SELAMAT DATANG

Blog ini dibuat terutama sebagai sarana diskusi para mahasiswa. Terima kasih atas pengertiannya.....
Postingan tentang BAHASA TOMBULU telah disatukan pada blog: bahasatombulu.blogspot.com
Tugas wawancara pebisnis dipostingkan pada blog: kuraberbisnis.blogspot.com

Sabtu, 23 Februari 2013

Kreativitas dan Produktivitas Individu (Bahan Diskusi V, Gasal 2013)


(Bahan Bacaan: Forbes, J. Benyamin & Donald R. Domm, 2004. Creativity and Productivity: Resolving Conflict. S.A.M Advanced Management Journal, Spring, 6. 2)

Dalam perekonomian saat ini, bisnis harus mengelola dan memotivasi karyawan-karyawan yang berpendidikan baik sehingga tidak terlalu membutuhkan pengawasan langsung. Level yang tinggi baik pada produktivitas maupun kreativitas disyaratkan agar organisasi mampu menghasilkan  produk baru dengan cepat dan secara terus menerus dapat  memperbaharuinya. Faktor ekstrinsik, yaitu insentif finansial  merupakan factor yang sangat berdaya guna dan motivator efektif untuk produktivitas individual. Akan tetapi , pendekatan finansial mungkin tidak akan terlalu berhasil jika proses pengembangan produk tersebut terkait dengan kreativitas dan inovasi.

Bahan Diskusi:
Berikanlah tanggapan terhadap pernyataan di atas terutama terkait dengan  hubungan antara produktivitas dan kreativitas individu. Secara lebih spesifik mohon ditanggapi kalimat terakhir pada pernyataan di atas. Selamat berdiskusi

168 komentar:

  1. Menurut saya kreativitas dan produktivitas induvidu muncul karena ada ide yang sedang mereka dapatkan dan dari ide itulah kreativitas dapat terlaksana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tambahan,
      Menurut saya, pendekatan financial bukan hal utama dari keberhasilan dalam proses pengembangan produk baru karena sebuah kreativitas dan inovasi produk tidak hanya dinilai dari faktor uang akan tetapi membutuhkan pemikiran dan ide yang bagus juga sehingga dapat membuat sebuah produk yang berkualitas.

      Hapus
    2. edwin_C
      Menurut saya hubungan antara produktivitas dan kreativitas individu muncul karena adanya motivasi,karena motivasi merupakan sarana yang tepat yang dapat mendorong para karyawan dalam menyelesaikan tugas-tugas yang telah dibebankan.
      Adanya motivasi yang baik dan sesuai maka akan dapat memberikan kepuasan dan semangat karyawan dalam bekerja. Dengan adanya hal tersebut, maka kelangsungan hidup perusahaan akan dapat berjalan dengan baik dan lancar serta produktivitas perusahaan akan meningkat,diharapkan akan mendorong tenaga kerja untuk lebih berkualitas dalam berkarya sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja

      Hapus
    3. saya ingin bertanya kepada saudara hartono, seorang karyawan bisa mendapatkan ide yang kreatif dari mana dan bagaimana ide tersebut dapat terlaksana dengan baik.
      Terima Kasih

      Hapus
    4. Terima kasih atas Tanggapan semuanya.
      Menurut saya, Motivasi dan kepercayaan serta reward yang diberikan oleh perusahaan maka seorang karyawan akan dapat terpancing untuk dapat berusaha mengeluarkan ide kreatif yang mereka miliki dan dari situlah mereka berusaha merealisasikan ide baik mereka dengan cara menciptakan sebuah produk baru sehingga ide mereka dapat dikatakan terlaksana dengan baik.

      Hapus
    5. menurut anda apakah dengan pemberian reward seorang karyawan akan terpancing dengan mudahnya, karena jika reward yang diberikan tidak sesuai bisa membuat karyawan tersebut untuk berpikir dua kali ?
      terima kasih

      Hapus
    6. Terima kasih saudara santho atas tanggapan dan pertanyaannya.
      Menurut saya,Kebanyakan reward yang diberikan perusahaan kepada karyawannya sesuai dengan kinerja dari karyawannya, maka karyawan tidak perlu berpikir ulang. Dengan begitu akan membuat karyawan termotivasi, terpancing untuk mengeluarkan ide kreatif yang mereka miliki.

      Hapus
    7. kemudian andaikan reward yang di dapat seorang karyawan tidak sesuai, tetapi apa yang di dapat karyawan tersebut seperti gaji sudah bisa dikatakan cukup tapi rewardnya tidak sesuai, menurut anda apakah karyawan bisa mempunyai pemikiran untuk mencari pekerjaan baru di dunia yang susah ini.

      Hapus
    8. Saya ingin menjawab pertanyaan saudara santho, Menurut saya jika reward yang didapat tidak sesuai maka yang dapat dilakukan karyawan yaitu dengan tetap berada di perusahaaan tersebut dan di samping itu juga mencari lowongan pekerjaan baru dan jika ada sudah mendapatkan pekerjaan baru maka karyawan tersebut dapat berpindah ke pekerjaan baru yang sesuai dengan kemampuannya.

      Hapus
    9. saya kembali ingin bertanya jikalau karyawan tersebut sudah berusahaa untuk mencari pekerjaan baru tetapi tidak ada perusahaan yang mau menerimanya karena berbagai alasan, apa yang akan dilakukan karyawan tersebut, juga jika anda berada pada posisi tersebut apa yang akan anda lakukan ?

      terima kasih

      Hapus
    10. Terima kasih banyak atas tanggapannya.
      Jika saya pada posisi tersebut, saya akan intropeksi diri dan berusaha untuk tetap berada di perusahaan lama karena menurut saya jika sebuah pekerjaan dipandang dari segi material tidak akan ada habisnya dan pada intinya semua pekerjaan yang dilakukan dengan baik maka semua akan berjalan sesuai dan sebaliknya.

      Hapus
    11. saya ingin menanggapi pernyataan hartono, anda mengatakan jika pekerjaan dilakukan dengan baik maka semua akan berjalan dengan baik, jika pekerjaan sudah dikerjakan dengan baik tapi tak ada hasil dan tidak berjalan dengan baik, maka apa yang harus anda lakukan padahal anda sudah berusaha tapi perusahaan tidak memberikan respon yang baik. bagaimana menurut pendapat anda

      Hapus
    12. Saya akan menanggapi saudara santho
      Menurut saya, seburuk apa pun karyawannya maka sebuah perusahaan pasti akan merespon setiap pekerjaan yang dilakukan karyawannya. Jadi menurut saya tidak ada satu pun perusahaan yang tidak merespon setiap pekerjaan yang dilakukan karyawannya.

      Terima Kasih Banyak atas Tanggapannya

      Hapus
    13. saya setuju dengan pendapat saudara Hartono, pemberian motivasi, kepercayaan dan reward yang di berikan pada karyawan mampu membuat karyawan dapat berkreasi dan berinovasi. saya sedikit menambahkan karyawan bisa diberi juga fasilitas/sarana yang menunjang kreasi dan inovasi karyawan dalam pengembangan produk. terima kasih

      Hapus
  2. Memang benar bahwa pengembangan produk sendiri terkait antara finansial, kreativitas, dan inovasi. Yang lebih berperan di sini adalah kreativitas dan inovasi. Di sini lah peran perusahaan bagaimana menjeleki calon karyawannya yang memiliki potensi tersebut. Namun apabila perusahaan ingin mengembangkan potensi tersebut dapat dilakukan dengan cara mestinya yaitu dengan bertanya setiap hari ada ide baru apalagi untuk perusahaan kita, dan apabila karyawannya m erespon maka karyawan tersebut memiliki kreativitas dan inovasi yang tinggi dalam dalam dirinya. Maka dapat menciptakan produk baru dengan keunggulan kompetitif.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ralat menjeleki di ganti menyeleksi

      Hapus
    2. Veronica Michelle / 3103011091
      Kelas C

      Saya setuju dengan pendapat saudari Zella, karena dalam peran sisi kreativitas dan inovasi, seharusnya perusahaan lebih dapat bisa menyeleksi para karyawannya yang berpotensi untuk mengembangkan perusahaan tersebut.

      Perusahaan bila ingin mengembangkan potensi para karyawannya bisa dengan saling bertukar ide pada karyawan-karyawannya tersebut agar dapat banyak tercipta banyak ide-ide baru.

      Dari sisi kreatif seorang karyawan seharusnya bisa lebih meningkatkan keunggulan yang positif bagi perkembangan perusahaan di kemudian nanti.

      Hapus
    3. saya ingin bertanya, berdasarkan pernyataan anda diatas, apakah dengan perusahaan bertanya setiap hari ada ide baru merupakan cara efektif yang dapat mengembangkan inovasi dan kreativitas karyawan? tolong dijelaskan.
      karena menurut saya hanya dengan bertanya tiap hari itu kurang dapat mengembangkan potensi yang dimiliki karyawan.
      lalu apakah ada cara lain yang dapat mengembangkan kreativitas dan inovasi karyawan? terimakasih.
      (syandi 3103011260)

      Hapus
    4. Kalau menurut anggapan Saya,Pemimpin perusahaan perlu memberikan insentif fiansial kepada karyawan untuk meningkatkan produktivitas kerjanya, sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. yang mendorong manusia itu karena kebutuhan-kebutuhan yang menuntut untuk dipenuhi. Sumber daya manusia sebagai mahluk hidup bersedia memberikan yang terbaik bagi dirinya, waktunya, keahliannya dan keterampilannya apabila ia diyakinkan bahwa ia akan diberi balasan yang setimpal, seperti insentif finansial. Jika karyawan melaksanakan tugas tidak mempunyai keahlian dan kemapuan bekerja maka produktivitas kerja karyawan akan menurun, oleh karena itu perlu adanya motivasi dari pimpinan berupa insentif finansial.
      Insentif finansial yang diberikan perusahaan kepada seluruh karyawan berupa upah/gaji, tunjangan pakaian kerja, tunjangan makan, tunjangan kesehatan, tunjangan transport, tunjangan kematian, tunjangan asuransi. Dengan pemberian insentif finansial kepada karyawan perusahaan akan menambah semangat kerja karyawan dan hal tersebut akan mendorong karyawan bekerja lebih giat sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan maupun kinerja perusahaan.

      Hapus
  3. menurut saya dalam perekonomian saat ini, apalagi dalam mengelola bisnis kita harus bisa mengelola motivasi dan kemampuan karyawan karena dengan motivasi serta kemampuan setiap karyawan akan memberikan ide - ide yang inovatif dan kreatif. karena mungkin kreatifitas dan inovatif tidak bisa dibeli dengan uang dengan mudah. karena untuk memunculkan kreatifitas tersebut kita harus bisa menghargai karyawan tersebut lebih dahulu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin bertanya, mengelola motivasi yang bagaimana yang anda maksud?
      dan dengan cara apa perusahaan menghargai karyawannya? terimakasih
      (syandi 3103011260)

      Hapus
    2. sebelumnya terima kasih atas pertanyaannya.
      yang saya maksud dengan mengelola motivasi dengan baik adalah dimana perusahaan bisa melihat apa saja motivasi seorang karyawan untuk bekerja dengan baik di perusahaan tersebut, sehingga perusahaan bisa mengetahui motivasinya dan terus mengembangkan dan mengelola motivasi tersebut dengan baik sehingga karyawan tidak berpikir untuk mencari kerjaa yang baru.
      kemudian untuk mengenai cara bagaimana perusahaan bisa menghargai karyawannya sangat banyak mulai dari memberikan reward atas prestasi - prestasi yang telah dihasilkan oleh seorang karyawannya, juga bisa perusahaan memberikan berbagai macam tunjangan yang bisa digunakan karyawan

      Terima Kasih

      Hapus
    3. Saya ingin bertanya kepada saudara santho, andaikan reward dan tunjangan yang didapat tidak sesuai dengan kinerja yang telah dilakukannya?Andaikan anda di posisi karyawan tersebut apa yang anda lakukan jika perusahaan anda melakukan hal semacam tersebut?

