SELAMAT DATANG

Blog ini dibuat terutama sebagai sarana diskusi para mahasiswa. Terima kasih atas pengertiannya.....
Postingan tentang BAHASA TOMBULU telah disatukan pada blog: bahasatombulu.blogspot.com
Tugas wawancara pebisnis dipostingkan pada blog: kuraberbisnis.blogspot.com

Minggu, 20 November 2011

Kompensasi ( Bahan Diskusi 22 Nopember 2011

Kompensasi adalah semua bentuk penggajian atau reward yang diberikan pada pekerja, yang terdiri dari:
1.       Kompensasi langsung: a) gaji tetap  (fix): gaji pokok dan upah; b) gaji tidak tetap (variabel): bonus dan komisi.
a.       Gaji Tetap (Fix): bayaran yang konsisten dari satu periode ke periode lain dengan tidak memandang jumlah jam kerja
b.      Gaji Tidak Tetap (Variable): bayaran yang dikaitkan dengan kinerja individual, kelompok, dan/atau organisasi
2.       Kompensasi tidak langsung  (tunjangan):  imbalan tidak langsung (askes, uang cuti, pensiun, dll) yang diberikan kepada karyawan sebagai bagian dari keanggotaannya di organisasi

Tujuan kompensasi  adalah:
1.       Mendapatkan pekerja yang berkualitas
2.       Memelihara pekerja saat ini
3.       Memberi reward pada perilaku yang diinginkan
4.       Mengendalikan cost
5.       Menaati peraturan/hokum

Bahan Diskusi:
1.       Seandainya Anda seorang karyawan suatu perusahaan, Anda akan lebih suka gaji tetap yang tinggi tapi gaji tidak tetap yang rendah atau gaji tetap yang rendah tapi gaji tidak tetap yang tinggi? Jelaskan pendapat Anda!
2.       Seandainya Anda pimpinan perusahan, apakah Anda akan menerapkan system seperti yang Anda pilih sebagai karyawan (soal no 1) ataukah berbeda? Jelaskan pendapat Anda!

Selamat Berdiskusi….

91 komentar:

  1. Menurut pendapat saya , andaikan saya sebagai karyawan di suatu perusahaan , saya lebih memilih gaji tetap yang tinggi tetapi gaji tidak tetap rendah , karena saya rasa , bisa jadi saya ingin mencari pengalaman lain dalam bekerja . Jadi saya tidak perlu gaji tinggi untuk bekerja cuma sementara saja dan juga belum tentu bisa lama disana .
    Faktor - faktor apa mengapa saya memilih gaji tetap yang tinggi ?
    Pertama , kalau saya kerja tidak tetap tetapi minta gaji tinggi di awal itu sia - sia . Kita kerja untuk cari pengalaman , masalah gaji tinggi atau tidak itu nomer 2 . Karena perusahaan itu mungkin tidak bisa menilai dalam waktu singkat . Jadi saya rasa , saya bekerja saya tidak peduli gajinya tinggi dahulu . Kalau saya merasa perusahaan itu membuatku betah dan saya tetap bekerja disana saya bisa meminta gaji tetap yang tinggi setelah saya mendapatkan promosi . Kedua , karena masalah efektifitas jam kerja saya . Apabila saya memiliki job lain diluar perusahaan , saya tidak mungkin meminta gaji tidak tetap yang tinggi kalau saya tidak selalu aktif bekerja disana . Jadi menurut saya , lebih efektif kalau saya mendapatkan gaji tidak tetap yang rendah pada saat seperti ini .

    Apabila saya di posisi sebagai pemimpin , saya menggunakan system gaji seperti pada nomer 1 . Karena menurut saya , itu semua tergantung dari karyawan tersebut , dia kalau bisa menunjukan hasil kinerja yang luar biasa , saya bisa memberikan gaji tidak tetap yang tinggi atau gaji tetapnya yang tinggi . Saya rasa gaji tidak tetap menurut saya adalah gaji yang didapat kalau kita adalah karyawan tidak tetap bekerja disana / berpindah - pindah . Apabila ia bekerja dengan kinerja yang tidak maksimal tapi ia minta gaji yang tinggi , saya rasa hal tersebut merugikan kita sebagai pemimpin .

    Saya ingin bertanya , Mengapa gaji itu dibedakan menjadi gaji tidak tetap dan gaji tetap sedangkan kita kalau bekerja pasti dapat satu macam gaji ? Apa perlu diberikan secara bersamaan atau bagaimana ?
    Terima kasih

    BalasHapus
  2. saya akan lebih suka mendapatkan gaji tetap tinggi,gaji tidak tetap rendah. krn gaji tidak tetap hanya sekedar bonus yang diberikan oleh perusahaan, sedangkan kita bekerja tidak selama selalu berhasil. jika kita bekerja selalu berhasil kita akan merasa enak. tapi jika tidak kita akan merasa rugi.

    jika saya jadi pemimpin saya juga akan memberikan gaji tetap lebih besar dari pada gaji tidak tetap, karena jika karyawan terlalu dipaksakan bekerja mungkin bisa terjadi kecelakaan kerja yang dapat menjelekkan nama perusahaan ( perusahaan tidak memperdulikan keselamatan pekerja)/ mungkin juga karyawan menjadi tidak betah bekerja krn jika sampai karyawan pindah bekerja itu bisa menjadi pesaing buat perusahaan

    BalasHapus
  3. menanggapi pertanyaan aditya, perusahaan memberikan kita gaji pokok dan bonus. gaji tidak tetap itu sengaja diberikan oleh perusahaan biasanya untuk lebih meningkatkan semangat kerja karyawan, sehingga karyawan lebih termotifasi untuk meningkatkan kinerjanya. bonus itu diberikan bersamaan dengan gaji pokok kita, krn jika tidak akan menimbulkan rasa iri antar pegawai

    BalasHapus
  4. Menurut saya, jika saya sebagai seorang karyawan d suatu perusahaan, saya akan memilih gaji tetap yg tinggi tapi gaji tidak tetap yg rendah. Krn bagaimana pun kita sbg karyawan tentunya menginginkan suatu gaji yg pasti stiap bulan'nya. Utk gaji tidak tetap dapat diperoleh dg menunjukkan kinerja yg lebih. Dg kinerja yg lebih, tentu mndapatkan gaji tidak tetap yg lebih juga, sehingga dapat menambah pemasukan kita sbg karyawan.

    Seandai'nya saya mjd pemimpin perusahaan, saya akan menerapkan system seperti d atas,, gaji tetap tinggi dg gaji tidak tetap rendah. Karena saya juga ingin karyawan saya menerima sesuai dg apa yg telah diberikannya pada perusahaan. Dg gaji tetap yg tinggi akan membuat karyawan giat dalam bekerja krn mereka brusaha utk tdak kluar dr pekerjaan tsb, dg dasar mencari pkerjaan yg gaji tetap'ny tinggi bukan hal yg mudah. Tentu mereka akan memberikan yg terbaik dr ap yg mereka mampu.

    BalasHapus
  5. Saya menanggapi pendapat astrin kepada pertanyaan yang saya berikan , Bagaimanakah menurut anda sebagai pemimpin perusahaan tersebut melihat karyawan yang tidak terlalu aktif bekerja dalam perusahaan anda tetapi kinerjanya anda nilai melebihi standar anda ? apakah anda memmberikan gaji tidak tetap yang tinggi atau bagaimana ? Maksud saya karyawan yang dimaksud itu adalah karyawan yang bekerja di tempat lain tetapi karyawan tersebut masih bekerja di perusahaan anda alias kerja paruh waktu ?

    Saya menanggapi pendapat santi , Saya ingin bertanya , menurut anda apa bedanya gaji tidak tetap dengan gaji tetap yang diterima oleh tiap-tiap karyawan yang bekerja di perusahaan terkait

    BalasHapus
  6. Menanggapi pertanyaan Aditya,,
    Tentunya gaji tetap dan gaji tidak tetap berbeda.
    Gaji tetap adalah gaji yg pasti diterima oleh karyawan stiap bulannya sesuai dg ketentuan perusahaan.
    Sdangkan gaji tidak tetap tidak selalu diterima oleh karyawan, tergantung dr kinerja yg diberikan.
    Misalkan hanya memberikan sedikit kinerja tambahan, misalnya lembur tapi tidak tlalu sering, tentu penambahan gaji tidak tetap'nya juga tidak tlalu banyak. Jadi trgantung dari kinerja karyawan itu sendiri.

    BalasHapus
  7. Saya akan menjawa pertanyaan dari Aditia, Mengapa gaji itu dibedakan menjadi gaji tidak tetap dan gaji tetap sedangkan kita kalau bekerja pasti dapat satu macam gaji ? Apa perlu diberikan secara bersamaan atau bagaim?
    Jawab................. Gaji tetap dan tidak tetap terjadi karena permintaan perusahaan sndiri seperti..gaji tetap pasti tak ada terklecuali tapi gaji tidak tetap itu bisa di katakan mitivasi melalui kompentasi individu jadi dua-dua pasti harus din lakuakan oleh Pemilik Perusahaan.....

    BalasHapus
  8. Saya menanggapi pernyataan dari Aditya.. Bahwa gaji tetap itu diberikan pada karyawan perusahaan tersebut.. Beda lagi dengan gaji yang tidak tetap, gaji8 yang tidak tetap itu berkaitan dengan karyawan tsb menawarkan atau memasarkan suatu produk barang berdasarkan jumlah yang dijualkan ke konsumen.. Jadi, gaji tidak tetap tersebut misalnya: omzet atau komisi pegawai yang menjual produk barang perusahaan dalam jumlah besar..

    BalasHapus
  9. jika saya adalah seorang karyawan suatu perusahaan, saya akan lebih suka memilih gaji tetap yang tinggi dan gaji tidak tetap yang rendah. karena saya sebagai karyawan pasti menginginkan sebuah gaji yang pasti jumlahnya setiap periode pembayaran. dan memilih gaji tidak tetap rendah karena pengaruh besar kecilnya gaji tidak tetap tergantung pada besar pengaruh terhadap perusahaan.

    Seandainya saya sebagai pemimpin perusahaan, maka saya akan menerapkan gaji tetap rendah dan gaji tidak tetap yang tinggi. karena dengan menerapkan hal ini, maka karyawan akan termotivasi untuk lebih giat dalam melakukan pekerjaannya.

    BalasHapus
  10. apabila saya adalah seorang karyawan di sebuiah perusahaan,, saya akan memilih untuk mendapat gaji tetap yang tinggi namun gajit tidak tetap yang rendah.. karena, saya lebih memilih sesuatu yang lebih pasti.. dengan adanya gaji tetap yang tinggi, saya kan lebih mudah merencanakan hidup dan karir saya kedepannya mau seperti apa.. Sedangkan apabila kita tidak memiliki kepastian gaji, maka kita akan sukilit untuk memperkirakannya,, dan sulit juga untuk mengantisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan..
    namun, apabila saya menjadi seorang pimpinan,, saya akan memberlakukan sistem pemberian kompensasi gaji tetap yang rendah namun, gaji tidak tetap yang tinggi..
    dengan memberikan gaji tidak tetap yang tinggi,, karyawan akan berusaha mati-matian untuk memperoleh gaji tertinggi,, dengan begitu dia kan mengeluarkan kemampuan optimalnya.. dengan begitu perusahaam juga akan mendapatkan banyak keuntungan..

    BalasHapus
  11. Menurut pendapat saya seandainya saya seorang karyawan suatu perusahaan saya akan lebih suka gaji tetap yang rendah tetapi gaji tidak tetap yang tinggi. Alasannya adalah karena gaji yang tidak tetap yang tinggi salah satu unsur yang penting yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan, meningkatkan motivasi karyawan untuk bekerja lebih efektif, meningkatkan produktivitas dalam perusahaan, serta mengimbangi kekurangan dan keterlibatan komitmen yang menjadi ciri angkatan kerja masa kini. Karena gaji yang tidak tetap tetapi yang di peroleh banyak adalah salah satu hal yang penting bagi setiap karyawan yang bekerja dalam suatu perusahaan, dengan gaji yang diperoleh seseorang dapat memenuhi kebutuhan hidup yang lebih tidak mengharap gaji yang monoton.
    Dan jika saya menjadi pimpinan perusahaan saya akan menerapkan gaji tetap yang rendah tetapi gaji tidak tetap yang tinggi. Karena di satu sisi itu baik untuk keuangan perusahaan(low budget) gaji tetap yang rendah dan menguntungkan bagi perusahaan missal dengan produksi yang semakin banyak/meningkat akibat kinerja yang bagus dan cepat sebelum target akan menghasikan omset yang banyak juga untuk perusahaan jadi mereka pantas untuk mendapatkan gaji yang banyak.

    BalasHapus
  12. Tolong dibaca dengan baik dulu pengantar saya, ya. Dengan begitu akan mengurangi pertanyaan2 yang sebenarnya sudah ada dalam penjelasan singkat sebelum pertanyaan diskusi. Terima kasih

    BalasHapus
  13. saya menanggapi jawaban seramarcelia, memang dengan memberikan gaji tidak tetap yang tinggi dapat memotivasi karyawan tersebut, namun menurut saya gaji yang tidak tetap itu diberikan tidak terlalu banyak jumlahnya. dan hal itu diberikan atas dasar kinerjanya yang bagus atau pernah melakukan lembur dalam kerjanya.
    Bagaimana jika perusahaan tersebut mengalami penurunan omset kemudian memberikan gaji tidak tetap yang tinggi, justru membuat keuangan perusahaan menjadi defisit. karena gaji tidak tetap diberikan hanya kepada karyawan yang berkompeten,yang berbeda dengan yang dimiliki karyawan lain.

    BalasHapus
  14. Saya ingin menanggapi pendapat Henry , Saya setuju dengan pendapat anda . seorang karyawan harus bisa memastikan gaji yang didapatkan karena hal itu mengantisipasi kita untuk tidak terjadi hal - hal yang tidak kita inginkan . Saya ingin bertanya , hal - hal apakah yang anda maksud pada pendapat anda ? Bisa dijelaskan . Mengapa kita perlu adanya antisipasi terhadap kepastian gaji ?

    BalasHapus
  15. menanggapi pertanyaan aditya,,
    mungkin anda menagkap arti dari pernyataan saya.. maksud saya,, dengan kepastian gaji yang tinggi, kita dapat memperkirakan hidup kita mau bagaimana kelak.. bagaimana kita kedepannya,,
    apabila gaji tetap rendah dan gaji tidak tetap yang tinggi,, kita tidak bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan apabila terjadi...
    misalnya,, apabila gaji tetap tinggi, kita bisa menyisihkan bagian penghasilan kita untuk kesehatan, liburan, dsb dengan pasti.. sedangkan apabila gaji kita tidak tetap tinggi,, apakah kita bisa memastikan untuk mengalokasikan penghasilan kita untuk hal-hal seperti itu?? tidak bisa bukan??

    BalasHapus
  16. apabila saya menjadi seorang karyawan di perusahaan, tentunya saya akan lebih memilih gaji tetap yang tinggi dan gaji tidak tetap yang rendah...
    karena dengan adanya gaji tetap yang tinggi, pendapatan karyawan tersebut sudah pasti sama setiap bukan nya.. di bandingkan dengan karyawan yang gaji tetap yang rendah tetapi gaji titak tetap yang tinggi..

    namun bila saya menjadi seorang pimpinan, saya akan memberikan gaji tetap yang rendah dan gaji tidak tetap yang tinggi.. jadi gaji mereka tergantung dengan kinerja mereka selama satu bulan tersebut.. bila baik maka gaji yang diberikan tinggi, bila kurang baik maka gaji yang diberikan juga disesuaikan...

    BalasHapus
  17. saya menanggapi jawaban dari sherly G
    saya setuju dengan pendapat anda memilih gaji tetap tinggi dan gaji tidak tetap rendah. karena menurut saya memang seharusnya begitu karena pada dasarnya setiap orang bekerja melihat gaji tetap tidak melihat dari gaji variabel. gaji variabel merupakan motivasi yang diberikan oleh perusahaan untuk meningkatkan kinerja karyawannya, sehingga wajar kalo gaji tidak tetap tersebut rendah.

    saya ingin menambahkan pendapat dari sherly G yang ke 2
    cara seperti itu emang bagus memberikan gaji tetap rendah dan gaji tidak tetap tinggi, namun itu semua tergantung dengan pekerjaan apa yang diberikan oleh karyawan. dan biasanya perhitungan gaji tidak tetap tersebut terkadang tidak pasti.

    BalasHapus
  18. saya menanggapi sherly G
    saya tidak setuju dengan pendapat anda yang 1 bagaimana perusahaan bisa maju kalau memberikan gaji tetap yang tinggi sedangkan karyawan dengan gaji yang tinggi kinerjanya belum tentu baik. kalau kinerja merosot tetapi gaji tetap tinggi bagaimana perusahaan merugi terus?

    saya sertuju dengan pendapat anda yang ke 2 karena dengan gaji tetap yang rendah tetapi variabel tinggi maka kinerja karyawan akan terus meningkat untuk bisa melebihkan penjualan mereka dan nantinya perusahaan akan mendapat keuntungan yang maximal.

    BalasHapus
  19. 1.Saya aka memuilih gaji tetap rendah dan gaji tidak tetap tinggi karena gaji tidak tetap itulah yang menjadi penilaian kinerja saya sehingga saya bisa terus berkembang ke arah yang lebih baik.

    2.Apabila sebagai pimpinan, saya akan memberlakukan sistem yang sama dengan pendapat saya pada nomer 1 yaitu gaji tetap rendah dan gaji tidak tetap tinggi supaya karyawan termotivasi untuk berkinerja lebih baik karena gaji yang mereka terima secara rutin rendah dan saya sebagai pemimpin menjanjikan variabel payment yang tinggi jika kinerja mereka baik

    BalasHapus
  20. Saya lebih memilih gaji tetap yang tinggi tapi gaji tidak tetap yang rendah karena apabila gaji tetap saya tinggi saya tidak terlalu memikirkan gaji yang tidak tetap yang rendah. karena dengan gaji tetap yang tinggi saya sudah dapat mencukupi kebutuhan. Kalau gaji yang tidak tetap rendah itu hanya untuk menambah penghasilan saja,...

    Tetapi apabila saya seorang pimpinan perusahaan saya tidak langsung memberikan gaji tetap yang tinggi, karena saya akan memberikan gaji atau kompensasi yang sesuai dengan kemampuan kerja karyawan,...

    BalasHapus
  21. 1. Saya lebih suka gaji tetap yang tinggi tapi gaji tidak tetap yang rendah, karena gaji tidak tetap ialah bonus jika seseorang mampu bekerja sesuai target perusahaan. Karena seseorang tidak selamanya berhasil dalam kinerjanya sesuai dengan target perusahaan, dan kita akan rugi jika hal itu terjadi (karena akan semakin kecil gaji yang kita terima pula)

    2. Jika saya menjadi pimpinan dalam suatu perusahaan, saya akan menerapkan sistem gaji tetap rendah dan gaji tidak tetap tinggi. Sehingga dengan ini, seorang karyawan dapat terus berusaha untuk me-maksimalkan kerjanya untuk mendapatkan bonus atas kinerjanya dari perusahaan tersebut. Sehingga untuk perusahaan akan lebih maju dan berkembang.

    BalasHapus
  22. saya ingin menanggapi pernyataan saudari anindita wicaksono yang menyanggah pernyataan dari saudari sherly G..
    bagaimana perusahaan bisa maju kalau memberikan gaji tetap yang tinggi sedangkan karyawan dengan gaji yang tinggi kinerjanya belum tentu baik. kalau kinerja merosot tetapi gaji tetap tinggi bagaimana perusahaan merugi terus?
    apabila perusahaan mampu memberikan kompensasi yang tinggi kepada para karyawannya, perusahaan tersebut harus benar-benar melakukan perekrutan dengan baik.. perusahaan harus merekrut orang-orang yang benar-benar berkompeten di bidangnya.. jadi kinerjanya benar-benar maksimal di perusahaan tersebut..
    apabila orang-orang yang berkompeten tersebut tidak mendapatkan kepastian gaji tetap yang tinggi, kemungkinan besar mereka tidak loyal kepada perusahaan dan suatu saat mereka kemungkinan akan meninggalkan perusahaan untuk mencari perusahaan yang mampu memberikan kompensasi lebih tinggi dari perusahaan tersebut..

    BalasHapus
  23. Saya menangapi komentar dari Anindita, untuk penentuan gaji bisa di sesuaikan ketika si karyawan tersebut mulai melamar di suatu perusahaan. jadi menurut saya gaji tetap yang tinggi juga di sesuaian dengan kinerja karyawan tersebut ketika awal penentuan gaji. sehingga perusahaan tidak merugi, dengan memberikan gaji tetap yang tinggi.....

    BalasHapus
  24. menurut saya ,jika saya menjadi seorang karyawan maka saya akan memilih gaji tetap yang tinggi dan gaji tidak tetap yang rendah mengapa demikian karena jika gaji tetap sudah tinngi maka gaji tidak tetap (bonus) tidak lah berpengaruh besar dalam perencanaan keuangan dan masa depan saya.

    dan jika kita memilih gaji tidak tetap yang tinngi maka kita tidak dapat memprediksi keuangan dan masa depan kita karena kita hanya mengandalkan bonus saja..

