Oktober 2014)



Bahan Bacaan: Boone, Larry W. Peter J. Tobin, and Monica S. Peborde. 2008. Developing Leadership Skills in College and Early Career Positions. Review of Business, Spring, 28 (3):3-13

Boone, et al. (2008) menemukakan 5 pendekatan fundamental untuk membantu para mahasiswa dan pekerja baru untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin dalam suatu organisasi. Kelima pendekatan tersebut, adalah:

1. Kembangkan Kredibilitas, dengan cara:


  • Sadari nilai-nilai personal yang Anda miliki (misalnya kejujuran, kerja keras, keuletan, dll). Ungkapkan kepada orang lain nilai-nilai tersebut melalui cerita akan pengalamanmu menjalani nilai-nilai tersebut.
  • Tepati janji-janjimu. Jangan membuat janji yang tidak mungkin dapat Saudara penuhi!
  • Tekankan pandangan yang positif dan optimis akan masa depan
  • Bangun kompetensi kerja dengan yang lain dalam tim kerja awal. Jadilah pemimpin sekaligus pengikut (bawahan) yang produktif.
  • Beranikan diri untuk menginspirasi orang lain dengan semangatmu akan masa depan yang lebih baik.

2. Kelola waktu dengan baik:


  • Habiskan waktu Saudara untuk hal-hal  yang Saudara anggap sangat penting (tentukan prioritas)
  • Audit selalu penggunaan waktu Saudara dengan mengeliminasi aktivitas-aktivitas yang kurang bermanfaat serta identifikasi hal-hal yang membuat Saudara sering menyia-nyiakan waktu Saudara.

3. Jadilah Proaktif, dengan cara:


  • Ajukan pertanyaan sehingga Saudara tahu: 1) apa yang harus dilakukan; 2) apa yang benar bagi organisasi (visi, misi, tujuan, target, prioritas). Jangan menunggu diberitahu apa yang menjadi pekerjaan Saudara!
  • Buat semuanya terjadi. Ambil tindakan konkrit untuk mendapatkan hasil yang diinginkan!

4. Berdayakan orang lain untuk bertindak, dengan cara:


  • Berpikir dan mengatakan “kita” dan bukan “saya”
  • Bangun kepercayaan dengan pengungkapan diri sendiri. Bicaralah tentang nilai-nilaimu, keyakinan, tujuan dan visi Saudara.
  • Bangun kepercayaan dengan sungguh-sungguh mau mendengarkan orang lain.
  • Bantu orang lain dalam mengembangkan dan memanfaatkan jaringan untuk membangun modal social.
  • Dukung aktifitas pelatihan dan pengembangan untuk membangun kompetensi
  • Bagi informasi dan upayakan agar sumber daya yang ada dapat dimanfaatkan oleh yang lain.
  • Desain pekerjaan sedemikian rupa sehingga orang lain dapat mengerjakannya berdasarkan keputusan mereka sendiri.

5. Buat Jejaring (networking), dengan cara:


  • Bangun dan kelola jaringan operasional dengan rekan mahasiswa atau rekan kerja untuk membantu menyelesaikan tugas sesegera mungkin.
  • Bangun dan kelola jaringan personal dengan teman-teman dekat di kampus atau di organisasi professional melalui klub social, group  alumni, dan lain-lain
  • Bangun dan kelola jaringan strategic dengan individu-individu yang memiliki tujuan dan visi personal masa depan yang sama.


Bahan Diskusi:

Dari 5 tips yang diberikan oleh Boone, et al.(2008), manakah yang paling menarik bagi Saudara? Tips manakah yang lebih sulit untuk diterapkan saat ini? Berikan alasan untuk setiap pilihan yang Saudara buat. Selamat Berdiskusi…