      Hapus
    4. terima kasih atas tanggapannya,
      jika saya berada pada posisi terseebut maka akan banyak hal yang akan saya lakukan mulai dari protes kepada manajer tingkat atas bahwa apa yang saya terima tidak sesuai dengan apa yang saya hasilkan, tetapi protes yang saya sampaikan dengan cara yang halus dengan mengajak biacara para HRD dengan baik, dan jika tidak ada perusahaan saya akan mencari perusahaan yang mau memeberikan reward yang sebanding dengan apa yang saya hasilkan. karena saya percaya dengan kemampuan saya banyak perusahaaan yang mau menerima saya menjadi karyawan di perusahaan mereka.

      terima kasih

      Hapus
    5. Saya ingin menanggapi pernyataan saudara santho, jika anda bekerja hanya ingin mendapatkan reward, kompensasi serta tunjangan dan gaji besar semata maka pekerjaan apapun tidak akan pernah menarik dan jika kita bekerja dalam kondisi tersebut maka pekerjaan apapun hasilnya tidak akan maksimal karena di dalam pikiran hanyalah material yang ingin dikejar bukanlah kemajuan produktivitas yang ingin dicapai.
      Terima Kasih

      Hapus
    6. saya ingin menanggapi pernyataan dari saudara hartono, yang saya maksud disini saya bekerja bukan hanya untuk mendapatkan reward, tapi hanya ingin menekankan kepada perusahaan bahwa kita harus bisa menghargai hasil karyawan sesuai dengan apa yang ia kerjakan. karena saya tidak ingin perusahaan bersikap sewenang- wenang terhadap karyawaannya. jadi saya melakukan hal ini untuk mempertahankan hasil kerja keras kita sebagai karyawan.

      Terima Kasih

      Hapus
  4. Baik, bicara masalah kreativitas dan inovasi, pandangan saya berada pada titik bahwa finansial bukanlah pemicu utama, melainkan kepuasan financial sebagai efek atau hasil dari kreativitas yang tinggi serta inovasi yang mengagumkan. Lebih dari pada itu, apa yang melatar belakangi munculnya kreativitas dan inovasi adalah ruang atau space serta kepercayaan atau trust. Perusahaan harus mampu mengkondisikan 2 hal ini kepada seluruh elemen perusahaan, karena 2 hal inilah sejatinya yang mampu memancing karyawan untuk bereksplorasi lebih jauh lewat ide serta pemikirannya. Setelah itu, tak lupa reward atau penghargaan akan menjadi candu yang akan memancing tiap-tiap karyawan untuk terus berkarya lebih baik. Terakhir, dengan kreativitas yang terus menerus muncul dan berkembang tentu produktivitas akan meningkat pesat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Adrian dari kelas C.
      Saya setuju dengan pendapat saudara eric, pemberian insentif tidak akan meningkatkan kreativitas karyawan namun keleluasaan untuk mengeluarkan ide, umpan balik perusahaan atas ide tersebut, dan reward dari perusahaan atas ide tersebut yang akan memotivasi karyawan untuk berkreasi. Sebab dengan hal-hal itu karyawan akan merasa bahwa pendapat dan idenya dihargai oleh perusahaan dan untuk seterusnya ia akan mengeluarkan ide-ide lainnya.

      Hapus
    2. Rosenda - Kelas C

      Saya setuju dengan pendapat saudara Eric,kepuasan financial sebagai efek atau hasil dari kreativitas serta inovasi yang telah dibuat. Dengan memberikan motivasi kepada karyawan untuk menghasilkan kreativitas dan inovasi yang dibutuhkan oleh perusahaan, perusahaan akan memberikan penghargaan lebih yang dapat memacu karyawan untuk bekerja dan berkembang lebih baik lagi.

      Hapus
    3. Saya ingin bertanya pada saudara eric hendrawan,Bagaimana cara anda bila sebagai manager,mengatasi seorang karyawan yang telah mendapat reward atau penghargaan karena produktivitasnya tersebut berhenti atau kata lain produktivitasnya menurun dan tidak mendapat penghargaan atau reward lagi ? berikan contoh konkretnya.

      Hapus
    4. Saya setuju dengan tanggapan eric yang mengatakan bahwa finansial bukanlah alasan yang utama pemicu kreativitas dan inovasi. Sdr Eric menyebutkan bahwa hal-hal yang melatarbelakangi munculnya kreativitas dan inovasi adalah ruang atau space serta kepercayaan atau trust. Yang saya coba tanyakan adalah, bagaimanakah hubungan kedua hal tersebut sehingga menjadi dasar untuk menghasilkan sebuah hal yang menyangkut kekreativitasan dan inovasi?
      terimakasih

      Hapus
    5. Saya setuju dengan pendapat saudara eric sebab dimana sebuah kepuasan kerja terpenuhi dan perusahaan dapat memfasilitasi maka para pekerja tidak akan ragu untuk terus berinovasi terhadap karya mereka.
      Kepuasan itu lebih dari sekedar gaji tinggi melainkan suatu lingkup yang membuat sang pekerja nyaman atau betah kerja disana sehingga mereka akan loyal dalam mengembangkan ide dan inovasi.

      Hapus
    6. Untuk Terry terima kasih atas pertanyaannya. Sebagai seorang manajer saya akan memilih untuk meningkatkan value dari reward yang saya tawarkan, agar karyawan dapat terpacu untuk bekerja lebih produktif lagi. Apabila kondisi yang terjadi adalah karyawan tersebut berhenti atau produktifitasnya menurun, maka bukan masalah sebenarnya untuk saya, karena akan membuka persaingan yang lebih luas bagi karyawan lain untuk memunculkan inovasi mereka. Seperti hukum rimba bahwa yang mampu bertahan adalah mereka yang terbaik dan yang konsisten

      Hapus
    7. Untuk Martinus, terima kasih atas pertanyaanya. Ruang dan kepercayaan menjadi hal yang menurut saya penting. Korelasinya adalah lewat dua hal ini, inovasi yang diharapkan muncul dapat konsisten untuk muncul terus menerus. Tentunya dua hal ini harus dilandasi dengan sikap keterbukaan dan independensi tanpa memihak salah satu karyawan. Artinya space dan trust ini harus dibuka seadil-adilnya sehingga persaingan antar karyawan akan lebih sehat dan kompetitif serta kemajuan perusahaan dapat tercapai

      Hapus
  5. Saya setuju dengan kutipan diatas yang menyatakan bahwa “Dalam perekonomian saat ini, bisnis harus mengelola dan memotivasi karyawan-karyawan yang berpendidikan baik sehingga tidak terlalu membutuhkan pengawasan langsung”. Motivasi karyawan tentunya akan mendorong terciptanya kreativitas dari individu itu sendiri, dan tentunya produktivitas yang dihasilkan individu itu sendiri akan meningkat. Memang benar jika dikatakan bahwa financial merupakan motivator efektif untuk produktivitas individual. Namun menurut saya, terkait motivator kreatifitas dan inovasi lebih condong kearah bagaimana cara perusahaan memberikan kesempatan kepada karyawannya agar dapat berkembang. Mungkin perusahaan dapat memberikan pelatihan, atau pun workshop kepada karyawan tersebut. Dimana dengan pelatihan dan workshop tersebut, tentunya pengetahuan mereka akan bertambah dan kreatifitas mereka akan semakin “terasah”.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin bertanya kepada saudara felicia, anda mengatakan bahwa motivstor kreatifitas dan inovasi lebih condong bagaimana perusahaan memberikan kesempatan pada karyawannya untuk berkembang. yang ingin saya tanyakan kesempatan seperti apa yang diberikan oleh perusahaan sehingga bisa berkembang selain pelatihan dan yang telah anda sebutkan.
      terima kasih

      Hapus
    2. Terima kasih.
      Menurut saya,kesempatan yang dapat di berikan oleh perusahaan selain yang saya sebutkan tadi yaitu, bisa saja perusahaan menghargai setiap hasil kerja, ide atau pendapat dari karyawannya. Dengan begitu tentu saja karyawan akan merasa bahwa dirinya dihargai, dan dirinya merupakan bagian dari perusahaan tersebut. Sehingga munculah motivasi dari dalam diri mereka untuk dapat berkreatifitas dan berkinerja dengan lebih baik lagi.

      Hapus
    3. saya ingin menanggapi jawaban saudari mengenai menghargai setiap hasil kerja karyawan. menurut anda bagaimana cara perusahaan bisa menghargai hasil kerja, ide atau pendapat dari seorang karyawan ?

      terima kasih

      Hapus
    4. Terima kasih.
      Menurut saya perusahan punya caranya sendiri menghargai tiap hasil dari kinerja karyawannya.
      Untuk hasil kerjanya sendiri, perusahaan dapat memberikan penghargaan seperti memberikan tunjangan atau bonus, seperti itu.
      Sedangkan untuk ide atau pun pendapat, perusahaan tentu akan memilih tiap ide atau pendapat yang dianggapnya baik. Jika pendapat itu baik,tentu pendapat itu yang akan digunakan perusahaan, untuk membangun perusahaan.
      Namun jika perusahaan merasa pendapat atau idenya kurang membangun, perusahaan sebaiknya tidak boleh menolak ide tersebut secara "mentah-mentah" karena tentunya hal tersebut akan membuat karyawan merasa down. setidaknya ide dan pendapat tersebut dapat di tampung, atau dapat dibicarakan secara bersama-sama.

      Hapus
  6. Menurut saya, produktivitas maupun kreativitas disyaratkan agar organisasi atau perusahaan mampu menghasilkan produk baru yang berkualitas, dan dapat di perbaharui secara terus menerus. Faktor ekstrinsik, yaitu insentif financial merupakan factor pendukung yang sangat berdaya guna bagi karyawan, dan dapat menjadi motivator untuk mendorong produktivitas karyawan. tetapi, pendekatan secara financial tidak akan terlalu berhasil karena masalah financial bukan menjadi faktor utama dimana kreatifitas dan inovasi di nilai. Melainkan penghargaan perusahaan pada karyawan yang berhasil memunculkan ide kreatif, menjadi salah satu faktor pendorong terjadinya pengembangan produk. faktor lain yang mendukung terjadinya kreativitas dan inovasi ialah adanya kebebasan dalam menghasilkan ide-ide kreatif di dalam perusahaan. Dimana tidak adanya pembatasan yang menghambat karyawan untuk berkembang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat Saudari Anggie bahwa pendekatan financial tidak selamanya akan terus berhasil dalam mendorong produktivitas maupun kreatifitas karyawan melainkan kebebasan dalam menyampaikan ide-ide kreatif dan penghargaan atas keberhasilan karyawan dalam memunculkan ide-ide yang kreatif dan inovatif justru mungkin dapat lebih bisa mendorong/memotivasi karyawan. Bahkan terkadang adanya dukungan dari organisasi dapat juga menjadi motivator yang mendorong adanya sebuah produktivitas dan kreativitas karyawan.

      Hapus
    2. Saya ingin bertanya kepada Sdri Anggie, apakah contoh riil dari penghargaan selain dari pendekatan finansial agar SDM dapat merasa terpacu dan terdorong untuk berpikir lebih kreatif dan inovatif? Setelah karyawan sudah merasa terpacu untuk berpikir inovatif dan kreatif, bagaimana cara perusahaan untuk memancing karyawan merealisasiakn hasil pemikiran kreatif dan inovatifnya sehingga dapat berguna bagi perusahaan? Kemudian bentuk pembebasan seperti apa yang dapat dilakukan oleh perusahaan? Karena seringkali perusahaan telah memberikan kebebasan namun karyawan masih belum berani dalam mengutarakan idenya.

      Hapus
    3. Terimakasih atas pertanyaan dari saudari Liviana
      Contoh rill dari penghargaan selain dari pendekatan finansial salah satunya ialah pujian dari atasan dan rekan kerja, baik pujian yang disampaikan secara personal atau pujian yang disampaikan di depan para rekan sekerjanya. Karena tidak semua karyawan senang dipuji di depan umum. Hal ini menjadi perhatian penting atasan untuk mengetahui lebih jauh tipe atau jenis karyawannya.
      Cara perusahaan untuk memancing karyawan merealisasikan hasil pemikirannya sehingga dapat berguna bagi perusahaan, bisa melalui rapat bulanan dimana atasan memberikan wewenang atau kebebasan bagi tiap karyawan dalam memberikan idea atau solusi atas permasalahan perusahaan. Solusi atau idea yang dianggap terbaik dapat diwujud nyatakan dalam menyelesaikan permasalahan yang ada.
      Bentuk kebebasan yang seringkali perusahaan diberikan ialah kebebasan berpendapat atau mengutarakan idea yang dimiliki, ada juga beberapa purusahaan yang memberikan kebebasan pada karyawan dalam mengambil keputusan untuk masalah-masalah tertentu yang darurat. Untuk mengatasi permasalahan karyawan yang belum berani dalam mengutarakan idea, perusahaan dapat mencoba dengan memberikan ruang pada karyawan dan membudayakan kebiasaan pada karyawan dalam menyampaikan idea. dimana idea, saran atau solusi yang diberikan tidak akan berpengaruh buruk pada kerjaan sang karyawan, sebaliknya solusi atau idea yang terbaik akan digunakan perusahaan dalam menyelesaikan masalah. Selain itu perusahaan juga dapat memberikan catatan keberhasilan tiap-tiap karyawan atau raport dari kinerja karayawan selama kurun waktu tertentu.