    Seandainya saya sebagai pemimpin perusahaan, maka saya akan menerapkan gaji tetap yang tinngi dan gaji tidak tetap yang rendah. karena dengan menerapkan hal ini, maka seorang karyawan akan semangat bekerja di karenakan termotivasi oleh gaji/bayaran yang tinngi,.

    BalasHapus
  25. Jika saya menjadi karyawan, maka saya memilih gaji tetap tinggi dan gaji tidak tetap rendah karena jika saya memiliki gaji tetap rendah maka kehidupan saya akan tidak pasti karena memperoleh gaji yang sama setiap bulannya, sebaliknya jika saya memperoleh gaji tetap tinggi maka saya tidak akan merasa khawatir tentang kepastiannya.

    Jika saya menjadi pimpinan di perusahaan, maka saya memilih gaji tetap rendah dan gaji tidak tetap tinggi. Karena ini bertujuan untuk memotivasi karyawan agar meningkatkan kinerjanya dan hal ini berguna untuk mengatur keuangan perusahaan.

    BalasHapus
  26. jika saya dalam posisi karyawan, saya akan memilih gaji tidak tetap yang tinggi dengan gaji tetap yang rendah, karena dengan gaji tidak tetap yang tinggi berarti semakin giat saya bekerja semakin tinggi penghasilan saya. akan tetapi jika saya memilih gaji tetap tinggi dengan gaji tidak tetap yang rendah, maka akan merugikan tenaga saya jika saya bekerja giat, karena kerajinan saya dianggap rendah harganya, itulah anggapan saya secara pribadi.

    jika saya adalah pimpinan perusahaan saya akan menerapkan sistem dengan memberikan gaji tetap yang merata kepada setiap karyawan dengan mempertimbangkan aspek level / tingkatan pekerjaan atau lamanya karyawan bekerja dengan gaji tidak tetap yang merata juga. dengan sistem seperti ini, karyawan bisa terpacu untuk berkinerja baik dan membawa keuntungan bagi perusahaan serta MENCEGAH! adanya free rider / sekedar numpang saja dan tidak melakukan apa - apa dalam sebuah tim / kelompok kerja dan akhirnya merugikan tim / kelompok kerja.

    BalasHapus
  27. terimakasih sdr adit atas sanggahannya ,,
    sekarang kalau saya balik pertanyaannya seperti ini--> bagaimana perusahaan bisa maju kalau memberikan gaji tetap yang tinggi sedangkan karyawan dengan gaji yang tinggi kinerjanya belum tentu baik. kalau kinerja merosot tetapi gaji tetap tinggi bagaimana?? perusahaan akan merugi terus dong ?
    (saya mengkutip dari argumen henry)sebetulnya pertanyaan anda sdh di jwb oleh sdr henry.
    tetapi saya perjelas lg ..
    banyak/tidaknya itu tergantung dr omset yg ditrima oleh perusahaan.tetapi itu memacu setiap karyawan saling bersaing dan mendapakan gaji tsb.kalau hny di balik meja saja seperti istilah "pokok e kerjo" yah lebih baek tidur aja mas di rumah .. seseorang sudah berani mengambil keputusan untuk bekerja berarti seseorang ingin mendapat lebih ,,, dr kinerja yg bgs juga atasan pasti akan mempromosikan si karyawan untuk menduduki jabatan yg lebih baek. dari situ kan bisa dilihat mas dan bisa di simpulkan . pasti setiap karyawan ingin mendapat gaji yg bnyk dan jabatan yg tinggi . kalau hanya menadong gaji tetap yg tinggi dan tdk memberikan kinerja yg bgs iaa kasihan perusahaannya lebih baek di D.O aja karyawan-karyawan yg hny dateng ke kantor absen duduk ngrumpiiiiii ...
    tolong di baca dg seksama artikelnya ,, dan melihat dunia real tolong diterkaitkan duluu sebelum menyangga pertanyaan temAn-teman anda.
    trimakasih.
    dan maav kalau ada kata-kata yg kurang berkenan.

    BalasHapus
  28. 1.Jika saya menjadi karyawan:Saya memilih gaji tetap tinggi dan gaji tidak tetap rendah karena jika saya memiliki gaji tetap rendah saya khawatir tidak dapat memenuhi kebutuhan saya karena gaji tiap bulannya tetap tidak berkembang, sebaliknya jika saya memperoleh gaji tetap tinggi maka saya tidak akan merasa khawatir memenuhi kebutuhan saya.

    2.jika saya menjadi pimpinan:Saya akan memilih gaji tidak tetap yang tinggi agar karyawan saya menjadi lebih semangat dalam bekerja,lebih menguntungkan perusahaan.

    BalasHapus
  29. menanggapi komentar dari saudara Dedy, berdasarkan jawaban Anda, terdapat perbedaan antara jawaban untuk no 1 dan no 2, menurut saya jawaban Anda merupakan suatu hal yang wajar. namun ada yang ingin saya tanyakan terkait dengan jawaban Anda.

    pada jawaban No 2, Anda mengatakan bahwa "jika saya menjadi pimpinan:Saya akan memilih gaji tidak tetap yang tinggi agar karyawan saya menjadi lebih semangat dalam bekerja,lebih menguntungkan perusahaan".
    bagaimana Anda bisa menjamin bahwa dengan gaji yang tidak tetap lebih tinggi maka karyawan akan menjadi lebih semangat dalam bekerja?
    sedangkan pada jawaban no 1 Anda mengatakan bahwa "jika Anda sebagai karyawan, maka Anda akan memilih gaji tetap yang lebih tinggi".
    tolong jelaskan maksud dari jawanban Anda.

    trimakasih

    BalasHapus
  30. Menanggapi pernyataan saudari Yuniarti, jika anda sendiri menginginkan gaji tetap yg tinggi, tapi mengapa jika anda menjadi pimpinan perusahaan, anda justru memberikan gaji tetap yg rendah....?
    Bukankah itu akan memberikan ketidakpastian bagi karyawan anda nanti'ny?

    BalasHapus
  31. Menurut pendapat saya untuk poin 1.
    saya memilih lebih baik gaji rendah tetap tapi gaji tidak tetap tinggi.
    jika memang kerja saya semakin hari semakin meningkat dan menunjukkan kinerja yang membuat perusahaan makin berkembang
    tentu perusahaan akan melihat dan memberikan kompenisasi tidak langsung.
    Selain itu juga gaji yang tetap mempengaruhi keuangan sehari-hari, gaji tetap didapatkan secara KONSISTEN.
    Setiap bulan mendapatkan gaji rendah yang tetap kemudian ada juga gaji tidak tetap yang merupakan bonus tentu akan sangat mempengaruhi
    keuangan kita untuk sebulan ke dapan sampai gaji bulan berikutnya di berikan.

    Sedangkan untuk poin ke 2 seandainya saya pimpinan perusahaan.
    Saya akan memberlakukan gaji yang tetap dengan memepertimbangkan kinerja karyawan.
    tentu perusahaan sebelumnya mempertimbangkan gaji yang pantas untuk setiap level dan berapa banyak gaji tidak tetap yang akan diberikan
    agar dapat mendongkrak kinerja karwayan.

    BalasHapus
  32. menanggapi jawaban dari seramarcelia, iya saya tau maksud mbak sera marcelia, saya tekankan kan disini ada tiga pola penggajian yang selama ini diterapkan banyak perusahaan.
    Pertama, berdasarkan kinerja atau disebut merit system.mendasarkan pada kinerja karyawan yang sudah terlihat.
    Kedua, fine base, berdasarkan lama kerja, senioritas dan pengalaman.
    Ketiga, skill base yang mengarah ke competency base.
    JAdi biasanya untuk kategori staf, komponen gaji tetap lebih besar dibanding komponen gaji variabel, sedangkan pada level eksekutif senior, komponen gaji variabel lebih dominan daripada gaji tetap.dan ideealnya gaji variabel sekitar 30% dari total gaji. kenapa kok gitu, karena gaji tetap yang membuat kita mengerjakan pekerjaan sesuai job discription,"

    BalasHapus
  33. Saya setuju dengan pendapat sherly kepada anindita mengenai penentuan gaji . Jadi pada saat wawancara akhir biasanya manajer HRD bertanya masalah gaji dan sebagainya . Karena hal itu dapat mencegah terjadinya salah paham dalam pemberian gaji pada akhir bulan .

    Saya ingin bertanya pada kalian , apa maksud dari poin ke 3 dari tujuan adanya kompensasi ? bisa dijelaskan ?

    Thank you

    BalasHapus
  34. menanggapi sdr philipus, sdr memilih untuk gaji tetap rendah sedangkan gaji tidak tetap tinggi. gaji tdk tetap didasarkan pada kerja tim, dan jika tim anda tidak memenuhi target maka sangat mungkin maka gaji tidak tetap juga rendah.
    lalu bagaimana jika karyawan mendapat karyawan yg gaji tetapx rendah dan tidak tetap juga rendah??
    untuk poin yg ke2, saya setuju dengan pendapat sdr, selain sesuai dengan kinerja maka seharusnya juga membrikan gaji sesuai dengan UMR daerah masing2, dan jika karyawan memiliki potensi maka sangat mungkin untuk ditambah

    BalasHapus
  35. Seandainya saya seorang karyawan di suatu perusahaan, saya memilih gaji tetap yang tinggi tetapi gaji tidak tetap yang rendah daripada gaji tetap yang rendah tetapi gaji tidak tetap yang tinggi. Karena, gaji tetap tetap itu pasti kita terima setiap bulannya dwngan jumlah yang pasti. Tapi, gaji tidam tetap tidak selalu di terima dengan jumlah yang pasti dan sama setiap bulannya biasanya sebagai bonus lembur dan jumlahnya tergantung dari kinerja kita pada perusahaan dan seandainya saya menjadi pemimpin perusahaan maka saya akan menerapkan gaji tetap rendah namun gaji tidak tetap tinggi. Karena menurut saya hal ini sangat menguntungkan perusahaan dengan begitu pengeluaran perusahaan tidak terlalu tinggi dan kinerja karyawan semakiin meningkat karena pasti ingin mendapatkan gaji tidak tetap (komisi yang tinggi).

    BalasHapus
  36. bila andai saya menjadi seorang karyawan, saya sebagai karyawan di suatu perusahaan, saya lebih memilih gaji tetap yang tinggi tetapi gaji tidak tetap rendah, karena saya rasa, bisa jadi saya ingin mencari pengalaman lain dalam bekerja. Jadi saya tidak perlu gaji tinggi untuk bekerja cuma sementara saja dan juga belum tentu bisa lama disana,

    BalasHapus
  37. dan bila saya menjadi pemimpi di sebuah perusahaan, saya akan memberikan gaji tetap yang rendah dan gaji tidak tetap yang tinggi. jadi gaji mereka tergantung dengan kinerja mereka selama satu bulan tersebut. bila baik maka gaji yang diberikan tinggi, bila kurang baik maka gaji yang diberikan juga disesuaikan..

