SELAMAT DATANG

Blog ini dibuat terutama sebagai sarana diskusi para mahasiswa. Terima kasih atas pengertiannya.....
Postingan tentang BAHASA TOMBULU telah disatukan pada blog: bahasatombulu.blogspot.com
Tugas wawancara pebisnis dipostingkan pada blog: kuraberbisnis.blogspot.com

Rabu, 01 Juni 2011

Sikap pekerja baru terhadap pekerjaan dan keluarga (review artikel)


      Sanders, Martha M., Mark L. Lengnick-Hall, Cynthia A. Lengnick-Hall, & Laura Steele-Clapp. 1998. Love and work: Career-family attitudes of new entrants into the labor force. Journal of Organizational Behavior, 19: 603-619.

A.     Alasan dan Tujuan Penelitian
Meskipun pentingnya penelitian dan pengelolaan interface pekerjaan-keluarga semakin tumbuh, alat ukur yang memungkinkan untuk membatasi secara komprehensif, mengukur, dan model beragam faktor yang mempengaruhi  hubungan antara  kehidupan kerja dan kehidupan rumah tangga masih terlalu sedikit. Oleh karena itu, tulisan ini mengambarkan pengembangan suatu alat yang mengukur sikap ke arah interface karir-keluarga dan melaporkan sikap karir-keluarga kelompok orang muda sebelum mereka memasuki dunia kerja.
B.     Metode
Pengembangan instrumen: Titik tolak adalah The Career-Family Attitudes Measure (CFAM) yang dikembangkan oleh Hai (1986). Setelah itu ditambah beberapa item untuk mencapai beberapa tujuan khusus yang tidak dapat diperoleh jika hanya menggunakan CFAM.
Sample: 746 (398 wanita dan 348 laki-laki) siswa di 11 sekolah yang ada di Minnesota dan Wisconsin. Demografi dan anteseden:: Variabel ini meliputi sex, age, high school GPA, race, respondent’s employee status, parent’s educational level, dan maternal and paternal employment histories. Analisis: Data kuesioner diolah dengan menggunakan analisis principal axis.
C.     Hasil
Family focus dan Dominance memiliki skor mean yang sangat rendah, mengindikasikan perilaku kognitif negatif ke arah suatu karir pasangan tertunda atau tertekan oleh yang lain. Balance dan Interdependence mendapatkan skor yang sangat tinggi, mengindikasikan bahwa banyak responden memiliki perilaku positif ke arah pembuatan keputusan secara bersama dengan isteri/suami, membagi tanggung jawab rumah tangga, menekankan karir berdua, dan menyokong beberapa kebebasan yang disyaratkan untuk liburan dan sosialisasi.
Skala dukungan pasangan secara signifikan berkorelasi positif dengan banyak skala yang lain menunjukkan bahwa responden lebih menyukai pasangan yang mau mencoba membuat career-family interface menjadi menyenangkan.
D.     Keterbatasan Penelitian
Berkaitan dengan reliabilitas dan validasi alat ukur baru yang dipakai dalam penelitian.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar