SELAMAT DATANG

Blog ini dibuat terutama sebagai sarana diskusi para mahasiswa. Terima kasih atas pengertiannya.....
Postingan tentang BAHASA TOMBULU telah disatukan pada blog: bahasatombulu.blogspot.com
Tugas wawancara pebisnis dipostingkan pada blog: kuraberbisnis.blogspot.com

Minggu, 03 Maret 2013

Tim dan Keinginan untuk Keluar (Bahan Diskusi VI, Gasal 2013)

Bacaan: Gotzman, dkk. 2009. Design Team: A promising organization intervention for improving turnover rates in the child welfare workforce. Child Welfare, Vol 88, No. 5

Goltzman dkk (2009) mengemukakan bahwa pembentukan tim kerja yang baik dapat menurunkan tingkat turnover karyawan. Jelaskan pernyataan tersebut dan bagaimana membentuk tim yang tepat agar tujuan tersebut (menurunkan tingkat turnover) itu dapat tercapai. Selamat Berdiskusi….

181 komentar:

  1. Menurut saya, membentuk tim kerja yang baik adalah dengan memberikan kesempatan semua anggota tim untuk memberikan pendapat dan masukan mereka masing-masing

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin bertanya kepada saudara hartono yang dimaksud dengan membentuk tim kerja yang baik dengan memberikan kesempatan kepada anggota tim untuk berpendapat itu seperti apa

      terima kaish

      Hapus
    2. Edwin_kls C
      Menurut saya untuk pembentukan tim kerja yang baik dapat menurunkan tingkat turnover karyawan dengan cara
      - Buat lingkungan kerja yang menyenangkan,dengan diadakan acara briefing berupa apel pagi yang isinya adalah motivasi oleh karyawan dan untuk karyawan.
      -Setiap ada karyawan yang berulang tahun, diberikan cake coklat, dirayakan setelah briefing pagi. Sehari sebelumnya bag purchasing sudah mempersiapan acara tersebut.
      -Setiap bulan ada acara olah raga bareng seperti futsal, basket atau kompetisi bulu tangkis. Tujuannya agar mereka sehat dan bugar
      Yang dapat membuat karyawan akan semakin bekerja lebih baik,dan akan berkerja lebih baik kerena adanya kecocokkan dalam bekerja dan ada rasa dihargai

      Hapus
    3. Saya akan menjawab pertanyaan saudara santho
      Yang saya maksudkan dengan memberi kesempatan anggota untuk berpendapat yaitu dalam hal pemikiran ide dan keinginan setiap anggota. Karena setiap anggota kelompok memiliki pemikiran ide dan keinginan masing-masing maka dari itu setiap pendapat harus diterima,ditampung dan dipertimbangkan bersama tim.

      Hapus
    4. saya ingin menanggapi pernyataan ssaudara apakah bisa setiap pendapat dari masing" karyawan bisa di terima padahal kita tahu bahwa dalam satu tim terdiri dari berbagai macam tim yang berbeda - beda satu sama lai, serta mereka mempunyai ego masing ", bagimana tanggapan anda ?

      Terima Kasih

      Hapus
    5. Saya ingin bertanya kepada saudara Hartono, bagaimana cara membentuk tim yang baik dengan memberikan kesempatan semua anggota tim untuk memberikan pendapat dan masukan?

      Hapus
    6. Terima kasih atas tanggapan saudara santho dan pertanyaan saudara yonathan
      Menurut saya sebuah tim akan berkembang jika masing-masing anggota tim diperbolehkan untuk berpendapat dan pendapat dari masing-masing anggota harus bisa diterima serta dipertimbangkan secara bersama, karena pendapat, masukan dan pertimbangan setiap anggota dapat menunjang keberhasilan tim.
      Selain itu, masalah ego seharusnya setiap anggota harus memiliki kesadaran diri mereka masing-masing karena di dalam suatu tim tidak bisa mementingkan ego mereka sendiri jika mereka tidak mau bermasalah dengan timnya.

      Hapus
    7. saya ingin bertanya kepada saudara edwin. menurut anda apakah turnover bisa terjadi apabila kerjasama tim yang baik?jelaskan. lalu apa ada dampak negatif dari kerjasama tim? trima kasih

      adhitya 3103011029

      Hapus
    8. Kelas A
      Saya ingin bertanya kepada saudara Hartono.
      Otomatis setiap ide pemikiran karyawan pasti berbeda-beda, terus bagaimana mengambil keputusan yang baik untuk semuanya, tanpa ada salah satu yang merasa dirugikan ?
      Menurut saya iya memang harus membentuk tim yang baik dengan mempunyai satu tujuan yang sama untuk menekan turnover karyawan. Mungkin upaya yang bisa dilakukan dengan diadakannya suatu pelatihan untuk para SDM nya.Dan diberikan pembekalan tentang prospek dalam dunia kerja di masa yang akan datang agar dapat menciptakan SDM yang semakin berkualitas.

      Hapus
    9. Saya akan mencoba menanggapi pernyataan dari saudari Mailinda Fitria. Cara mengambil keputusan yang baik ialah dengan cara melakukan musaywarah, dan di dalam musaywarah bertujuan untuk mencari mufakat yang pasti tidak akan merugikan salah satu pihak. Kecil kemungkinan setelah musyawarah masih terdapat pihak-pihak yang kurang setuju.

      Hapus
    10. Saya setuju dengan saudara Stephanus, Cara mengambil keputusan yang baik ialah dengan cara melakukan musaywarah. Dengan diadakan musyawarah maka bertujuan untuk mencari mufakat yang pasti tidak akan merugikan salah satu pihak.

      Hapus
  2. menurut saya pembentukan sebuah tim sangat dibutuhkan, karena dengan pembentukan tim tersebut kita bisa menampung semua pendapat karyawan dan semua keinginan karyawan, sehingga tingkat turnover karyawan bisa ditekan karena perusahaan bisa mengetahui semuanya yang diperlukan oleh karyawan dan bisa memberikan yang terbaik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin menambahkan comment saya di atas
      sebuah tim yang baik harusnya terdiri dari semua orang - orang yang berkompeten karena dengan orang yang berkompeten maka tim tersebut akan berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuannya.

      terima kasih

      Hapus
    2. saya ingin bertanya pada saudara santho.
      sebuah tim yang terdiri dari orang-orang yang berkompeten apakah akan selalu berjalan dengan baik? sebagaimana yang kita ketahui bahwa orang yang memiliki kompeten cenderung memiliki tujuan-tujuan yang ingin dicapai. jika orang-orang yang berkompeten disatukan dalam satu tim apakah mereka akan tetap meiliki tujuan yang sama dan satu?
      terimakasih...

      Hapus
    3. sebelumnya terima kasih atas tanggapannya
      saya akan menjawab pertanyaan saudara anggie, menurut saya sebelum memperkerjakan orang - orang yang berkompeten dalam satu tim yang sama kita sebagai seorang pemimpin harus bisa membuat satu tujuan yang sama agar tidak ada perpecahaan pada akhirnya. oleh karena itu, meskipun mereka punya tujuan masing " tetapi mereka sudah punya satu tujuan yang sama sehingga mereka bisa fokus dan bekerja sebagai tim yang sukses. dan untuk menyamakan tujuan yang sama seorang pemimpin harus tegas dan berani untuk menegur karyawan yang menyimpang

      Terima Kasih

      Hapus
    4. Saya ingin menanggapi komentar Anda (Santho) dengan dua buah pertanyaan. Bukankah, tidak semua orang mampu untuk bekerja dalam tim, justru banyak orang yang lebih suka bekerja sendiri-sendiri dan secara individu-individu karena mereka merasa lebih bebas, tidak perlu menanggung risiko yang ditimbulkan orang lain serta tidak perlu terlalu merasa bersalah kepada orang lain karena apa yang mereka kerjakan (risikonya) adalah tanggung jawab mereka masing-masing.. (1) Lantas, bagaimana menurut pendapat anda? (2)Bagaimana cara yang paling tepat menurut anda untuk mengatasi hal-hal di atas dalam pembentukan tim yang pastinya tidak selalu cocok satu sama lain tersebut? Terima kasih.

      Hapus
    5. saya ingin menjawab pertanyaan dari saudara melinda
      1. menurut saya, memang tidak semua orang tidak bisa bekerja dalam kelompok. tetapi ada beberapa karyawan yang bersedia dan mau bekerja dalam kelompok. karena memang ada beberapa orang yang lebih enjoy jika bekerja dalam kelompok. jika memang sudah tidak ada yang mau terpaksa kita harus memperkerjakan orang yang lebih senang berkeja individual tetapi kita sebagai pemimpin hrs pny rencana jangka panjang terhadap karyawan ini mungkin dengan diberikan pelatihan yang lebih baik, serta diberi pengarahan.

      2. untuk mengatasi hal tersebut mungkin kita sebelum membentuk tim yang solid kita bisa menyamakan terlebih dahulu persepsi antar karyawan sehingga semua karyawan bisa bekerja sama dengan baik, selanjutnya kita bisa memberikan pelatihan kepada semua karyawan

      Hapus
    6. Saya setuju dengan pendapat santo sebab bila kengiinan dari karyawan dapat dipenuhi organisasi maka turn over bisa sangat minim sebab semua hal tidak dapat diukur dari jumlah uang yang diterima

      Hapus
  3. Tim kerja yang baik dapat menurunkan turnover karyawan maksudnya ialah bahwa sebuah tim yang terdiri dari beberapa orang yang memiliki keahlian yang lebih baik dan jauh di atas rata-rata akan berkerja lebih baik kerena adanya kecocokkan dalam bekerja dan kemudahan dalam mengkomunikasikan maksud dan tujuan yang ingin dicaapai. selain itu sebuah tim kerja yang baik juga saling mendukung antar anggotanya, berbeda halnya dengan sebuah tim kerja yang tidak memiliki kecocokkan antar anggotanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sdr Anggie, bukannya kinerja tim yang jauh di atas rata-rata malah membuat karyawan lain yang biasa-biasa saja akan merasa tertekan dan akhirnya tidak betah dalam organisasi. Bagaimana pendapat Anda?
      Terima kasih

      Hapus
    2. Saya setuju dengan pendapat saudari Anggie bahwa tim kerja yang baik seharusnya di dalamnya terdapat sebuah kecocokkan antar anggotanya sehingga dari sekian banyak persepsi masing-masing anggota dapat disatukan dalam satu visi dan misi.Dalam sebuah tim juga tidak boleh adanya diskriminasi dalam penyampaian ide/gagasan sehingga semua anggota berhak untuk berpendapat.Sebuah tim yang baik seharusnya juga selalu mengkomunikasikan semua masalah-masalah yang mungkin dihadapi sehingga semua anggota bukan malah saling menyalahkan namun semua anggota berpartisipasi dalam mencari solusi terbaiknya.

      Hapus
    3. terimakasih atas pertanyaan dari saudari Like
      Kerja tim yang jauh diatas rata-rata dapat di jadikan seleksi alam yang membentuk seorang karyawan di dalam sebuah organisasi. Tergantung dari sudut mana kita sebagai karyawan melihat sebuah tim kerja yang baik. Jika saya sebagai seorang karyawan dan saya berada di dalam sebuah tim yang kondisinya baik dan kinerjanya jauh di atas rata-rata maka saya akan berusaha menjadi pribadi yang lebih kreatif dan inovatif agar dapat berada setara dengan anggota tim lainnya. Hal ini bukanlah di pandang sebagai hambatan yang menekan dalam sebuah pekerjaan melainkan menjadi pemicu atau dorongan untuk bekerja lebih baik lagi. Dengan kata lain jika kita berada di lingkungan yang jauh di atas kita, kita akan berusaha untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan yang tercipta. Bukan menjadinya sebagai akhir dari usaha kita dan memilih untuk keluar dari organisasi.

      Hapus
  4. Kerja sama tim adalah kemampuan sekelompok individu dalam mencapai tujuan bersama. Agar dapat membangun kerja sama tim yang baik, diperlukan pemilihan orang-orang yang tepat. Bekerja sama di dalam satu tim tidaklah mudah. Sangat diperlukan kekompakan antara individu yang satu dengan individu yang lainnya agar tujuan yang hendak dicapai dalam tim tersebut dapat tercapai dengan sempurna. Untuk membentuk tim yang tepat adalah dengan cara:
    1. FOKUS. Bicarakan dengan seluruh anggota tim mengenai tujuan utama secara keseluruhan. Jangan hanya fokus pada masalah hari ini. Jika salah satu dari anggota tim sedang menyelesaikan masalah yang sedang terjadi, seharusnya anggota tim yang lain mulai memikirkan masalah-masalah yang akan datang di masa depan.
    2. DEFINISIKAN PERAN. Garis bawahi tanggung jawab dan peran untuk masing-masing individu dan tempatkan mereka di dalam posisi yang tepat. Apabila setiap individu ditempatkan pada posisi yang tepat, mereka akan mengembangkan kreativitasnya dengan lebih baik.
    3. BAGIKAN INFORMASI. Informasikan setiap informasi apa pun kepada setiap anggota tim jika memang informasi tersebut terkait dengan pekerjaan tim agar tidak terjadi kesalahpahaman. Dan jangan lupa untuk terus meng-update informasi-informasi baru yang perlu diinformasikan kepada seluruh anggota tim.
    4. KEPERCAYAAN. Jadilah orang yang dapat dipercaya dan dapat diandalkan. Apabila kita adalah salah satu anggota tim dan pernah berjanji untuk melakukan sesuatu untuk tim atau pemimpin kita, pastikan kita menepati janji tersebut. Perlakukan setiap anggota tim dengan perlakuan yang sama dan jangan ada "Anak Emas" atau "Orang Istimewa".
    5. DENGARKAN. Bersikaplah terbuka kepada ide-ide dari anggota tim lain. Berikan mereka kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan ide mereka. Banyak organisasi yang mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk menyewa konsultan dari luar tanpa menanyakan terlebih dahulu pendapat dari para karyawannya. Padahal, mungkin karayawannyalah yang lebih mengetahui masalah yang terjadi dalam organisasinya tersebut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya pada Saudari Anita,menurut Anda apakah pemimpin tim juga berpengaruh dalam keberhasilan sebuah tim kerja ? Dan bagaimana cara memilih pemimpin tim yang tepat ?

      Hapus
    2. Saya akan membantu menjawab pertanyaan saudari Devi, menurut saya sebuah tim dikatakan berhasil/sukses apabila sebuah tim memiliki seorang pemimpin yang berkompeten. sedangkan cara memilih pemimpin itu semua tergantung pada timnya akan tetapi saya memilih pemimpin yg memiliki sikap tanggung jawab terhadap pekerjaan karena menurut saya jika pemimpin memiliki sikap tersebut maka semua pekerjaan tim bisa terlaksana dengan baik.

      Terima Kasih

      Hapus
    3. Saya ingin menanggapi jawaban dari saudara Hartono,bagaimana apabila dalam satu tim tersebut anggotanya tidak saling mengenal sebelumnya,bagaimana cara Anda mengetahui pilihan Anda tersebut memiliki sikap tanggung jawab terhadap pekerjaannya ? Terima Kasih.^^

      Hapus
    4. saya ingin membantu menjawab pertanyaan saudari devi, menurut saya jika kita bekerja dalam satu tim kita sudah harus bisa mengenal satu sama lain, karena jika kita tidak mengenal satu sama lain maka akan mengalami sedikit kesusahan dalam bekerja sebagi tim, karena bekerja dalam tim sangat dibutuhkan kekompakkan. oleh karena itu, kita harus mengenal satu sama lain dan bisa mengerti sifat masing" dan berusaha untuk menekan ego masing". dan jika kita sudah mengetahui sifat satu sama lain maka kita bisa mengetahui siapa - siapa saj ayang memiliki sifat tanggung jawab yang tinggi, sehingga kita bisa memilihnya sebagai pemimpin yang akan memimpin kita.

      Terima Kasih

      Hapus
    5. Terima kasih atas pertanyaan dan tanggapan kalian semua. Saya setuju dengan pendapat Hartono dan Santho. Pemimpin dalam tim juga berpengaruh dalam keberhasilan sebuah tim kerja. Pemimpin adalah orang yang menjadi panutan bagi bawahannya. Maka dari itu, sebuah tim harus memiliki pemimpin yang berkompeten dan tanggung jawab. Dan dalam satu tim sudah seharusnya para anggota saling mengenal satu sama lain karena itu akan memberi dampak ke depan. Sebab bekerja dalam tim sangat dibutuhkan kekompakkan dan minimal ego nya.

      Hapus
  5. Saya setuju dengan pendapat diatas bahwa pembentukan tim yang baik dapat menurunkan turnover karyawan. Karena Pembentukan tim yang baik berarti Perusahaan atau organisasi mampu bekerja sama dengan baik terhadap seluruh anggota atau karyawan untuk mencapai tujuan yang diharapkan oleh perusahaan tersebut. Hal tersebut perlu diperhatikan karena, tingkat turnover karyawan yang tinggi merupakan ukuran yang sering digunakan sebagai indikasi adanya masalah yang mendasar pada organisasi dan dapat menelan biaya-biaya yang tinggi. Maka dari itu perlu bagi Perusahaan untuk menjaga hubungan baik dengan tim, dsb. Perusahaan dapat membentuk tim yang baik dengan cara terbuka terhadap seluruh karyawan untuk menyampaikan ide atau kontribusi mereka, memberikan mereka motivasi untuk semakin berkinerja baik, dsb.
    Indahwati-3103011003.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya pada Saudari Indah,misalnya dalam sebuah tim telah terdiri dari orang-orang yang memiliki keahlian yang baik namun mereka hanya bekerja di tugas tim yang diberikan kepada mereka masing-masing,sehingga dalam satu tim para anggotanya tidak melakukan kerja sama,dikarenakan hal tersebut tujuan yang diharapkan sulit untuk dicapai.Pertanyaannya apabila Anda diposisikan sebagai pemimpin tim tersebut langkah apa yang akan Anda lakukan dalam mengatasi masalah tersebut ?

      Hapus
    2. Terima kasih untuk Saudari Devi.
      Jika saya sebagai pemimpin tim tersebut untuk menangani masalah diatas,saya sebagai pemimpin akan mengubah peran saya sebagai "peran penasihat karyawan" dimana saya lebih menghabiskan banyak waktu untuk menangani masalah pekerjaan yang seharusnya dilakukan tim dan membantu menemukan jalan keluar akan apa yang dirasakan oleh karyawan untuk mencapai tujuan yang dianggap sulit tersebut. Hal lain yang bisa saya lakukan adalah meningkatkan kinerja organisasional yang bertujuan untuk merancang ulang proses kerja menjadi suatu proses yang berkinerja tinggi dan membutuhkan kerja sama tim.
      Semoga dapat menjawab pertanyaan Anda.

      Hapus
    3. saya ingin menanggapi pernyatan saudara Indah, apakah cocok seorang pemimpin berperran sebagai penasihat, karena menurut saya seorang pemimpin adalah leader yang bisa memberikan arahan kepada karyawaannya sehingga semua anggota timnya bisa bekerja dengan baik. jadi tim membutuhkan seorang pemimpin yang berwibawa bukan seorang pemimpin yang hanya menjadi penasehat saja. bagaimana menurut anda ?

      Terima kasih

      Hapus
    4. Terima kasih. Pertanyaan Anda sangat bagus.
      Seorang pemimpin memang sebagai leader yang bisa memberikan arahan kepada karyawannya agar dapat bekerja dgn baik. Tetapi, menurut saya Pemimpin juga bisa menjadi Penasihat manakala karyawan merasa adanya masalah dalam suatu pekerjaannya atau hubungan dengan timnya baik itu komunikasi, dan lain sebagainya. Pemimpin disini turun untuk membantu persoalan karyawan dan mengatasi kalau adanya "manajemen krisis". Pemimpin tetap harus menjaga wibawanya dan disiplin dalam memimpin organisasi agar dapat berjalan dgn baik. Saya setuju dgn Anda.

      Hapus
    5. Saya ingin bertanya kepada saudari indah
      1. Menurut anda, Apakah dalam suatu tim bisa dikatakan cukup berhasil apabila mereka memiliki pemimpin yang hanya sebagai penasehat saja?Jelaskan?
      2.Jika anda seorang pemimpin dalam suatu tim, apakah anda hanya sebagai penasehat saja atau adakah peraturan lain yang akan anda terapkan dalam tim tersebut agar anda dapat sedikit dihormati sebagai pemimpinan tim?

      Hapus
    6. Terima kasih Hartono. Pertanyaan Anda sangat bagus.
      1) Yang pertama saya mengatakan kalau Pemimpin bukan hanya sebagai penasehat saja. Dia tetaplah Pemimpin, bukan turun jabatannya. Itu yang harus Anda perhatikan. Dia hanya membantu jika karyawan mengatasi masalah dengan pekerjaannya dan menata ulang proses kerja, menjamin karyawannya mendapat perlakuan yang baik dan lain-lain. Jadi, Dia tetap seorang Pemimpin.
      2) Jika saya sebagai pemimpin, ya tetap saya pemimpin dan Saya akan berusaha menjamin bahwa karyawan-karyawan dapat bekerja dengan baik di organisasi tsb. Dan peraturan lain yang saya terapkan adalah membuat karyawan tsb bekerja dengan disiplin sesuai dengan tujuan Perusahaan dan karyawan harus tahu akan Tujuan dari Perusahaan tsb. Itulah yang saya maksud untuk menjawab pertanyaan Hartono dan Santho.

      Hapus
  6. Menurut pendapat saya, membentuk tim kerja yang baik dapat menurunkan turnover maksudnya adalah jika tim kerja terbentuk dengan sangat baik, tujuan visi misi tim tersebut jelas dan hubungan relasi antar karyawan terbina dengan baik maka otomatis turnover(pergantian) karyawan akan menurun. Karena karyawan dalam tim tersebut akan merasa nyaman dan tidak akan mudah untuk berpindah ke lainnya. Cara agar penurunan turnover tercapai dan kesuksesan tim kerja tersebut terjadi itu mungkin dapat dilakukan dengan cara pemberian kebebasan untuk memberikan ide juga antar anggota tim saling menghargai pendapat / masukan dari anggota lainnya. Kesuksesan lainnya mungkin dapat dicapai dengan cara saling menghargai RAS dan adanya kesetaraan kedudukan (tidak memandang saya yang berjabatan tinggi atau anda yang rendah).
    Deviani kelas D / 3103011024

    BalasHapus
    Balasan
    1. Edwin_kls C
      saya ingin menambahkan,mungkin dengan cara :
      -Membuat karir plan yang sinergi dengan VISI dan MISI perusahaan.
      -Secara berkala mendatangkan konsultan yang bisa mengupgrade skill dan pengetahuan karyawan dalam menjalankan tugasnya.
      -Mengadakan tantangan berupa target penjualan. Yang mencapai target tersebut bisa mendapatkan reward tambahan contohnya hanphone, TV LCD, atau tour ke beberapa objek wisata.
      -Bagi yang sudah berstatus karyawan tetap, gaji dimulai dari UMP setempat.

      Hapus
    2. saya ingin menanggapi pernyataan saudari deviani yaitu " hubungan relasi antar karyawan terbina dengan baik maka otomatis turnover(pergantian) karyawan akan menurun. Karena karyawan dalam tim tersebut akan merasa nyaman dan tidak akan mudah untuk berpindah ke lainnya ". apabila relasi berjalan dengan baik tetapi karyawaan tidak merasa nyaman dengan tim tersebut, karena ia memasuki tim tersebut dengan terpaksa. apa yang akan terjadi pada tim tersebut dan apakah hal ini bisa mempengarhi turnover yang tinggi ?

      Terima Kasih

      Hapus
    3. Bagaimana cara perusahaan untuk nenyikapi seorang individu yang dalam sebuah tim tidak dapat bekerja sama? terimakasih

      Hapus
    4. Kalau menurut saya,pembentukan tim kerja yang baik,dapat meningkatkan atau menurunkan turn over karyawan.Cara untuk membentuk tim yang tepat agar menurunkan tingkat turn over dapat dicapai adalah dengan cara membentuk susunan tim yang beranggotakan didalam anggotanya dapat saling berinteraksi dan bekerjasama dengan baik,saling membantu atau kata lain sudah akrab antar aggota sehingga tujuan tersebut tercapai dan terpenuhi.

      Hapus
    5. Saya sependapat dengan deviani dimana sebuah tim yang baik itu akan mengurangi tingkat turn over tetapi saya ingin menambahkan bahwa tiada tim yang akan solid bila tak ada masalah...kalau berjalan mulus saya sendiri cenderung bosan.

      Jadi tim yang solid itu belum tentu sangat baik..

      Hapus
  7. Dalam perusahaan seorang karyawan tidak mungkin bekerja seorang diri, melainkan bersama dengan tim. Tidak ada karyawan yang merasa nyaman bekerja dalam tim yang tidak baik, yang juga menunjukkan lingkungan kerja yang kurang baik. Tim yang baik akan membuat karyawan mudah beradaptasi dan lebih betah berada dalam perusahaan. Hal ini tentu akan mengurangi tingkat turnover karyawan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya pada saudari Like, langkah apa yang dapat dilakukan perusahaan untuk membentuk suatu tim yang baik dan kompak untuk mencapai Tujuan Perusahaan ? Bagaimana Perusahaan dapat mengarahkan tim ke arah yang sesuai dengan visi misi Perusahaan tersebut ? Terima kasih.

      Hapus
    2. saya setuju dengan pendapat saudari Like bahwa seorang karyawan tidak mungkin bekerja sendiri, kerena manusia ialah zoon politicon. apakah menurut saudari semua tim kerja akan membuat karyawan mudah beradptasi dan lebih betah berada dalam perusahaan? bagaimana jika tim kerja yang ada sudah baik, tetapi ada seorang karyawan yang tidak dapat beradptasi dengan tim itu? bagaimanakah caranya agar keryawan tersebut tetap berada dalam tim, walaupun tidak dapat beradaptasi dalam tim dan tetap memberikan kinerja yang baik? jika anda sebagai pimpinan tim, apa yang akan anda lakukan?

      Hapus
    3. Sdr Indah,
      Ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk membentuk dan mengarahkan tim menjadi lebih baik. Menurut saya pribadi akan suatu tim akan lebih baik apabila tercipta hubungan yang harmonis antarkaryawan, tim, dan pimpinan. Hubungan yang baik dapat membantu pimpinan dalam mengenal karakter karyawan dalam tim masing-masing dan akhirnya pimpinan dapat mengarahkan tim dengan individu yang mempunyai berbagai karakter dalam mencapai tujuan perusahaan.
      Demikian jawaban dari saya semoga cukup menjawab pertanyaan Sdr Indah. Terima kasih.

      Hapus
    4. Sdr Anggi,
      Menurut pendapat saya tim kerja diciptakan untuk saling membantu dan melengkapi kinerja individu dalam mencapai target dan tujuan perusahaan. Suatu tim yang didukung dengan budaya dan lingkungan kerja yang baik akan membuat karyawan merasa lebih nyaman dan betah berada dalam perusahaan. Sedangkan mengenai kemampuan adaptasi karyawan, hal tersebut menurut saya tergantung karakter individu masing-masing. Apabila terdapat individu yang tidak mampu mengimbangi kinerja karyawan lain, perlu dilakukan analisis lebih lanjut. Pimpinan perusahaan perlu mencari tahu apa penyebab kesulitan karyawan tersebut dalam beradaptasi. Setelah mengetahui kesulitannya perusahaan dapat mengambil langkah dalam membantu masalah karyawan tersebut, misalnya dengan menempatkan karyawan tersebut sesuai karakter dan potensinya apabila tim tersebut tidak sesuai dengan kemampuannya.
      Karyawan tersebut dapat dipertahankan untuk tetap berada dalam tim apabila posisi tersebut sudah tepat sesuai kemampuannya. Pimpinan hanya perlu memberikan pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan untuk lebih mengembangkan kemampuannya dalam berkinerja dan mengimbangi rekan timnya yang lain.
      Demikian jawaban saya semoga cukup menjawab pertanyaan Sdr Anggi. Terima kasih.

      Hapus
  8. Tim kerja yang baik yang dapat menurunkan turnover ialah sebuah tim kerja yang terdiri atas anggota-anggota yang memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan anggota yang memiliki kemampuan rata-rata dan bisa menghasilkan output yang lebih banyak dan lebih baik. Untuk membentuk tim yang tepat, dalam 1 tim harus terdiri atas orang-orang yang memiliki skill yang berbeda-beda agar dapat saling melengkapi satu sama lain. Selain itu harus memiliki rasa kepercayaan satu sama lain dan mau saling support agar bisa menurunkan tingkat turnover.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin menanggapi pendapat Saudari mengenai tim kerja yang terdiri atas anggota-anggota yang memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan anggota yang memiliki kemampuan rata-rata dan bisa menghasilkan output yang lebih banyak dan lebih baik.Dan untuk membentuk tim yang tepat, dalam 1 tim harus terdiri atas orang-orang yang memiliki skill yang berbeda-beda agar dapat saling melengkapi satu sama lain. Apakah tepat dan dapat mengurangi turnover jika memiliki skill berbeda? Dan apakah tidak akan terjadi " keributan " dalam kelompok tersebut karena skill yang dimiliki oleh masing-masing orang ?

      Terima Kasih.

      Hapus
    2. Terima kasih atas pertanyaan saudari Natalia, saya akan mencoba menjawab. Menurut saya langkah tersebut tepat dan dapat mengurangi turnover karena jika dalam 1 tim hanya terdiri atas anggota yang memiliki 1 keahlian yang sama maka mereka tidak akan bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan baik apabila tugas tersebut membutuhkan keahlian yang lain juga untuk menyelesaikannya. Jika dalam 1 tim terdiri atas orang-orang yang memiliki skill yang berbeda mereka akan bisa menyelesaikan semua tugas yang diberikan. Kalau mereka mempunyai 1 visi dan misi yang sama yaitu menyelesaikan pekerjaan bersama-sama dengan baik maka tidak akan timbul "keributan". Terima kasih ^^

      Hapus
    3. Saya ingin bertanya, menurut anda didalam tim harus Selain itu harus memiliki rasa kepercayaan satu sama lain,yang saya tanyakan bagaimana jiga antar anggota dalam tim jika terlalu saling percaya,sedangkan salah seorang anggota melakukan korupsi dalam bekerja,sedangkan yang dirugikan anggota kelompok,apakah harus saling percaya juga?

      Hapus
  9. Tim yang baik jelas akan mendukung terciptanya kinerja yang baik. Hal ini dikarenakan tujuan dari pembentukan tim tersebut dapat terimplementasi dengan baik, yakni memperingan pekerjaan dari tiap-tiap anggota, mmempercepat tercapainya tujuan organisasional serta memberikan kepercayaan diri dari tiap-tiap individu untuk dapat berkembang secara merata. Pembentukan tim yang baik harus didasari oleh visi dan semangat yang sama, kemudian kemampuan yang saling melengkapi (leader & follower) serta back up berupa dukungan dari perusahaan. Apabila hal ini telah dipenuhi, maka sebenarnya tim yang baik telah teraplikasi dengan baik pula

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan pendapat saudara Eric, bahwa tim kerja yang baik akan mendukung terciptanya kinerja yang baik. Serta sebuah tim harus memiliki visi dan semangat yang sama. Yang ingin saya tanyakan ialah jika pada awalnya sebuah tim memiliki visi dan semangat yang sama, tetapi seiring berjalannya waktu visi dan semangat itu telah berubah dan tidak sama lain. Bagaimana caranya agar tim ini tetap bertahan dan memberikan kinerja yang tetap baik bagi perusahaan, walau antar anggotanya sudah tidak berada dalam satu visi dan semangat lagi?
      Terimaksih

      Hapus
  10. Tim kerja yang baik dapat menurunkan turnover merupakan suatu tim yang dibentuk dengan kerjasama yang baik, saling mendengarkan, saling memberikan pendapat,kemudian mencari pemecahan masalah bersama-sama. Dengan terbentuknya tim kerja yang baik tentunya anggotanya akan merasa bahwa mereka dihargai sehingga mereka akan menjadi loyal pada perusahaan tersebut, dan dengan begitu mereka akan menyatukan visi dan misi mereka. Kemudian mereka akan berusaha berkinerja sebaik mungkin untuk mencapai tujuan bersama dari sebuah tim atau perusahaan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin bertanya kepada saudari felicia kita tahu bahwa dalam kerja tim atau kelompok kita memiliki banyak sekali karyawan yang berbeda mengenai pendirian, komitmen dan pendapat apakaha dengan saling mendegarkan pendapat dan saling memberikan pendapat bisa membuat tim tersebut menjadi solid, dan jika ada karyawan yang mau menang sendiri apa yang akan dilakukan tim tersebut thdp karyawan tersebut dan bagaiman nasib dari tim tersebut, serta apakah hal ini bisa meningkatkan turn over yang tinggi

      Terima Kasih

      Hapus
    2. Saya ingin memberi masukan kepada saudari felicia, kalau memang mau menurunkan turn over bisa di lakukan pemberian penghargaan, serta sosialisasi kepada bawahan di luar jam kantor.

      Hapus
    3. saya ingin bertanya kepada saudara wahyu yang dimaksud sosialisasi di sini seperti apa dan dalam bentuk apa ?

      Terima kasih

      Hapus
    4. Terima kasih untuk saudara Santho, saya ingin menanggapi pertanyaan tersebut. Jika dalam suatu tim terjadi banyak perbedaan pendapat, memang tidak bisa jika hanya di dengarkan. Untuk itu sebuah tim yang baik, harus mampu menghargai pendapat dari setiap anggotanya. Dalam sebuah tim, tidak boleh ada keegoisan, ketika membentuk sebuah tim, maka tim tersebut dari awal, harus punya visi misi yang sama untuk mencapai tujuan bersama. Jika masih saja mereka merasa bahwa pendapat mereka paling benar, maka bisa dibicarakan bersama, dan mencari suara terbanyak,tentunya hal tersebut akan lebih adil.

      Hapus
    5. saya ingin menanggapi saudari felicia anda mengatakan bahwa dalam suatu tim tidak boleh ada keegoisan, tetapi jika sampai hal tersebut terjadi dalam tim, apa yang akan terjadi pada tim tersebut dan bagaimana tindakan seorang pemimpin terhadap permasalahan ini ?

      Terima Kasih

      Hapus
    6. Terima kasih.
      Menurut saya, Tentu saja keegoisan pasti akan terjadi dalam sebuah tim. Jika hal ini terjadi tentu sebuah tim, tidak dapat berjalan searah, karena mereka memiliki arah yang berbeda.
      Untuk itu, Pemimpin yang baik, harus mampu mencari jalan tengahnya. Jadi, mungkin pemimpin dapat mendengarkan alasan-alasan mereka dengan pendapat yang berbeda tersebut, karena pendapat yang berbeda tentu memiliki alasannya sendiri. Dengan demikian, pemimpin dapat mengambil keputusan, yang menurutnya terbaik bagi tim, maupun perusahaan. Tentunya pasti ada pihak yang tidak menerima jika idenya tak terpakai. Namun setelah pemimpin menjelaskan bahwa ide yang telah terpilih adalah yang terbaik, saya rasa pihak yang tak setuju pun pasti dapat mengerti.

      Hapus
  11. pembentukan tim kerja yang baik dan jelas dapat menekan tingkat turnover karyawan, karena dengan adanya tim kerja ini pengambilan keputusan dapat dengan mudah diambil. membentuk tim kerja yang baik dapat dilakukan dengan cara membangun semangat, kerja keras, kekompakan dari tiap karyawan agar tujuan dari perusahaan dapat berjalan dengan baik serta terciptanya hubungan yang solid antar tim

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya pada Saudari Juwita. Pembentukan tim kerja yang baik akan memberikan hasil yang positif pula pada perusahaan. Akan tetapi, tidak semua individu mampu bekerja sama dengan baik dengan tim bahkan ada yang menyukai untuk bekerja individu. Jika anda sebagai pemimpin perusahaan apa yang akan Anda lakukan untuk mengatasi individu yang suka bekerja sendiri dan merasa sulit untuk mencapai tujuan Perusahaan tersebut ? Terima kasih.

      Hapus
    2. Terima kasih atas pertanyaannya, jika saya menjadi pemimpin perusahaan yang akan saya lakukan dengan karyawan yang suka bekerja sendiri adalah, saya akan mencoba untuk memberikan pekerjaan yang meliputi orang banyak (kerja tim) dimana mau tidak mau si individu tersebut memerlukan bantuan rekan kerjanya juga dalam menyelesaikan pekerjaanya tersebut, dengan begitu dia akan terbiasa nantinya dalam melakukan kerja tim.

      Hapus
    3. saya ingin bertanya kepada saudari juwita, anda mengatakan bahwa " jika saya menjadi pemimpin perusahaan yang akan saya lakukan dengan karyawan yang suka bekerja sendiri adalah, saya akan mencoba untuk memberikan pekerjaan yang meliputi orang banyak (kerja tim) dimana mau tidak mau si individu tersebut memerlukan bantuan rekan kerjanya juga dalam menyelesaikan pekerjaanya tersebut, dengan begitu dia akan terbiasa nantinya dalam melakukan kerja tim ". yang ingin saya tanyakan maksud dengan memberikan tugas yang memerlukan bantuan orang banyak itu contohnya seperti apa ?

      Terima Kasih

      Hapus
    4. Terima kasih atas pertanyaannya, contoh kerja tim yang simpel adalah seperti perencanaan dalam membuat packaging suatu produk, dimana diperlukan kerja tim untuk menentukan model apa yang cocok untuk produk baru dan apa saja yang akan diberikan pada konsumen agar tertarik dengan produk baru tersebut. Hal ini membutuhkan pemikiran orang banyak mulai dari desain, sampai kepada finishing packaging. Thank's.

      Hapus
  12. tim kerja yang baik tercipta melalui berjalannya sistem dan berkembangnya suatu organisasi tersebut, untuk menyiptakan tim kerja yang baik maka diperlukan orang - orang yang mampu untuk menjalankan setiap job desk yang telah di berikan. inilah cara agar suatu organisasi dapat terus berjalan.

    untuk mengurangi turnover, setiap karyawan yang bekerja sesuai dengan kemampuannya dalam pemberian job desk akan membantu terciptanya loyalitas kerja dan kepuasan kerja dari pada karyawan, dimana hal ini akan sangat mengurangi sisi turnover dari pada karyawan.

    dilain sisi organisasi dapat melakukan Perbaikan sistem manajemen untuk mengurangi turnover :

    - membuat sistem prosedur kerja yang jelas. Prosedur kerja yang jelas dan detail bisa membuat karyawan tahu bagaimana menjalakan kerja dengan baik dan benar tanpa harus bingung. Tidak adanya prosedur kerja membuat seseorang bisa menjadi korban dan bisa menjadi lawan.

    - Buat Sistem Kompensasi yang jelas. Seseorang yang bekerja lebih berat dan lebih banyak tentu wajar jika mendapatkan hasil lebih dari pada mereka yang bekerja biasa saja. Faktor kompensasi merupakan salah satu daya semangat karyawan dalam membentuk etos dan semangat kerja. Namun sistem kompensasi yang subjektif akan menghancurkan sistem. Buatlah sistem kompensasi yang transfaran, terbuka dan fair dengan adanya tolak ukur dan pencapaian yang jelas.

    - Suasana Kerja yang nyaman merupakan salah satu alasan mengapa seseorang ingin tetap bertahan di suatu perusahaan. Biasanya pimpinan yang bijak dan mengayomi karyawan akan mendapatkan banyak karyawan yang mau bekerja dengan tenang dan akan membentuk suasana kerja yang nyaman dibandingkan dengan pimpinan kerja yang tidak bijak atau tidak bisa menempatkan diri sebagaimana mestinya.

    -Sistem Jenjang Karir yang jelas. Sistem jejang karir membuat seseorang berani mengambil keputusan untuk tidak meninggalkan perusahaan karena tahu bagaimana mencapai suatu posisi pekerjaan dengan kerja keras dan bukan dengan subjektivitas dari pimpinan. Jejang karir sangat penting bagi karyawan sebagai bentuk dari penghargaan dari komitmen dan bakti kerja mereka kepada perusahaan.

    - Mengembangkan kompetensi dan kemampuan karyawan juga merupakan salah satu faktor yang menyebabkan seseorang tetap tinggal di dalam perusahaan. Dengan jalur pengembangan kompetensi maka karyawan tahu bahwa kemampuan dan bakatnya bisa disalurkan demi kepentingan perusahaan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya pada saudari Melina,Anda berpendapat bahwa dalam menciptakan tim kerja yang baik diperlukan orang-orang yang mampu melakukan job description yang telah diberikan. Pertanyaannya,apabila para anggota tim tersebut telah mampu melaksanakannya namun pemimpin tim tersebut justru tidak melakukan job description yang diberikan dengan baik sehingga tim seperti kehilangan arah,apakah tim tersebut dapat berhasil mencapai tujuannya,berikan alasannya ?dan menurut Anda apakah yang harus dilakukan oleh para anggota timnya ? Terima Kasih.^^

      Hapus
    2. konteks awal diskusi tentang tim yang baik menjadikan turnover berkurang, bukannya pemimpin yang bagus/buruk mengakibatkan naik/turunnya turnover.

      Tetapi saya akan menanggapi.ketika para anggota tim telah mampu melaksanakan job desknya dengan baik maka pastilah pemimpin tim yang memilih para anggota tim mampu melaksanakan job desknya dengan baik pula. Tidak mungkin ketika anggota tim yang dipilih sudah bisa menjalankan job desk dengan baik lalu pemimpin tim tidak bisa melakukan job desknya dengan baik ketika hal tersebut terjadi pasti dari awal anggota tim tidak bisa menjalankan job desknya dengan sangat baik pula.

      Hapus
  13. Menurut saya pembentukan kinerja tim akan sangat berpengaruh terhadap tingkat turnover karyawan. Karena dengan semakin efektifnya kinerja karyawan maka akan mengurangi turnover yang terjadi. Hal itu dapat dilakukan dengan cara :
    1. Ekspektasi terhadap pekerjaan dan hasilnya
    Setiap anggota perlu memahami mengapa mereka ditempatkan di dalam satu tim dan apa tujuannya. Apakah ini adalah tim tetap atau untuk suatu proyek saja? Apa misi dari pekerjaan yang Anda emban? Sejauh mana pembagian waktu dan peran masing-masing anggota tim, itu juga perlu selalu diingat.

    2. Komitmen
    Setiap anggota tim perlu memiliki komitmen yang sama, untuk mencapai misi pekerjaan. Sejauh mana Anda memandang kontribusi Anda terhadap perusahaan dan juga demi kemajuan diri sendiri? Pertanyaan ini juga perlu selalu diajukan ke setiap anggota tim lainnya.

    3. Kompetensi
    Apakah kompetensi yang dimiliki tim telah merata atau cenderung didominasi oleh orang-orang tertentu dan yang lain hanya bekerja di belakang? Sebaiknya, setiap anggota memiliki kemampuan tertentu sehingga sebagai tim akan memiliki kekuatan yang lebih besar lagi. Perlu dilihat juga, apakah setelah Anda dan teman-teman menjadi satu tim, ada perkembangan kemampuan atau tidak.

    4. Alur kerja
    Sejauh mana alur kerja yang dijalani sekarang sudah efektif dan memberikan hasil yang baik? Untuk memastikannya, perlu dilihat apakah Anda dan teman-teman sudah memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, sesuai dengan peran dalam tim. Jika terjadi sesuatu secara mendadak yang mengganggu alur kerja, berdiskusilah bersama untuk mengantisipasinya. Jangan tunggu sampai terjadi masalah.

    5. Komunikasi
    Tim Anda tidak akan bisa bekerja optimal jika tidak ada komunikasi yang baik. Untuk itu, Anda perlu memastikan bahwa hubungan Anda dengan rekan-rekan didasari oleh komunikasi yang tulus dan jujur. Begitu juga dengan atasan dan perusahaan. Pastikan hasil kerja tim selalu mendapatkan umpan balik dari atasan dan perusahaan. Karena, jika tidak ada saran atau kritik, bagaimana Anda tahu bahwa semua sudah berjalan sesuai jalurnya?

    6. Konsekuensi
    Selalu pikirkan konsekuensi dari setiap tindakan terhadap diri sendiri, tim, dan juga perusahaan. Apakah keputusan yang Anda alami dapat berpengaruh pada teman-teman lainnya? Bagaimana jika tim Anda tidak berhasil memenuhi target yang diberikan? Selalu pikirkan hal ini dan bicarakan dengan rekan tim Anda.

    7. Reaksi terhadap perubahan
    Sejalan dengan waktu, Anda dan tim dapat mengalami berbagai perubahan. Itu bisa datang dari anggota tim, interaksi dengan pihak luar, dan kebijakan perusahaan. Sejauh mana tim Anda dapat menghadapi perubahan ini? Hal ini perlu dibicarakan dengan serius bersama-sama.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin bertanya kepada saudara james
      1. apakah yang akan terjadi jika dalam sebuah tim terjadi ketidak semerataan kompetensi ?
      2.apakah yang akan terjadi jika dalam sebuah tim terjadi alur kerja yang dijalani tidak efektif ?
      3. apakah yang terjadi jika dalam satu tim tidak ada reaksi dalam perubahan ?
      4. apakah konsekuensi dari pertanyaan no 2 dan 1 ?

      Terima kasih

      Hapus
  14. samuel_3103010157 kelas B
    pembentukan tim kerja yang baik oleh manajer memberi dampak pada karyawan yang dibentuk pada suatu tim, membuat karyawan satu tim melakukan interaksi dengan rekan kerja yang nantinya bisa membuat dampak karyawan memutuskan untuk bertahan pada suatu organisasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin bertanya kepada saudara Samuel. Bagaimana cara manajer membentuk tim kerja yang baik dan tepat? Terima kasih.

      Hapus
    2. saya ingin bertanya kepada saudara samuel jika tim sudah terbentuk dengan baik, hal - hal apa saja yang akan dilakukan pemimpin untuk mempertahankannya ?


      Terima Kasih

      Hapus
    3. saya ingin bertanya kepada saudara samuel, menurut anda pembentukan seperti apa yang mampu membuat karyawan bertahan pada suatu perusahaan/organisasi ? terima kasih.

      Hapus
  15. menurut saya, pembentukan yang baik bisa mengurangi tingkat turnover karyawan itu jika karyawan itu merasa lingkungannya yang baik dan dia bisa berinteraksi dengan rekan-rekannya dan juga terlepas dari hal masalah tim juga adanya relasi yang baik dengan atasan terhadap bawahan pasti akan mempengaruhi kinerja karwayan dalam tim. tim yang baik jika kinerjanya semua efektif. hal ini jelas dapat mengurangi tingkat turnover karyawan. sehingga seperi apa yang saya bilang sebelumnya, hal2 itu yang bisa membuat karyawan senang dalam suatu pekerjaan dan hal tersebut yang membuat tim kerja yang baik.

    kelas B

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pemdapat okky karena berinteraksi dengan relasi satu tim kerja haruslah lebih dalam, dalam itu maksutnya lebih kenal dengan relasi satu tim kerja agar kita bisa bekerja sama dengan baik selain itu jika mengutarakan pendapat bisa lebih nyaman.

      Hapus
    2. Saya setuju dengan pendapat saudara okky, jika lingkungannya yang baik dan dia bisa berinteraksi dengan rekan-rekannya maka itu dapat mengurangi tingkat turnover karyawan. Dan saya mau menambahkan bahwa tim kerja juga sangat mempengaruhi tingkat turnover karyawan.

      Hapus
    3. Saya setuju dengan pendapat anda bahwa memilih tim yang baik dapat menurunkan tingkat turnover karyawan hal ini dapat dimaklumi oleh karena seseorang bila lebih merasa nyaman ia akan menurunkan turnover terhadap perusahaan maka oleh karena itu pemilihan tim yang tepat dapat melakukan hal yang sebaliknya

      Hapus
    4. Bagamana cara perusahaan agar dapat membuat sebuah tim itu menjadi kompak, karena pada dasrnya sangat sulit untuk menyatukan sifat satu sama lain dari sebuah tim. terimakasih.

      Hapus
    5. saya setuju dengan pendapat saudara okky dengan adanya relasi yang baik dalam suatu organisasi bisa menurunkan turnover di samping itu juga setiap karyawan bepartisipasi untuk mengutarakan pendapat agar komunikasi dalam organisasi dapat berjalan dengan baik.

      Hapus
    6. terima kasih atas semua komentarnya. saya akan menjawab pertanyaan dari gisella. jika ditanya bagaimana cara perusahaan membuat sebuah tim menjadi kompak, itu tergantung dari cara pemimpin tim itu membawa anggotanya pada sebuah kekompakan tim. karena pada awalnya peran yang menentukan tim itu kompak adalah attitude dari setiap individu dalam tim tersebut. jika mereka semua merasa cocok dengan seluruh anggota tim maka kompak itu akan tercipta. peran dari pemimpin tim ialah menciptakan suasana dimana seluruh anggota bisa enjoy dan merasa nyaman dengan tim tersebut serta bisa juga pemimpin tersebut memberikan semangat ataupun hal lain sehingga bisa membangkitkan spirit dari tim tersebut.

      Hapus
  16. Menurut saya pembentukan kinerja tim akan sangat berpengaruh terhadap tingkat turnover karyawan. pikiran orang banyak akan lebih baik ketimbang pikiran satu orang saja. Melalui kerjasama dan saling berbagi pengetahuan serta ketrampilan, sebuah tim seringkali mampu menyelesaikan tugas secara efektif, ketimbang dilakukan oleh seorang individu.ada berbagai cara bagaimana membentuk tim yang tepat agar perusahaan dapat menurunkan tingkat turnover, antara lain :

    1. Saling percaya : Rasa saling percaya antar sesama anggota merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki oleh setiap anggota tim, agar tim mampu bekerja secara efektif.

    2. Kedekatan : Kedekatan antar anggota merupakan perasaan yang mampu menyatukan anggota secara sukarela. Suatu kelompok yang kohesif adalah kelompok yang dimiliki oleh setiap anggotanya. Mereka mempunyai tingkat loyalitas yang tinggi terhadap kelompoknya. Umumnya kelompok yang kohesif akan lebih produktif.

    3. Komunikasi : Agar tim bisa berfungsi dengan baik, semua anggota harus mempunyai kemampuan untuk mengembangkan hubungan antar pribadi secara baik, bicara secara terbuka satu sama lain, memecahkan konflik yang ada, dan secara bersama menghadapi masalah.

    BalasHapus
  17. pembentukan TIM yang baik bisa mengurangi tingkat turnover karyawan maksudnya dari pernyataan tersebut bahwa perusahaan diibaratkan sebagai suatu tim kerja. apabila satu tim kerja tersebut dapat saling bekerja sama maka terciptalah tim kerja yang solid dan apabila diterpa gangguaan tim kerja tersebut dapat mengatasinya sehingga suasana/kondisi kondusif dalam bekerja selalu tercipta dan karyawan seperti mempunyai rasa memiliki/penting dalam tim tersebut dan tingkat turn over pun berkurang.

    cara membentuk tim kerja yang baik:
    -Setiap anggota perlu memahami alasan mereka dlm 1 tim, misi dari pekerjaan, dan tujuannya bekerja (goal mereka, tugas mereka masing-masing)
    -memiliki komitmen yang sama, untuk mencapai misi pekerjaan
    -komunikasi yang baik antar tim

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya cukup setuju dengan pernyataan saudari dian bahwa pembentukan TIM yang baik bisa mengurangi tingkat turnover karyawan. karena menurut pendapat saya jika kita telah bersatu dengan tim, maka ada kebersamaan dan kekuatan yang menyatu sehingga dapat saling menopang satu sama lain untuk melakukan dan memaksimalkan suatu pekerjaan sehingga bila satu tim semakin kompak maka akan tercipta suasana yang kondusif dan rasa saling memiliki seperti yang dikatakan saudari dian. terima kasih

      Hapus
    2. terima kasih atas tanggapan dari saudari gracia tifany

      Hapus
  18. Pembentukan tim kerja yang baik dapat menurunkan turnover karyawan, karena dalam tim kerja yang baik, maka akan ada kerjasama dan komunikasi yang baik antar karyawan, selain itu dalam tim keja yang baik antar karyawan dapat saling melengkapi dengan adanya kelemahan dan kelebihan yang dimilki oleh karyawan dalam tim kerja, untuk mengerjakan tugas yang diberikan perusahaan, sehingga tugas dan tujuan perusahaan dapat tercapai sesuai dengan harapan perusahaan, oleh karena itu dalam kerja tim karyawan akan merasa lebih nyaman dan akan menurunkan tingkat turnover karyawan.
    Menurut saya cara membentuk tim kerja yang tepat adalah dengan:
    -Membentuk tim dengan anggota yang memilki tujuan dan cara pandang yang sama untuk mencapai tujuan perusahaan atau membentuk tim yang memiliki kecocokan diantara anggota tim
    -Membentuk tim yang setiap anggotanya dapat dan memiliki komunikasi yang baik antar anggotanya
    -Membentuk tim yang memiliki kemampuan dalam pekerjaan yang saling mendukung serta dapat saling bekerjasama dan mendukung satu sama lain.