    BalasHapus
  38. Jika saya sebagai karyawan maka saya akan memilih gaji tetap yang tinggi tetapi gaji tidak tetap rendah karena tidak mungkin dipungkiri bahwa setiap karyawan pasti menginginkan gaji yang tetap tinggi tetapi gaji yang tidak tetap rendah sebab gaji merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja seseorang bahkan kesetiaan pun dapat menjadi taruhannya sebab jika perusahaan yang dimana ia bekerja memberikan gaji rendah tentu ia akan memilih perusahaan yang lain yang bagus dan layak menurut pandangan dia.

    tetapi jika saya sebagai pimpinan tentu saya akan memilih sistem memberikan gaji tetap yang rendah tetapi gaji tidak tetap yang tinggi karena tidak dipungkiri juga mana ada seseorang pimpinan yang memberikan gaji tetap yang tinggi tetapi gaji tidak tetap yang rendah kepada setiap karyawan kecuali bagi karyawan yang mempunyai kinerja dan hal - hal tertentu yang membuat perusahaan memberikan gaji yang tingi kepada karyawan tersebut. sehingga saat karyawan berhasil pada pekerjaannya atau setia terhadap perusahaannya maka perusahaan dapat memberikan gaji yang tinggi dengan secara bertahap sesuai sampai dimana kemampuan dan kesetiaannya.

    BalasHapus
  39. Menanggapi pernyataan saudari Santi, alasan saya memilih menerapkan gaji tidak tetap tinggi bagi perusahaan adalah untuk memberikan motivasi karyawan dan penghargaan pada usaha dari kinerjanya. Penghasilan tidak tetap tinggi sekarang pun sudah semakin popular tetapi penerapannya ada yang berhasil dan tidak. Metode ini bertujuan adalah untuk menghubungkan kinerja individual pada tujuan-tujuan bisnis dan memberikan penghargaan yang unggul bagi karyawan. Untuk menjalankan ini maka karyawan tsb harus memahami apa yg harus dilakukan untuk mendapatkan penghargaan itu. Akan tetapi, kebanyakan karyawan (termasuk saya sendiri yg memilih) bahwa karyawan lebih menyukai gaji tetap yang tinggi daripada gaji tidak tetap tinggi karena lebih memilih cara yang aman yaitu sesuai peraturan perusahaan (gaji setiap bulan sama). Solusinya maka perlu dibicarakan/dipertimbangkan lagi terhadap pemberiaan gaji karyawan sebaiknya menggunakan cara yg bagaimana dan juga melihat kondisi perusahaan tsb.

    BalasHapus
  40. menanggapi pernyataan saudari yuniarti kepada saudari santi saya setuju bahwa meskipun jika saya sendiri diposisikan sebagai karyawan tentu menginginkan gaji tetap yang tinggi tapi jika saya diposisikan sebagai pimpinan tentu akan lebih mengingikan gaji tetap yang rendah namun hal tersebut bukan memberikan ketidakpastian kepada karyawan nantinya karena jika karyawan yang memang berpontensial dan sukses dalam pekerjaannya tentu akan mendapatkan gaji yang lebih baik bahkan kenaikan jabatan pun ia dapatkan. tidak ada perusahaan yang secara langsung memberikan gaji tetap secara tinggi dengan cuma2 kpd karyawan harus ada timbal balik yang juga ia harus berikan kepada perusahaan sehingga perusahaan akan berfikir untuk menaikan gajinya. tentunya dengan gaji rendah bukan saja secara terus menerus akan menjadikan gaji tetap bagi mereka namun tetap perusahaan terus mengevaluasinya sehingga kinerja yang ia berikan seimbang dengan apa yang ia dapatkan diperusahaan tersebut.

    BalasHapus
  41. q.menurut pengalaman saya

    sebaiknya gaji tetap itu rendah tapi gaji tidak tetap itu tinggi..

    dikarenakan gaji varibel itu lebih dapat membuat memotivasi seorang karyawan untuk lebih giat bekerja

    contohnya adalah bekerja di properti..
    terkadang di properti gaji tetap sangatlah kecil namun pada waktu closing target komisi yg di dapat justru bisa lebih besar 5 - 10x lipat dari gaji pokoknya..

    itulah alasan mengapa saya lebih memilih hal
    "gaji tetap yang rendah tapi gaji tidak tetap yang tinggi"

    2. jika saya seorang pimpinan..
    maka saya tetap memilih untuk memberi kompensasi perusahaan pada kajian fix cost
    karena tidak terlalu pusing memikirkan gaji karyawan yg dapat berubah ubah sewaktu - waktu

    naek turun nya gaji seorang karyawan terjadi jika dalam bebrapa tahun dia dapat membuat porfit yg tinggi di perusahaan..

    BalasHapus
  42. Benar apa yang dikatakan Ervinda bahwa perusahaan akan tetap menilai kinerja karyawan dan memutuskan apakah karyawan tersebut layak untuk mendapatkan reward seperti kenaikan gaji ataupun promosi. Dan kepada karyawan yang telah memperoleh reward maka karyawan akan terus termotovasi untuk semakin meningkatkan kinerjanya.

    Menanggapi pernyataan David Dany Aliando, memberi kompensasi perusahaan pada kajian fix cost seperti apa? Tolong jelaskan maksud Anda.

    BalasHapus
  43. menurut saya, jika saya adalah seorang karyawan saya akan memilih gaji tetap yang tinggi dan gaji tidak tetap yang rendah karena gaji tetap selalu di berikan secara konsisten setiap bulannya.

    jika saya menjadi seorang pemimpin saya akan menerapkan gaji tetap yang rendah dan gaji tidak tetap yang tinggi sehingga karyawan akan berlomba lomba memaksimalkan kinerjanya untuk memperoleh upah yang tinggi.

    BalasHapus
  44. 1. Menurut saya itu tergantung dari masing-masing orang cocok atau tidaknya dengan pekerjaan tersebut karena kalau cocok dengan pekerjaan tersebut saya akan memilih gaji tetap yang tinggi tapi gaji tidak tetap yang rendah. Karena dengan gaji yang tinggi untuk waktu yang sedikit dan tidak tetap belum tentu akan mendapatkan pekerjaan lain dengan cepat dan gaji yang tinggi.

    2. Menurut saya bila menjadi seorang pimpinan saya akan hal yang sama pada soal no1 karena jika kita memberikan gaji yang tinggi kepada karyawan tetap dengan hasil kinerja yang sangat bagus tidak perlu dipermasalahkan kalau bisa diberikan bonus+komisi. Jika karyawan tetap kita beralih kita tempat lain(perusahaan lain) karena iming-iming gaji tinggi+akomodasi dari perusahaan lain, bisa jadi mereka mengajukan surat pengunduran diri dan hal tersebut bisa mengancam perusahaan kita karena karyawan tetap kita sudah menjadi pesaing baru. Karena itu sebagai pemimpin wajib mensupportnya dengan cara memberikan bonus+komisi kepada karyawan yang berprestasi dalam kinerjanya supaya karyawan tersebut betah diperusahaan anda dan senang menerima gaji yang tinggi dari anda.

    BalasHapus
  45. Jika saya seorang karyawan suatu perusahaan, saya akan lebih suka gaji tetap yang tinggi tetapi gaji tidak tetap yang rendah.
    Alasannya saya memilih gaji tetap yang tinggi tapi gaji tidak tetap yang rendah karena dengan gaji tetap yang tinggi berarti saya mendapatkan hal yang sudah pasti setiap bulan nya. Dan dengan adanya gaji yang tidak tetap, itu hanya memacu setiap karyawan untuk menambah performa karyawan tersebut dalam bekerja.

    Jika saya seorang pimpinan perusahaan, saya akan menerapkan system yang berbeda yaitu sistem gaji tetap yang rendah tapi gaji tidak tetap yang tinggi.
    Alasannya saya memilih sistem gaji tetap yang rendah tapi gaji tidak tetap yang tinggi adalah sebagai pemimpin, saya ingin karyawan saya bekerja dengan lebih baik. Maksudnya disini adalah saya ingin karyawan saya bekerja dengan semangat dan berkinerja yang tinggi. Bagaimana saya memacu semangat para karyawan tersebut ? Saya memacu karyawan tersebut dengan gaji tetap yang rendah tapi gaji tidak tetap yang tinggi. Dengan sistem gaji tetap yang rendah tapi gaji tidak tetap yang tinggi, akan memacu setiap karyawan semangat dalam bekerja dan sungguh-sungguh dalam bekerja untuk memperoleh gaji tidak tetap tersebut.

    BalasHapus
  46. Saya stefanus 3103010143
    Saya menjawab pertanyaan nomer 1
    Seandainya saya menjadi karyawan yang akan saya pilih adalah bayaran tetap yang tinggi dan bayaran tidak tetap yang rendah alasannya di karenakan jika pada suatu saat saya sebagai karyawan tidak dapat memenuhi target penjualan yang di minya oleh perusahaan maka yang akan saya dapatkan hanya bayaran tetap saja dan bayaran tidak tetap tidak akan diberikan
    Dan karena itu pun jika bayaran tetap yang tinggi maka saya akan mendapatkan hasil bayaran yang sama seperti bulan lainnya

    Dan pada soal nomor 2
    Jika saya menjadi seorang pimpinan perusahaan saya tidak akan menerapkan seperti pilihan yang saya pilih pada nomor 1
    Dan saya akan menerapkan yang gaji tetap sedikit tetapi gaji tetap yang tinggi dikarenakan supaya para karyawan dapat bekerja secara maksimal dan karena itu mereka akan berusaha keras untuk mencapai target kerja yang melebihi target yang di tentukan

    BalasHapus
  47. Untuk menjawab pertanyaan nomor 1, saya sebagi karyawan lebih memilih gaji tetap yang tinggi namun gaji variabel yang rendah. Karena hal pertama yang dilihat pada waktu akan bekerja yaitu pada gaji pokok / upah tetapnya dimana hal tersebut pasti akan banyak dilihat dan menjadi perhatian para karyawan. Gaji tetap yang tinggi tentu akan membuat para karyawan tertarik dibandingkan dengan gaji tetap yang rendah. Ketika kita diberi gaji tetap yang tinggi, maka secara tidak langsung kita akan termotivasi untuk melakukan pekerjaan dengan lebih giat, dari situ akan menyebabkan timbulnya bonus serta komisi lain dari pekerjaannya.

    Untuk menjawab pertanyaan nomor 2, saya lebih memilih cara sesuai nomor 1 yaitu dengan memberikan gaji tetap yang tinggi namun gaji variabel yang rendah. Hal ini dikarenakan untuk memotivasi karyawan pada pekerjaannya yang utama terlebih dahulu. Dengan begitu, mereka akan termotivasi pula untuk mendapatkan bonus serta penghargaan lainnya. Secara tidak langsung mereka akan lebih giat dalam bekerja.

    BalasHapus
  48. 1. Menurut saya, saya lebih suka gaji tetap yang tinggi tetapi gaji tidak tetap rendah. Karena gaji tidak tetap menurut saya hanya sebagai bonus atau tambahan yang diberikan oleh perusahaan. Karena sebagai seorang karyawan, saya ingin mendapat gaji yang tinggi setiap bulannya karena sudah pasti.
    2. Apabila saya yang menjadi pemimpin, saya akan memberikan karyawan saya gaji tetapnya rendah, tetapi gaji tidak tetapnya tinggi. Agar karyawan itu dapat terdorong atau termotivasi dalam bekerja.

    BalasHapus
  49. Menjawab pertanyaan nomer 1,Jika Saya menjadi seorang karyawan,saya akan memilih gaji tetap tinggi dan gaji tidak tetap rendah karena bagaimanapun juga gaji yang kita dapat setiap bulannya merupakan gaji tetap kita,Kalau gaji tetap sudah tinggi,sebuah bonus hanya sebagai tambahan saja ,jikalau gaji tidak tetap merupakan bonus saja,bonus itupun biasanya kita dapat sesuai dengan hasil kinerja kita dan seberapa giatnya saya menjalani pekerjaan tersebut.walaupun bonus dikit,tapi sedikit atau tidaknya biasanya dilihat dari kinerja kita.Gaji tidak tetap itulah yang bisa memacu saya dalam bekerja lebih baik sehingga bonus itu juga bisa lebih besar.jadi walaupun gaji tetap sudah besar,para karyawan tetap akan terepancing untuk bekerja lebih giat.

    2.Apabila sebagai pimpinan, saya akan memberlakukan sistem yang sama pula dengan pendapat saya pada nomor pertama tadi yaitu gaji tetap tinggi dan gaji tidak tetap rendah supaya untuk memotivasi karyawan dalam melaksanakan pekerjaannya yang utama terlebih dahulu. Dengan begitu, mereka akan termotivasi pula untuk mendapatkan bonus tambahan. Secara tidak langsung mereka akan lebih giat dalam bekerja karena termotivasi juga dalam memperoleh bonus.

    BalasHapus
  50. Menjawab pertanyaan nomer 1,Jika Saya menjadi seorang karyawan,saya akan memilih gaji tetap tinggi dan gaji tidak tetap rendah karena bagaimanapun juga gaji yang kita dapat setiap bulannya merupakan gaji tetap kita,Kalau gaji tetap sudah tinggi,sebuah bonus hanya sebagai tambahan saja ,jikalau gaji tidak tetap merupakan bonus saja,bonus itupun biasanya kita dapat sesuai dengan hasil kinerja kita dan seberapa giatnya saya menjalani pekerjaan tersebut.walaupun bonus dikit,tapi sedikit atau tidaknya biasanya dilihat dari kinerja kita.Gaji tidak tetap itulah yang bisa memacu saya dalam bekerja lebih baik sehingga bonus itu juga bisa lebih besar.jadi walaupun gaji tetap sudah besar,para karyawan tetap akan terepancing untuk bekerja lebih giat.

    2.Apabila sebagai pimpinan, saya akan memberlakukan sistem yang sama pula dengan pendapat saya pada nomor pertama tadi yaitu gaji tetap tinggi dan gaji tidak tetap rendah supaya untuk memotivasi karyawan dalam melaksanakan pekerjaannya yang utama terlebih dahulu. Dengan begitu, mereka akan termotivasi pula untuk mendapatkan bonus tambahan. Secara tidak langsung mereka akan lebih giat dalam bekerja karena termotivasi juga dalam memperoleh bonus.

    BalasHapus
  51. untuk pertanyaan nomer 1,Saya aka memilih gaji tetap rendah dan gaji tidak tetap tinggi karena jika gaji tetap karyawan rendah,ia akan berusaha un tuk mendapatkan bonusnya yang lebih tinggi,sehingga gaji tidak tetap itulah yang mampu memacu semangat para pekerja.

    untuk menjawab pertanyaan nomer 2 Apabila sebagai pimpinan, saya akan memakai sistem yang sama dengan pendapat saya pada nomer 1 yaitu gaji tetap rendah dan gaji tidak tetap tinggi supaya karyawan termotivasi untuk giat bekerja dan tidak menyepelekan pekerjaannnya .Karyawan saya akan terus berusaha dalam pencapaian bonus tambahan yang tinggi.

    BalasHapus
  52. 1.kalau saya menjadi karyawan saya tentu akan memilih memiliki gaji tetap yang tinggi dan gaji tidak tetap yang rendah karena saya ingin memiliki gaji yang tetap setiap bulan untuk bisa merencanakan bagaimana kedepanya saya dalam memakai uang saya sehingga saya memiliki rencana lebih jelas.
    2.kalau saya jadi pemimpin saya mengalami dilema.
    pertama, seorang karyawan pasti menginginkan gaji tetap mereka yang tinggi , kalau saya terapkan gaji tetap rendah mereka pastinya akan berpikir masih ada perusahaan lain, apalagi namanya gaji variable, kalaupun didapat jumlahnya masih tidak tetap, mana bisa karyawan membuat rencana masa depan dengan gaji yang kasaranya masih awang-awang?
    di lain pihak saya sebagai pemimpin menginginkan karyawan termotivasi untuk mendapatkan prestasi tinggi yang memberikan mereka gaji variable lebih besar.
    saya akhirnya tetap akan memberikan gaji tetap lebih tinggi, karena kalau mereka butuh tambahan gaji mereka akan berusaha dengan sendirinya. tidak perlu dipaksa dengan dengan memberi gaji tetap kecil.

    BalasHapus
  53. kalo pendapat saya
    jika saya adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan entah itu perusahaan besar atau kecil , saya akan memilih untuk mendapat gaji tetap yang tinggi namun gajit tidak tetap yang rendah.. karena, saya lebih memilih sesuatu yang lebih pasti karena dengan adanya gaji tetap yang tinggi, saya kan lebih mudah merencanakan hidup dan karir saya kedepannya mau seperti apa..
    Sedangkan apabila kita tidak memiliki kepastian gaji, maka kita akan sukilit untuk memperkirakannya,, dan sulit juga untuk mengantisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan..
    namun di sisi lain , apabila saya menjadi seorang pimpinan,, saya akan memberlakukan sistem pemberian kompensasi gaji tetap yang rendah namun, gaji tidak tetap yang tinggi..
    dengan memberikan gaji tidak tetap yang tinggi,, karyawan akan berusaha mati-matian untuk memperoleh gaji tertinggi,, dengan begitu dia kan mengeluarkan kemampuan optimalnya dengan begitu perusahaam juga akan mendapatkan banyak keuntungan yang akan saya dapatkan selain sacara financial namun saya akan memperoleh suatu kepuasan tersendiri....

    BalasHapus
  54. Saya setuju dengan pendapat saudara Yohanes bahwa
    " Apabila sebagai pimpinan, saya akan memakai sistem yang sama dengan pendapat saya pada nomer 1 yaitu gaji tetap rendah dan gaji tidak tetap tinggi supaya karyawan termotivasi untuk giat bekerja dan tidak menyepelekan pekerjaannnya .Karyawan saya akan terus berusaha dalam pencapaian bonus tambahan yang tinggi."

    Agar karyawan termotivasi, sistem gaji tetap rendah, tetapi gaji tidak tetap tinggi ini baik.
    Hal ini akan membuat karyawan termotivasi duntuk bekerja lebih baik lagi. Sehingga dalam bekerja karyawan, akan bersungguh-sungguh mengeluarkan segala kemampuannya untuk memperoleh tambahan gaji.
    Jika gaji tetap tinggi, tetapi gaji tidak tetap rendah, hal ini akan membuat karyawan kurang termotivasi dalam bekerja.

    Mengapa ? Karena karyawan tersebut sudah mendapatkan gaji pasti yang besar setiap bulannya dan gaji tidak tetap yang kecil sehingga karyawan tersebut akan kurang termotivasi (malas) untuk bekerja lebih baik lagi.

    BalasHapus
  55. menurut saya, saya lebih memilih untuk gaji tetap yang rendah tapi gaji tidak tetap yang tinggi, karena apabila seorang pegawai diberikan gaji tetap yang tinggi, maka kinerja dari pegawai itu akan menurun dan tak termotivasi, mengapa saya bilang gaji tidak tetap tinggi, agar seorang pegawai dapat termotivasi dalam pekerjaan agar mereka lebih semangat dan membuahkan kinerja yang berkualitas dalam pekerjaannya.

    untuk pertanyaan bapak no 2.
    saya lebih memilih untuk sistem seperti itu, agar dalam organisasi tersebut kita mendapat pegawai yang memiliki kinerja yang baik karena adanya motivasi dari kompensasi tersebut.

    BalasHapus
  56. saya menanggapi pertanyaan saudara laurensia velen. kembali pada pertanyaan dari PAK JULIUS : Anda akan lebih suka gaji tetap yang tinggi tapi gaji tidak tetap yang rendah "atau" gaji tetap yang rendah tapi gaji tidak tetap yang tinggi? Kita hanya diberikan 2 pilihan bukan 4 pilihan perhatian kata "atau".
    saya memilih poin no.1 karena gaji tetap yg rendah KONSISTEN kita dapatkan tiap bulannya..sedangkan gaji tidak tetap tinggi.
    kembali saudara bisa lihat penjelasan rangkuman yang PAK JULIUS telah jelaskan diatas bahwa "Gaji Tidak Tetap (Variable): bayaran yang dikaitkan dengan kinerja individual, kelompok, dan/atau organisasi."
    saya menilai kebanyakan perusahaan melihat pada kerja Individualnya. Jarang ada menilai secara kelompok atau organisasi.
    jadi. Gaji yang tetap rendah didapatkan setiap bulannya PASTI iya dapatkan,sedangkan gaji tidak tetap tinggi dia dapatkan dari hasil mungkin OVERTIME.

    lalu bagaimana jika karyawan mendapat karyawan yg gaji tetapx rendah dan tidak tetap juga rendah??
    gaji tetap yang rendah adalah gaji yang KONSISTEN didapatkan setiap bulan setiap karyawan pasti memiliki pengaturan masing-masing untuk keuangan mereka selama 1 bulan (atau tiap harinya)soal gaji rendah yang tidak tetap. Setiap karyawan ada yang giat dan yang malas semua tergantung pada individual masing-masing. Jika ia menginginkan gaji tidak tetap yang tinggi tentu dia akan sangat bekerja keras untuk mendapatkannya. dan kebanyakan pekerja mereka pasti memilih untuk bekerja keras agar mendapatkan gaji tidak tetap yang tinggi. hanya orang malas yang berpikir untuk mendapatkan gaji tidak tetap yang rendah.

    terima kasihatas komentas saudara yang setuuju dengan poin 2 saya.