      Hapus
  7. pendekatan financial bukan merupakan hal yang utama bagi perusahaan dalam produktivitas, tetapi hal yang utama adalah inovasi dan kreativitas karyawan dalam menciptakan suatu produk tersebut,serta bagaimana cara kita dalam pemberian motivasi yang benar kepada karyawan, sehingga lebih dapat memajukan inovasi dan kreativitas mereka. sedangkan finansial lebih tertuju pada produktivitas yang dihasilkan oleh karyawan, seberapa besarkah pengeluaran yang harus kita keluarkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dan seberapa besar hasil yang kita dapat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya kepada saudari Irene.
      Tentang bagaimana cara perusahaan dalam pemberian motivasi yang benar kepada karyawan. Ini maksudnya bagaimana? dan pemberian motivasi yang benar itu seperti apa? Terima kasih
      Desy Ayu Lestari (3103011284)

      Hapus
  8. menurut saya financial memang diperlukan bagi para pekerja tetapi hal tersebut belum tentu bisa membuat seorg karyawan memunculkan kreatifitasan seorang pekerja. jika perusahaan ingin membuat karyawannya untuk berpikir kreatif dan membuat produktifitas meningkat, perusahaan hrs nya melakukan motifasi atau dorongan pada para karyawan nya. seperti memberikan pelatihan, memfasilitasi para karyawannya, dll. dengan begitu secara tidak langsung dapat membuat karyawannya ingin melakukan yang terbaik untuk perusahaannya. dengan begitu dapat memotifasi atau memdorong karyawan untuk berpikirkreatif meningkatkan kreatifitas

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan apa yang disampaikan oleh saudari olivia bahwa financial bukanlah hal utama terpenting dalam meningkatkan kreativitas kinerja seorang karyawan, namun ada beberapa hal yang dapat membuat karyawan untuk bs berfikir kreatif agar dapat meningkatkan produktivitas, yaitu dengan memberi motivasi, memberikan pelatihan, mengikutsertakan dalam kegiatan workshop ataupun seminar seminar, dan juga memberikan fasilitas fasilitas yang dibutuhkan karyawan agar mereka lebih dapat bereksplorasi untuk meningkatkan produktivitas dalam kinerjannya. terimakasih

      Hapus
  9. menurut pendapat saya, tidak semua pegawai bersedia melaksanakan tugas yang diberikan perlu adanya bimbingan yang terus menerus dari pimpinan agar produktivitas tercapai.

    produktivitas tidak selalu pada pencapaian target yang berkaitan dengan kualitas, kuantitas dan waktu. namun juga berkaitan dengan efesiennya suatu kinerja

    ada beberapa faktor yang mempengaruhi produktivitas antara lain disiplin kerja, motivasi, jaminan sosial yang diberikan perusahaan (asuransi), lingkungan dan iklim kerja yang kondusif dst.

    Rendahnya motivasi kerja dan disiplin kerja mempengaruhi rendahnya produktivitas kerja pegawai sebuah organisasi. karena manusia bisa berhasil dengan adanya dukungan/motivasi (pendekatan emosional) serta sikap disipline sehingga produktivitas yang dihasilkan bisa maksimal. Motivasi yang tinggi tidak memerlukan imbalan ekstern (finansial)karena dapat mendorong orang untuk menunjukkan sikap disiplin yang baik dan hal tersebut memerlukan kesadaran yang tinggi dari para pegawai

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin bertanya. menurut anda, bisakah seseorang karyawan menjadi terlalu termotivasi sehingga kinerjanya menurun sebagai akibat dari usaha yang berlebih? terimakasih (syandi 3103011260)

      Hapus
    2. terimakasih atas tanggapannya saudari syandi :)

      Dapat, Motivasi yang berlebih akan menimbulkan demotivasi yang mengakibatkan menurunnya kinerja karena kegagalan dalam mencapai tujuan. Maka dari itu motivasi yang terlalu berlebih tidak baik untuk mencari prestasi yang tinggi untuk dirinya

      Hapus
  10. menurut saya belum tentu karyawan yang mempunyai pendidikan tinggi bisa menghasilkan inovasi dan kreativitas mungkin saja banyak orang yang tidak berpendidikan tinggi tapi menghasilkan inovasi dan kreativitas yang lebih baik dan juga dalam hal pengawasaan tidak semua orang itu sempurna makanya diperlukan pengawasan perusahaan tidak bisa dengan mudahnya menghilangkan pengawasan hanya melihat dari latar belakang yang tinggi/baik.
    Dan dalam hal pendekatan finansial, kreativitas dan inovasi tidak bisa diukur dari pendekatan finansial malah ketika karyawan mempunyai finansial tinggi dia akan dituntut menghasilkan inovasi dan kreativitas yang lebih baik daripada yang lain dan itu akan membuat karyawan merasa tertekan dan menghambat kreativitas dan inovasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang uang bukan faktor utama untuk memotivasi semua karyawan tapi uang bisa memotivasi sebagian karyawan pada kondisi tertentu .
      lalu yang akan saya tanyakan, pada saat/kondisi apa saja uang bisa memotivasi karyawan? dan dengan cara apa agar perusahaan tau yang diinginkan karyawan sehingga memberikan dukungan motivasi yang tepat untuk tiap-tiap karyawan?
      terimakasih (syandi 3103011260)

      Hapus
  11. Menurut saya, cara untuk pengembangan produk adalah dengan memiliki karyawan yang kreatif dan inovatif. Cara untuk mendapatkan karyawan kreatif dan inovatif adalah dengan cara melatih mereka, memotivasi mereka, dan memfasilitasi mereka. Pendekatan finansial di sini hanya sekedar sebagai bonus tambahan dikarenakan mereka telah bekerja dengan baik dan memuaskan bagi perusahaan. Dengan pemberian reward diharapkan bahwa karyawan terpacu dan termotivasi untuk selalu bekerja dengan lebih kreatif dan inovatif sesuai yang diharapkan oleh perusahaan terhadap mereka. Bagi karyawan yang mungkin masih belum mencapai target minimal perusahaan, sebaiknya mereka diberikan motivasi lebih dan pelatihan-pelatihan agar kreatif dan inovatif mereka semakin terasah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya kepada saudari Anita.
      Pemberian reward seperti apa yang anda maksud? dan apakah dengan pemberian reward tersebut dapat membuat karyawan termotivasi? jika tidak apa yang akan dilakukan perusahaan agar karyawannya dapat termotivasi dan meningkatkan kinerja mereka? Terimakasih..
      Desy Ayu Lestari (3103011284)

      Hapus
    2. Terima kasih saudari Desy atas pertanyaannya.
      Reward yang saya maksud adalah adanya kenaikan gaji, bonus, kompensasi dan tunjangan-tunjangan yang diperlukan bagi para karyawan tersebut. Kebanyakan karyawan akan termotivasi dengan adanya reward/penghargaan dari perusahaan tersebut. Dengan begitu, mereka termotivasi untuk meningkatkan kinerja mereka lebih lagi. Kebanyakan perusahaan memberikan reward kepada karyawan yang memiliki kinerja yang baik. Terima kasih.
      Anita Adelia (3103011028) kelas D

      Hapus
    3. Saya ingin bertanya kepada sdri. Anita, menurut anda, faktor apa saja selain insentif financial yang dapat memicu/mendorong kreativitas dan inovasi produk sehingga menimbulkan produktivitas?Karena, sesuai palimat terakhir dari pernyataan di atas, insentif financial tidaklah begitu berpengaruh bila yang dihadapi adalah masalah yang berkaitan dengan kreativitas dan inovasi produk. Lantas, pemicu/faktor pendorong yang seperti apakah yang dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitas SDM? terima kasih.

      Hapus
    4. Terima kasih saudari Melinda atas pertanyaannya. Menurut saya, faktor pendorong yang dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitas SDM adalah memberikan para SDM kebebasan dalam menyampaikan ide-ide kreatif mereka ke atasan, penghargaan atas keberhasilan para SDM dalam memunculkan ide-ide yang kreatif dan inovatif, danya dukungan dari organisasi dapat juga menjadi motivator yang mendorong adanya sebuah produktivitas dan kreativitas SDM.

      Hapus
  12. Saya setuju dengan pendapat diatas bahwa mungkin pendekatan finansial saja tidaklah cukup jika proses pengembangan produk tersebut dikaitkan dengan kreatifitas dan inovasi. Kemudian untuk masalah produktifitas dan kreatifitas yang dilakukan karyawan untuk organisasi itu semua tergantung pada SDMnya. Jika Perusahaan ingin meningkatkan hasil produksinya, produk2 barunya, dsb Hal yang dapat dilakukan Perusahaan yaitu memberikan reward atau penghargaan seperti diatas tadi berupa peningkatan gaji, bonus, insentif berupa tunjangan dan lain sebagainya, sehingga diharapkan membuat individu semakin meningkatkan kinerjanya.Memang insentif finansial bisa mempengaruhi kinerja individu. Tetapi, dari semuanya itu untuk pengembangan produk yg berkaitan dgn inovasi dan kreatifitas, Perusahaan dapat melibatkan karyawannya untuk berpartisipasi secara aktif dalam memberikan masukan, solusi, dsb untuk peningkatan produksi dan penciptaan hal-hal baru. Selain itu mungkin dengan melengkapi fasilitas lain yang ada di Perusahaan (teknologi, dsb) untuk menunjang kinerja karyawannya.
    Indahwati-3103011003.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat Saudari Indah tentang pendapat diatas bahwa mungkin pendekatan finansial saja tidaklah cukup jika proses pengembangan produk tersebut dikaitkan dengan kreatifitas dan inovasi.

      Tetapi saya ingin bertanya, Apakah cukup hanya dengan memberikan reward atau penghargaan seperti diatas tadi berupa peningkatan gaji, bonus, insentif berupa tunjangan dan lain sebagainya, membuat individu semakin meningkatkan kinerjanya ? Apakah ada cara lain agar individu semakin meningkatkan kinerjanya ?

      Terima Kasih.

      Hapus
    2. Terima kasih atas komentarnya, saudari natalia.
      Menurut saya yang bisa dilakukan Organisasi mungkin dengan memberikan pelatihan pada karyawan yang dapat mengembangkan skill dari karyawan tersebut. Seperti misalnya untuk pekerjaan teknis yang memungkinkan karyawan untuk melakukan tugas dan tanggung jawab mereka dengan baik (misalnya : pengetahuan tentang produk, proses, prosedur teknis, hub.pelanggan, dsb). Perusahaan juga dapat memberikan praktik-praktis bisnis pada karyawannya untuk meningkatkan keahlian para karyawannya dan kinerja karyawannya tersebut. Yang kedua, Perusahaan juga bisa merancang ulang organisasi serta proses kerja yang membuat karyawnnya dapat bekerja dengan nyaman, misalnya adanya rotasi pekerjaan atau perputaran pekerjaan, dsb.

      Hapus
    3. KELAS C NRP 3103011181

      SAYA SETUJU, KARENA KREATIVITAS DAN PRODUKSI SANGAT BERKAITAN SATU DENGAN YANG LAIN, DAN JUGA SETELAH ITU TERPENUHI PERUSAHAAN DAPAT MEMBERIKAN REWADT ATAU PENGHARGAAN KEPADA KARYAWANNYA

      Hapus
    4. Terima Kasih Saudari Indahwati atas tanggapan dan Jawabannya atas pertanyaan saya. Dan saya cukup mengerti tentang penjelasan saudari.

