SELAMAT DATANG

Blog ini dibuat terutama sebagai sarana diskusi para mahasiswa. Terima kasih atas pengertiannya.....
Postingan tentang BAHASA TOMBULU telah disatukan pada blog: bahasatombulu.blogspot.com
Tugas wawancara pebisnis dipostingkan pada blog: kuraberbisnis.blogspot.com

Minggu, 02 September 2012

Rekrutmen (Bahan Diskusi 4 dan 6 September 2012)

Rekrutmen adalah proses mengumpulkan calon pelamar sampai para calon tersebut siap untuk diseleksi. Keberhasilan proses rekrutmen dapat diukur dari biaya yang dikeluarkan untuk proses tersebut serta biaya-biaya lain yang akan dikeluarkan oleh organisasi setelah para pelamar tersebut akan menjalani proses selanjutnya dalam organisasi. Oleh karena itu, jumlah yang direkrut dan ketepatan sasaran perekrutan akan berpengaruh pada proses setelah rekrutmen yaitu proses seleksi.

Bahan Diskusi:
Menurut Saudara, apa yang harus dilakukan oleh Orang HRD agar dapat menekan secara khusus biaya perekrutan dan secara umum biaya-biaya yang akan dikeluarkan organisasi setelah proses rekrutmen tersebut. Selamat Berdiskusi....

93 komentar:

  1. Menurut saya, yang harus dilakukan oleh seorang HRD adalah mencari calon pelamar yang dibutuhkan oleh perusahaannya, dan dalam mencari karyawan seorang HRD juga harus memperhatikan aspek Skill, Knowledge, dan Atitude yang dimiliki oleh calon pelamar dibanding harus memberikan pelatihan, Sebab hal tersebut akan membuat seorang HRD lebih efektif dalam merekrut karyawan dan membantu menghemat biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. tentu saja seorang HRD pasti mencari calon pelamar yang seperti saudara tuliskan.tetapi pelatihan sangt dibutuhkan setelah perekrutan yang dilakukan HRD selesai.karenakan karyawan yang direkrut harus benar-benar paham apa saja tugasnya di dalam perusahaan dan bagaimana dia harus profesional.agar karyawan yang direkrut bisa menghasilkan laba perusahaan.

      Hapus
    2. Menurut saya, cara untuk menghemat biaya lainnya setelah proses rekrutmen selain dengan cara pelatihan yg Anda maksud adalah dengan meng-anak buahi calon karyawan. Maksudnya adalah setiap karyawan lama yang lebih profesional diberikan kepercayaan dan tanggungjawab untuk melatih, mengajarkan, dan mengenalkan kepada karyawan baru mengenai tanggung jawab - tanggung jawab yang akan dipikul oleh karyawan. Dengan cara ini, perusahaan akan dapat lebih menghemat biaya dibandingkan dilakukannya training atau pelatihan yang akan membuang-buang waktu dan biaya.

      Hapus
    3. saya setuju dengan pendapat anda, saya hanya ingin menambahkan bahwa HRD harus memperhatikan skill, knowledge dan attitude yang sesuai dengan kinerja dan tujuan perusahaan. karena jika merekrut seorang calon karyawan yang memiliki skill, knowledge dan attitude yang tinggi tapi kinerja dan tujuannya tidak sesuai dengan keinginan perusahaan, hal itu sama saja buang uang dan buang waktu.

      Hapus
    4. Bagaimana bila memaksimalkan dulu potensi yang ada di dalam perusahaan baru melakukan training maupun recruitment? Bukankah itu lebih menghemat biaya dan waktu?

      Hapus
    5. menanggapi stephanus, apabila perusahaan termasuk baru, apakah bisa memaksimalkan potensi dengan banyaknya kekurangan?

      Hapus
    6. Menanggapi stephanus, Menurut saya, apabila suatu perusahaan melakukan suatu rekrutmen berarti suatu perusahaan tersebut sangat membutuhkan seseorang yang dapat mengisi posisi yang kosong tersebut dan memang tidak ada orang dalam yang memenuhi kriteria tersebut. Oleh karena itu, sebuah perusahaan tidak akan melakukan sebuah rekrutmen jika di dalam perusahaan ada pontensi yang dapat mengisi posisi tersebut.

      Hapus
    7. @Adrian Hartanto : Menanggapi dari pertanyaan anda, tentu saja bisa langkah ke dua bila tidak bisa mengambil orang dalam yang saya ajukan ialah dengan melakukan training.

      @Hartono Budiman : Begini saudara Hartono, rekrutmen di bedakan menjadi 2 yaitu external dan internal sedangkan pertanyaan diskusi dari Bpk Julius Runtu ialah bagaimana cara menghemat biaya perusahaan dalam melakukan rekrutmen, jadi menurut saya cara yang paling menghemat biaya adalah dengan melakukan perekrutan internal daripada external.

      Hapus
    8. Menanggapi saudara stephanus memang lebih hemat merekrut orang dari dalam (internal), akan tetapi jika orang dari dalam tidak ada yang memenuhi maka perusahaan juga akan berpikir dan mempertimbangkan merekrut orang dari luar (eksternal) dan menurut saya melakukan training akan menghabiskan dana yang besar daripada melakukan perekrutan dikarenakan jika perusahaan merekrut orang maka perusahaan dapat memilih mana yang layak dan patut mengisi posisi yang kosong di perusahaan tersebut.

      Hapus
    9. @Hartono Budiman : Terima kasih atas tanggapannya

      Hapus
  2. Menurut saya, lebih baik orang HRD mencari pelamar yang memang di butuhkan oleh perusahaan, dan pelamar tersebut harus memiliki skill, knowledge, atitude yang sesuai. Hal ini dapat membantu HRD dalam perekrutan pelamar dan dapat menghemat biaya pelatihan.
    Memang pelamar butuh pelatihan sebelum masuk ke dalam perusahaan, namun dengan memilih pelamar yang memiliki SKA yang sesuai, pelatihan tersebut dapat di minimalkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan pendapat anda, memang mencari pelamar yang baik harus memiliki skill, knowledge, atitude yang sesuai. karena Skill dapat diukur dengan mengikutsertakan ke dalam pelatihan-pelatihan tertentu dan Attitude diukur secara lebih subjektif melalui penilaian terhadap perilaku yang ditunjukkan dalam melaksanakan tugas. Knowledge (melalui pendidikan), Skill (melalui pelatihan) dan Attitude yg harus dimiliki oleh tenaga kerja disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha/dunia kerja

      Hapus
  3. menurut saya,HRD mencari pelamar memang harus memiliki skill,knowledgw dan atitude yang diinginkan perusahaan.tetapi pelatihan sangat dibutuhkan setelah melakukan rekrutmen,karena dengan pelatihan pegawai dapat menambah pengetahuan dan keterampilan selain itu juga dapat menambh percaya diri pegawai yang baru direkrut.jadi untuk menghemat biaya.HRD harus Mengumpulkan berkas-berkas pelamar, dan meminta mereka mengisi formulir lamaran pekerjaan yang telah disediakan untuk selanjutnya diproses dalam tahap seleksi.jika HRD menyeleksi langsung tanpa melihat berkas2 sudah terpenuhi atau tidak maka biaya yang akan dikeluarkan akan membengkak.tetapi pada dasarnya,jika suatu perusahaan ingin mendapatkan pelamar yang berkualitas dan sesuai yang diinginkan maka perusahaan harus berani mengeluarkan biaya agar bisa menambah pendapatan perusahaan tersebut.terimah kasih

    BalasHapus
  4. Menurut saya, orang HRD dapat menekan biaya-biaya tersebut melalui perekrutan secara internal yaitu promosi, transfer maupun rotasi pegawai dalam perusahaan. Otomatis perusahaan dapat menekan biaya proses perekrutan sekaligus mengurangi biaya orientasi dan pelatihan karena pegawai telah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan cara kerja perusahaan.

    Namun, bila perusahaan membutuhkan tenaga kerja eksternal untuk direkrut maka orang HRD harus menyeleksi ketat apakah pelamar memang memiliki skill, knowledge, dan attitude yang diperlukan untuk mengisi suatu posisi atau pekerjaan sehingga perusahaan tidak mengeluarkan biaya yang seharusnya tak diperlukan, misalnya perekrutan ulang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sangat setuju dengan pendapat Anda. memang benar sekali perusahaan dapat mengatasi kebutuhan akan tenaga kerja sengan cara lain selain perekrutan eksternal/di luar perusahaan. hal ini bisa melalui promosi/menaikkan jabatan, transfer kerja,dll. Namun, perlu diperhatikan di sini adalah walaupun perekrutan internal mampu mengurangi biaya pelatihan, banyaknya kebutuhan akan tenaga kerja perusahaan. bila kebutuhan perusahaan akan TK termasuk cukup banyak, maka promosi,transfer kerja dan perekrutan internal lainnya akan sangat susah untuk dilaksanakan. oleh karena itu, bila perekrutan internal tidak dimungkinkan untuk dilakukan, perusahaan harus mau melakukan pererutan eksternal yang tentunya akan menghabiskan lebih banyak biaya untuk pelatihan,dsb. Seperti yang Anda katakan, pihak perusahaan, melalui HRD harus mampu memberikan kriteria TK yang dibutuhkan sedetail dan sesempit mungkin sehingga proses perekrutan akan lebih mudah dan cepat selesai, sehingga tentunya akan menghemat biaya karena tidak perlu melakukan perekrutan ulang.

      Hapus
    2. Terima kasih atas tanggapan saudara Melinda,

      Bila kebutuhan perusahaan akan tenaga kerja cukup banyak perekrutan internal memang sulit untuk dilakukan.

      Walau perekrutan eksternal memakan biaya yang lebih besar tapi perekrutan ini mampu menghindari kesalahan dalam pengisian jabatan serta kualifikasi tenaga kerja dapat lebih terjamin. Orang HRD harus menyeleksi ketat pelamar melalui pemberian-pemberian kriteria untuk menekan biaya-biaya proses berikutnya serta menghemat biaya untuk perekrutan ulang.

      Hapus
  5. Menurut pendapat saya, sebaiknya orang HRD menentukan berapa banyak karyawan yang akan diseleksi sesuai dengan kebutuhan dan keadaan perusahaan. jika HRD ingin memiliki 10 orang karyawan baru sebaiknya melakukan seleksi tidak dalam jumlah yang besar. sehingga, dapat mengurangi biaya-biaya perekrutan.

    Dan untuk biaya-biaya umum yang akan dikeluarkan organisasi stelah perekrutan karyawan baru HRD harus bisa merencanakan terlebih dahulu kartawan yang ditempatkan dibagian mana yang dibutuhkan dan berapa biaya umumnya. Agar tidak terjadi pembengkakan biaya umum setelah rekrutmen.
    Terima Kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan tanggapan dari natalia, tetapi batas maksimal dalam penyeleksian jangan terlalu sedikit karena belum tentu orang yang kita harapkan ada pada orang-orang yang kita seleksi dengan kapasitas yang rendah.

      Hapus
    2. Terima kasih Saudara Albert atas pendapat saudara. Dan saran yang Anda berikan saya setuju. Karena belum tentu juga orang yang kita seleksi memiliki kapasitas yang rendah. Terima kasih.

      Hapus
  6. Menurut saya bagian HRD harus mencari pelamar yang sesuai dengan posisi yang sedang dibutuhkan oleh perusahaan,serta menuliskan dengan jelas apa saja ketentuan atau syarat yang harus dilakukan oleh pihak pelamar agar tidak banyak para pelamar kerja yang hanya datang asal-asalan tidak sesuai dengan kriteria yang dicari oeh perusahaan. selain itu juga perusahaan harus benar-benar selektif dalam memilih karyawan agar tidak terjadi kesalahan dalam merekrut dan menyia-nyiakan biaya yang sudah dikeluarkan terlalu banyak selama proses perekrutan.

    BalasHapus
  7. Menurut saya, untuk menekan biaya-biaya yang dikeluarkan organisasi dalam perekrutan adalah membatasi rekruitmen dengan cara memberikan syarat-syarat yang terinci sesuai dengan posisi yang dibutuhkan organisasi tersebut, setelah perekrutan tersebut, tidak perlu melakukan pelatihan bagi karyawan-karyawan agar mengurangi biaya setelah perekrutan, karyawan-karyawan baru terlebih dahulu magang diperusahaan tersebut dan dipantau perkembangannya, untuk melihat potensi-potensi karyawan tersebut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin menanggapi pendapat saudara,

      Menurut saya sebaiknya pelatihan langsung dilakukan karena pelatihan dapat mengurangi jumlah waktu belajar yang diperlukan karyawan untuk mencapai suatu tingkat atau standar yang telah ditetapkan pada suatu pekerjaan tertentu.

      Sehingga pelatihan sebenarnya dapat mengurangi biaya yang dikeluarkan perusahaan. Pada umumnya dalam seluruh masa kerjanya, karyawan akan dilatih dan dilatih kembali berkali-kali dari waktu ke waktu.

      Tanpa pelatihan karyawan akan kesulitan untuk memperoleh tambahan pengetahuan dan ketrampilan dan bahkan mungkin membentuk komitmen terhadap perusahaan. Bagaimana menurut pendapat saudara?

      Hapus
    2. Terima kasih,saudari Caroline untuk tanggapannya.
      Memang pelatihan sangat penting bagi perusahaan dan bagi karyawan baru untuk menambah pengetahuan. Namun dalam realisasinya ada beberapa perusahaan yang menerima karyawan-karyawan baru terlebih dahulu magang diperusahaan tersebut dan dipantau perkembangannya, untuk melihat potensi-potensi karyawan tersebut sebelum menjadi karyawan tetap, dimana pengalaman adalah guru yang luar biasa, sehingga mereka secara langsung menangani pekerjaan-pekerjaan yang akan mereka hadapi nantinya.

      Hapus
  8. menurut saya orang HRD harus pandai dan selektif dalam mencari pelamar yang di butuhkan di dalam suatu organisasi.untuk menemukan pekerja yang layak digunakan perlu diadakan proses seleksi melalui pelatihan.karena dengan pelatihan tersebut orang HRD dapat menilai mana pekerja yang dapat menguntungkan perusahaan dan mana yang tidak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. tetapikan seblum melakukan pelatihan pihak HRD seharusnya menyeleksi menurut kriteria yang sudah ditentukan.jika semua calon pelamar diberi pelatihan tanpa proses seleksi sesuai kriteria perusahaan,maka perusahaan akan lebih banyak mengeluarkan biaya lagi.karena belom tentu sedikit pelamar yang datang dan mereka bisa saja coba2 untuk mengikuti pelatihan.jadi menurut saya seleksi melalui pelatihan adalah tahap ke 2 setelah HRD melihat berkas-berkas sang pelamar tersebut sesuai yang diminta atau tidak.terimah kasih

      Hapus
    2. Saya setuju dengan pendapat saudara Ronal, seharusnya calon pelamar diseleksi terlebih dahulu sebelum diberi pelatihan, yaitu melalui tes, wawancara seleksi, cek referensi dan latar belakang, evaluasi kesehatan, dsb. Supaya perusahan tidak mengeluarkan biaya lebih untuk pelatihan pelamar yang mungkin tidak dapat mereka pekerjakan karena tidak sesuai kriteria.

      Terima Kasih

      Hapus
    3. terima kasih atas masukannya

      Hapus
  9. menurut saya perusahaan harus pandai dalam mencari HRD yang handal, dalam artian perusahaan benar-benar selektif dalam menerima karyawan yang bertanggung jawab atas HRD. tak hanya itu, setelah diterima pun harusnya perusahaan tersebut memberi himbauan dan pelatihan yang dapat memperkuat SKA(skill, knowledge, attitude) yang mana nantinya juga menguntungkan perusahaan tersebut.

    BalasHapus
  10. Menurut saya, yang harus dilakukan seorang HRD adalah mencari calon karyawan yang memiliki skill yang memang di butuhkan oleh perusahaan. Dengan menyeleksi pelamar-pelamar dan memberikan pelatihan. Karena menurut saya dengan memberikan pelatihan dan menyeleksi secara ketat pasti akan mendapat karyawan yang berpotensi untuk kemajuan perusahaan.

    BalasHapus
  11. Biaya untuk rekrutmen sendiri memang tidaklah sedikit, salah satu biaya rekrutmen adalah pemasangan iklan di surat kabar dan sejenisnya. Namun cara-cara lain yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk mencari orang-orang yang berpotensi di dalam bidangnya dapat dilakukan misalnya dengan bekerja sama dengan perguruan-perguruan tinggi yang telah banyak melahirkan orang-orang yang memiliki potensi dan prestasi dibidangnya. Dengan cara tersebut, perusahaan sudah dapat meminimalkan biaya yang akan dikeluarkan. Kerja sama dan komunikasi antara perusahaan dengan lembaga-lembaga lain yang terkait sangat diperlukan untuk memudahkan perusahaan dalam memecahkan berbagai masalah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya sangat setuju dengan pendapat Anda mengenai kerja sama antara perusahaan dengan perguruan-perguruan tinggi. Menurut saya hal ini akan sangat membantu perusahaan mendapatkan karyawan yang pas/cocok dengan kebutuhan perusahaan untuk mengisi posisi tertentu dalam perusahaan. Selain itu, seperti yang Anda sebutkan juga di komentar di atas, bahwa metode mentoring itu sangatlah diperlukan dan lebih ekeftif dari pada pelatihan-pelatihan yang sifatnya hanya sebentar saja. Pelatihan-pelatin yang diberikan oleh perusahaan terkadang hanya memberikan manfaat untuk beberapa waktu saja setelah pelatihan di laksanakan, dan tidak bertahan lama. Namun, proses mentoring lebih bersifat sehari-hari dan akan mampu menciptakan kebiasaan/hal-hal tertentu sesuai yang perusahaan inginkan.

      Hapus
    2. Saya sangat setuju dengan pendapat liviana, karena dengan adanya kerja sama dengan perguruan-perguruan tinggi akan sangat meminimalkan biaya perusahaan karena di perguruan tinggi sudah banyak orang yang siap masuk ke dunia kerja dengan berbagai lulusan dan potensi yang luar biasa.Ketimbang menulis lowowngan di media masa atau media elektronik yang jelas membutuhkan biaya yang tidak sedikit.terima kasih

      Hapus
  12. Menurut saya, HRD harus memiliki bayangan, rencana, dan perkiraan berapa jumlah yang harus d rekrut dan juga HRD harus meperhatikan berbagai aspek yang di miliki si pelamar tersebut. Bukan berarti jika banyak orang yang di pekerjakan akan membantu perusahaan, malahan akan menjadi permasalahan bagi perusahaan, sebab jika di lihat dari sisi biaya: pasti akan memperbanyak pengeluaran perusahaan untuk gaji, dll; sedangkan jika di tinjau dari sisi komunikasi, jika terlalu banyak karyawan dan para karyawan itu tidak memiliki komunikasi yang baik maka akan merusak sistem perusahaan/ organisasi.
    Oleh sebab itu HRD harus cermat dan bijak dalam merekrut para pelamar dan jika memang berani mengambil tindakan, HRD sebaiknya mengadakan pelatihan, dsb. Kita tidak boleh hanya melihat dari sisi biaya saja, memang pelatihan pasti membutuhkan biaya, melainkan kita harus melihat ke depan yaitu apa yang akan di dapatkan jika mengadakan pelatihan itu. Jika di rasa perlu ya di laksanakan, jika tidak perlu ya tidak usah di adakan, kembali lagi ke kebijakan HRD dan HRD pun harus "bijak" dalam menyikapi ini.

    BalasHapus
  13. Mungkin memang biaya untuk rekrutmen membutuhkan dana yang cukup besar. Akan tetapi biaya tersebut bisa ditekan dengan berbagai macam cara. misalnya pihak HRD memberitahukan bahwa yang dibutuhkan haruslah yang sesuai dengan keinginan perusahaan atau sesuai dengan kriteria pelamar yang dibutuhkan. Diukur juga seberapa butuhnya pelamar yang direkrut dan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Selain itu biaya lebih dioptimalkan dengan melakukan perpindahan pegawai, atau memberitahukan informasi kepada karyawan yang ada bahwa perusahaan sedang membutuhkan pelamar untuk bekerja dalam perusahaan tersebut. Jika memang harus merekrut orang-orang yang baru, maka saat proses seleksi hendaknya dipilih dengan benar dan memenuhi kriteria agar perusahaan tidak melakukan proses rekrutmen berulang-ulang, yang menyebabkan biaya iklan bertambah maupun biaya lain-lain untuk proses rekrutmen itu sendiri.