    BalasHapus
  57. Jawaban pertanyaan:

    1. Jika saya seorang karyawan,saya lebih memilih gaji tetap rendah namun gaji tidak tetap tinngi karena jika kita mengharapkan gaji tetap yg tinggi kita mendapatkanya dalam jangka periode waktu tertentu baru dapat merasakan nya.. Namun jika gaji tetap yang tinggi saya rasa lebih ideal dan sesuai dengan kinerja saya kedepan dalam perusahaan..

    2. Jika saya seorang Leader mungkin saya akan memilih gaji tetap yang sesuai dengan UMR nya namun gaji tidak tetap tinggi.. Karena apa? Karena saya rasa harus ada harga yang harus di bayar dengan pola kinerja serta gaji tidak tetap akan memotivasi saya untuk lebih berpacu dalam target perusahaan.

    BalasHapus
  58. Kenapa kita membeda-bedakan gaji tetap gaji tambahan ? sebernarnya apapun terjadi semuanya usaha jadi gaji tetap pasti tapi gaji tambahan itu kan salah satu kembangaan atau motivasi untuk bertahan dan tidak

    BalasHapus
  59. mencoba menjawab pertanyaan Aditya 3103010059, gaji termasuk bagian dari kompensasi langsung. gaji dibagi menjadi 2 jenis, yaitu gaji tetap dan tidak tetap. ketika kita bekerja sudah pasti mendapatkan gaji tetap, sedangkan gaji tidak tetap dapat kita dapatkan dari kesepakatan awal / janji yang diberikan perusahaan kepada karyawannya. gaji tidak tetap ini dibuat untuk memotivasi para karyawan agar bekerja lebih baik lagi.

    BalasHapus
  60. menurut saya saya lebih suka mendapatkan gaji tetap yang tinggi,dan gaji tidak tetap yang rendah.Kenapa ? karena menurut saya gaji tetap adalah gaji yang diberikan perusahaan sesuai dengan standard kerja saya. jadi jika gaji tetap saya tinggi saya akan merasa bahwa perusahaan menghargai apa yang saya lakukan untuk perusahaan, sedangkan gaji tidak tetap adalah bonus dari perusahaan yang diberikan kepada kita jadi jika bonusnya tidak tinggipun tidak apa-apa karena gaji yang kita terima juga sudah tinggi.
    untuk jawaban no 2 saya memilih no 1 karena karyawan manapun pasti menginginkan gaji tetap yang tinggi karena dengan gaji yang tinggi mereka merasa dihargai oleh perusahaan, masalah bonus atau gaji tetap yang diberikan rendah tidak masalah karena gaji tetap hanya untuk tambahan saja. Terima kasih

    BalasHapus
  61. Jawaban No 1,
    Jika saya menjadi karyawan suatu perusahaan maka saya lebih suka mendapatkan gaji tetap yang rendah dan gaji tidak tetap yang tinggi, karena dengan gaji tetap yang rendah yang diberikan perusahaan maka akan membuat seorang karyawan dapat termotivasi dalam pekerjaan agar mereka lebih semangat dan membuahkan kinerja yang berkualitas dalam pekerjaannya.

    Untuk jawaban no 2, saya memilih sistem jawaban no 1 karena menurut saya dengan gaji tetap yang rendah dan gaji tidak tetap yang tinggi maka perusahaan dapat mendapatkan seorang karyawan yang memiliki kinerja yang baik karena adanya motivasi dan kompensasi dari kinerjanya.

    BalasHapus
  62. Menurut pendapat saya,

    1. Apabila saya merupakan seorang karyawan dalam perusahaan tersebut saya lebih menyukai mendapatkan gaji tetap yang rendah dan gaji tidak tetap yang tinggi. Alasan saya adalah gaji tetap merupakan hak yang saya dapatkan atas pekerjaan yang telah saya lakukan. Baik sudah memenuhi target atau belum, akan tetapi saya sudah melakukan job desk saya dalam suatu perusahaan dan gaji tetap tersebut bisa diukur dari interview maupun pengalaman kerja saya. bahkan gaji tetap bisa didapatkan dengan ukuran UMR yang ada. Sedangkan gaji tidak tetap merupakan hak yang saya dapatkan lebih dari hak lain yang sudah seharusnnya saya miliki. dalam pekerjaan pasti banyak muncul kreasi baru sehingga dapat memacu semangat kerja agar tidak menerima gaji tetap saja tetapi ditambah dengan gaji tidak tetap maka penghasilan yang bisa didapat tinggi. Hal ini membuat rasa malas dalam suatu pekerjaan bisa dihindari karena banyak hal yang ditawarkan melalui gaji tidak tetap tersebut.

    2. Jika saya merupakan seorang pimpinan perusahaan, maka saya menerapkan sistem yang saya pilih di No 1, karena dengan memberikan gaji tidak tetap yang tinggi maka karyawan tidak akan seenak nya saja untuk bersikap malas dan mempunyai motivasi yang tinggi untuk bekerja. Jadi untuk membolos kerja karyawan akan berpikir akan membuang kesempatan mendapatkan komisi yang tinggi. Hal ini bisa membuat karyawan merasa senang, dan perusahaan bisa berjalan dengan baik karena karyawan berlomba lomba mengumpulkan gaji tidak tetap sebanyak-banyaknya.

    BalasHapus
  63. No1. Saya memilih gaji tetap yang tinggi karena lebih stabil dan bisa dijagakan untuk memenuhi kebutuhan yang akan datang, kita tidak bisa mengetahui apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang contoh seperti sakit yang membutuhkan uang extra dan dengan gaji tetap karyawan merasa dihargai perusahaan
    Sedangkan gaji tidak tetap yang diberikan untuk karyawan tergantung dengan kinerja yang dilakukan ke perusahaan jika kinerja karyawan baik dan mencapai target maka akan mendapatkan bonus dan komisi.
    No2. Seandainya saya menjadi pemimpin perusahaan saya akan menerapkan system gaji tetap baik tinggi maupun rendah di tentukan juga oleh kinerja karyawan karena akan memotivasi pekerja yang tetap tapi rendah akan giat untuk kinerja dan untuk mendapatkan gaji tetap yang tinggi
    Dan dengan memberikan gaji yang tetap maka karyawan akan merasa dihargai perusahaan jika gaji tidak tetap akan menimbulkan masalah seperti karyawan yang mogok kerja karena semua karyawan ingin mendapatkan gaji yang tetap .dan juga menaati hukum karena gaji sesuai dengan UMR.

    BalasHapus
  64. 1. jika saya menjadi karyawan saya akan memilih gaji tetap yang tinggi dengan gaji tidak tetap yang rendah karena dengan sudah adanya suatu jaminan gai yang tinggi, saya tidak perlu terlalu mengejar bonus yang diberikan. kalaupun saya mendapat bonus atas kinerja saya hal itu bukanlah menjadi prioritas yang utama

    2. jika saya menjadi pimpinan, saya akan melihat dulu bidang kerja apa yang saya pimpin dan juga karakter karyawan yang ada. ketika perusahaan yg saya pimpin bergerak di bidang yang mengutamakan standarisasi produk ataupun sudah memiliki nama, saya akan menetapkan gaji tetap yang tinggi karena menurut saya itu adalah prioritas utama mereka.

    BalasHapus
  65. 1. saya akan memilih gaji tetap yang tinggi demgam gaji tidak tetap yang rendah, karena gaji tetap lebih dominan dalam mempengaruhi hidup kita, dan juga gaji tetap akan selalu dapat kita terima setiap pergantian bulan, tetapi kalau gaji tidak tetap belum tentu kita akan mendapatkannya setiap bulan.

    2. kalau soal gaji mungkin saya akan memberikan yang sepantasnya sesuai dengan kinerja dan jabatan mereka, apabila mereka dapat memberikan hasil yang lumayan dalam perusahaan saya maka bonus akan diberikan, untuk menambah semangat atau motivasi para kinerja karyawan saya

    BalasHapus
  66. 1. saya memilih gaji tetap karena jika saya menjadi seorang karyawan maka untuk memenuhi kebutuhan sehari hari yang bisa di andalkan adlah gaji tetap. jika memang dalam bekerja bisa menunjukkan kinerja saya yang baik maka gaji tidak tetapnya bisa untuk tambahan. karena kita tidak bisa mengandalkan gaji tidak tetap kita. karena kita tidak tahu kinerja kita tetap atau tidak tiap bulannya


    2. kalau saya seorang pimpinan saya akan memberikan gaji menurut kemampuan seorang karyawan. jika karyawan bisa meningkatkan kinerjanya dalam perusahaan maka saya akan memberikan bonus pada etersbut karena dia sudah berusaha untuk memajukan perusahaan.


    BalasHapus
  67. 1. Saya lebih memilih gaji tetap karena gaji tetap itu pasti saya terima tiap bulannya. Dan gaji tetap itu mempengaruhi kehidupan (dalam memenuhi kebutuhan hidup).

    2. Jika saya menjadi pimpinan, pasti saya memberikan gaji yang sesuai dengan kemampuan orang tersebut, sesuai dengan profesinya. Dan tidak lupa memberikan bonus bagi karyawan yang bekerja dengan baik dan sesuai target.

    BalasHapus
  68. 1.menurut saya,saya lebih memilih gaji tetap yang tinggi tetapi gaji tidak tetap yang rendah. karena gaji tetap yang diperoleh pasti saya terima setiap bulannya tanpa mengurangi jumlah perolehan meskipun saya tidak bekerja dengan jumlah waktu(per jam) yang lebih banyak. sedangkan gaji tidak tetap diperoleh hanya ketika sedang melakukan lembur hingga malam yang jarang sekali dilakukan.

    2.jika saya menjadi pemimpin,saya lebih memilih gaji tetap yang rendah dan gaji tidak tetap yang tinggi. alasannya karena perusahaan ingin menerima pemasukan atau omzet yang lebih banyak dengan cara memberikan gaji tetap yang rendah sehingga pada saat perusahaan memberikan perkerjaan lembur,karyawan akan lebih semangat untuk pekerja agar mendapatkan gaji tidak tetap yang tinggi. bukan hanya itu saja,jika perusahaan ingin memasarkan produknya dan karyawan dapat menjual barang atau produk tersebut lebih banyak daripada target,maka karyawan akan menerima bonus yang tinggi,sehingga karyawan dapat mempunyai semangat untuk memasarkan produk tersebut.