      Hapus
  13. Dalam penciptaan produk memang diperlukan berbagai hal seperti dukungan financial. Tetapi juga sangat diperlukan dukungan kreativitas dan inovasi. Karena jika kita hanya mengandalkan dukungan financial saja maka akan sulit untuk tetap bersaing di lapangan. Akan tetapi jika didukung dengan kreativitas dan inovasi individu akan lebih membuat suatu produk dapat lebih bersaing, sehingga produk tersebut tidak tertinggal tren atau perkembangan yang sedang terjadi bahkan akan menjadi suatu hal yang baru yang belum pernah ada sebelumnya. Sehingga menciptakan produk yang berkualitas tinggi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan pendapat diatas bahwa dukungan financial, dukungan kreatifitas dan inovasi penting bagi pengembangan produk.

      tapi yang ingin saya tanyakan, menurut anda mana yang lebih penting dan lebih berpengaruh pada pengembangan produk?
      mengingat bahwa kedua hal tersebut saling penting dan berkaitan.

      selain itu pendekatan mana yang harus dipilih atau diterapkan oleh perusahaan?mengapa?
      terima kasih.

      Hapus
  14. Menurut pendapat saya, kreativitas dan inovasi harus digali secara terus menerus. Dengan adanya SDM yang berkualitas baik diharapkan perusahaan dapat melakukan pengembangan produk yang kreatif dan inovatif. Pendekatan finansial memang bukanlah faktor yang paling penting. Pendekatan finansial hanya menjadi salah satu faktor pendukung saja, tetapi yang terutama adalah adanya penghargaan lain dari perusahaan, yaitu dukungan, motivasi, dan adanya kebebasan berkarya yang diberikan oleh perusahaan. Jika kepuasan jiwa sudah dapat dipenuhi barulap perusahaan menggunakan pendekatan finansial sebagai bentuk kompensasi atas apa yang sudah dihasilkan oleh karyawan tersebut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dgn pendapat saudari Yosephine, bahwa dengan mengasah terus kemampuan karyawan,maka keuntungan dari perusahaan adalah perusahan dpat melakukan pngembangan produk.
      Saya ingin bertanya, apakah menurut Anda kepuasan jiwa dapat membuat karyawan betah pada suatu perusahaan? bukan kah kebanyakan dari karyawan justru memilih dana kompensasi?
      trims's

      Hapus
  15. Menurut saya, kreativitas dan inovasi karyawan muncul karena adanya motivasi. Perusahaan harus mampu mengelola motivasi karyawan agar karyawan merasa dirinya adalah bagian dari perusahaan, sehingga karyawan akan loyal dan berusaha melakukan yang terbaik. Untuk insentif menurut sayahal tersebut hanya bersifat sebagai pendukung dan penghargaan atas kerja keras yang lebih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya, tidak semua karyawan dapat dimotivasi dengan mudah, biasanya karyawan profesional lebih sulit dimotivasi dari pada karyawan biasa/non profesional, karena karyawam profesional tidak merespon stimulus yang sama dengan karyawan biasa.
      karyawan profesional seperti insinyur,akuntan,pengacara,perawat,dll memiliki komitmen jangka panjang yang kuat terhadap bidang keahlian mereka, sering kali mereka lebih setia pada profesi mereka. penghargaan biasa pun seperti uang dan promosi jarang sekali efektif dalam mendorong karyawan profesional untuk mengerahkan tingkat usaha yang lebih tinggi.
      yang saya tanyakan : apa yang harus dilakukan perusahaan terhadap karyawan profesional agar mengerahkan tinggat usaha yang lebih tinggi ? tolong berikan contoh riilnya. terimakasih
      (syandi 3103011260)

      Hapus
    2. saya engambil contoh PT Asuransi Central Asia.
      karyawan professional di PT tersebut cenderung tipikal karyawan yang terlatih dan profesional dengan latar pendidikan sarjana. Tipe karyawan ini mendapat kepuasan intrinsik yang tinggi dari pekerjaan mereka. Mereka umumnya dibayar tinggi, memiliki komitmen kuat terhadap bidang pekerjaan dan cenderung lebih loyal kepada profesi mereka daripada kepada employer mereka. Mereka jarang mendefinisikan pekerjaan mereka dalam konteks angka 8 jam per hari atau 6 hari kerja seminggu.

      Lalu, apa yang memotivasi mereka?
      Kesempatan pekerjaan yang lebih besar, peluang pengembangan skill, project besar atau dari luar negeri yang menguntungkan, kesempatan mendapatkan reward educational, berhubungan dengan pengakuan keahlian mereka.

      Hapus
  16. Menurut saya, masalah mengenai kreatifitas dan inovasi seringlah muncul di dalam perusahaan. Faktor pendekatan financial bukanlah faktor umum penyelesaian masalah tersebut. Karena ide-ide kreatif tidaklah dapat dibeli dan tidaklah dapat muncul begitu saja. Walaupun semua diiming-imingi kenaikan gaji pada setiap pengembangan kinerja namun tak semua kinerja setelah diberikan kenaikan gaji dapat bekerja dengan stabil malah terkadang kinerja akan menurun.Semua tergantung pada individu masing-masing. Untuk inovasi dan kreatifitas sebenarnya dapat di hasilkan dari pemotivasian dengan penghargaan khusus tetapi bukan hanya dengan penghargaan uang tetapi dapat berupa kenaikan jabatan , dsb. Mungkin dapat dilakukan pelatihan khusus dan pengadaan seminar bimbingan pengembangan karir dapat membuat para pekerja berpikiran luas sehingga dapat memicu pemikiran mereka untuk menghasilkan hal-hal baru yang melatih kereatifitasannya untuk berkembang.
    Deviani kelas D (3103011024)

    BalasHapus
  17. Menurut saya, untuk mengelola dan memotivasi karyawan yang berpendidikan baik sehingga tidak terlalu membutuhkan pengawasan langsung, memerlukan level yang tinggi dalam produktifitas dan kreativitas yang disyaratkan, serta melalui inovasi, dibutuhkan untuk mengelola dan memotivasi karyawan dengan baik agar meningkatkan produktifitas, yang menghasilkan produk baru dengan cepat dan terus menerus. Namun menurut saya, pendekatan financial tidak akan berpengaruh banyak dalam sesorang menciptakan kreatifitas dan inovasinya, karena kreatifitas dan inovasi merupakan sesuatu yang berada dalam diri seseorang yang tidak dapat muncul begitu saja dengan adanya pendekatan financial, namun dengan memberikan pembekalan untuk melatih mereka melalui pelatihan untuk melatih kemampuan mereka, serta kesempatan dan kebebasan untuk memberikan ide-ide kreatif dan inovatinya. Sehingga karyawan dapat meningkatkan produktifitasanya bagi perusahaan melalui kreatifitas dan inovasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maxell. Sanjaya 3103011006 kelas A
      Saya setuju dengan pendapat anda , pengembangan suatu produkharus menitikberatkan kepada kreativitas individu bukan secara finansial karena apabila pengembangan sesuatu barang hanya berdassrkan finansial namun tanpa arah ataupun tujuan yang jelas dalmam arah pengembangannya tentu hal ini akan menjadi hal yang sia sia oleh karena itu alangkah baiknya bila kita memotivasi karyawan kita agar tidak menurun produktivitasnya dengan car memberikan insentif ataupun tunjangan sehingga itu akan menjadi reward dan dengan itu pula karyawan akan berusaha melakukan hal yang lebih baik lagi

      Hapus
  18. Menurut saya kreatif dan inovatif seorang karyawan berkaitan dengan motivasi khususnya dari atasan dan lingkungan kerja. Karena jika karyawan merasa dimotivasi secara tidak langsung karyawan tersebut akan mampu berkreatif dan melakukan inovasi baru untuk mengembangkan produktifitas dalam perusahaan. Pendekatan financial mungkin selalu menjadi alasan kebanyak’an orang untuk mau berkreatif namun untuk mendapatkan suatu ide tidak hanya karena masalah uang namun yang terpenting adalah factor dari sekitar lingkungan kerjanya itu sendiri. Jika factor financial sangat menggiurkan namun atasan tidak dapat memotivasi, menurut saya itu tidak akan membuat karyawan mampu berkreatif dan berinovasi dengan baik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya kepada Saudari Dwima,apa yang harus dilakukan oleh perusahaan ketika memiliki karyawan yang lebih menyukai meneruskan ide karyawan lain dibandingkan karyawan tersebut harus mencetuskan sebuah ide yang baru ? Terima Kasih.^^

      Hapus
    2. Menurut saya karyawan seperti itu bisa diajak berbiacara baik-baik antara manajer dengan karyawan yang bersangkutan seperti apakah ada masalah, kendala dan hambatan yang dirasakan sehingga tidak dapat mempunyai ide untuk berinovasi, lalu diberikan motivasi, diberikan bonus dan penghargaan atas ide dan kinerjanya sendiri dengan baik. Karena setiap orang pasti mempunyai ide hanya saja tidak mudah untuk dikemukakan. Dan tugas manajer adalah tempat untuk tempat keluh kesah dan memberikan masukan yang baik kepada bawahannya.

      Hapus
    3. Karyawan Profesional sangat sulit dimotivasi karena karyawan professional sangat mementingkan profesi mereka. Menurut anda Bagaimana Cara memotivasi Kayawan Profesional yang begitu sulit dimotivasi? Dan pernyataan anda, bahwa tugas manajer adalah tempat keluh kesa para karyawan apakah akan langsung mempengaruhi karyawan tersebut dalam meningkatkan kreaativitas dan produktivitas? Terimkasih

      Hapus
    4. Setiap karyawan pasti merasa dirinya berbeda dengan orang lain sama halnya dengan karyawan yang professional, dia akan cenderung merasa mampu tanpa dimotivasi. Namun setiap orang akan bisa berubah, memberikan motivasi tidak selalu harus dilakukan ataupun diberikan dalam bentuk nyata. Memotivasi juga dapat diberikan melalui keadaan sekitar, contohnya memberikan segala fasilitas yang menunjang pekerjaan mereka, ruang kantor dibuat seenjoy mungkin diberi music, dll. Agar karyawan tersebut dapat selalu berkarya dengan baik. Lalu mengenai masalah apakah karyawan dapat terpengaruh langsung dalam hal produktivitas dan kreatifitasnya saat berkeluh kesah kepada manajernya, saya tidak mengatakan iya, karena segala sesuatunya yang dapat meningkatkan atau menurunnya sebuah kreaftifitas dan produktifitas yang utama adalah dari diri karyawan itu sendiri. Berkonsultasi kepada manajer hanya salah satu solusi kecil yang mungkin dapat membantu karyawan itu sendiri agar dapat berinovasi sehingga menghasilkan kreatifitas yang bagus.

      Hapus
  19. saya pikir ada beberapa faktor yang menyebabkan atau pendorong individu menjadi kreatif. Faktor tersebut adalah:
    Pengalaman individu dengan kreativitas terkait dengan latar belakang individu sebelumnya yang terkait dengan kreativitas.
    Perlakuan terhadap individu terkait dengan bagaimana cara manager misalnya memperlakukan tenaga kerja. yang terakhir adalah
    kemampuan kognitif dari individu terkait dengan keragaman karakteristik Individu dalam hal kemampuan kognitifnya.
    terkait dengan finansial Kita perlu meyakini betapa bisnis tidak bisa berjalan tanpa berkreativitas. Kita bisa menyaksikan perusahaan bermodal besar, bisa dibilang jalan ditempat atau tidak mengalami kemajuan yang berarti karena tidak kreatif.
    dan yang benar adalah kreatifitas sebagai kunci sukses finansial bukan sebaliknya.

    BalasHapus
  20. Menurut saya masalah kreativitas dan inovasi lah yang menjadi faktor utama yang berkaitan dengan suatu produk yang dihasilkan oleh karyawan itu.Memang masing-masing karyawan memiliki kreativitas yang berbeda beda, maka dari itu peran perusahaan ada mendukung atau memotivasi karyawan, dengan apa?misalnya dengan memberikan pelatihan atau seminar mengenai inovasi da kreasi.Sedangkan dari faktor ekstrinsik, yaitu pendekaan finansial, finansial menurut saya tidak akan secara langsung dapat mempengaruhi kreativitas atau kualitas yang dihasilkan karyawan, melainkan hanya sebagai faktor pendukung yang merupakan imbalan atas apa yang telah ia kerjakan, karena saya yakin dengan adanya kenaikan gaji tidak membuat karyawan akan bekerja lebih giat dan mungin akan memperbaiki kinerjanya.terima kasih

    BalasHapus
  21. Menurut pendapat saya,saya setuju bahwa insentif finansial merupakan faktor yang sangat berdaya guna dan menjadi motivator efektif untuk produktivitas individual.akan tetapi bukan menjadi faktor utama melainkan pendukung dari hadirnya kreativitas dan inovasi dari individu (karyawan). Yang menjadi faktor utama terkait dengan kreativitas dan inovasi individu(karyawan) yaitu perusahaan memberikan mereka kesempatan dan kepercayaan untuk bebas bereksplorasi memberikan ide,saran, dan solusi,serta memberikan pelatihan dan memfasilitasi karyawan tersebut. Dengan begitu produktivitas dari karyawan akan meningkat.