    BalasHapus
  14. Menurut saya, HRD sebaiknya sungguh-sungguh selektif dan bijak dalam merekrut. Selektif dalam arti benar-benar mepertimbangkan skill, attitude, dan knowledge yang di miliki oleh pelamar. Jika ke 3 aspek ini telah di pegang teguh oleh HRD saat perekrutan, maka biaya setelah perekrutan mungkin dapat di tekan yaitu jika sebelumnya selalu mengadakan pelatihan mungkin dapat di ganti menjadi "penyegaran" dan mungkin dapat di bawakan oleh internal perusahaan sendiri sehingga tidak membutuhkan biaya yang besar.

    BalasHapus
  15. agar dapat menekan secara khusus biaya perekrutan dan secara umum biaya-biaya yang akan dikeluarkan organisasi setelah proses rekrutmen tersebut,mencari calon pegawai yang sesuai dengan kriteria,perekrutan pelamar yg menurut perusahaan terbaik dan berpengaruh pada perusahaan, sesuai dengan posisi yang sedang dibutuhkan,dan juga dapat menghemat biaya pelatihan,dan jika ada rekomendasi dari perusahaan lain itu juga dapat meminimalkan biaya-biaya setelah perekrutan

    BalasHapus
  16. menurut pendapat saya untuk menekan biaya perekrutan adalah tidak usah terlalu banyak mengeluarkan kertas pada saat interview dan tes serta berusaha meminimalisir biaya pelatihan

    BalasHapus
  17. menurut pendapat saya untuk menekan biaya perekrutan adalah tidak banyak melampirkan pertanyaan serta soal - soal tes pada saat interview dan juga menghemat biaya training seperti peralatan yang akan digunakan serta cukup hanya dimonitori saat bekerja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika hal itu masih membutuhkan banyak biaya langkah lain apa yang akan anda lakukan untuk mengatasinya? Dan menurut saya memakai peralatan seperti itu malah akan menambah biaya perusahaan
      Terima kasih

      Hapus
    2. Saya setuju dengan pernyataan WInda, Menurut saya itu justru akan membuat sebuah perusahaan mengeluarkan dana lagi untuk membeli suatu peralatan dan justru akan membuat suatu perusahaan menanggung beban yang lebih tinggi dibanding dengan cara yang lain.
      yang kedua, jika suatu perusahaan tidak meminta calon pelamar untuk melampirkan banyak hal, maka apakah bisa suatu perusahaan dapat mengetahui bahwa calon pelamar seperti apa yang melamar diperusahaannya?

      Hapus
    3. membeli peralatan memang awalnya membutuhkan biaya yang lebih tetapi untuk selanjutnya tidak memakan biaya lagi cukup untuk sekali saja, kedua yang pastinya perusahaan tetap melihat lampiran yang penting dari calon pelamar misal: skill dan knowledgenya

      Hapus
  18. menurut pendapat saya untuk menekan biaya perekrutan adalah tidak usah terlalu banyak membuang kertas pada saat tes serta mencontoh skill dari karyawan lama

    BalasHapus
  19. menurut pendapat saya rekrutmen memang membutuhkan biaya cukup besar namun ada juga rekrutmen yang membutuhkan biaya yang kecil. untuk rekrutmen yang membutuhkan biaya besar biasanya menggunakan tes tertulis dan lainnya sehingga biaya untuk rekrutmen menjadi sangat besar. mungkin sebagian besar perusahaan beranggapan dengan adanya tes bisa mendapat jawaban-jawaban yang memuaskan dari calon karyawan. tetapi ada baiknya bila rekrutmen itu sendiri tidak disertai dengan tes karena selain membutuhkan biaya besar, jawaban yang diterima oleh perusahaan dari tes yang dilakukan bisa jadi bukan berasal dari calon karyawan melainkan calon karyawan itu "nyontek" ke karyawan lain (kalau hal ini terjadi) sehingga jawaban yang tertulis hanya jawaban formalitas saja untuk membuat calon karyawan diterima di perusahaan. sehingga untuk menekan biaya ada baiknya juga melakukan wawancara langsung ke calon karyawan.

    BalasHapus
  20. menurut saya untuk menekan biaya saat merekrut para HDR harus melihat kebutuhan bagian mana yang perlu, dan mereka juga saat melakukan tes kepada calon karyawan sebaiknya dengan cara interview aja biar menghemat pengeluaran dan juga saat melakukan penerimaan sebaginya menggunakan test dan ujian masuk juga untuk mengetahui kemampuan para calon karyawan itu

    BalasHapus
  21. Menurut saya orang HRD harus benar-benar jeli dalam memilih pegawai dan harus benar-benar diseleksi apakah pegawai tersebut memiliki kriteria yang cocok dengan yang di inginkan perusahaan agar biaya yang dikeluarkan untuk pelatihan dan wawancara tidak memakan biaya yang banyak. Jika memang hal itu masih di anggap memakan biaya maka perusahaan dapat mengambil dari pegawai lama yang memiliki kriteria yang cocok (melakukan roling dalam pekerjaan) itu juga dapat mengatasi karyawan agar tidak jenuh dengan pekerjaannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan winda jika mengambil pegawai lama yang memiliki kriteria yang cocok selain perusahan sudah mengetahui kemampuan pegawai yang telah bekerja pada perusahaan dapat menekan biaya yang dikeluarkan perusahaan dan jika melakukan roling dapat mengatasi karyawan agar tidak jenuh dengan pekerjaannya,pada intinya tergantung pada kebijakan perusahaan.

      Hapus
  22. Menurut saya perusahaan harus benar-benar teliti dalam mencari pegawai yang memiliki kriteria yang sesuai dengan yang dicari oleh perusahaan agar perusahaan tidak mengeluarkan biaya yang berlebihan untuk pelatihan dan wawancara. Jika hal itu tidak berhasil oerusahaan bisa mencoba dengan pegawainya yang lama yang memiliki kriteria yang cocok dengan yang diinginkan perusahaan (roling pekerjaan ) hal ini juga dapatmencegahkaryawan supaya tidak bosan dengan pekerjaannya

    BalasHapus
  23. Untuk dapat menekan secara khusus biaya perekrutan, seorang HRD terlebih dahulu harus melakukan riset pasar atau survei, baik itu internal maupun eksternal, sehingga sasaran perekrutan tepat. Hal itu dilakukan guna meminimalisir kegagalan dalam perekrutan sehingga tidak ada biaya yang terbuang sia-sia akibat kesalahan dalam melakukan perekrutan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. maksud anda riset pasar yang bagaimana?tolong jelaskan.thanks

      Hapus
    2. mungkin yang di maksud riset pasar/survei pegawai yang dibutuhkan suatu perusahaan,dengan survei sesuai kriteria-kriteria yang dibutuhakan oleh perusahaan sehingga dapat menekan biaya,jika sesuai proses pelatihanpun tidak di perlukan,dan jika sasaran perekrutan tidak tepat pada saat direkrut maka akan mengeluarkan biaya yang sia-sia maka tugas hrd harus selektif untuk memilih calon pegawai.

      Hapus
  24. Menurut saya, seorang HRD harus selektif dalam proses perekrutan. Karena HRD lah yang bertanggung jawab penuh dengan karyawan-karyawan yang ada di dalam perusahaan tersebut. Mungkin ada baiknya jika seorang HRD mengetahui terlebih dahulu karyawan seperti apa yang dibutuhkan perusahaan tersebut. Setelah mengetahui, seorang HRD baru bisa melakukan proses perekrutan karyawan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Dengan begitu, karyawan hasil rekrutan adalah karyawan yang sesuai dengan kebutuhan. Secara tidak langsung hal tersebut dapat menekan biaya-biaya karena karyawan tersbut sesuai dengan apa yang dibutuhkan perusahaan sehingga mereka dapat bekerja maksimal. Proses pelatihan pun juga rasannya tidak perlu dilakukan karena karyawan tersebut sesuai dengan kebutuhan. Jadi pada intinya dalam hal ini sebagai seorang HRD, tentunya dia harus selektif dalam proses perekrutan. Terima Kasih.

    BalasHapus
  25. Menurut saya, HRD harus membuat perencanaan terlebih dahulu, yaitu dengan menetapkan pekerjaan yang akan di isi serta menetapkan kriteria-kriteria orang yang dibutuhakan dalam pekerjaan tersebut, sehingga ketika dalam proses perekrutan maka HRD akan lebih fokus lagi dalam menyeleksi. Selain itu dalam proses perekrutan juga harus selektif, memilih calon karyawan dengan memperhatikan dari bidang skill, knowlege, dan attitude dengan memperhatikan juga pekerjaan yang akan di isi seta kriteria-kriteria orang yang dibutuhakan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Sehingga perusahaan akan lebih fokus dan menekan secara khusus biaya perekrutan dan secara umum biaya-biaya yang akan dikeluarkan organisasi setelah proses rekrutmen, dan perusahaan akan mendapatkan karyawan yang sesuai. Terima Kasih

    BalasHapus
  26. Menurut saya, HRD harus membuat perencanaan terlebih dahulu, yaitu dengan menetapkan pekerjaan yang akan di isi serta menetapkan kriteria-kriteria orang yang dibutuhakan dalam pekerjaan tersebut, sehingga ketika dalam proses perekrutan maka HRD akan lebih fokus lagi dalam menyeleksi. Selain itu dalam proses perekrutan juga harus selektif, memilih calon karyawan dengan memperhatikan dari bidang skill, knowlege, dan attitude dengan memperhatikan juga pekerjaan yang akan di isi seta kriteria-kriteria orang yang dibutuhakan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Sehingga perusahaan akan lebih fokus dan menekan secara khusus biaya perekrutan dan secara umum biaya-biaya yang akan dikeluarkan organisasi setelah proses rekrutmen, dan perusahaan akan mendapatkan karyawan yang sesuai. Terima Kasih

    BalasHapus
  27. Menurut saya, HRD harus membuat perencanaan terlebih dahulu, yaitu dengan menetapkan pekerjaan yang akan di isi serta menetapkan kriteria-kriteria orang yang dibutuhakan dalam pekerjaan tersebut, sehingga ketika dalam proses perekrutan maka HRD akan lebih fokus lagi dalam menyeleksi. Selain itu dalam proses perekrutan juga harus selektif, memilih calon karyawan dengan memperhatikan dari bidang skill, knowlege, dan attitude dengan memperhatikan juga pekerjaan yang akan di isi seta kriteria-kriteria orang yang dibutuhakan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Sehingga perusahaan akan lebih fokus dan menekan secara khusus biaya perekrutan dan secara umum biaya-biaya yang akan dikeluarkan organisasi setelah proses rekrutmen, dan perusahaan akan mendapatkan karyawan yang sesuai. Terima Kasih

    BalasHapus
  28. Menurut saya seorang HRD harus dapat memilih seorang karyawan yg dibutuhkan oleh perusahaan, seorang HRD jg harus memperhatikan attitude karyawan baru, jangan sampai hanya karena karyawan baru suasana perusahaan jd tidak harmonis lg. Seorang HRD jg dapat dari lulusan psikolog agar dapat mengetahui kepribadian calon karyawan baru sesuai atau tidak dengan perusahaan.

    BalasHapus
  29. HRD dalam merekrut karyawan,harus sesuai dengan kebutuhan perusahaan. dalam perekrutan tersebut HRD tetap melakukan tes terhadap calon karyawan agar mendapatkan karyawan yang mempunyai kualitas kerja tinggi. hal ini akan menekan biaya pelatihan jika perusahaan akan tetap melakukan pelatihan terhadap karyawannya.

    BalasHapus
  30. menurut saya seorang HRD harus cermat dalam memilih karyawan yang akan di rekrut. Dan untuk menekan biaya biaya dalam perekrutan seorang HRD harus pintar memilih karyawan menurut skill dan kebutuhan perusahaan. maka dari itu bisa menekan biaya untuk pelatihan karyawan

    BalasHapus
  31. Menurut saya, rekrutmen tersebut harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Perusahaan membuat kriteria-kriteria calon pekerja yang dibutuhkan dan memilihnya beberapa yang terbaik untuk selanjutnya diseleksi dan wawancara kerja. Perusahaan sebaiknya memilih lebih sedikit orang untuk diseleksi agar pengeluaran seperti penggunaan kertas dll dapat dikurangi sehingga pengeluaran dalam biaya rekrutmen dapat diminimalkan. Orang HRD juga bisa mempertimbangkan rekrutmen secara internal untuk posisi lowong perusahaan, karena selain lebih mudah pihak perusahaan juga mengetahui kredibilitas orang tersebut sebelumnya.

    BalasHapus
  32. Menurut saya yang harus dilakukan orang HRD untuk menekan biaya perekrutan adalah mencari karyawa yang memiliki
    skill, knowledge, atitude yang baik. Karyawan lama yang sudah lama berkerja harus memberi arahan pada karyawan baru.
    Dengan begitu perusahaan akan menghemat biaya dari pada diadakannya pelatihan-pelatihan,
    HRD juga harus mencari karyawan yang sesuai dengan kriteria yang dicari perusahaan agar tidak membuang-buang dan biaya perekrutan.