    BalasHapus
  69. Jika saya menjadi seorang karyawan, saya cenderung lebih menginginkan gaji tetap yang tinggi mesikpun gaji tidak tetapnya rendah, karena dengan begitu biaya-biaya yang saya tanggung dapat teratasi dan terjamin untuk kedepannya.
    Begitupula jika saya berada pada posisi pimpinan perusahaan, saya juga akan menerapkan gaji tetap yang cukup bagi karyawan saya, karena dengan begitu karyawan akan lebih loyal kepada perusahaan.

    BalasHapus
  70. 1.)Jika saya menjadi seorang karyawan saya akan memilih gaji tetap yang tinggi tapi gaji tidak tetap yang rendah karena menjadikan saya nyaman dan mempunyai kepastian dalam pendapatan gaji sehingga dapat memprediksi kebutuhan-kebutuhan saya. Selain itu gaji tetap yang tinggi dapat menentukan biaya hidup saya untuk masa depan, contohnya saya dapat menyisihkan gaji tetap saya sebagian untuk di tabung guna kebutuhan yang tak terduga dimasa yang akan datang.

    2.)Jika saya menjadi pemimpin perusahaan, saya tetap akan memberikan gaji tetap yang tinggi yang tentunya harus disesuaikan dan diperhitungkan dengan kondisi keuangan perusahaan apakah memungkinkan dalam memberikan gaji tersebut, karena saya ingin karyawan saya merasa nyaman dan merasa dihargai berada di perusahaan dengan gaji tersebut, selain itu juga memperhitungkan kinerjanya dalam perusahaan supaya gaji yang diberikan sesuai dengan kinerja yang dilakukan.

    BalasHapus
  71. 1. menurut saya,saya akan lebuh memilih gaji tetap yang tinggi tetapi gaji tidak tetap yang rendah agar pekerja dapat merasa lebih nyaman dalam bekerja karena gaji tetap yang dimiliki cukup tinggi selain itu hal tersebut juga berarti bahwa berapapun jumlah effort yang ditaruh untuk pekerjaan tersebut,kompensasi yang diperoleh masih cukup tinggi.

    2.jika saya menjadi seorang pemimpin perusahaan,saya akan memilih sistemgaji tetap yang rendah tetapi gaji tidak tetap yang tinggi agar pekerja lebih termotivasi lagi untuk menaruh effort lebih dalam pekerjaannya jika mereka menginginkan penghasilan yang lebih tinggi. dengan begitu pula dapat memaksimalkan keuntungan perusahaan.

    BalasHapus
  72. 1. jika saya menjadi seorang karyawan, saya akan memiliih gaji tetap yang tinggi dan gaji tidak tetap yang rendah, karena gaji tetap diterima dengan pasti dan tetap setiap periode, sehingga dalam bekerja saya akan merasa lebih nyaman dan tidak kawatir dalam bekerja, karena ada kepastian gaji tetap.
    2. jika saya menjadi pimpinan di perusahaan, maka saya akan memilih menerapkan sistem gaji tetap yang rendah tetapi gaji tidak tetap yang tinggi, karena dengan demikian maka karyawan akan lebih termotivasi dalam bekerja untuk memberikan kinerja yang baik dan berkualitas.

    BalasHapus
  73. 1. sebagai karyawan saya lebih senang mempunyai gaji tetap yang tinggi karena kita punya banyak kebutuhan hidup, apalagi kalau sudah berkeluarga kita punya banyak tanggungan. meskipun belum berkeluarga pun banyak hal yang harus dipikirkan, selain biaya transport, makan dan kebutuhan lainnya. disamping itu gaji tetap yang tinggi itu juga bisa diibaratkan seperti prestasi yang didapat dari hasil kerja keras saya.

    2. saya akan tetap terapkan sistem gaji tetap yang tinggi pada setiap karyawan saya karena mengingat gaji tetap itu akan sangat bermanfaat bagi kebutuhan hidup karyawan-karyawan saya. disamping itu gaji tetap yang tinggi akan memicu semangat kerja mereka dan secara tidak langsung akan menarik perhatian masyarakat luar yang ingin bergabung dalam perusahaan saya.

    BalasHapus
  74. 1 saya akan memilih gaji tetap yang tinggi dan gaji tidak tetap yang rendah, karena dengan gaji tetap yang tinggi berarti saya mendapatkan hal yang sudah pasti setiap bulan nya. Dan dengan adanya gaji yang tidak tetap, itu hanya memacu setiap karyawan untuk menambah performa karyawan tersebut dalam bekerja.
    2 bila saya menjadi pemimpi di sebuah perusahaan, saya akan memberikan gaji tetap yang rendah dan gaji tidak tetap yang tinggi. jadi gaji mereka tergantung dengan kinerja mereka selama satu bulan tersebut. bila kinerja karyawan itu baik maka gaji yang diberikan tinggi, bila kurang baik maka gaji yang diberikan juga disesuaikan.

    BalasHapus
  75. Jika saya menjadi seorang karyawan maka saya akan memilih gaji tetap yang tinggi dan gaji tidak tetap yang rendah karena jika gaji tetap sudah tinngi maka gaji tidak tetap (bonus) tidak lah berpengaruh besar dalam perencanaan keuangan dan tidak perlu merasa khawatir atas ketidakpastian dari masa depan saya.

    Jika saya menjadi pemimpin dalam perusahaan, maka saya akan memilih gaji tetap rendah gaji tidak tetap tinggi, jika saya menerapkan hal ini, maka karyawan akan termotivasi untuk lebih giat dalam melakukan pekerjaannya dan selalu berusaha untuk tidak menyepelekan pekerjaannya.

    BalasHapus
  76. 1. menurut saya, kalau saya adalah seorang karyawan di sebua perusahaan dan jabatan yang saya duduki saat itu sudah merupakan jabatan yang tinggi, maka saya akan memilih gaji tetap yang tinggi dan gaji tidak tetap yang rendah. Di sisi lain, bila saya berada di posisi bawah atau posisi yang menuntut pencapaian target-target tertentu seperti sales, dkk nya. maka saya akan memilih gaji tidak tetap yang tinggi sedangkan gaji tetapnya rendah. Hal ini tergantung dari seberapa posisi jabatan tertentu memerlukan motivasi dan inisiatif lebih atau tidak dalam mencapai tujuan-tujuan perusahaan. Jadi menurut saya, pemilihan gaji tetap dan tidak tetap ini bergantung pada posisi/jabatan yang sedang di duduki.
    2. Sebagai seorang pemimpin, saya akan menerapkan sistim yang sama seperti yang saya pilih di nomor satu di atas. Saya akan memberikan gaji tetap yang tinggi bagi karyawan-karyawan yang telah duduk di posisi jabatan tertentu yang cukup tinggi di dalam perusahaan. Sedangkan untuk karyawan yang berada di tingkat dasar seperti sales akan saya berlakukan gaji tetap yang rendah dengan gaji tidak tetap yang tinggi untuk memicu semangat mereka memberikan kinerja yang terbaik agar tujuan organisasi tercapai.

    BalasHapus
  77. 1) Menurut pendapat saya, gaji tetap tinggi dan bonus yang menentukan adalah jabatan/ posisi kita. Tentunya posisi/ jabatan kita yang tinggi pada sebuah perusahaan gaji yang kita terima juga besar karena mengingat tanggung jawab kita yang besar kita terhadap perusahaan tersebut. Sebaliknya dengan karyawan baru yang artinya tidak langsung menduduki jabatan/ posisi yang tinggi. Mereka biasanya mendapatkan gaji tetap yang rendah tapi bonus yang besar. Hal ini dilakukan perusahaan untuk memotivasi mereka sehingga mereka mampu memberikan hasil terbaik mereka pada perusahaan. Jika saya sebagai karyawan. Tentunya kalau saya karyawan baru dan belum menduduki posisi/ jabatan yang tinggi, perusahaan tentu tidak berani membayar saya dengan gaji yang besar karena mereka belum tahu kinerja saya. Lain halnya dengan posisi/ jabatan saya yang tinggi di sebuah perusahaan. Perusahaan pasti akan memberikan gaji yang besar mengingat tanggung jawab yang pegang besar pula. Jadi pada intinya posisi/ jabatan menentukan pula gaji tetap serta bonus kita.
    2) Jika saya sebagai pemilik perusahaan, tentunya saya akan melakukan hal yang sama pada karyawan baru. Saya akan memberikan gaji tetap kecil tetapi bonus yang besar. Hal ini dapat memudahkan saya untuk mempertimbangkan karyawan mana yang pantas saya beri gaji besar dan bonus besar. Tentunya mereka akan termotivasi dan berlomba-lomba untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan. Tetapi saya juga akan memberikan gaji tetap besar dan bonus besar bagi karyawan lama yang menduduki jabatan tinggi. Hal ini saya lakukan untuk tetap memotivasi mereka agar walaupun posisi/ jabatan mereka sudah tinggi mereka tetap terus memberikan yang terbaik bagi perusahaan.

    BalasHapus
  78. Menurut pendapat saya sebagai karyawan maka saya lebih condong kepada gaji tetap yang tinggi tetapi gaji tidak tetap yang rendah. Karena dengan gaji tetap yang tinggi ini menunjukkan bahwa perusahaan menghargai segala upaya yang saya curahkan dalam kinerja saya sehari-hari. Dan akan memberi penghargaan tambahan apabila saya memiliki kemampuan lebih lagi yang dapat berguna bagi perusahaan. Sedangkan ketika saya menjadi pimpinan, maka saya akan condong untuk memberikan gaji tidak tetap yang lebih besar dibanding gaji tetapnya. Hal ini secara tidak langsung memacu kinerja karayawan agar mereka berlomba-lomba untuk dapat mendapatkan bagian yang lebih dari usaha kerja kerasnya, sehingga mereka akan berusaha untuk meningkatkan kinerjanya untuk mendapatkan bagian yang lebih tersebut. Jadi perusahaan tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk SDM yang kurang memiliki usaha untuk memajukan perusahaan.