    BalasHapus
  19. Pembentukan tim kerja yang baik dalam suatu perusahaan akan menurunkan turnover karyawan, saya sangat setuju dengan statement tersebut.Dengan adanya tim kerja yang baik maka anggota -anggota dalam tim akan lebih mudah terjalin kerjasama yang baik antar anggota, sehingga lebih semangat dalam menjalankan tugas mereka.Namanya saja tim ,maka yang dibutuhkan adalah anggota yang mampu diajak untuk bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan bersama bukan tujuan untuk kepentingan diri sendiri atau kepentingan personal saja.

    Menurut saya cara membentuk tim kerja yang tepat , mungkin ada banyak faktor dalam membuat suatu tim yang baik, tapi 2 faktor ini menurut saya yang paling dibutuhkan :
    -komunikasi : dengan adanya komunikasi maka tiap2 anngota dapat memebrikan pendapat atau masukan atau ide-ide yang dimiliki.Sehingga hubungan dalam tim tersebut juga akan lebih akrab dengan semakin seringnya mereka berkomunikasi.
    -Berkomitmen : masing-masing anggota harus berkomitmen terhadap apa yang sudah menjadi tanggung jawab mereka.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat Anda, dimana kerja tim adalah untuk kepentingan tim pula, bukan hanya kepentingan individu. Dan dengan pembentukan tim kerja maka akan menurunkan turnover karyawan.

      saya hanya ingin brtanya mengenai faktor-faktor yang dibutuhkan oleh suatu tim, pada faktor Berkomitmen menurut Anda,bagaimana menyikapi jika didalam suatu tim dimana karyawan nya memiliki komitmen yang berbeda-beda dan perbedaan ini sanggat bertentangan. Apakah dengan menciptakan komitmen masing-masing karyawan masih bisa untuk menciptakan sebuah tim yang baik?
      trimakasih.

      Hapus
    2. Saya ingin mencoba menanggapi pertanyaan Sdri Natalia,
      Menurut saya, pada dasarnya di dalam sebuah tim pasti terdiri atas bermacam-macam individu dengan berbagai karakteristik, latar belakang, dan harapan. Namun tanggung jawab yang mereka emban pastilah sama. Nah, disinilah tugas seorang pemimpin tim dalam menyatukan berbagai karakter, latar belakang, harapan yang berbeda-beda atau bahkan bertentangan satu sama lain tsb menjadi satu tujuan yang sama tanpa menghilangkan perbedaan yang ada sebelumnya. Dari tujuan yang satu dan sama tersebut barulah mereka dapat membuat sebuah komitmen khusunya dalam menjalankan tanggung jawabnya yang dipikulnya sebagai bagian dari sebuah tim. Apabila komitmen yang dibuat dapat dilaksanakan dengan baik maka akan terjadi keselarasan antara individu dalam tim dengan tujuan tim dibuat.
      Terima kasih.

      Hapus
    3. saya ingin menanggapi saudara natalia, tentu tiap2 orang tidaklah sama dan pasti memiliki komitmen yang berbeda -beda pula, tapi yang saya maksudkan adalah masing-masing individu dalam kelompok setidaknya harus memiliki visi yang sama , sehingga jika mereka memiliki visi yang sama kedepannya.Maka ada baiknya jika kita memilih individu2 yang memiliki tanggung jawab terhadap komitmen yang telah dibuatnya.Karena visi yang dituju pun juga sama, komitmen pun juga akan sama.terima kasih

      Hapus
  20. menurut saya memang pembentukan tim kerja yang baik dapat menurunkan tingkat turnover karyawan. karena tim kerja sangat berpengaruh bagi karyawan, sosialisasi yang baik dan nyaman menjadi kunci kesuksesan untuk tim kerja. dengan begitu setiap individu pastinya merasa enjoy dalam bekerja dengan suasana kerjanya membuat para karyawan dapat bekerja dengan baik.

    tim kerja seharusnya memiliki komunikasi yang baik dengan para individu dan saling terbuka dalam mengutarakan pendapatnya dalam hal pekerjaan, rasa kepedulian yang kuat terhadap individu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya kepada saudari olivia.
      tim kerja harus memiliki komunikasi yang baik.. misalnyaa seperti apa? Apabila dalam tim, ada pendapat yang tidak diterima apa akan berpengaruh pada kinerja tim? dan apakah dengan adanya sosialisasi yang baik dapat meningkatkan kinerja tim? Terima kasih..
      Desy Ayu L (3103011284)

      Hapus
  21. Untuk membentuk suatu tim yang baik harus dibuat secara sama dalam artian, mengumpulkan orang-orang yang mempunyai keahlian yang sama. Bisa berbeda karena perbedaan terkadang bisa membuat kerja tim semakin bagus karena saling melengkapi kekurangan masing-masing orang. Dalam tim juga harus dibentuk dengan adanya komunikasi yang baik, saling membantu, saling percaya dan tidak individualisme maupun egois. Dengan hal tersebut mungkin akan membuat karyawan senang jika orang-orang dalam tim membuatnya nyaman dalam bekerja sehingga dapat menurunkan tingkat turnover dalam perusahaan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin bertanya kepada saudari dwima apakah dengan adanya keahlian yang sama dalam suatu tim dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja tim? Lalu komunikasi baik seperti apakah yang anda maksudkan tadi?

      Hapus
    2. Saya ingin bertanya kepada Saudari Dwima,
      Menurut Anda, manakah tim kerja yang lebih efektif, tim kerja yang terdiri dari orang-orang dengan keahlian yang sama atau tim kerja yang terdiri dari orang-orang dengan beragam keahlian? Dan dalam situasi perusahaan seperti apakah perlu diberlakukan tim kerja jenis tersebut?

      Terima Kasih^^

      Hapus
    3. Saya ingin menanggapi pernyataan Sdri. Dwima,
      Suatu tim yang baik harus dibuat secara sama dalam artian, mengumpulkan orang-orang yang mempunyai keahlian yang sama.
      Saya kurang setuju dengan pendapatan Sdri, karena tujuan dari kerjasama tim adalah untuk menyatukan berbagai ide dan gagasan yang berbeda menjadi suatu hal yang baru. Apabila semua anggota di dalam tim memiliki kesamaan maka lebih baik tidak bekerja di dalam tim melainkan bekerja individu.
      Selain itu, dengan adanya perbedaan di dalam suatu tim akan memunculkan banyak ide, pendapat dan sudut pandang yang berbeda-beda. Nah dari berbagai perbedaan yang ada, maka akan memperkaya pengetahuan, sudut pandang, dan pola pikir dari sebuah tim sehingga akan memberikan kemajuan terhadap sebuah tim.

      Hapus
    4. @ yeni, caroline wen, livi: dari statement saya diatas, saya tidak menekankan bahwa suatu tim harus mempunyai keahlian yang sama semua. (Disini saya membicarakan dalam skala kecil) Jika ada suatu tim yang mempunyai keahlian yang sama hal itu juga bisa meningkatkan efisien contohnya pada perusahaan Petro Kimia Gresik pada bagian LK3 disana para karyawan bekerja dan bertugas pada lingkungan keselamatan kerja, jika ada suatu kejadian kebocoran hingga kebakaran karyawan di bagian LK3 lah yang menangani hal tersebut, jika dalam tim tersebut tidak mempunyai keahlian yang sama penanganan pada masalah tersebut tidak akan bisa diselesaikan dengan optimal. Tidak mungkin untuk masalah pemadaman bagian personalia diikut sertakan. Para karyawan baru bisa belajar dari orang-orang atau pekerja yang sudah senior selain tahu dari keikutsertaan pelatihan diperusahaannya.
      Namun jika saya sendiri harus memilih manakah tim yang lebih baik, sejenis atau berbeda keahliannya. Saya memilih tim yang efektif adalah tim yang berbeda keahlian. Cotohnya masih dalam ruang lingkup di Petro Kimia (skala besar), perusahaan besar seperti itu dapat berkembang karena adanya orang-orang yang beragam. (bagian keuanga, personalia, LK3, dll) tidak hanya kumpulan orang yang sejenis keahliannya.
      Dan komunikasi yang baik dalam suatu tim dapat dilakukan dengan saling menerima perbedaan, menerima masukkan dan pendapat. Tidak egois ataupun saling menyalahkan jika terjadi suatu kesalahan.

      Hapus
  22. Tingkat turn-over yang tinggi maupun rendah memang benar kebanyakan disebabkan oleh pembentukan tim kerja yang ada didalam perusahaan. Hubungan antara sesama rekan kerja akan menjadi alasan bagi karyawan untuk tidak betah. Oleh karena itulah, perusahaan wajib menciptakan suasana dan lingkungan kerja yang saling mendukung, bukan yang saling menjatuhkan. Kantor yang penuh dengan ketegangan, konflik, saling tuduh, saling sikut, tentunya akan membuka peluang tunr-over karyawan potensial yang tinggi.
    Untuk mengatasi mungkin ada baiknya jika pihak terkait di perusahaan mulai turun ke lapangan, berdiskusi dengan karyawan untuk mencari solusi. alangkah baiknya jika perusahaan bisa mendengar secara langsung keluhan dan aspirasi untuk perbaikan kedepan. tentunya kepuasan karyawan ini pada akhirnya akan berujung pada loyalitas dan produkivitas. akan sungguh sayang sekali jika perusahaan tidak dapat menahan dan membiarkan karyawan-karyawan potensial.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya kepada saudara Jordy.
      Jika dalam perusahaan tercipta lingkungan kerja yang buruk (hubungan antar karyawan yang tidak baik, hubungan atasan dengan karyawan tidak baik) dan membuat karyawan tidak betah lalu jika atasan dalam perusahaan tersebut tidak mau turun tangan ke lapangan seperti yang anda jelaskan tadi. Bagaimana tanggapan anda? Terima kasih..
      Desy Ayu L (3103011284)

      Hapus
    2. atasan yang baik sudah seharusnya memperhatikan kinerja karyawan. jika ada diantara pihak karyawan yang saling bertikai hingga menyebabkan menurunnya tingkat kinerja maka sebagai pimpinan yang baik harus turun tangan untuk memperbaiki hubungan antara karyawan sehingga tidak terus-menerus terjadi kesalah pahaman diantara karyawan. dan jika terjadi pertikaian antara atasan dengan bawahan maka harus ada karyawan sebagai pihak yang netral untuk memperbaiki hubungan yang tidak baik tersebut agar tidak terus berkelanjutan dan membuat lingkungan kerja kembali menjadi nyaman.

      Hapus
  23. Menurut saya dengan pembentukan tim kerja yang baik akan menimbulkan suasana yang baik pula dan dapat mengurangi tingkat turnover, kemudian pada saat melakukan pekerjaan karyawan merasa nyaman. Hal ini dapat menimbulkan karyawan betah bekerja di tempat tersebut.
    Dilihat dari berbagai aspek, komunikasi yang baik sangat diperlukan dalam pembentukan tim kerja, dengan komunikasi yang baik antara anggota tim satu dengan lainnya menciptakan suasana kerja yang baik pula.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setju dengan pendapat melisa diatas, saya juga menambahkan apabila dalam satu tim bekerja sama dan mereka dapat mengeluarkan ide-ide/pendapat yang mereka punyai maka karyawan tersebut merasa nyaman juga. komunikasi antara karwayan yang satu dengan lainnya juga sangat penting disamping itu para kryawan juga harus memiliki komitmen yang sama untuk tercapainya misi pekerjaan

      Hapus
    2. Veronica Michelle/ 3103011091/ Kelas C

      saya setuju dengan pendapat saudari Melisa dikarenakan dengan pembentukan tim kerja yang baik akan menimbulkan suasana yang baik pula pada saat mengerjakan pekerjaan yang sedang berlangsung dan sehingga juga dapat mengurangi tingkat turnover, kemudian juga pada saat melakukan pekerjaan karyawan akan merasa lebih nyaman dengan apa yang mereka kerjakan, dengan adanya tim pekerja yang seperti itu akan menimbulkan rasa saling peduli untuk bekerja sama dari diri mereka masing-masing.

      Dari rasa saling peduli akan bekerja sama dalam tim, dari situlah yang dapat menimbulkan karyawan betah akan bekerja di perusahaan tersebut.

      Hapus
  24. menurut saya pernyataan tersebut kurang tepat. dalam berbicara mengenai turnover tidak sebatas hanya pada tim kerja, melainkan banyak aspek yang perlu diperhitungkan seperti suasana kerja gaji besar namun status karyawan dan apabila kerja dapat asal - asalan. menurut saya tim yang baik tim yang saling melengkapi satu sama lain memberi masukan saran dan kritik yang kan membangun anggota yang lain, dan ada leader yang dominan untuk mnyambungkan perasaan anggota satu dengan yang lain. tim yang bagus juga terbentuk dari sikap tidak pilih - pilih dan sikap yang beranggapan bahwa "saya akan baik pada semua anggota lain ketika saya membutuhkan mereka". jadi menurut saya tim tidak menjadi dasar pasti dalam tingkat turnover dan tim yang baik akan terbentuk selama tim itu berjalan dan ada unsur saling memiliki, tidak membedakan, tidak branggapan ada butuhnya saja, dan yang pasti memiliki 1 tujuan yang jelas yang ingin mereka capai.

    BalasHapus
  25. salah ketik,ralat : tim yang bagus juga terbentuk dari sikap tidak pilih - pilih dan sikap yang tidak beranggapan bahwa

    BalasHapus
  26. Dengan adanya pembentukan tim yang baik memang menjadi salah satu faktor yang dapat menurunkan turnover pada suatu perusahaan. Tetapi yang perlu diingat adalah bagaimana menciptakan suasana kerja yang baik dalam perusahaan. Dengan adanya kenyamanan dalam bekerja dan hubungan antar karyawan yang baik, sebuah tim dapat bekerja dan berkontribusi baik pada perusahaan. Membangun komunikasi yang baik, terbuka dengan segala masukan dan kritikan, dan dapat saling percaya antar anggota tim akan menjadikan tim yang solid dan keinginan untuk keluar akan berkurang.