    BalasHapus
  33. menurut saya perekrutan baik internal maupun eksternal memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. semua kembali kepada kebijakan perusahaan sendiri dengan melihat situasi dan kondisi yang sedang dialami perusahaan. ketika perusahaan memiliki karyawan yang potensial untuk direkrut/naik jabatan dengan segala konsekuensinya, jelas perusahaan akan menekan biaya pelatihan. namun, jika situasi yg dihadapi mengharuskan perusahaan untuk melakukan perekrutan eksternal, menurut saya itu juga tidak masalah karena merupakan investasi di bidang sdm

    BalasHapus
  34. seorang HRD harus cermat dalam memilih calon karyawan, karena jika salah memilih karyawan yang tidak berkompeten maka banyak biaya yang harus dibayar seperti biaya training akibat masa training yang lama. selain itu setelah ditraining masih banyak biaya yang mungkin timbul akibat karyawan tersebut seperti gaji, tunjangan, dll. perusahaan akan merugi apabila karyawan yang dipilih HRD tersebut produktivitasnya tidak maksimal. maka peran HRD dalam memilih calon karyawan sangat vital bagi kelangsungan masa depan perusahaan dan karyawan tersebut.

    BalasHapus
  35. Menurut pendapat saya dengan pertimbangan yang lebih hati-hati dalam membaca lamaran dan proses wawancara, perusahaan dapat meminimalkan perekrutan karyawan yang buruk, sehingga menghemat waktu, biaya dalam mempekerjakan karyawan baru serta menghemat biaya pelatihan karyawan. Perusahaan juga dapat meminimalkan biaya perekrutan karyawan yang dapat dipromosikan melalui alat komunikasi dan situs internet yang mudah diakses sehingga menghemat biaya perekrutan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. selain melalui alat komunikasi dan situs internet yang mudah diakses sehingga menghemat biaya perekrutan selain itu dapat juga mengambil dari pegawai lama yang memiliki kriteria yang sesuai,melakukan roling juga dapat mengatasi karyawan agar tidak jenuh dengan pekerjaannya

      Hapus
  36. Menurut saya bagian HRD diharuskan mencari pelamar yang sesuai dengan apa yang sedang dibutuhkan oleh perusahaan,dan juga menuliskan dengan jelas apa saja ketentuan atau syarat yang harus dilakukan oleh pihak pelamar agar tidak banyak para pelamar kerja yang hanya datang sekedar melamar pekerjaan tanpa memenuhi syarat yang dibutuhkan oleh perusahaan.perusahaan juga harus benar-benar selektif dalam memilih karyawan agar tidak terjadi kesalahan dalam merekrut pelamar kerja dan menghambur -hamburkan biaya yang sudah dikeluarkan terlalu banyak selama proses perekrutan.

    BalasHapus
  37. menurut saya,
    seorang HRD harus pandai dalam membaca situasi dan kondisi perusahaannya. apakah perusahaan merekrut karyawan secara internal atau lebih membutuhkan karyawan dari luar perusahaan. selain itu, HRD harus bisa merekrut calon karyawan yang memiliki kinerja dan tujuan yang sesuai dengan perusahaan. sehingga perusahaan tidak terlalu banyak mengeluarkan banyak biaya untuk training yang terlalu lama atau sebagainya, dan juga tujuan perekrutan pun tepat sasaran

    BalasHapus
  38. Tugas dari bagian HRD adalah mampu menyeleksi dan pandai memilih dalam perekrutan karyawan dengan cara wawancara, tes tulis maupun tes lisan.Dalam perekrutan karyawan harus benar - benar di butuhakan oleh perusahaan sehingga bila perekrutan benar - benar berdasarkan kebutuhan perusahaan tersebut maka perusahaan tidak mengeluarkan biaya perekrutan yang terlalu banyak dan bila sebaliknya maka perusahaan tersebut mengeluarkan biaya perekrutan yang cukup banyak yang dapat merugikan perusahaan.

    BalasHapus
  39. Menurut saya ada beberapa langkah bagi para HRD maupun perusahaan agar perekrutan tidak memakan biaya yang tinggi
    1. Memaksimalkan potensi yang ada pada karyawan yang masih aktif di dalam perusahaan
    2. Melakukan training namun dengan meminimalkan biaya yang di butuhkan
    3. Bila ke dua cara di atas masi tidak berjalan dengan baik, maka HRD mau tidak mau akan melakukan perekrutan namun perekrutannya harus sesuai dengan apa yang di butuhkan oleh perusahaan, jadi perekrutan tidak memakan banyak biaya dan waktu

    BalasHapus
  40. menurut saya untuk menekan biaya rekrutmen pihak HRD dapat melakukan pencarian calon-calon sarjana di universitas yang mengadakan kerjasama dengan perusahaan yang sedang menyusun tugas akhir. Sehingga perusahaan dapat menekan biaya perekrutan seperti biaya iklan di surat kabar dan majalah, biaya penyiaran di radio dan televisi.

    BalasHapus
  41. menurut saya pihak HRD dapat melakukan perekrutan internal terlebih dahulu untuk melihat apakah ada karyawan yang kompeten untuk mengisi kekosongan tersebut sehingga jika karyawan tersebut kompeten untuk menduduki jabatan tersebut maka perusahaan dapat melakukan perekrutan karyawan baru dengan biaya yang lebih murah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya tindakan umum yang harus dilakukan oleh seorang HRD agar dapat menghemat biaya setelah rekrutmen yaitu memeberikan keputusan tentang penetapan jam kerja terhadap karyawan baru artinya ketika seorang HRD menetapkan jam kerja maka secara otomatis biaya-biaya peralatan perusahan misalkan, kendaraan dinas,biaya pemakaian listrik dan lain-lain tidak melebihi batas pengeluaran yang telah ditentukan.kemudian seorang HRD harus mengerti tentang pembagian gaji antara karyawan kontrak atau PKWT dengan gaji karyawan tetap karena apabila seorang HRD meratakan gaji antara karyawan kontrak atau PKWT dengan karyawan tetap maka pengeluaran yang dikeluarkan oleh perusahaan tidak sesuai dengan yang telah diperkirakan.
      Dan yang terakhir saya setujuh dengan pendapat liviana diatas yaitu salah satuhnya tanpa melakukan pelatihan cukup dengan menunjuk slah satu orang yang dianggap senior atau yang telah di percayakan untuk membimbing anggota baru.

      From akbar tanjung

      Hapus
  42. Kegagalan untuk merencanakan SDM menyebabkan organisasi mengalami permasalahan terkait dengan kekurangan SDM dan bahkan di masa mendatang dapat pula mengalami krisis kepemimpinan. Kegagalan dalam melakukan proses rekrutmen yang efektif menyebabkan organisasi mengalami kesulitan untuk memperoleh dan menyeleksi karyawan terbaik sesuai dengan kebutuhan berdasarkan uraian pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan. Kegagalan dalam melakukan proses rekrutmen tentu akan menyebabkan perusahaan mengalami kerugian juga karena biaya yang dikeluarkan untuk keperluan proses rekrutmen pun menjadi sia-sia.