    BalasHapus
  22. menurut pendapat saya, untuk mengembangkan inovasi dan kreatifitas dengan menaikkan finansial bukanlah hal yang utama. yang terpenting agar setiap karyawan dapat berkembang dan berinovasi adalah dengan cara perusahaan memberikan motivasi dengan mengadakan seminar atau hal-hal yang berhubungan dengan itu. selain itu juga perusahaan dapat memberikan kesempatan dan membuka jalan bagi karyawan untuk bebas mengeluarkan ide ataupun saran ketika melakukan suatu proyek sehingga mereka merasa dihargai dan dibutuhkan oleh perusahaan. dengan itu maka karyawan akan lebih termotivasi untuk selalu melakukan hal-hal baru bagi perusahaan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat Pricillia bahwa dalam melakukan proses pengembangan dan kreatifitas dalam bekerja tidak hanya dapat dinilai dari seberapa finansial yang akan diberikan oleh perusahaan,melainkan perusahaan harus memberikan suatu hal seperti pemberian seminar atau hal yang berhubungan dengan itu ataupun mengenai tempat atau seuasana kerja yang nyaman bagi para karyawannya,sebab jika seseorang bekerja pada suatu tempat yang nyaman bagi dia,maka mungkin secara otomatis ia akan terasa nyaman dalam bekerja dan akan mungkin dapat mengeluarkan pemikiran-pemikiran yg inovasi dan kreatif.

      Hapus
  23. samuel_3103010157_msdm_2 menurut saya haru ada keseimbangan antara motivasi kerja berupa insentif antara kebutuhan ekstrinsik dan intrinsik karyawan dalam membangun produktivitas dan kinerja.apapun level karyawan tersebut baik dalam posisi lini perusahaan tetap harus dilakukan sistem pengawasan yang konsisten selalu ada umpan balik antara atasan dan bawahan sehingga setiap hambatan dalam pekerjaan dapat diselesaikan secara intensif, apalagi terkait inovasi dan kreativitas harus ada dorongan yang kuat untuk melakukan hal-hal yang bagus untuk organisasi perusahaan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya kepada saudara samuel
      1.kebutuhan ekstrinsik dan intrinsik seperti apakah yang anda maksudkan dan apa kaitannya dengan motivasi kerja?
      2.Apakah hanya dengan dorongan yang kuat dan umpan balik saja cukup dapat membuat seorang karyawan menjadi kreatif dalam menciptakan produk?apakah tidak ada cara lain, terutama yang dilakukan perusahaan terkait hal tersebut?

      Hapus
  24. Novita sari_kelas D_3103011032
    Menurut saya produktivitas dan kreativitas individu mempunyai hubungan timbal balik yang erat. Mereka yang mempunyai kreativitas dan produktivitas dapat menghasilkan kinerja yang efektif serta efisien sebab mereka mampu secara kualitas dan kuantitas menyelesaikan tugas yang dibebankan kepada mereka. Oleh karena itu lah produktivitas harus didukung dengan kreativitas yang baik dan juga sebaliknya.
    Lalu mengenai pernyataan terakhir, menurut saya pendekatan finansial memang kurang berpengaruh karena kreativitas dan inovasi seseorang tidak bisa didapat hanya dengan memberikan insentif finansial, namun harus dari sumber daya manusia itu sendiri yaitu kompetensi individu tersebut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya kepada Saudari Novita,jika seorang karyawan telah menyampaikan ide-ide yang kreatif yang dimilikinya namun perusahaan menolak karena alasan dukungan(seperti peralatan,dll) belum memadai tanpa memberitahukan alasan tersebut kepada karyawannya, pertanyaannya bagaimana jika Anda diposisikan sebagai atasannya, Anda tetap membuat karyawan tersebut tidak kecewa sehingga tetap mencetuskan ide-ide kreatif lainnya ?

      Hapus
    2. Terima kasih atas responnya. Maaf sebelumnya saya agak bingung dengan pertanyaan saudari Devi. Di sini maksud anda, "Jika saya diposisikan sebagai atasan karyawan tersebut",
      lalu soal berikutnya anda berkata, "Anda tetap membuat karyawan tersebut tidak kecewa sehingga tetap mencetuskan ide-ide kreatif lainnya?". apakah benar seperti ini? kalau begitu jawaban saya ya sebagai atasannya saya tetap akan mensupport karyawan tersebut agar tidak kecewa dan tetap mencetuskan ide-ide kreatif lainnya sehingga pikiran perusahaan dapat menjadi lebih terbuka dan mungkin saja dapat memberi dukungan kepada karyawan tersebut.

      Hapus
  25. menurut saya,meningkatkan produktivitas, kreativitas dan inovasi karyawan tidak sepenuhnya dapat berhasil dengan dilakukannya pendekatan finansial. ada beberapa hal lain yang dapat mendorong karyawan untuk dapat meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan inovasi, antara lain :
    1. perusahaan harus harus menawarkan karyawannya lingkungan di mana mereka dapat mengembangkan dan berbagi ide.
    2. yang menghambat inovasi adalah kritik lebih dan hukuman. Ketika dihukum, perusahaan menghancurkan kepercayaan diri karyawan. Perusahaan perlu belajar untuk menghargai kegagalan dan harus berasumsi bahwa karyawan Anda jujur, pekerja keras dan kompeten.


    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan saudara edward. perusahaan harus menghargai pendapat karyawannya agar mereka dapat berinovasi dan menjadi kreatif.

      Hapus
    2. Saya sangat setuju dengan pendapat saudara edward, karena memang seorang karyawan tidak hanya perlu dimotivasi dengan tunjangan finansial saja, akan tetapi karyawan butuh lingkungan yang mendukung & kesempatan untuk mengekspresikan ide"nya karena seringkali sebuah perusahaan terlalu ketat dalam kebijakannya sehingga menyebabkan karyawan menjadi takut untuk mencoba" idenya

      Hapus
  26. Novita N -- 3103011048 -- D

    Menurut saya produktivitas seorang karyawan memang tidak hanya ditentukan dari faktor finansial namun lebih dominan & berpengaruh dari faktor inovasi dan kreativitas. Walaupun seorang karyawan diberikan fasilitas finansial yang memadai , namun ia tak memiliki sisi kreatif dan inovasi itu sama saja dengan 0 (nol).
    Suatu pengembangan produk memang sangat berkaitan dengan inovasi, tanpa itu maka tidak akan ada pengembangan produk, produk akan hanya menjadi suatu yang monoton dan itu-itu saja.
    Tetap faktor inovasi dan kreatif menjadi faktor utama, faktor finansial hanya sebagai "faktor tambahan " saja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat novita 'seorang karyawan diberikan fasilitas finansial yang memadai , namun ia tak memiliki sisi kreatif dan inovasi itu sama saja dengan 0 (nol)', menurut saya pengembangan inovasi dan kekreatif'an dpt juga dilakukan dgn melakukan pelatihan, yg dpt memungkinkan seorang karyawan memiliki ide kreatif nantinya. Tidak hanya pelatihan saja mungkin juga dengan mengadakan seminar-seminar sehingga kekreatifan dpat muncul.
      Linda puspita s/3103011023

      Hapus
  27. menurut saya, faktor finansial untuk mempengaruhi atau memotivasi karyawan hanya berpengaruh pada hasil yang produksi yang dihasikan. Tentu dengan memberikan itensif - itensif karyawan akan lebih bersemangat untuk mengerjakan pekerjaanya dengan baik. Dan berkaitan dengan inovasi atau kreativitas ini perusahaan dapat memberikan kompensasi pendidikan untuk karyawan agar dapat dilatih kreativitasnya lebih dalam lagi. Dengan melakukan kompensasi ini perusahaan dapat memporoleh manfaat lebih didalam inovasi dan kreativitas produknya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan pendapat robby yang dimana seorang karyawan mampu untuk mencapai hasil maksnya disaat mereka mendapatkan hasil yang sesuai dengan apa yang dia keluarkan atau cetuskan baik berupa ide maupun berupa produksi ataupun produktivitas. oleh sebab itu banyak perusahaan yang sekarang menerapkan sistem gaji+ komisi yaitu dengan tujuan agar karyawan tidak hanya stag dengan pekerjaanya itu saja ataupun menurun melainkan kebalikannya dimana karywan mampu untuk menciptakan ide-ide baru atau gagasan dengna tujuan hasil yang lebih.

      Adhitya Nugroho 3103011029

      Hapus
    2. saya setuju dengan pendapat saudara robby. saya hanya ingin menambahkan bahwa selain di dukung faktor financial, perusahaan juga harus memberikan pelatihan-pelatihan yang mendukung untuk meningkatnya kreatifitas maupun inovasi seorang karyawan. selain itu, karyawan juga dapat diikutsertakan dalam pengambilan keputusan yang tidak terlalu besar.

      Hapus
    3. saya setuju dengan saudara robby, faktor finansial memang hanya berpengaruh pada hasil yang diproduksi. perusahaan harus memberikan pelatihan agar karyawannya menjadi kreatif dan berinovasi

      Hapus
    4. Saya sependapat dengan saudara Robby. Dengan memberikan memberikan itensif - itensif pada karyawan akan lebih bersemangat untuk mengerjakan pekerjaanya dengan baik. Tentunya akan membawa manfaat yang baik pula bagi perusahaan.

      Hapus
  28. Menurut saya : pendekatan financial atau uang tidak menjadi hal yang terpenting dalam proses pengembangan produk karena suatu kreativitas dan inovasi produk itu butuh adanya saling tukar pikiran atau saling menuangkan ide-ide mereka agar proses produksi produk tersebut dapat dikerjakan dengan lebih cepat dan semakin berkualitas sehingga akan berdampak kepada kemajuan perusahaan tersebut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan saudari Sherly kreativitas dan motivasi di dapat juga melalui kelompok kerja yang menyenangkan, yaitu memiliki kelompok yang dapat menerima dan memberikan saran yang baik, tidak egois dan memikirkan diri sendiri, dengan begitu akan mudah untuk saling bertukar ide dan penambahan-penambahan ide yang ada agar dapat menciptakan kreativitas dan inovasi produk yang lebih baik lagi.

      Hapus
    2. Novia_ kelas C : saya sependapat dengan saudari sherly, bahwa kreativitas dan inovasi produk itu butuh adanya saling tukar pikiran atau saling menuangkan ide-ide mereka agar prosesnya dapat berjalan dengan baik dan lancar bukan karena pendekatan financial atau uang. inovasi yang muncul akan berdampak positif bagi perusahaan, yaitu perusahaan akan semakin maju dan karyawanpun akan merasa diperhatikan oleh perusahaan karena telah memilih ide-ide mereka.

      Hapus
  29. menurut pendapat saya pendekatan finansial memang bukanlah hal yang terpenting. dalam proses pengembangan produk atau menginovasi produk bukanlah yang terutama adalah finansial, tetapi bagaimana karyawan dapat memberikan, menciptakan sebuah ide kreatif yang baik sehingga munculah produk yang baru yang diciptakan dari perusahaan. disini perusahaan bertujuan untuk mengelola dan memotivasi para karyawannya sehingga para SDM memiliki ide yang kreatif dan motivasi yang tinggi untuk menciptakan produk tersebut. hasil dari produk baru barulah muncul financial yang sesuai dengan adanya kreatifitas dan inovasi produk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin bertanya kepada saudari josephine mengenai bagaimana cara sebuah perusahaan bisa membuat karyawan memberikan , menciptakan sebuah ide yang kreatif, jika anda mengatakan bahwa financial bukan penyebabanya ?

      terima kasih

      Hapus
    2. Saya ingin menjawab pertanyaan saudara santho
      Menurut saya, sebuah perusahaan bisa membuat seorang karyawannya seperti itu dengan cara memberikan kepercayaan akan kemampuan yang dimiliki karyawan tersebut serta memotivasinya.
      Dilihat dari segi financial, saya setuju dengan josephine karena menurut saya financial bukanlah hal utama tetapi hanyalah penunjang agar karyawan tersebut dapat melakukan usaha terbaik bagi perusahaannya ke depan.