    BalasHapus
  27. Menurut saya, sebuah perusahaan harus membuat tim yang bisa bekerja sama dengan baik, bisa membentuk ide2 yang baru dan inovatif. Selain itu dibutuhkan juga keeratan antar tim atau karyawan2 agar semuanya dapat berjalan dengan baik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya kepada saudari Jessica. Bagaimana cara mempererat hubungan antar tim atau karyawan-karyawan agar semuanya dapat berjalan dengan baik? dan bagaimana cara pemimpin untuk mempertahankan jika tim sudah terbentuk dengan baik dan mampu bekerja sama dengan baik? terima kasih. (Anita adelia 3103011028)

      Hapus
    2. dengan menjalin persahabatan antar karyawan,dan bisa saling mensharekan ide mereka masing-masing.

      cara pemimpin mempertahankan tim? menurut saya semua itu tergantung dengan keduanya, jika pemimpin tersebut bisa memberikan motivasi ke tim tersebut semuanya akan lancar dan baik2 saja. begitu pula dengan tim yang seudah terbentuk dan bisa bekerja sama.. mereka sudah sering mengerjakan segalanya bersama dan bagus, maka semakin ke depannya mereka pun juga akan melakukan semuanya dengan baik.

      itu menurut saya...........

      Hapus
  28. Menurut saya, pembentukan tim kerja yang baik dapat menurunkan turnover yaitu jika hubungan antar karyawan dapat terbina dengan baik. Tidak membeda-bedakan RAS, bebas mengemukakan pendapat, saling memberi motivasi, dan dapat saling melengkapi. Sehingga karyawan akan merasa nyaman dan lebih betah bekerja di perusahaan dan mendukung kinerjanya agar lebih baik lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan pendapat saudari vincentia, saya hanya ingin menambahkan sedikit hal. selain yang di atas, setiap personal dalam tim harus bisa menempatkan diri dalam sebuah tim dan saling menghargai sehingga sehingga tiap personal dapat memahami keunikan dan kekhas'an tim'ny, selain itu kinerja maupun produktifitas tim mampu lebih baik dan meminimalkan turnover pada tim.

      Hapus
  29. pembentukan tim kerja yang baik memang dapat menurunkan turnover karyawan atau karyawan tersebut bertahan dalam sebuah perusahaan,itu semua dapat dilakukan dengan cara komunikasi antara karyawan satu sama lain dengan atasan juga. ini beberapa cara agar tim kerja dapat menurunkan turnover karyawan:
    1.Pemimpin wajib menetapkan tujuan utama tim, kemudian memotivasi tim untuk membangun mind set bahwa tujuan utama dari tim adalah membuat sukses setiap program .
    2.Tim sukses harus menetapkan tujuan yang spesifik, terukur, terdefinisi, dan konsisten.
    3.Setiap anggota tim sukses harus berkomitmen untuk Menunaikan tanggung jawab mereka secara total.
    4.Pemimpin harus cerdas dalam memilih karakter dari pribadi-pribadi yang akan berada di dalam tim sukses.
    5.Pemimpin harus memiliki pemahaman yang jelas tentang bakat dan potensi dari masing-masing pribadi tim sukses tersebut.
    6.SOP, aturan, dan kebijakan wajib ditetapkan sebagai fondasi dasar untuk membangun etos kerja tim sukses yang efektif.
    7.Setiap anggota tim sukses harus tahu tentang fungsi dan peran mereka di dalam tim sukses.
    8.Tim sukses harus bekerja melalui sebuah proses kerja yang selalu fokus dalam menjaga keutuhan dan kekompakkan tim sukses.
    9.Setiap melakukan tindakan tim harus melakukan pertemuan di antara anggota dan pemimpin, baru kemudian membuat keputusan yang tepat sasaran, dan mendefinisikan semua perkembangan baru dalam sebuah rencana kerja yang disetujui oleh semua anggota dalam tim.
    10. Apapun perbedaan di antara anggota tim. Setiap orang wajib saling menghormati, saling mendengar, dan saling peduli
    11. Setiap konflik harus dikelola dengan besar hati dan penuh empati, kemudian diselesaikan dengan menghormati semua pihak secara profesional.
    12. Pemimpin harus menggunakan kekuatan intuisi untuk melihat hal-hal yang tak terlihat oleh panca indera. Lalu, membuat tindakan-tindakan yang memotivasi anggota tim untuk bekerja dengan emosi baik dan pikiran terang.
    13. Tim sukses dan pemimpin harus membangun hubungan dan komunikasi positif dengan “stakeholder” dalam sebuah suasana yang saling menguntungkan.
    14. Tim sukses harus membuat tabel rencana kerja dengan memasukan semua tips di atas sebagai faktor-faktor kerja tim yang harus diperhatikan secara terus-menerus.

    BalasHapus
  30. menurut pendapat saya, memang benar bahwa pembentukan tim kerja yang baik dapat menurunkan tingkat turnover karyawan.
    pembentukan tim kerja yang baik seperti adanya memiliki kekompakan dalam satu tim yang dapat saling membantu, menghormati, peduli, dan saling memotivasi sesama timnya. selain itu, pemimpin atau leader dalam tim jg harus memiliki kinerja yg baik, sehingga anggota tim tsb jg berkinerja dengan baik. dengan hal itu jg merupakan dorongan dlm lingkungan kerja dan tim.
    dalam satu tim pula juga harus saling adanya komunikasi yg baik dan memiliki rencana yg baik serta memiliki evaluasi dari hasil kinerja yg telah dicapainya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin menambahkan juga, bahwa harus adanya kenyamanan dalam sebuah tim, sehingga para anggota dalam tim tsb dapat bertahan dan bekerja dengan baik.

      Hapus
    2. Saya setuju dengan pendapat Josephine bahwa pembentukan tim kerja yang baik dapat menurunkan tingkat turnover karyawan,karena menurut saya dalam suatu kerja tim yang kondusif dan baik maka setiap karyawan yang berkerja didalam tim tersebut akan sangat nyaman dalam bekerja pada tim tersebut,dan disana pula dapat menimbulkan rasa saling melengkapi antara tim yang bekerja didalamnya dan mungkin dengan adanya komunikasi yang baik antar tiap anggota maka mungkin akan tercipta suasana yang nyaman dalam melakukan pekerjaan dalam tim tersebut.

      Hapus
  31. Novita Sari _ 3103011032
    Saya setuju dengan statement dari Goltzman dkk ini karena dengan terbentuknya tim kerja yang baik (dalam artian hubungan tim yang positif), maka hubungan antar para karyawan dalam tim tersebut juga terjalin dengan baik sehingga para karyawan dapat bersama-sama bekerja sama untuk mencapai tujuan yang diberikan dalam tim mereka dan saling membantu untuk memberikan kontribusi yg positif. Dikarenakan akan adanya hubungan ini maka karyawan-karyawan tersebut cenderung untuk meningkatkan kinerja tim mereka bersama sehingga kasus turnover karyawan dapat diminimalisir karena mereka saling memiliki keterikatan yang kuat.
    Lalu tentang bagaimana membentuk tim yang tepat menurut saya harus ada kerja sama yang baik antara supervisor (pemimpin) dengan para anggota dimana pemimpin tersebut harus memiliki kredibilitas yang baik sehingga dapat menjadi contoh bagi para anggota, dan para anggota sendiri harus mempunyai kesadaran untuk menjalankan tugas mereka. Dengan adanya kesadaran pada masing-masing individu maka tim tersebut pasti dapat menjadi tim yang baik dan positif.

    BalasHapus
  32. menurut pendapat saya,dengan membentuk tim kerja yang baik dapat menurunkan tingkatan turnover bagi karyawan... membentuk tim kerja yang solite,kompak, saling menghormati satu dengan yng lainnya sehingga meembuat kinerja dari suaru karyawan meningkat..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat saudara Orlando bahwa membentuk tim kerja yang solite, kompak, dan saling menghormati sesama dapat membuat kinerja seorang karyawan meningkat.
      Akan tetapi, saya ingin bertanya kepada saudara Orlando, Jika pada kenyataannya dalam sebuah tim anda tidak memiliki sikap yang anda maksudkan, bagaimana anda menyikapi hal tersebut sebagai seorang pimpinan sebuah tim dan masih adakah cara lain untuk dapat merubahnya?Jelaskan?

      Terima Kasih

      Hapus
  33. Untuk membuat tim kerja yang baik dengan cara menyemangatibdan memotivasi tiap anggota agar dapat bekerja sama dengan baik dan tiap anggota harus mengeluarkan pendapat dan argument masing'

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya kepada saudari Elly
      1. menyemangati dan memotivasi seperti apakah yang anda maksudkan?
      2.Menurut anda, apakah dengan cara memotivasi dan menyemati saja dalam suatu tim dapat menurunkan tingkat turnover karyawan dalam sebuah perusahaan?Jelaskan?
      3.Jika anda sebagai seorang pimpinan tim, menurut anda apakah dengan memotivasi dan menyemangati saja dapat membuat tim anda dikatakan cukup berhasil dalam hal memutuskan segala permasalahan?Jelaskan?

      Terima Kasih

      Hapus
    2. Hendry kelas C

      Saya ingin bertanya
      apakah hanya dengan menyemangati badan motivasi akan membuat anggota bisa bekerja dengan lebih baik?
      apakah ada cara ++ yang bisa membuat anggota tim bekerja sama dengan baik agar bisa meminimalkan tingkat turn overnya?

      Hapus
  34. Saya setuju bahwa pembentukan tim kerja yang baik dapat menurunkan tingkat turnover karyawan. Dengan adanya tim yang baik maka karyawan akan berpikir kembali jika ingin meninggalkan pekerjaan tersebut.
    Membentuk tim yang kompak, yang memiliki tujuan yang sama untuk kepentingan bersama bukan demi tujuan individu, saling menghargai pendapat, menghormati satu sama lain, peduli dan saling memotivasi sesama anggota tim. Juga perlu adanya komunikasi yang baik dan setiap anggota perlu berkomitmen terhadap tim yang telah terbentuk itu. Sehingga kenyamanan dalam tim akan tercipta dan tingkat turnover menurun.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sangat setuju dengan pendapat Imelda bahwa dalam membangun suatu tim yang baik anggota harus memiliki tujuan yang sama,yang dapat berguna bagi kemajuan bersama,bukan hanya untuk kepentingan individu. Selain itu yang terpenting dalam pembentukan suatu tim yang baik adalah komunikasi dan saling menghargai karena tanpa adanya komunikasi dalam suatu tim pasti akan terjadi kesalahpahaman dan tidak akan tercipta kerja sama yang baik, demikian juga tanpa saling menghargai anggota-anggota pasti tidak akan senang satu dengan yang lain sehingga kekompakan tidak akan pernah tercipta dan tim itu tidak lama akan hancur.

      Hapus
    2. Saya ingin bertanya pada saudari Imelda,
      Seperti apakah langkah-langkah yang perlu diambil perusahaan untuk membentuk tim kerja yang kompak? Mengingat di dalam perusahaan terdapat berbagai macam karyawan dengan sifat dan latar belakang yang berbeda, seperti apakah pula peran atasan dalam mempertahankan komunikasi yang baik, komitmen dan kekompakan tim kerja tersebut?

      Terima Kasih^^

      Hapus
  35. menurut saya pembentukan tim yang tepat adalah salah satu cara mengurangi terjadinya turn over, seperti membentuk tim yang tepat yang memiliki visi yang sama, sama-sama memiliki motivasi yang tinggi dalam pekerjaan. dengan adanya hal-hal seperti itu makan akan mengurangi tingkat terjadinya turn over, karena pada dasaranya dalam perusahaan selama 1 tahun tingkat turn over tidak boleh melebihi 10%. dengan adanya kesamaan visi, dan motivasi kerja yang tinggi akan mengurangi terjadinya turn over.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Adrian, kelas C
      saya setuju dengan pendapat saudara Anthony. Tim kerja yang baik berarti dapat memberikan kenyamanan dalam bekerja sehingga karyawan tidak akan keluar masuk perusahaan. Kenyamanan seperti apa yang diharapkan? yaitu dengan memberikan kepercayaan kepada setiap anggota didalam tim, bebas mengeluarkan pendapat dan ide, kompensasi yang sesuai dengan kinerja karyawan, suasana yang baik dimana karyawan tidak merasa tertekan dan selalu merasa termotivasi setiap kali berkumpul dengan tim kerjanya, dan tidak adanya kesenjangan antara anggota tim yang satu dengan yang lain.

      Hapus
  36. Menurut pendapat saya, Pembentukan tim kerja yang baik dapat menurunkan tingkat turnover karyawan berarti bahwa tim kerja yang baik itu terbentuk karena setiap anggota memiliki satu tujuan yang sama, memiliki komitmen, solid, saling melengkapi, dan saling menghargai. Sehingga karyawan dapat bekerjasama dengan baik , merasa nyaman dan betah berada di perusahaan.ketika hal ini hadir didalam sebuah tim maka tingkat turnover karyawan akan menurun.