    Dalam melakukan proses rekrutmen, orang-orang HRD seharusnya dapat menekan secara khusus biaya perekrutan dan secara umum biaya-biaya yang dikeluarkan organisasi setelah proses rekrutmen tersebut. Langkah awal yang bisa dilakukan adalah membuat perencanaan rekrutmen yang benar dan sesuai dengan ketentuan perusahaan, misalnya jumlah permintaan karyawan, deskripsi pekerjaan, spesifikasi pekerjaan, dan lain-lain. Langkah kedua adalah menentukan strategi rekrutmen dengan jelas (di mana, bagaimana, dan kapan melakukan rekrutmen). Langkah selanjutnya adalah menganalisis sumber-sumber rekrutmen (internal atau eksternal), melakukan penyaringan, dan mengumpulkan pelamar.

    Salah satu langkah yang bisa dilakukan oleh orang HRD untuk menekan biaya rekrutmen dan biaya organisasi lainnya adalah dengan melakukan rekrutmen internal. Proses rekrutmen internal dan seleksinya membutuhkan biaya yang rendah karena prosesnya lebih sederhana dan lebih singkat dibandingkan dengan rekrutmen eksternal. Rekrutmen internal juga dapat meningkatkan moral kerja karyawan dan dapat mengetahui kualitas karyawan secara lebih akurat. Karyawan yang mengisi posisi sudah menguasai budaya perusahaan dan segala seluk-beluk perusahaan sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya orientasi yang mahal. Selain itu, masa pelatihan dan sosialisasinya juga singkat.

    BalasHapus
  43. kalau dapat ditekan pun itu mungkin hanya sedikit, dengan cara kita memberikan kriteria kita terlebih dahulu, pada pemasangan lowongan kerja yang kita berikan lalu setelah semua terkumpul dan melakukan proses seleksi maka kita mengadakan proses pelatihan dan mempersiapkan mereka untuk siap pada pekerjaan yang akan mereka jalani di perusahaan tersebut nantinya.

    BalasHapus
  44. menurut saya untuk menekan biaya2 setelah perekrutan, perusahaan perlu memperhatikan KSA yang dimiliki oleh setiap calon pelamar kerja serta syarat2 yang diajukan perusahaan kepada pelamar kerja. dengan KSA yang dimiliki oleh para pelamar kerja dan syarat yang diajukan otomatis pelatihan yang dibutuhkan setelah rekrutmen tidak terlalu banyak sehingga perusahaan dapat menekan biaya pengeluaran perusahaan setelah rekrutmen.

    BalasHapus
  45. menurut saya seorang HRD harus merekrut pegawai sesuai dengan kebutuhan perusahaan. dan juga HRD harus bisa bekerja sama dengan orang keuangan. jadi HRTD juga bisa mengetahui pengeluarannya dalam perekrutan pegawai.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menanggapi pernyataan saudara agung,

      disini saya menangkap dari pernyataan anda bahwa tidak di perlukan adanya pelatihan-pelatihan yang berkelanjutan, apakah benar?

      jika ya, apa yang mendasari anda dapat mengatakan seperti itu?

      Hapus
    2. terima kasih atas tanggapannya. Dikomentar saya kurang menambahi tentang pelatihan jadi perlu diadakan pelatihan lebih lanjut agar pihak HRD mengetahui SKA dalam diri karyawan yang sesuai dengan klasifikasi perusahaan.

      Hapus
  46. Dalam proses rekrutmen karyawan dibruhkan sumber-sumber tenaga kerja, yang dapat digolongkan menjadi 2, yaitu internal sources dan external sources. Internal sources adalah SDM-SDM dari dalam organisasi sendiri, sedangkan external sources adalah SDM yang berasal dari luar organisasi.
    Untuk dapat menekan biaya yang dibutuhkan, suatu organisasi dapat mengisi lowongan yang dibutuhkan. Khususnya bagi organisasi yang masih berkembang, dengan melakukan promosi pegawai internal akan lebih meningkatkan motivasi bagi pegawai. Dengan melakukan promosi, organisasi hanya perlu melakukan perekrutan bagi pegawai di tingkat dasar. Hal ini akan lebih mengefisienkan biaya untuk melakukan proses rekrutmen.

    BalasHapus
  47. Untuk melakukan perekrutan pegawai yang berkualitas memang memakan biaya yang tidak sedikit,namun menurut saya para HRD dapat sedikit menekannya dengan cara :
    1. Jika sedikit yang diperlukan dapat hanya melakukan Perekrutan Internal,misalnya dengan melakukan promosi,transfer,maupun rotasi pegawai.Perekrutan ini akan lebih meminimalkan biaya karena setidaknya mereka telah mempunyai sedikit pengetahuan yang relevan,mereka hanya perlu arahan dari staf seniornya saja.
    2. Melakukan pengiklanan secara online.Dengan melakukan iklan secara online,akan jauh lebih murah dan efisien dibandingkan dengan melakukan pengiklanan melalui media cetak maupun elektronik.
    3. Dan yang terakhir,saya setuju dengan pendapat Saudari Liviana yaitu dengan cara mempekerjakan lulusan dari perguruan-perguruan tinggi yang sesuai dengan kebutuhan pegawai yang diharapkan perusahaan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan pendapat devi tentang melakukan pengiklanan secara online, karena iklan online memiliki banyak keuntungan, diantaranya sebagai berikut :
      1) Cakupan lebih luas
      cakupan global yang lebih luas menjangkau audiens yang lebih, yang akhirnya dapat membantu mendapatkan hasil yang lebih baik.
      2) Target Audiences
      Dibandingkan dengan iklan offline, iklan online membantu untuk mencapai khalayak yang ditargetkan,menguntungkan,dan mendapatkan arahan yang lebih relevan.
      3) Terjangkau
      harga terjangkau bila dibandingkan dengan biaya iklan tradisional.
      4) Kecepatan
      Iklan online jauh lebih cepat daripada iklan offline, lebih menghemat waktu.
      5) Informatif
      Dalam periklanan online,perusahaan dapat menyampaikan rincian lebih lanjut.Sebagian besar iklan online terdiri dari link yang dapat diklik ke halaman arahan tertentu, di mana pengguna mendapatkan informasi lebih lanjut.

      Hapus
  48. menurut saya seorang HRD harus lebih selektif dan harus memperhatikan calon karyawan yang di rekrut dari sisi Skill<knowledge dan attitude sesuai dengan posisi yang akan di tempati oleh karyawan baru itu sendiri.

    BalasHapus
  49. Menurut saya, hal yang benar-benar membuat pembengkakan dalam hal dana perekrutan adalah training para karyawan, hal ini sangat penting dilakukan agar karyawan dapat mengikuti strategi perusahaan dalam beroprasi

    memang akan di butuhkan dana yang sangat besar, maka disini pada saat perekrutan lebih baik menetapkan standar kriteria yang tinggi, sehingga karyawan yang baru masuk akan dapat beradaptasi dengan cepat sehingga tidak memerlukan pelatihan intensif yang membutuhkan banyak biaya itu

    BalasHapus
  50. menurut saya biaya biaya dalam proses perekrutan dapat ditekan melalui penganalisisan karyawan yang benar benar dibutuhkan perusahaan. mulai dari keahlian apa saja yang dibutuhkan, lulusan apa, pengalamannya. dengan kata lain pemberian job spec pada awak perekurutan akan mengurangi waktu untuk merekrut orang yang tidak cocok dengan kriteria, dengan demikian juga maka biaya juga dapat ditekan dengan hanya menyeleksi dan merekrut karyawan dengan spesifikasi yang dibutuhkan perusahaan

    BalasHapus
  51. menurut pendapat saya, seperti yang dijelaskan dalam perkuliahan MSDM 1, dalam mencari karyawan, seorang HRD harus memperhatikan SKA (Skill, Knowledge, and Attitude) dan membuat perjanjian antara seorang HRD dan karyawan yang akan direkrutnya, sehingga keberhasilan dalam menekan biaya akan lebih baik. dan juga seorang HRD harus pandai menganalisis calon karyawan ketika dalam proses perekrutan.

    BalasHapus
  52. Menurut pendapat saya jika perusahaan ingin menekan biaya-biaya selama perekrutan karyawan adalah dengan cara membatasi beberapa orang saja yang akan mengisi lowongan suatu perusahaan tersebut, dalam proses perekrutan itu, orang HRD harus mampu melihat orang-orang yan memiliki potensi dan bukan orang yang asal-asalan.Sehingga perusahaan juga tidak banyak menegeluarkan biaya untuk tes wawancara untuk banyak orang, jadi dikhususkan untuk beberapa orang saja.terima kasih

    BalasHapus
  53. perusahaan harus memilah milah posisi agar proses rekruitmen menjadi lebih mudah,dan memberikan syarat-syarat khusus untuk pelamar.sehingga dapat mengurangi beban bagi para penyeleksi,tidak banyak orang yg asal melamar pekerjaan tersebut dan dapat menekan biaya untuk rekruitmen.

    BalasHapus
  54. menurut saya hal yang harus dilakukan oleh Orang HRD agar dapat menekan secara khusus biaya perekrutan dan secara umum biaya-biaya yang akan dikeluarkan organisasi setelah proses rekrutmen adalah menerapkan prinsip - prinsip rekrutmen, yaitu :
    1. mutu karyawan yang di rekrut harus sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan, untuk itu perlu dibuat analisis pekerjaan, deskripsi pekerjaan,dan spesifikasi pekerjaan.
    2. jumlah karyawan yang diperlukan sesuai dengan job yang tersedia,untuk itu pihak HRD haus meramalkan kebutuhan tenaga kerja yang diperlukan,dan melakukan analisis terhadap kebutuhan tenaga kerja.
    selain itu pihak HRD harus menyortir calon yang kurang ideal, secara dramatis mengurangi jumlah tinjauan resume dan wawancara calon yang dipersyaratkan

    BalasHapus
  55. Menurut saya, perusahaan dapat menekan biaya-biaya perekrutan dan biaya-biaya lainnya dengan melakukan perekrutan internal,yaitu promosi. Dengan promosi ini akan menumbuhkan semangat kerja karyawan. Dan apabila masih ada posisi yang kosong, perusahaan dapat melakukan perekrutan eksternal dengan menetapkan syarat-syarat dan pekerjaan atau jabatan yang akan diperoleh pelamar tersebut agar pelamar yang memasukan lamarannya sesuai dengan jabatan yang dicari. Orang HRD juga harus memperhatikan Skill,Knowledge,dan Attitude dari pelamar-pelamar tersebut. Juga tujuan dan usaha mereka terhadap perusahaan. Setelah mendapat orang yang sesuai kemudian dilakukan pelatihan terhadap karyawan tersebut.

    BalasHapus
  56. Orang-orang HRD seharusnya bisa merencanakan dan mengatur pengeluaran yang akan digunakan dan dikeluarkan untuk merekrut orang, biaya yang dikeluarkan dan digunakan baiknya hanya untuk hal-hal yang perlu saja. Namun dengan tujuan yang baik juga, daripada hanya ingin membuat para pelamar tertarik untuk melamar harus mengeluarkan biaya yang tidak penting.

    BalasHapus
  57. menurut saya,seorang HRD harus benar-benar selektif dalam proses perekrutan.seorang HRD harus mempertimbangkan dan menentukan berapa jumlah karyawan yang akan di rekrut dan KSA apa saja yang di butuhkan oleh perusahaan. dengan adanya proses perekrutan yang selektif dan penentuan Kriteria yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, maka akan di peroleh karyawan yang benar-benar tepat dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.sehingga perusahaan dapat menekan biaya perekrutan dan biaya-biayalainnya .

    BalasHapus
  58. menurut pendapat saya seorang HRD harus dapat lebih selektif dalam merekrut orang yang akan dipekerjakan dalam sebuah perusahaan, sehingga tidak sembarang orang juga dapat melamar pekerjaan disebuah perusahaan tersebut sehingga seorang HRD juga dapat menekan pengeluaran baiaya dalam merekrut seorang karyawan. terima kasih

    BalasHapus
  59. menurut pendapat saya, HRD hrus mampu melihat posisi yang benar-benar diperlukan dan yang memiliki spesifikasi tersendiri. disana lah perusahaan atau organisasi dapat menekan biaya yang diperlukan untuk meminimalkan biaya.

    BalasHapus
  60. Menurut pendapat saya,HRD harus bisa mencari pelamar yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan dengan demikian biaya perekrutan yg di keluarkanpun akan lebih sedikit apabila perusahaan menjalin hubungan kerja sama antar universitas.Misalkan untuk mahasiswa semester akhir yg sudah hampir menyelesaikan kuliahnya di minta untuk bekeja di perusahaan atau perusahaan juga dapat Merekrut Kenalan karyawan yang lain yang benar-benar di lihat memiliki kemampuan yang baik untuk dapat bekerja di perusahaan tersebut.demikian pendapat dari saya,Trimakasih.

    BalasHapus
  61. menurut saya HRD hanya perlu mencari karyawan yang sesuai dengan lowongan kerja tersebut karena jika terlalu banyak orang yang di seleksi maka biaya yang di keluarkan juga sangat besar.

    BalasHapus