    BalasHapus
  79. 1. Saya akan memilih gaji tetap yang tinggi tetapi gaji tidak tetap yang rendah karena gaji tetap tidak terpengaruh oleh kondisi dan kinerja karyawan, sebab ada kalanya karyawan memiliki kinerja yang bagus dan ada kalanya tidak. Tetapi alasan mendasar adalah karena pengeluaran tetap tiap bulan yang menjadi alasan saya untuk memilih gaji tetap yang tinggi.
    2.Jika saya menjadi pimpinan, saya akan memberikan gaji tetap yang tinggi tetapi gaji tidak tetap juga tidak terlalu rendah. Gaji tidak tetap kembali kepada pemahamannya yakni bonus/ komisi. Saya akan memberikannya sesuai dengan yang karyawan lakukan jika memang karyawan tersebut benar-benar melakukan kemampuan & kontribusi khusus bagi perusahaan.

    BalasHapus
  80. Saya akan memilih gaji tetap yang tinggi tetapi gaji tidak tetap rendah, karena saya berpatokan pada pengeluaran saya setiap bulan. Jika saya memilih bonus yang tinggi, otomatis setiap bulan saya harus memenuhi target perusahaan agar saya bisa mendapatkan bonus itu, dan untuk menjalankan target tersebut mungkin akan di temukan kendala-kendala dan masalah-masalah yang membuat kinerja saya akan berantakan.
    Tetapi jika saya menjadi pemimpin, saya akan memaksimalkan gaji tidak tetap karena dengan begitu akan membuat karyawan menjadi semangat dan terus berjuang untuk perusahaan guna mendapatkan bonus yang akan saya berikan.

    BalasHapus
  81. Seandainya saya adalah seorang karyawan, maka saya akan lebih suka apabila gaji tetap tinggi dan gaji variabel rendah. Mengapa demikian? Hal ini karena saya bisa memperoleh gaji tetap yang tinggi secara rutin dengan jumlah jam kerja yang sudah ditetapkan oleh perusahaan. Selain itu saya dapat memenuhi semua kebutuhan hidup pokok dengan gaji tetap yang tinggi tersebut. Sedangkan gaji tidak tetap diberikan secara tidak rutin, yaitu apabila karyawan bekerja lembur. Jadi menurut saya sebagai seorang karyawan, saya akan lebih suka kalau gaji tidak tetap rendah saja karena gaji tidak tetap yang rendah akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sampingan lainnya atau bisa diinvestasikan.

    Apabila saya sebagai seorang pengusaha, maka saya akan menerapkan sistem yang berbeda. Hal ini karena dengan gaji tetap yang tinggi maka pengeluaran perusahaan untuk membayar gaji karyawan akan sangat besar. Selain itu pemberian gaji tetap yang tinggi tidak menjamin bahwa karyawan akan bekerja secara maksimal dan menghasilkan kinerja yang baik. Oleh karena itu, sebagai seorang pengusaha, saya akan memilih gaji tetap yang rendah dan gaji tidak tetap yang tinggi. Pemberian gaji tetap yang rendah akan mengurangi pengeluaran perusahaan untuk membayar gaji. Pemberian gaji tidak tetap yang tinggi akan memicu semangat kerja para karyawan untuk menghasilkan suatu kinerja yang bisa memajukan perusahaan. Pemberian gaji tidak tetap bisa berupa premi asuransi kesehatan, keselamatan kerja, tunjangan hari tua, dan lain - lain.

    Manajemen SDM memiliki peran yang sangat penting dan besar dalam suatu perusahaan. Dengan adanya perbedaan persepsi di atas, maka suatu perusahaan membutuhkan manajemen sumber daya manusia yang akan mengatasi masalah - masalah berkaitan dengan penggunaan sumber daya manusia yang ada dengan efektif dan efisien. Manajemen SDM bekerja sama dengan pemilik perusahaan dalam menetapkan kebijakan - kebijakan perusahaan, salah satunya adalah penetapan sistem penggajian di perusahaan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

    BalasHapus
  82. 1. saya memilih gaji tetap tinggi tapi gaji tetap yang rendah , karena saya dapat mengatur pengeluaran sehari-hari dengan baik jika mengetahui gaji tetap yang tinggi dari pada gaji tetap yang rendah. jika kita mengharapkan gaji tidak tetap yang tinggi, tentu itu harus kita dapatkan dengan kinerja yang extra.

    2. jika saya adalah pemimpin perusahaan saya lebih menyukai pemberian gaji tetap rendah tapi gaji tidak tetap tinggi, agar karyawan lebih bersemangat dalam bekerja dan meningkatkan mutu kinerjanya lebih lagi agar mendapatkan bonus-bonus yang menyenangkan dirinya. hal itu untuk memicu peningkatan perusahaan juga

    BalasHapus
  83. menurut saya,
    1) saya memilih gaji tetap yang tinggi dengan gaji tidak tetap yang rendah karena jika kita terlalu mengandalkan gaji tidak tetap kita tidak mampu mengatur keuangan sehari-hari kita. jadi gunakan gaji tetap untuk merancang keuangan sehari-hari kita.

    2) saya akan melihat kemampuan karyawan terlebih dahulu agar saya tidak mengeluarkan dana untuk membayar gaji tidak sia-sia. jika karyawan sudah lama bekerja dan termasuk ahli, saya akan memberikan gaji tetap yang tinggi dengan gaji tidak tetap yang rendah. tetapi jika karyawan tersebut masih baru dan masih sedikit ilmu yang di miliki, saya akan memberi gaji tetap rendah dengan gaji tidak tetap tinggi jika karyawan tsb mengalami peningkatan kinerja.

    BalasHapus
  84. 1. Saya akan lebih memilih gaji tetap tinggi dan gaji tidak tetap yang rendah, karena gaji tetap pasti akan kita terima, sebaliknya pada gaji tidak tetap belum tentu kita terima dan berhubungan dengan kinerja kita yang terkadang tidak selalu memperolehnya karena belum mencapai terget perusahaan.
    2. jika berada dalam kondisi perusahaan, sulit rasanya apabila menanggung biaya gaji tetap yang tinggi, sehingga saya akan lebih memilih gaji tidak tetap yang tinggi karena karyawan baru mendapatkan komisinya setelah terget perusahaan tercapai, hal tersebut lebih adil karena di pihak perusahaan mendapatkan keuntungan lebih dan di pihak karyawan mendapatkan keuntungan melalui komisi yang didapat setelah mencapai target perusahaan. Selain itu pemberian gaji tidak tetap yang tinggi juga menjadi tambahan motivasi bagi karyawan dalam bekerja.

    BalasHapus
  85. 1. saya akan memilih gaji tetap tinggi dan gaji tidak tetap rendah. karena sebagai karyawan saya butuh kepastian gaji yang saya dapat cukup untuk keperluan sehari-hari saya. sedangkan jika memilih sebaliknya, kinerja seseorang tidak bisa setiap saat optimal, sehingga berpengaruh terhadap ketidakstabilan gaji yang ia terima.
    2. saya akan menerapkan gaji tinggi dan gaji tidak tetap yang rendah untuk karyawan level menengah dan tinggi diperusahaan saya agar mereka merasa aman dan dapat bekerja dengan tenang. selain itu sistem gaji tetap rendah dan gaji tidak tetap tinggi akan menimbulkan rasa iri terhadap sesama karyawan sehingga kerap menimbulkan kecurangan.
    namun sistem gaji tetap rendah dan gaji tidak tetap tinggi cocok untuk karyawan level bawah agar kinerja mereka maksimal dan motivasi mereka bertambah.

    BalasHapus
  86. saya akan lebih suka mendapatkan gaji tetap tinggi,gaji tidak tetap rendah. krn gaji tidak tetap hanya sekedar bonus yang diberikan oleh perusahaan, sedangkan kita bekerja tidak selama selalu berhasil.jadi lebih baik mendapat hasil tetap yang tinggi

    jika saya jadi pemimpin saya juga akan memberikan gaji tetap lebih rendah dan gaji tidak tetap lebih tinggi, karena itu akan membuat karyawan termotivasi dengan baik.

    BalasHapus
  87. 1. Saya akan memilih gaji tetap yg tinggi dan gaji titak tetap yg rendah. Karena jika gaji tetap yg rendah kita akan susah untuk memperkirakan kebutuhan bulanan kita. Selain itu jg kita jg tidak setiap bulan dapat bekerja dengan baik dan optimal.
    2. Saya akan memilih gaji tinggi dan gaji tidak tetap yg rendah, karena dengan begitu pekerja akan merasa nyaman dengan gaji yg tidak terlalu rendah. dan pekerja akan merasa tertantang untuk bersaing mendapatkan gaji tambahan

    BalasHapus
  88. 1 saya akan memilih gaji tetap yg tinggi, krena dengan gaji yang tinggi maka kita akan giat dalam bekarja dan kita dapat memunuhi kebutuhan kita yang mendadak misalnya,

    2dengan gaji tetap yang tinggi, maka karyawan juga bisa termotivasi dan dan daya saing merka juga tinggi

    BalasHapus
  89. 1. Saya akan memilih gaji tetap yg tinggi dan gaji titak tetap yg rendah. Karena jika gaji tetap yg rendah saya akan merasa kesulitan bila ada kebutuhan yang mendesak
    2. Saya akan memilih gaji tinggi dan gaji tidak tetap yg rendah, agar para karyawan saya betah bekerja di perusahaan saya, dan lebih termotivasi untuk bekerja. Namun dengan semua itu saya juga akan menerapkan persaingan yang sangat ketat pada perusahaan saya

    BalasHapus
  90. 1) jika saya seorang karyawan saya akan memilih gaji tetap yang tinggi dan gaji tidak tetap yang rendah. hal ini dikarenakan setiap orang tidak tentu dapat high perfomance yang mengakibatkan gaji tidak tetap yang besar. oleh sebab itu saya mengantisipasi dengan gaji tetap yang besar untuk dapat memperkirakan pengeluaran yagn tetap yang dapat di bayar setiap bulannya.

    2)jika saya sebagai pemimpin tentu saya akan menggunakan pola yang berkebalikan. dimana gaji tetap yang rendah dan komisi yang tinggi. hal ini dikarenakan seorang pemimpin ingin karyawannya terus bekerja pada high perfomance sengan imbalan komisi yang besar yang membuat atau memacu semangat kerja karyawan.

    BalasHapus
  91. Menurut pendapat saya, bila saya sebagai karyawan saya lebih memilih gaji tetap yang tinggi tapi gaji tidak tetap rendah, karena menurut saya untuk saat sekarang ini saya hanya ingin mencari pengalaman saja. Karena saya bekerja di perusahaan tersebut juga hanya ingin mencari pengalaman, dan saya juga belum tentu bisa lama bekerja di sana jadi saya tidak memerlukan gaji yang tinggi hanya untuk mencari pengalaman saja.
    Jika saya sebagai pemimpin perusahaan. Saya akan menggunakan system gaji pada nomer 1, karena menurut saya itu semua tergantung pada kinerja karyawan, bila kinerjanya memuaskan saya bisa memberikan gaji tetap tinggi.

    BalasHapus