    BalasHapus
  37. pembentukan tim kerja yang baik dapat menurunkan tingkat turnover karyawan. saya setuju dengan pernyataan tersebut, karena dimana sebuah perusahaan yang mempunyai tim yang baik itu dapat memberikan sebuah kontribusi yang memuaskan, dan dengan adanya kontribusi itu maka turnover tidak terjadi. karena semua karyawan melakukan tujuan bersama yang tercapai.
    Cara membentuk tim yang tepat adalah dengan melakukan pendekatan pada karyawan yang mempunyai skill yang lebih untuk bekerja sama dengan karyawan yang "kurang", kurang dalam artian ini adalah skill yang belum di asah lebih baik lagi. kemudian karyawan tersebut dimotivasi dengan memberikan pelatihan yang memang dibutuhkan oleh karyawan untuk mencapai tujuan tim tersebut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin bertanya kepada saudari seli , apakah anda yakin dengan melakukan pendekatan karyawan yang memiliki skill yang lebih dengan karyawan yang masih kurang mampu menghasilkan kinerja yang baik?? seperti banyak kasus yang terjadi karyawan dengan skill yang tinggi kebanyakan engan untuk bekerja sama dengan orang yang kurang memiliki skill, dikarenakan mereka susah untuk menyatukan pikiran dan juga pendapat. terimah kasih.

      Hapus
    2. terima kasih atas tanggapan dari saudari maryani. jadi dalam sebuah perusahaan pasti memiliki atasan, atasan itu yang bertanggung jawab untuk bisa menyatukan pemikiran mereka. mungkin salah satu caranya dengan mengadakan training/pelatihan untuk menjadikan mereka dalam satu tim, dan mereka di beri kan sebuah kasus untuk bisa memecahkan masalah yang ada. jadi dengan begitu bisa menyatujan pemikiran mereka dan keuntungan yang lain juga mereka bisa berkomunikasi dengan lebih baik lagi dan akan membentuk hubungan yang baik juga.

      Hapus
  38. pembentukan tim kerja yang baik, akan menurunkan turnover karyawan. menurut saya benar, dengan adanya kekompakan tim, kerjasama yang baik, komunikasi yang baik, komitmen, dan usaha tiap anggotanya pasti akan membuahkan tim kerja yang baik. ketika seseorang sudah berada dalam sebuah komunitas yang dianggapnya nyaman, dia akan berusaha untuk tetap berada disana, tanpa harus kita iming-iming sesuatu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan saudari Sheilla dengan kekompakan dalam tim akan menimbulkan kinerja yang baik, hal itu dapat menurunkan turnover karyawan. Apabila karyawan merasa nyaman berada di dalam tim tersebut dan dianggap oleh tim maka dengan sendirinya akan menimbulkan loyalitas terhadap timnya maka dapat mengurangi tingkat turnover karyawan.

      Hapus
    2. saya juga setuju dengan pendapat sheilla maupun novita. Tingkat turnover kebanyakan memang disebabkan oleh pembentukan tim kerja yang ada di perusahaan. Hubungan antara sesama rekan kerja akan menjadi alasan bagi karyawan untuk merasa betah atau tidak betah. maka diperlukan bagi perusahaan untuk wajib menciptakan suasana dan lingkungan kerja yang saling mendukung sehingga bisa membuahkan tim kerja yang baik dan akan menurunkan turnover karyawan.

      Hapus
  39. saya setuju dengan pendapat Goltzman dkk mengenai pengaruh positif dari pembentukan tim kerja terhadap tingkat turnover karyawan (penurunan). semua orang, tidak terkecuali karyawan, akan merasa senang dan betah jika berada di lingkungan yang nyaman. selain berpengaruh positif terhadap tingkat turnover karyawan (penurunan), adanya tim kerja yang baik juga berpengaruh positif terhadap perkembangan perusahaan (profit yang meningkat).

    BalasHapus
    Balasan
    1. syandi 3103011260
      kerja tim akan berjalan baik jika tiap-tiap anggota mempunyai jiwa yang berorientasi pada kelompok bukan individual. Nah bila terdapat karyawan yang hanya bekerja secara individual apa yang harus dilakukan oleh perusahaan?
      terima kasih...

      Hapus
    2. Menurut saudara Doni, bagaimana perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang nyaman bagi karyawan? Lalu bagaimana jika individu sudah nyaman dgn lingkungan kerjanya tetapi kurang dapat bekerja dgn baik terhadap tim-timnya sendiri ? Terima kasih.

      Hapus
  40. Saya setuju pendapat Goltzman karena dengan terbentuknya tim kerja yang baik, maka hubungan antar anggota tim juga terjalin dengan baik sehingga anggota tim dapat bersama-sama bekerja sama untuk mencapai tujuan yang diberikan dalam tim mereka serta menyeelesaikannya dengan tepat waktu. Hubungan yang baik antara anggota karyawan yang baik dapat meningkatkan kinerja tim tersebut dan menurunkan tingkat resiko gesekan antara anggota tim. Di bentuknya tim kerja yang baik seperti adanya memiliki kekompakan dalam satu tim yang dapat saling membantu, menghormati, peduli, dan saling memotivasi sesama timnya. Selain itu tim juga harus dipimpin oleh ketua yang adil dan bijak sebagai penyatu anggota tim lainnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat saudara Standy, didalam suatu tim kekompakan sangat diperlukan agar tujuan dari tim tersebut dapat terwujud. PEKA (Peduli, Komitmen, dan Antusias) juga sangat dibutuhkan karena dengan itu maka tingkat turnover karyawan dapat menurun hal itu disebabkan karena tim mampu berkomitmen terhadap pekerjaannya, peduli dengan sesama karyawan dapat mengkomunikasikan sesuatu dengan baik tanpa terjadinya perselisihan, dan dapat saling memotivasi, selain itu pemimpin juga harus dapat bersikap adil terhadap semua anggota tim. Dengan begitu para karyawan dapat merasa nyaman dalam lingkungan kerja tersebut sehingga turnover karyawan dapat menurun.

      Hapus
    2. Saya setuju dengan pendapat saudara Standy, didalam suatu tim kekompakan sangat diperlukan agar tujuan dari tim tersebut dapat terwujud. saya juga setuju dengan pendapat yang diberika deddy setiawan.

      Hapus
  41. menurut saya dengan adanya pembentukan tim kerja yang baik dapat menurunkan tingkat turnover karyawan, alasannya karena dengan adanya tim yang dapat saling melengkapi, mampu berinteraksi dengan baik, mau menerima pendapat sesama anggota kelompok dan juga kompak, karyawan akan lebih menikmati dan juga dapat berkinerja dengan baik, pemikiran yang dihasilkan dan juga pekerjaan yang dikerjakan akan menghasilkan sesuatu yang lebih baik dibandingkan dengan pekerjaan yang hanya dikerjakan oleh 1 orang, ide-ide yang dihasilkan juga mampu lebih memberikan kontribusi yang baik untuk anggota tim dan juga tentunya berdampak baik bagi perusahaan.
    dan cara membentuk tim yang tepat agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan yaitu : memiliki komitmen yang sama antara anggota tim, dan mampu memberikan memahami apa visi dan misi yang ingin dicapai oleh tim tersebut, mampu menjaga ego masing-masing anggota, karena seperti yang kita tau, setiap karyawan memiliki perbedaan pada emosional dan juga pemikirannya. dan yang terakhir yaitu bagaimana kepercayaan diantara sesama anggota mampu di terapkan.

    BalasHapus
  42. saya setuju dengan pernyataan bahwa pembentukan sebuah tim kerja dapat menurunkan tingkat turnover. indikasi yang muncul adalah bahwa ada satu kepercayaan yang tinggi dari perusahaan kepada tim tersebut untuk melaksanakan tugasnya sesuai tujuan perusahaan. hal itu berarti bahwa ada pengakuan dan kepercayaan dari perusahaan sehingga karyawan merasa lebih dihargai. apalagi jika tim itu berjalan kondusif dan menunjukan kinerja yang baik, sudah jelas tingkat turnover karyawan akan menurun.

    BalasHapus
    Balasan
    1. syandi 3103011260
      jika ingin membentuk sebuah tim yang kuat dan berjalan kondusif maka salah satu cara adalah membuat karyawan punya rasa memiliki yang besar terhadap tim tersebut.yang ingin saya tanyakan bagaimana cara untuk memperoleh rasa memiliki karyawan tersebut?
      terima kasih..

      Hapus
    2. kelas c 3103011181

      yang dimaksud dengan menunjukan kinerja yang baik itu seperti apa dan apakah dengan melakukan itu dapat mempengaruhi kinerja karyawan tersebut

      Hapus
    3. Saya setuju dengan jawaban Yefta diatas. Namun hal yang perlu saya tambahkan mengenai tim kerja yang baik tidak hanya tim yang memiliki suasana kondusif saja, tetapi lebih penting dari itu adalah suatu tim harus memiliki tujuan yang sama dan jelas sehingga segala upaya, ide, gagasan mengenai suatu permasalahan dapat dimaksimalkan serta dengan hasil yang lebih positif.

      Hapus
    4. terima kasih untuk tanggapan dari sdr Syandi, Tommy dan Martinus.
      saya coba jelaskan bahwa agar karyawan memiliki rasa memiliki yang besar terhadap tim tsb adalah dengan cara bagaimana mereka mampu mengkondisikan diri mereka masing-masing terhadap tugas yang mereka emban. jangan jadikan itu sbg beban, p cobalah jadikan tugas tsb sbg tanggung jawab anda untuk memenuhi kewajiban demi karir dan masa depan anda di perush. jadikan pula rekan tim sbg 'keluarga kedua' karena jelas intensitas sebuah tim untuk bertemu dan kerja sama pasti tinggi.
      Kinerja yang baik adalah ketika tim mampu mencapai target yang menjadi tujuan perusahaan.

      Hapus
  43. Saya setuju dengan pernyataan bahwa pembentukan tim kerja yang baik dapat menurunkan tingkat turnover karyawan. Sebuah tim yang tepat dapat tercipta dengan menyesuaikan setiap kelebihan dan kekurangan antar anggota dalam satu tim agar dapat saling melengkapi. Dengan adanya sebuag tim yang solid maka akan tercapai visi dan misi yang sama sehingga dengan sendirinya akan terjadi penurunan tingkat turnover.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya kepada saudari Natalia, Menurut anda pembentukan tim kerja yang baik itu seperti apa?Jelaskan?

      Terima Kasih.

      Hapus
    2. saya menanggapi saudara hartono. ya mungkin dengan forum diskusi bebas. dengan forum diskusi bebas ini tiap orang dalam tim bisa berdiskusi tentang masalah yang dihadapi lalu mencari solusi bersama dan disepakati bersama. supaya keefektifan kerja dapat membaik. dengan begitu tingkat turnover karyawan akan menurun karena karyawan dapat bekerja sama dengan baik.

      Hapus
    3. Terima kasih...
      Saya akan menanggapi pertanyaan saudara Hartono. Menurut saya pembentukan tim kerja yang baik itu misalnya seperti dalam satu tim itu terdiri dari orang-orang yang memiliki kemampuan yang berbeda-beda agar dapat saling melengkapi. Jika dalam satu kelompok hanya terdapat kemampuan yang sama maka tidak akan ada yang berbeda dari tim tersebut.

      Hapus
  44. Menurut pendapat saya...pembentukan sebuah tim kerja dapat menurunkan turnover. ..karena dengan kerja sama yang baik pada setiap anggotanya makan akan menghasilkan tim yang diinginkan. Seseorang yang merasa sudah comfort pada lingkungannya akan terus bertahan dengan pekerjaannya tanpa memikirkan untuk berpindah pada perusaahan lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin bertanya pada saudari valentina, apakah dalam sebuah tim hanya didasarkan kerja sama tim yang baik akan membuat karyawan tersebut comfort pada tim tersebut, dan alasan apa yang bisa membuat karyawan tersebut ingin pindah ke perusahaan lain selain ketidaknyamannya di dalam Tim

      terima kasih

      Hapus
    2. Saya ingin menanggapi pendapat dari saudari Valentina Feby. Menurut anda, lingkungan seperti apa yang bisa membuat seorang karyawan menjadi comfort? Terima kasih.

      Hapus
  45. Maksud dari pernytaan tersebut adalah bahwa jika perusahaan mampu membentuk tim kerja yang solid dan kuat, maka tingkat keluar masuk atau pergi keluarnya karyawan itu akan turun. Sebab karyawan telah solid, kompak, dan loyal terhadap pekerjaannya dan perusahaan tempatnya bekerja. Saya sangat setuju dengan pernyataan tersebut.
    Cara agar dapat membentuk tim yang kuat menurut saya adalah; dengan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan nyaman untuk karyawan, pelatihan yang meningkatkan skill dan kemampuan, serta memberi perhatian pada tim kerja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. syandi 3103011260
      lalu perusahaan mempunyai peran apa dalam membentuk sebuah tim yang kuat?.
      terima kasih..

      Hapus
    2. Saya ingin membantu menjawab pertanyaan dari saudari Syandi,
      Menurut saya salah satu peran perusahaan dalam membentuk sebuah tim kerja yang kuat adalah melakukan pengawasan agar tim kerja berjalan sesuai dengan tujuan dibentuknya, visi dan misi perusahaan.

      Selain itu, perusahaan melalui atasan ataupun supervisor juga berperan memberikan dukungan, masukan, atau memberikan penghargaan, kompensasi atas kinerja tim. Hal ini bermanfaat untuk memotivasi tim beserta anggotanya dalam meningkatnya kinerjanya, memperbaiki komunikasi antar anggota tim, sehingga tim menjadi lebih solid dan kompak.