      Terima Kasih.

      Hapus
    3. saya ingin menanggapi pernyataan saudara hartono, jika anda setuju dengan josephine bahwa segi financial bukan sebagai hal utama, dan mengatakan kepercayaan adalah yang terbaik. apakah dengan kepercayaan saja seorang bisa termotivasi, dan jika karyawan tersebut menyalahgunakan kepercayaan tersebut, apa yang akan dilakukan oleh sebuah perusahaan ?


      Terima Kasih

      Hapus
    4. Saya akan menanggapi pertanyaan saudara santho:
      Jika sebuah perusahaan memberi kepercayaan akan tetapi karyawan tidak menggunakan hal tersebut sebagai kesempatan maka itu adalah kesalahan dari karyawan itu sendiri dan menurut saya seorang karyawan tersebut tidak memiliki sikap profesional. Selain itu yang harus dilakukan perusahaan jika memiliki karyawan seperti itu adalah menyelidiki permasalahan dan jika terbukti melakukan penyalahgunaan maka perusahaan dapat menindak lanjut dengan cara mengeluarkan karyawan tersebut.

      Terima Kasih

      Hapus
    5. saya akan menjawab pertanyaan dari saudara santho. memang benar apa yg telah dikatakan oleh saudara hartono, dengan kita memberikan kepercayaan adalah satu cara yg dapat digunakan, selain itu para manajer tingkat atas juga dapat memberikan pelatihan motivasi ataupun yang lainnya.

      thankyou :)

      Hapus
  30. iya, menurut saya benar, mengelola dan memotivasi karyawan-karyawan yang berpendidikan baik memang lebih efisien karena tidak terlalu membutuhkan pengawasan langsung. selain itu pernyataan mengenai " pendekatan finansial mungkin tidak akan terlalu berhasil jika proses pengembangan produk tersebut terkait dengan kreativitas dan inovasi" pernyataan tersebut benar, karena menurut saya kreatifitas dan juga inovasi berasal dari dalam diri seseorang yang muncul secara sendirinya, pendekatan finansial hanyalah beberapa faktor lain yang dapat mendukung terlaksananya kreatifitas dan inovasi yang dimiliki seseorang yang mempengaruhi produktifitas yang tinggi.

    BalasHapus
  31. banyak karyawan yang tertarik dengan kompensasi yang tinggi, akan tetapi untuk menghasilkan produk baru dibutuhkan inovasi dan kreativitas dari masing-masing karyawan untuk itu kompensasi hanya berupa semangat untuk melakukan inovasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat saudara Ronal, dan saya sedikit menambahkan disamping kompensasi berupa dukungan dari lingkungan perusahaan tersebut, perusahaan juga harus mampu memfasilitasi segala bentuk dan kreativitas dari karyawan tersebut. Semakin perusahaan dapat memfasilitasi setiap inovasi dan kreativitas maka hal tersebut secara tidak langsung telah mengembangkan dari sisi perusahaan dan karyawannya. terima kasih.

      Hapus
    2. Saya juga sependapat dengan saudara ronald karena kompensasi memang sangat diperlukan untuk memotivasi karyawan dalam menciptakan inovasi dan kreativitas, tetapi kelompok kerja yang baik juga diperlukan agar dapat saling bertukar pikiran tentang menciptakan ide-ide yang kreatif dan inovatif terhadap produk tersebut.

      Hapus
    3. saya setuju dengan pendapat saudara ronald dan saudara candra. ketika karyawan harus mengeluarkan kreativitas dan inovasi namun tidak ada dukungan apapun dari perusahaan makakreativitas dan inovasi tidak akan keluar dan tidak di aplikasikan dalam perusahaan. namun juga harus dipertimbangkan apakah kreativitas dan inovasi yang dikeluarkan sesuai dengan tujuan perusahaan atau tidak dan sudah sesuai dengan kondisi perusahaa

      Hapus
  32. jika terkait dengan kreatifitas, seperti inovasi tidak bisa hanya dengan memberikan insentif kepada karyawan dan karyawan langsung kreatif. kiranya harus ditunjang dengan pembekalan melalui training atau pelatihan dan bahkan bisa dengan memberikan atau mengikutsertakan karyawan tersebut untuk pendidikan lanjut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya kepada saudari Sheilla. Para karyawan yang biasanya diberi pembekalan training/pembekalan sebagian besar akan malas dan mudah bosan untuk mengikuti itu semua. Menurut anda, contoh training/pelatihan apa yang membuat para karyawannya enjoy dan bersemangat selama mengikuti kegiatan tersebut sehingga mereka bisa mendapatkan ide-ide yang kreatif dan inovatif lagi? Terima kasih.
      Anita Adelia 3103011028 kelas D

      Hapus
    2. Maksud dari pernyataan sheila saya setuju dengan memberikan pelatihan bagi karyawan dapat menumbuhkan kreativitas karyawan, tetapi tambahan pelatihan itudiberikan ke sasaran yang tepat, seperti karyawan yang benar benar membutuhkanplatihan tersebut supaya lebih dapat menunjang produktivitas karyawan sehingga tidak sia-sia perusahaan mengeluarkan biaya operasional. Terimakasih

      Hapus
    3. Saya ingin bertanya kepada saudari Sheila dan Risdoani
      1.Pelatihan seperti apakah yang anda maksudkan?
      2.Apakah dengan mengikutikan pelatihan/ training saja dapat membuat kreativitas dan produktivitas meningkat?Jelaskan?
      3.Jika dilihat dari faktor biaya dan waktu, itu semua akan sia-sia jika tidak ada hasilnya, menurut anda apakah ada solusi/cara lain yang dapat menunjang kreativitas dan produktivitas mereka?

      Terima Kasih

      Hapus
    4. pelatihan yang dimaksud contoh sederhananya membuat laporan pertanggungjawaban atau proposal event misalnya (jika si karyawan masih belum paham atau sering salah) lebih baik kita mengeluarkan satu kali biaya operasional tetapi kedepannya karyawan tidak akan melakukan kesalahan lagi dan telah paham dari pada ia tidak pernah ada yang peduli/menegur terhadap kekurangannya dia yang mengakibatkan tiap bulannya salah terus dan lebih banyak habis biaya untuk terus-menerus revisi.
      terimakasih

      Hapus
  33. menurut saya, memang benar insentif finansial merupakan factor yang sangat berdaya guna dan motivator efektif untuk produktivitas individual. namun, untuk meningkatkan produktivitas, kreatifitas, dan inovasi pendekatan finansial mungkin tidak berhasil. untuk meningkatkan 3 hal tersebut, mungkin karyawan lebih membutuhkan dukungan dari perusahaan, kepercayaan dan kebebasan untuk memberikan ide, serta memberikan fasilitas yang memadai bagi karyawan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat Saudari Natalia bahwa karyawan lebih membutuhkan dukungan dari perusahaan, kepercayaan dan kebebasan dalam memberikan ide serta fasilitas yang memadai untuk meningkatkan produktivitas, kreatifitas, dan inovasi mereka, dibandingkan insentif finansial.

      Saya ingin menambahkan bahwa perusahaan juga perlu memberikan karyawan pembekalan yaitu proses pelatihan dan pengembangan untuk menambah wawasan, pengetahuan, dan keahlian karyawan. Sehingga mereka memiliki kemampuan untuk menerapkan ide-ide yang mereka miliki untuk berkreasi dan menciptakan inovasi-inovasi baru dalam perusahaan.

      Terima Kasih^^

      Hapus
    2. Saya setuju dengan pendapat saudari Natalia bahwa karyawan lebih membutuhkan dukungan dari perusahaan, kepercayaan dan kebebasan untuk memberikan ide, serta memberikan fasilitas yang memadai bagi karyawan ntuk meningkatkan produktivitas, kreatifitas, dan inovasi dibandingkan insentif financial.

      Saya ingin menambahkan bahwa karyawan juga memerlukan pembekalan melalui pelatihan dan pengembangan untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan keahlian mereka. Sehingga mereka memiliki kemampuan untuk menerapkan ide-ide yang mereka miliki untuk berkreasi dan menciptakan inovasi-inovasi baru bagi perusahaan.
      Terima Kasih^^

      Hapus
    3. Saya setuju dengan pendapat saudari Natalia bahwa karyawan lebih membutuhkan dukungan dari perusahaan, kepercayaan dan kebebasan untuk memberikan ide, serta memberikan fasilitas yang memadai bagi karyawan ntuk meningkatkan produktivitas, kreatifitas, dan inovasi dibandingkan insentif financial.

      Saya ingin menambahkan bahwa karyawan juga memerlukan pembekalan melalui pelatihan dan pengembangan untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan keahlian mereka. Sehingga mereka memiliki kemampuan untuk menerapkan ide-ide yang mereka miliki untuk berkreasi dan menciptakan inovasi-inovasi baru bagi perusahaan.

      Terima Kasih^^

      Hapus
    4. Saya setuju dengan pendapat saudari Natalia bahwa karyawan lebih membutuhkan dukungan dari perusahaan, kepercayaan dan kebebasan untuk memberikan ide, serta memberikan fasilitas yang memadai bagi karyawan ntuk meningkatkan produktivitas, kreatifitas, dan inovasi dibandingkan insentif financial.

      Saya ingin menambahkan bahwa karyawan juga memerlukan pembekalan melalui pelatihan dan pengembangan untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan keahlian mereka. Sehingga mereka memiliki kemampuan untuk menerapkan ide-ide yang mereka miliki untuk berkreasi dan menciptakan inovasi-inovasi baru bagi perusahaan.

      Terima Kasih^^

      Hapus
  34. Menurut saya,pendekatan finansial juga memang di butuhkan di dalam sebuah perusaahaan namun yang paling penting di sini yaitu kretifitas dan inovasi karena perkembangan dan kemajuan suatu perusahaan sangat tergantung pada kreatifitas dan inovasi dari karyawan yang ada pada perusaahaan tersebut.Tanpa adanya inovasi di jamin perusahaan pastinya akan kalah bersaing dengan perusahaan lain karena seperti yang kita ketahui para konsumen sering kali cepat merasa jenuh terhadap suatu barang.oleh karena itu inovasi dan kreatifitas di sini,sangat di butuhkan.karyawan yang memiliki inovasi dan kreatifitas yang tinggi tentunya akan berproduktifitas yang tinggi juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya kepada Saudari Seli,memang benar tanpa adanya kreatifitas dan inovasi perusahaan berkemungkinan akan kalah dengan kompetitornya sehingga konsumen akan beralih ke kompetitor. Pertanyaannya menurut Anda apa yang harus dilakukan oleh perusahaan ketika menciptakan sebuah inovasi ketika keinginan konsumen sudah bertambah beragam ? Terima Kasih.^^

      Hapus
    2. Saya ingin menanggapi pendapat dari Saudara Seli,
      Menurut saya, walaupun perusahaan kurang unggul dalam hal kreatifitas dan inovasi (strategi inovasi), perusahaan masih bisa mengalahkan pesaingnya dengan menerapkan strategi yang berbeda, misalnya dengan menerapkan strategi kualitas yaitu menawarkan produk berkualitas tinggi ataupun strategi kepemimpinan harga dengan menawarkan produk dengan harga yang lebih rendah atau murah untuk memenangkan persaingan.

      Lalu untuk pertanyaan dari saudari Devi, menurut saya untuk mengatasi keinginan konsumen yang sudah beraneka ragam maka perusahaan dalam menyusun strategi inovasinya perlu melakukan analisis tentang kebutuhan seperti apakah yang diinginkan oleh konsumen, melakukan diferensiasi produk bisa dari warna, bentuk, bau, kemasan, dsb. Perusahaan juga dapat memfokuskan diri untuk menciptakan inovasinya untuk memenuhi kebutuhan pangsa pasar di mana perusahaan lebih unggul.

      Terima Kasih^^

      Hapus
    3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

      Hapus
    4. Saya ingin menanggapi pendapat dari Saudara Seli,
      Menurut saya, walaupun perusahaan kurang unggul dalam hal kreatifitas dan inovasi (strategi inovasi), perusahaan masih bisa mengalahkan pesaingnya dengan menerapkan strategi yang berbeda, misalnya dengan menerapkan strategi kualitas yaitu menawarkan produk berkualitas tinggi ataupun strategi kepemimpinan harga dengan menawarkan produk dengan harga yang lebih rendah atau murah untuk memenangkan persaingan.