      Terima Kasih^^

      Hapus
  46. Menurut saya, pendapat tersebut benar karena jika tim kerja terbentuk dengan baik, maka karyawan yang berada di dalam tim kerja merasa nyaman dan tidak ingin keluar

    Untuk membuat tim yang tepat, manajer harus memilih ketua tim yang berkompeten, kemudian memilih anggota tim yang dapat bekerja sama dengan ketua tim

    (Kelas D)

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin bertanya kepada saudara michael :
      1. bagaimana cara untuk memilih ketua yang berkompeten , dan kriteria seperti apa yang dapat dipakai untuk memilih pemimpin yang berkompeten ?
      2. kriteria seperti apa yang diinginkan oleh seorang pemimpin dalam memilih karyawan untuk bekerja dalam TIM nya ?
      3. jika seorang karyawan sudah terpilih hal apa yang akan dilakukan oleh pemimpin tersebut agar tingkat turnover dalam tim tersebut bisa kecil ?

      Terima KAsih

      Hapus
  47. Tim yang baik menggambarkan lingkungan, nilai, dan budaya kerja yang baik pula. Dengan adanya tim, kerja karyawan dapat lebih baik dan ringan karena rekan-rekan tim yang saling melengkapi. Hal-hal seperti ini tentu membuat karyawan merasa lebih nyaman dalam bekerja di suatu organisasi, yang ujung-ujungnya akan mengurangi tingkat turnover dari perusahaan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin bertanya kepada saudara akbar, yang dimaksud dengan lingkungan , nilai dan budaya kerja yang baik itu seperti apa, dan apakah dengan hal tersebut saja seorang karyawan akan merasa nyaman dalam bekerja sedangkan kita tahu bahwa setiap orang mempunyai kepribadian yang berbeda. dan bagaimana cara mengatasi tingkat kepribadian yang berebda tersebut.

      terima kasih

      Hapus
    2. Budaya Kerja merupakan falsafah yang didasari oleh pandangan hidup sebagian nilai-nilai yang menjadi sifat, kebiasaan, dan kekuatan pendorong, membudayakan dalam kehidupan suatu kelompok masyarakat atau organisasi kemudian tercermin dari sikap menjadi perilaku, kepercayaan, cita-cita, pendapat, dan tindakan yang terwujud sebagai suatu kerja atau bekerja. Budaya kerja yang baik berarti menunjukkan sikap karyawan, pemimpin, dan semua anggota organisasi yang baik, dapat dipercaya, dan berperilaku yang baik pula.
      Lingkungan, nilai dan budaya kerja yang baik tentu mendorong semua kinerja berjalan dengan baik, misalnya pemberian kompensasi yang sesuai, adanya insentif dan tunjangan, serta hal-hal lain yang merupakan faktor retensi dari karyawan. Saya kira semua itu adalah apa yang diharapkan semua karyawan di perusahaan manapun.
      Terimakasih semoga cukup menjawab.

      Hapus
  48. Agung Wijaya_3103011078

    dengan adanya kerja sama tim yang sangat solid pasti tingkat turnover karyawan akan menurun mengapa demikian karena satu anggota dengan anggota yang lain sudah saling mengetahui seluk beluk sifat sesama anggota dan secara tidak langsung membangun rasa "kekeluargaan"

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin bertanya kepada saudara agung apakah hanya dengan kerja sama tim yang solid dapat menurunkan tingkat turn over, bagaimana dengan hal yang lain. bagaimana pendapat anda ?

      Terima Kasih

      Hapus
    2. syandi 3103011260
      saya ingin bertanya, karakteristik-karakteristik apa saja yang dapat memberikan kontribusi terhadap keberhasilan penggunaan tim?
      Terima kasih...

      Hapus
    3. Saya ingin bertanya pada Agung. Apakah anda kira dengan anggota sudah saling mengetahui seluk beluk sifat sesama anggota dapat menjamin keberhasilan kerja sama Tim ? mengapa ? Terima kasih.

      Hapus
  49. Team yang baik dapat membuat tingkat turnover karyawan menurun karena dengan terbentuknya team yang baik dapat membuat karyawan menjadi lebih dihargai di dalam teamnya, dengan adanya hal tersebut membuat karyawan ini lebih loyal terhadap perusahaan, jadi tingkat untuk keluar dari perusahaan sangat kecil.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya kepada saudara Agustinus, Menurut anda terbentuknya team yang baik itu seperti apa?Jelaskan?

      Hapus
  50. Tim yang baik dapat memberikan atmosfer kerja yang baik dan nyaman sehingga mereka merasa seperti keluarga sendiri dan memiliki komunitas yang hangat oleh sebab itu dapat menunjukkan kurangnya turnover karyawan yang ada.
    Penurunan turnover karyawan dapat terjadi karena mereka merasa cocok dengan teman kerja yang ada selama ini dan merasa sangat nyaman dengan tim yang ada , mungkin akan sulit apabila mereka berpindah pekerjaan dan menemukan teman kerja yang cocok.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin bertanya pada saudari novita apa yang anda maksud dengan atmosfer kerja yang baik, dan apakah dengan hanya atmosfer kerja yang baik bisa menurunkan tingkat turn over jika iya dilihat dari segi mananya

      Terima Kasih

      Hapus
    2. syandi 3103011260
      saya ingin bertanya, kenyamanan yang bagaimana yang harus hadir agar menurunnya tingkat turnover karyawan?
      terima kasih...

      Hapus
    3. Saya akan menjawab pertanyaan dari Santho :
      Atmosfer kerja yang baik adalah keadaan lingkungan kerja, sehingga apabila atmosfernya hangat maka SDM akan merasa lebih betah dan nyaman.
      Atmosfer kerja memang bukan satu-satunya penentu tingkat turnoverkaryawan, namun hal ini menjadi salah satu kunci bertahannya seorang SDM di dalam perusahaan.

      Hapus
    4. Saya akan menjawab pertanyaan Syandi :
      Kenyamanan disini yang dimaksud adalah hubungan antar karyawan, hubungan dengan atsan yang baik dan hangat sehingga karyawan lebih merasa nyaman apalagi jika hubungan ini sudah seperti hubungan yang kekeluargaan maka karyawan akan memikirkan kembali niatannya untuk keluar dari perusahaan.

      Hapus
  51. menurut saya tim dapat dikatakan baik bukan hanya jika anggotanya merasa nyaman dengan keadaan atau suasana di tempat mereka bekerja. jika hanya mencari pekerjaan yang menyenangkan atau teman-teman yang notabenenya "asik"(bisa berarti suka melakukan hal yang sama , baik buruk maupun baik)maka tim tersebut tidak mempunyai nilai atau potensi bagi perusahaannya. memang salah satu tim yang baik yaitu jika memiliki atmosfer kerja yang mendukung. tetapi hal lainnya juga butuh diperhatikan , misalnya pembagian kerja yang tepat sesuai dengan kemampuan. seseorang bisa dibuat nyaman di satu tim jika orang tersebut dihargai dengan cara orang tersebut diberikan sebuah tugas yang sesuai dengan kemampuan orang itu, dengan begitu orang tersebut memiliki rasa "dihargai" atau rasa bahwa dirinya berguna di tim tersebut. itulah yang disebut dengan tim yang baik dan saya percaya jika semuanya dilakukan maka tingkat turnover anggota tim akan berkurang bahkan tidak ada

    AGNES MARIA KELAS D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya pada agnes. Bagaimana Perusahaan dapat menciptakan atmosfer yang baik untuk membuat individu dpt bekerja nyaman dalam tim ? Lalu, pembagian kerja seperti apakah yang menurut anda dapat membuat individu merasa lebih berguna dalam tim tersebut ? Apakah ada cara lain yang dapat dilakukan perusahaan lebih lanjut ? Terima kasih.

      Hapus
    2. terima kasih atas tanggapan dan pertanyaannya

      Bagaimana Perusahaan dapat menciptakan atmosfer yang baik untuk membuat individu dpt bekerja nyaman dalam tim ?
      jawaban :
      1. membuat kesepakatan kerja atau komitmen bersama sehingga pada saat suatu pekerjaan dilaksanakan, orang - orang yang ada di dalam team tersebut sudah dan telah mengetahui apa yang harus dilaksanakan dan tujuan apa yang menjadi tujuan utama pekerjaan tersebut. dengan begitu, jika orang sudah menyetujui dan berkomitmen sebelum melakukan pekerjaam, seharusnya ia telah menyetujui segala pekerjaan yang akan dia lakukan , dalam arti dia tidak keberatan bahkan senang akan pekerjaan tersebut.
      2. bekerja sama yang baik , dengan pikiran terbuka. sikap untuk dapat bekerja sama dengan baik dengan cara saling mendengarkan dan menerima kritik atau saran yang membangun antar sesama anggota team atau perusahaan, sehingga terjadi sikap saling menghargai dan dihargai

      pembagian kerja seperti apakah yang menurut anda dapat membuat individu merasa lebih berguna dalam tim tersebut ?

      sperti yang saya jelaskan di atas, bekerja sesuai dengan kemampuan , kita tidak dapat memberikan pekerjaan yang sembarangan kepada seseorang. jika anggota perusahaan tersebut tidak dapat melakukan tugasnya, mental dari anggota tersebut akan down sehingga akan berdampak pada pekerjaan yang dilaksanakan oleh anggota tersebut untuk kedepannya. pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dia itulah yang disebut dengan pembagian kerja yang baik. dia dapat bekerja maksimal dan menghasilkan sebuah result yang maksimal pula


      Apakah ada cara lain yang dapat dilakukan perusahaan lebih lanjut ?

      ada, tetapi penjelasan saya yang saya utarakan sebelumnya merupakan sebuah pemikiran saya sendiri. jika kita mencari-cari apakah yang dapat dilakukan perusahaan agar menurunkan tingkat turn over, saya yakin dan percaya akan banyak sekali jawabannya. tapi kalau menurut pemikiran saya , penjelasan tersebut adalah cara yang efektif untuk menurunkan turnover anggota perusahaan

      terima kasih

      Hapus
  52. Menurut saya, membentuk tim yang baik adalah kembali ke pribadi masing-masing seseorang. Tetapi idealnya, tim yang baik adalah tim yang dapat membangun kondisi dan semangat kerja yang tidak di batasi oleh permasalahan dan kekurangan salah seseorang, dan sebaliknya tidak mengunggul-unggulkan kemampuan seseorang di dalam tim. Maksud nya adalah sebagai suatu tim baiklah kalau saling melengkapi, yang memiliki kemampuan lebih dapat membantu rekan yang kemampuan nya masih kurang, mungkin dengan memberikan masukan-masukan, dsb. Dan di dalam tim tidak perlu membeda-beda kan latar belakang seseorang (ras, etnis, agama, dsb), karena tim yang terbentuk terlepas dari itu semua. Lalu di dalam tim, baiknya seseorang mengesampingkan "timbangan" pribadi mengenai kontribusi dirinya terhadap tim. Jika itu semua dapat di terapkan dan di dalam tim terdapat 1 Visi yang sama, maka tim itu bisa di katakan tim yang baik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan pendapat saudara ivan, tim yang baik itu tidak perlu membedak-bedakan status dan tingkatan status, namun harus lebih saling mendukung satu sama lain agar tim tersebut tetap kokoh dan dapat semakin menjadi solid. dan setiap individu harus mempunyai perasaan memiliki tim, agar tiap individu rela berkorban demi tim dan tidak terlalu mementingkan urusan lain yang dapat merusak hubungan di dalan tim

      Hapus
  53. Veronica Michelle/ 3103011091/ Kelas C

    saya setuju dengan pendapat saudari Melisa dikarenakan dengan pembentukan tim kerja yang baik akan menimbulkan suasana yang baik pula pada saat mengerjakan pekerjaan yang sedang berlangsung dan sehingga juga dapat mengurangi tingkat turnover, kemudian juga pada saat melakukan pekerjaan karyawan akan merasa lebih nyaman dengan apa yang mereka kerjakan, dengan adanya tim pekerja yang seperti itu akan menimbulkan rasa saling peduli untuk bekerja sama dari diri mereka masing-masing.

    Dari rasa saling peduli akan bekerja sama dalam tim, dari situlah yang dapat menimbulkan karyawan betah akan bekerja di perusahaan tersebut.

    BalasHapus
  54. menurut saya, pembentukan tim kerja yang baik memang dapat menurunkan tingkat turnover karyawan karena dimana ada kerja tim disitu terbentuk juga lingkungan yang ideal bagi seseorang untuk bertumbuh. untuk membentuk tim kerja yang baik diperlukan keterbukaan antar karyawan agar bisa saling memahami satu dengan yang lain. terima kasih

    BalasHapus
  55. saya ingin menambahkan memang jika pembentukan tim yang baik akan menurunkan tingkat turn over karyawan. tetapi bukan hanya keterbukaan saja yang di butuhkan untuk membentuk tim krja yang baik. namun di samping itu para karyawan juga harus menekan keegoisan masing masing,solidaritas antar karywan. dan jika dalam suatu tim tidak ada masalah maka tim tersebut juga tidak akan belajar bagaimana bekerja sama dengan baik dan menjadi tim yang baik. terima kasih.

    BalasHapus
  56. Jelas dalam pembentukan sebuah tim , paling banyak terjadi karyawan yang tidak cocok dengan anggota tim, dan akhirnya menyebabkan Besarnya turnover dalam keluar masuknya karyawan yang membuat perusahaan tersebut tidaklah sehat, oleh karena itu pembentukan Tim kerja yang baik adalah sesuatu yang sangat penting bagi perusahaan untuk meminimalkan tingkat turnover karyawan

    BalasHapus