      Lalu untuk pertanyaan dari saudari Devi, menurut saya untuk mengatasi keinginan konsumen yang sudah beraneka ragam maka perusahaan dalam menyusun strategi inovasinya perlu melakukan analisis tentang kebutuhan seperti apakah yang diinginkan oleh konsumen, melakukan diferensiasi produk bisa dari warna, bentuk, bau, kemasan, dsb. Perusahaan juga dapat memfokuskan diri untuk menciptakan inovasinya untuk memenuhi kebutuhan pangsa pasar di mana perusahaan lebih unggul.

      Terima Kasih^^

      Hapus
    5. saya akan menanggapi komentar dari saudari Devi Rizky,Menurut saya yang akan saya lakukan di sini yaitu dengan cara melihat trend atau mencari tahu apa yang di butuhkan masyarakat pada saat itu. Setelah kita mengetahui dari sekian macam kebutuhan yang di inginkan masyarakat pada saat itu,kita mulai memikirkan untuk membuat suatu produk yang di inovasi dengan sedemikian rupa dan memiliki beragam keunikan yang tidak dimiliki oleh pesaing atau perusahaan lainnya.Dengan demikian kita dapat memproduksi barang sesuai dengan keinginan konsumen yang beragam tadi.Trimakasih

      Hapus
  35. saya setuju dengan pendapat saudara Edwin, karena motivasi dapat menimbulkan kreativitas dan produktivitas individu, selain itu dengan adanya motivasi merupakan faktor yang meningkatkan kreativitas dan produktivitas dari individu itu sendiri

    BalasHapus
  36. saya tidak setuju dengan kalimat : "bisnis harus mengelola dan memotivasi karyawan-karyawan yang berpendidikan baik sehingga tidak terlalu membutuhkan pengawasan langsung."
    karena suatu bisnis akan berjalan dengan baik jika semua karyawan saling membaur dan bekerja sama. bukan hanya yang berpendidikan baik. agar dapat menjadi karyawan yang berpendidikan baik pun semuanya dapat dilatih melalui pelatihan kerja. selain itu pengawasan diperlukan ke seluruh karyawan agar karyawan tersebut merasa diperhatikan.

    mengenai "pendekatan finansial mungkin tidak akan terlalu berhasil jika proses pengembangan produk tersebut terkait dengan kreativitas dan inovasi" , semua ide yang muncul dan kekreatifan karyawan itu yang membuat bisnis tersebut berjalan dengan lancar dan berkembang. begitu juga dengan produktivitas yang baik tanpa menggunakan biaya yang banyak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya mengenai pendekatan finansial mungkin tidak akan terlalu berhasil jika proses pengembangan produk tersebut terkait dengan kreativitas dan inovasi adalah benar. walaupun pendekatan finansial cukup memberikan andil akan tetapi jika memotivasi karyawan tetapi tidak memberikan pengawasan langsung akan membuat karyawan merasa tidak diperhatikan. karyawan membutuhkan motivasi dalam bekerja untuk terus mengembangkan kemampuannya, baik yang sudah ada walaupun belum ada dan perlu dikembangkan lagi.

      Hapus
  37. menurut saya dalam perekonomian sekarang, dalam mengelola bisnis kita harus bisa motivasi dan mengembangkan dan mengelola kemampuan karyawan dengan cara memotivasi agar setiap karyawan memiliki kemampuan untuk melakukan inovasi serta kreatif dalam bekerja. Hal ini memicu karyawan lain agar bisa mendapatkan bonus yang menjadi janji dari perusahaan. Karena itu kita perlu menghargai karyawan terlebih dahulu untuk memunculkan kreatifitas tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin menanayakan apakah dengan motivasi seorang karyawan bisa langsung menghasilakn sesuatu yang kreatif, serta bagaimana sebuah perusahaan bisa meningkatkan motivasi karyawan dan apakah juga dengan menghargai karyawan saja, seorang karyawan dapat langsung memunculkan kreatifitas


      terima kasih

      Hapus
    2. saya ingin menambahkan sedikit kreatifitas karyawan dapat muncul setelah ia memiliki inspirasi ato ide" menarik,agar hal tersebut dapat terlaksana maka sebaiknya karyawan diberi pelatihan atau mungkin dengan refreshing agar inspirasinya dapat muncul dan menghasilkan inovasi" yang menarik.

      Hapus
  38. Menurut pendapat saya di perekonomian sekarang ini, kreativitas dan inovasi harus selalu dimunculkan. Dengan adanya SDM yang berkualitas baik perusahaan berharap dapat melakukan pengembangan produk. Pendekatan finansial hanya menjadi salah satu faktor pendukung saja, tetapi yang terutama adalah adanya penghargaan lain dari perusahaan, yaitu dukungan, motivasi, dan adanya kebebasan berkarya yang diberikan oleh perusahaan. Sehingga karyawan tersebut berusaha untuk mengeluarkan kreatifitas yang dimilikinya untuk memenangi penghargaan yang di tawarkan dari perusahaan tersebut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya mau memberikan masukan kepada saudara standy, kalau karyawan itu diberikan pendekatan finansial itu mungkin tidak bisa memberikan kreativitas hanya mendorong karyawan dengan stabil di bidang dia bekerja. kalau karyawan tidak diberikan motivasi dari finansial mungkin karyawan akan menurun dalam pekerjaannya sehingga merugikan perusahaan.

      Hapus
    2. saya setuju dengan pendapat saudara standy,bahwa finansial hanya menjadi salah satu faktor pendukung saja. yang terpenting adalah dukungan atau motivasi dari sekitar perusahaan seperti atasan atau karyawan lain sehingga mereka dapat membuat inovasi yang terbaru dan yang terbaik.

      Hapus
  39. Kreatifitas seorang pekerja tentu akan mempengarui kinerja atau produktifitas karyawan karena semakin tinggi kreatifitas maka karyawan akan menggunakan cara yang unik,yang lebih cepat dalam melakukan pekerjaannya. Akan tetapi biasanya tekanan pekerjaan akan mempengarui kreatifitas sang pekerja. Karena kreatifitas dipengarui kemampuan otak dan mut seseorang.
    Financial dapat mendorong kreaktifitas dan produktifitas pekerja karena dapat memotivasi pekerja untuk melakukan pekrjaannya lebih cepat dan lebih baik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya kepada Saudara Orlando,menurut Anda kreatifitas dipengaruhi otak dan suasana hati seseorang kemudian pertanyaannya apakah pendekatan financial dapat membuat kemampuan otak dan suasana hati seseorang sehingga seseorang tersebut dapat menciptakan suatu kreatifitas ? Tolong Jelaskan. Terima Kasih

      Hapus
    2. maaf saya baru buka,klau menurut saya dapat karena financial mendorong kreaktifitas kita agar kita dapat lebih maju lagi..terima kasih...

      Hapus
  40. Pendekatan finansial hanya menjadi salah satu faktor seseorang terdorong untuk lebih kreatif dan inovasi sehingga proses pengembangan produk di perusahan dapat terus diperbaharui dan menghasilkan produk baru. Tapi tetap perusahaan harus mengembangkan kemampuan karyawan dengan training dan pelatihan-pelatihan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin bertanya kepada saudari Imelda
      1.apakah dengan cara melakukan training dan pelatihan saja dapat membuat seorang karyawan lebih kreatif dalam menciptakan hal baru?
      2.Bila seorang karyawan telah selesai mengikuti training dan pelatihan namun dalam faktanya tidak ada perubahan dan perkembangan signifikan, adakah cara lain yang dilakukan perusahaan terkait dengan hal tersebut?Jelaskan!Terima Kasih.

      Hapus
    2. disni saudara imelda mengatakan bahwa "perusahaan harus mengembangkan kemampuan karyawan dengan training dan pelatihan-pelatihan" bisa tolong di jelaskan tranining dan pelatihan seperti apa yang anda maksud? dan setuju dengan pertanyaan hartono pada point ke 2 bila karyawan tersebut tidak menunjukan perkembangan apa ang harus d lakukan perusahaan? apkah memecat karyawan tersebut atau bagaimana?

      Hapus
  41. Menurut saya,produktifitas dan kreatifitas sangat diperlukan disetiap lini bisnis atau usaha.Makin berkembangnya jenis serta ragam usaha kreatif memaksa dan menuntut para pelakunya (pengusaha,serta karyawan) berpikir lebih keras agar tidak kalah bersaing.Pendekatan finansial memang dapat menstimulus para pelaku usaha agar dapat berpikir kreatif serta produktif.Akan tetapi pendekatan finansial tidak dapat dijadikan sebagai tumpuan utama merangsang produktifitas dan kreatifitas.Dituntut rasa PEKA dan sadar akan permintaan pasar,agar usaha yang kita lakukan dapat lebih produktif dan kreatif,sehingga kita dapat bersaing dengan para kompetitor kita.

    BalasHapus
  42. Motivasi yang dilakukan melalui pendekatan finansial memang penting untuk diberikan pada karyawan. Namun selain motivasi-motivasi finansial yang diberikan seperti insentif dan bonus, perlu adanya tindakan dan motivasi lain agar produktivitas dan kreatifitas meningkat. Faktor finansial sangat mudah ditiru oleh perusahaan lain, dan dapat menjadi godaan yang besar bagi karyawan. Karyawan bukannya terdorong untuk semakin kreatif dan inovatif malah akan beralih ke perusahaan lain. maka dari itu untuk meningkatkan kreativitas dan inovatif dibutuhkan motivasi yang lebih dari sekedar motivasi finansial. Motivasi tersebut dapat berupa kepedulian dari perusahaan untuk membantu dalam menangani kesulitan dan masalah-masalah karyawan dalam pekerjaannya. Karena itu diperlukan pula hubungan komunikasi yang baik dan lancar antara karyawan level bawah, menengah maupun puncak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan pernyataan saudari like, memotivasi karyawan kerap kali orang menafsirkan kompensasilah jalan satu-satunya, justru hal tersebut salah. Banyak orang diberi tawaran gaji yang menggiurkan tetapi ujung-ujungnya keluar. berarti kunci utama dari suatu organisasi itu adalah kenyamanan ia bekerja secara intern maupun extern, maka dengan begitu gaji berapapun yang ia terima (selayaknya) pasti akan ia terima tanda satupun perjuangan yang dia nilai sia-sia selama bekerja.

      Hapus
    2. Terima kasih atas tanggapan dan pendapat dari Sdr Omega.

      Hapus
  43. Menurut saya pendekatan finansial dalam memotivasi karyawan untu lebih produktiv, kreatif dan inovatif tidaklah cukup. Pendekatan finansial hanyalah bentuk motivasi jangka pendek bagi karyawan dalam meningkatkan kreatifitasnya. Diperlukan motivasi-motivasi non finansial, dalam bentuk lain yang sifatnya lebih untuk meningkatkan produktivitas kreativitas serta inovatif karyawan dalam jangka panjang. Misalnya dalam pemberian pelatihan, pengembangan, dan sebagainya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saudara mengatakan bahwa dengan pelatihan bisa meningkatkan kreatifita. andaikan ada seorang karyawan yang telah mengikuti berbagai pelatihan, pengembangan, seminar dll. tetapi ia tidak mempunyai kemajuan yang berarti , menurut anda apa yang akan dilakukan oleh perusahaan terhadap karyawan tersebut ?

      Terima Kasih

      Hapus
    2. Mula-mula perlu dianalisis sebab-sebab mengapa karyawan tersebut tidak mengalami kemajuan. Sekiranya terdapat beberapa kemungkinan mengapa karyawan tersebut tidak dapat berkembang.
      1. Karyawan berada di posisi kerja yang tidak sesuai dengan skill-nya. Perlu ditelusuri apa sebenarnya skill dari karyawan, serta minatnya pada posisi peerjaan yang mana. Maka dari itu karyawan perlu dipindah tugaskan di posisi kerja yang sesuai.
      2. Ada hal-hal yang tidak sesuai dengan harapan karyawan. Misalmya merasa kompensasi tida sesuai, lingkungan kerja tidak kondusif, dsb.
      3. Karyawan sedang mempunyai permasalahan pribadi & terbawa di lingkungan kerja.
      Dan masih banyak lagi yang dapat menyebabkan kinerja karyawan terhambat. Intinya disini adalah bahwa manajer perlu menganalisis sebab-sebab hal tersebut terjadi dan mencari solusi yang sekiranya tepat untuk mengatasinya.
      Demikian menurut saya sekiranya dapat menjawab pertanyaan Anda. Terima kasih

      Hapus
  44. Winda Ayu_D
    menurut saya kresrivitas seseorang tidak dapat dibeli dengan uang karena itu pendekatan finansial kurang tepat untuk dilakukan jika ingin memacu kreativitas karyawan karena kreatifitas merupakan bakat yang dimiliki seseorang jadi kita tidak bisa membelinya. jika kita memotivasinya lewar finansial saya rasa hal itu tidak akan berlangsung lama dan justru akan membuat kreatifitasnya drop. menurut saya pelatihan,pengembangan dan pendekatan secara langsung merupakan hal yang tepat untuk mengembangkan kreativitas tersebut, jika krearivitas itu sudah berkembang dengan baik saya yakin hal ini juga akan diikuti oleh produktivitas yang meningkat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya akan menanggapi dari saudara winda memang untuk memotivasi karyawan salah satu caranya dengan finansial tetapi jika produktivitas memang sangat bergantung dari inovasi dan kreatifitas karyawan dan perusahaan cuma memotivasi dengan pendekatan finansial itu bisa menjadi serangan balik karena karyawan akan punya cukup modaluntuk mendirikan usaha yang sama. yang terpenting pendekatan individu, memberi kepercayaan pada karyawan tetapi tetap dalam aturan perusahaan. maka hasil yang di dapat perusahaan adalah karyawan yang loyal,bukan sekedar melihat secara fnansial.

      Hapus
  45. Agnes Maria Hartono Kelas D

    Berdasarkan bacaan di atas, saya ingin menyampaikan pendapat saya

    ada 2 hal yang ingin saya tanggapi.
    pertama untuk masalah mencari pegawai yang berpendidikan baik. tidak selalu orang yang berpendidikan baik / berhasil disamakan dengan keberhasilan di dunia kerja. mungkin pada awalnya , tingkat pengawasan harus diperketat sehingga dapat "menyaring" orang-orang yang benar-benar cocok di dalam bidang kerja mereka (banyak orang yang berpendidikan baik tetapi tidak dapat bekerja karena berpendidikan baik itu hanya secara akademik yang notabenenya sedikit banyak akan berbeda saat menginjakkan kaki di dunia kerja)

    kedua, berhbungan dengan produktifitas dan kreatifitas. semua perusahaan sekarang mencari orang yang memiliki kreatifitas yang tinggi , tujuannya yaitu untuk meningkatkan produktifitas. dengan ide- ide cemerlang , perusahaan tersebut akan semakin maju karena melakukan inovasi-inovasi yang belum pernah dilakukan oleh perusahaan saingan. tetapi , apakah bisa dibeli dengan uang?? jawabannya TIDAK!. kreatifitas tidak dapat dibeli dengan UANG ! TETAPI , uang dapat diberikan sebagai REWARD. untuk kedepannya , tergantung masing-masing individu , apakah melihat UANG tersebut sebagai REWARD atau sebagai PENGHASILAN TETAP. orang-orang yang menjadikan KREATIFITAS sebagai PENGHASILAN TETAP contohnya yaitu pembuat lagu (composer lagu) . dengan daya imajinasi dan kreatifitas mereka , mereka menggunaknnya untuk bertahan hidup , begitu juga dengan orang-orang yang berada di dunia seni. tetapi mereka yang bekerja di suatu perusahaan , yang memang diharuskan untuk mencurahkan segala pikiran mereka untuk menciptakan barang baru, mau tidak mau kreatifitas mereka dibeli dengan uang.

    lain halnya dengan orang yang bekerja di perusahaan biasa, tetapi dapat mengungkapkan ide-ide mereka yang dapat membangun perusahaan atau meningkatkan produktifitas perusahaan. pemimpin mereka pasti atau sebagaian besar akan memberikan sebuah penghargaan baik berupa pujian ataupun materi kepada mereka karena mereka dianggap mempunyai nilai tambah dan berhaarga sebagai asset dalam perusahaan.

    demikian yang saya ingin ungkapkan
    terima kasih

    BalasHapus
  46. Memang benar yang dikatakan saudari Agnes Maria, bahwa orang yang berpendidikan baik tidak menjadikan jaminan bahwa ia pun mampu berkerja dengan baik di lingkungan perkerjaan. Sebab pendidikan yang baik biasanya dihasilkan dari nilai akademik yang menonjol, belum tentu ia dapat bekerja dan dapat menyesuaikan diri dengan kondisi perusahaan. Oleh karena itu pengawasan yang ketat sangat diperlukan, apalgi karyawan yang baru masuk di perusahaan. Manajer harus mengawasi dan memantau kinerja setiap karyawannya agar tujuan perusahaan dapat tercapai.
    Untuk meningkatkan kreatifitas dan inovasi karyawan dapat diasah dengan adanya perlatihan khusus, seperti workshop, seminar, dsb. Sehingga pengetahuan karyawan semakin luas dan dapat memberikan ide - ide yang baru bagi perusahaan.

    BalasHapus
  47. Kelas A
    Menurut saya memang produktivitas dan kreativitas saling berkaitan karena bila menciptakan suatu produk tanpa adanya kreativitas yang memadai akan menghasilkan produk yang buruk pula. Dan kreativitas harus terus diolah agar menciptakan inovasi yang baik dengan cara pelatihan dan perkembangan dalam pekerjaan.
    Kalau menurut saya pendekatan finansial memang tidak bisa membeli kreatifitas, namun terkadang suatu kreatifitas itu dapat muncul karena adanya pendekatan finansial yang cukup memuaskan. Karena apabila kita mau mencoba, maka kreatifitas itu akan timbul.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin bertanya kepada saudari Mailinda. Menurut anda, pelatihan dan perkembangan yang seperti apa yang mampu meningkatkan kreativitas dan inovatif para karyawan? Terima kasih.

      Hapus
    2. Saya ingin membantu menanggapi pertanyaan dari saudari Anita,
      Menurut saya pelatihan dan pengembangan yang dibutuhkan karyawan adalah pelatihan yang mampu memotivasi, meningkatkan mindset dan rasa percaya diri karyawan.

      Mindset karyawan yang positif akan menciptakan lingkungan perusahaan yang kondusif yang turut mendukung produktivitas karyawan dan kebebasannya dalam berkreasi. Meningkatnya rasa percaya diri karyawan juga bermanfaat untuk membuat karyawan lebih ekspresif dalam menyampaikan ide-ide kreatif dan inovasinya terhadap perusahaan.

      Terima Kasih^^

      Hapus
  48. Produktivitas dan Kreatifitas tidak dapat di hindarkan dari persaingan bisnis yang semakin meroket di zaman ini. Permasalahan nya adalah ketika suatu perusahaan memiliki tingkat produktivitas yang tinggi, maka akan di pertanyakan tingkat kreatifitas nya. Dengan permasalahan ini, perusahaan mencoba merekrut tenaga-tenaga yang memiliki daya kreatifitas tinggi guna mempertahankan produktivitas nya. Maka menurut saya, perusahaan sebaiknya tidak merekrut orang berdasarkan nilai akademik saja, karena seseorang yang memiliki nilai akademik baik, belum tentu orang itu kreatif dan produktif (di harapkan perusahaan), oleh karena itu perusahaan harus benar-benar selektif untuk merekrut karyawan sesuai dengan kebutuhan perusahaan/ yang di harapkan mampu memberikan nilai lebih bagi perusahaan melalui kelebihan yang di miliki seseorang, terlepas dari penilaian akademik.
    Terkait dengan pendekatan finansial, kreatifitas memang tidak dapat di beli dengan uang, tetapi dengan semakin maju nya zaman, orang-orang pun juga semakin maju dalam berpikir, maka perusahaan seharusnya tidak membeli melainkan memuaskan (reward) agar kreatifitas pun akan selalu tercipta di dalam sebuah perusahaan.

    BalasHapus
  49. menurut pendapat saya pendekatan finansial hanya merupakan dorongan yang dipakai perusahaan bagi para karyawan untuk memacu atau meningkatkan tingkat kreatifitasnya, dan juga dapat digunakan sebagai alat pembantu para karyawan untuk menabahkan kepuasan para karyawan sehingga tingkat kreatifitasnya pun bertambah

    karena tingkat kreatifitas seseorang tidak dapat di dapatkan dengan pelatihan" sesaat namun dari pelatihan yang lama dan pengalaman" yang telah di jalani dan terutama baakt sejak lahir

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dgn pendapat saudara David untuk bagian pendekatan finansial dan pelatihan yang lama dan pengalaman2 yg telah dijalani. Akan tetapi, Saya ingin bertanya apa saran dari Anda untuk meningkatkan kreatifitas dan inovasi para karyawan terutama untuk meningkatkan produktivitas Perusahaan? Apa yang dapat dilakukan perusahaan lebih lanjut ?
      Terima kasih.

      Hapus
  50. menurut saya,financial juga dapat membantu karyawan lebih termotivasi dalam melakukan kreatifitas dan inovasi yang baru. dengan cara memberikan kompensasi,karyawan akan lebih sering memberikan inovasi yang baru sehingga dapat mengembangkan perusahaan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. tetapi riset membuktikan bahwa financial bukanlah awal yang dipertimbangkan oleh para karyawan kita, melainkan kenyamanan ia bekerja dan berorganisasi dengan seluruh ruang lingkup ia bkerja. Financial bahkan dinomer urutan belakang oleh masyarakat kita, mengingat masyarakat indonesia lebih banyak menggunakan kebersamaannya ketimbang individualnya.

      Hapus
    2. Saya ingin bertanya kepada saudari fanny, bagaimana perusahaan bersikap, apabila karyawan yang mendapatkan dukungan financial dari perusahaan, namun karyawan tersebut tidak memberikan kreatifitas dan inovasinya, karena merasa nyaman dengan dukungan financial yang diberikan?
      Terima kasih..

      Hapus
  51. Menurut pendapat saya,financial sangat berpengaruh besar bagi perusahaan. karena financial untuk meningkatkan motivasi karyawan, dengan peningkatan motivasi karyawan tersebut secara otomatis kualitas tenaga kerja karyawan pun juga akan meningkat,dan karyawan mempunyai semangat bekerja yg lebih. dengan ada nya semangat tersebut pasti kreativitas karyawan pun juga akan meningkat dari pengalaman yang ada,dan kualitas karyawan pun akan meningkat dengan sendiri nya,dan Perusahaan akan dapat terus berkembang dengan kualitas karyawan meningkat.

    BalasHapus
  52. hubungan antara produktivitas dan kreativitas individu disini berpengaruh terhadap kinerja seorang karyawan di organisasi. bila kreatifitas muncul maka akan ada produktifitas yang lahir dari kreatifitas tersebut. namun apabila tidak didukung oleh keadaan financial yang kuat, maka kreatifitas itu akan sedikit terhambat karena kurang bisa tereksplor dengan baik. terima kasih

    BalasHapus
  53. Hendry / Kelas C

    Menurut saya hubungan antara produktivitas dan kreativitas individu muncul karena adanya motivasi,karena motivasi merupakan sarana yang tepat yang dapat mendorong karyawan dalam menyelesaikan tugas-tugas yang telah diberikan.
    Adanya motivasi yang baik dan sesuai maka akan dapat memberikan kepuasan dan semangat karyawan dalam bekerja. Dengan adanya hal tersebut, maka kelangsungan hidup perusahaan akan dapat berjalan dengan baik dan lancar serta produktivitas perusahaan akan meningkat.

    BalasHapus
  54. produktivitas individu akan terlihat apabila seorang karyawan memiliki ide atau kreativitas baru. selain itu juga produktivitas bisa dilihat dari penilaian kinerja individu yg dinilai dari perusahaan sendiri. produktivitas dan kreativitas individu tidak bisa dipisahkan karena memiliki kaitan. seperti muncul ide baru dan melaksanakan ide yg didapt.

    BalasHapus
  55. Produktivitas dan Kreatifitas adalah 2 hal yang saling mendukung satu sama lainnya, pegawai di katakan produktif apabila memiliki kreatifitas, sehingga dapat menciptakan produk" baru

    dan juga pegawai tidak dapat di katakan produktif apabila tidak memiliki kreatifitas, oleh karena itu, menurut saya 2 hal tersebut adalah hal-hal yang saling terhubung satu sama lainnya

    BalasHapus