SELAMAT DATANG

Blog ini dibuat terutama sebagai sarana diskusi para mahasiswa. Terima kasih atas pengertiannya.....
Postingan tentang BAHASA TOMBULU telah disatukan pada blog: bahasatombulu.blogspot.com
Tugas wawancara pebisnis dipostingkan pada blog: kuraberbisnis.blogspot.com

Jumat, 25 April 2014

Mencegah Pelecehan Sexual di Lingkungan Kerja (Bahan Diskusi VI MSDM II)

Bacaan: Carter, Steve. 2008. Preventing Sexual Harassment in the Workplace. Rough Notes: 70-72

Pelecehan sexual di tempat kerja merupakan salah satu dampak negatif adanya keberagaman anggota organisasi khususnya terkait gender. Carter (2008) mengemukakan ada 3 langkah yang dapat dilakukan organisasi untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual di tempat kerja, yaitu:
  1. Mengembangkan suatu kebijakan dan prosedur tertulis terkait pencegahan pelecehan seksual
  2. Mendistribusikan/mensosialisasikan kebijakan tersebut kepada seluruh anggota organisasi
  3. Melatih para supervisor/penyelia dalam penerapan kebijakan tentang pencegahan pelecehan sexual tersebut.


Bahan Diskusi:

  1. Jika Anda seorang pekerja, apa yang akan Anda lakukan untuk mencegah dan atau mengatasi pelecehan seksual di lingkungan kerja Anda?
  2. Jika Anda sebagai manajer, apakah langkah-langkah yang ditawarkan oleh Carter (2008) tersebut dapat efektif mencegah pelecehan seksual di lingkungan kerja.
 Selamat Berdiskusi....

165 komentar:

  1. 1. Jika saya seorang pekerja yang akan saya lakukan untuk mencegah/mengatasi terjadinya pelecehan seksual di lingkungan kerja adalah menyatakan keberatan saya atau ketidaksukaan untuk setiap tindakan pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan kerja saya. Jika tidak berani menyampaikan secara langsung, saya lakukan melalui surat. Mengumpulkan bukti, catat tanggal dan tempat kejadian secara rinci, saksi, dan lainnya kemudian sampaikan pada atasan atau HRD perusahaan. Jika kasus pelecehan seksual dibiarkan terus terjadi, pelecehan seksual di tempat kerja bagi pekerja bisa berdampak penurunan kinerja, hubungan sesama karyawan yang kurang baik sehingga dapat menyebabkan suasana kerja yang tidak nyaman.
    2. Jika saya sebagai manajer langkah-langkah yang ditawarkan oleh Carter (2008) tersebut menurut saya sebenarnya sudah cukup membantu untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual, tetapi saya sebagai manajer harus menanggapi pengaduan yang dilakukan pekerja. Bisa saja yang mengadu adalah korban, saksi, atau pekerja yang merasa terganggu dengan aktifitas yang mengarah pada tindakan seksual. Maka mekanisme pengaduan juga perlu diatur dan memberikan sanksi yang tegas kepada pelaku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat saudara Ermelinda, dimana mengungkapkan ketidaknyamanan mengenai tindakan pelecehan seksual di tempat kerja merupakan tindakan yang tepat, untuk menjaga suasana lingkungan kerja yang tetap kondusif. Dan sangat baik apabila tidak hanya sekedar menanggapi komplain-komplain yang dikemukakan karyawan, melainkan tindakan pencegahan pelecehan seksual di tempat kerja merupakan hal yang terpenting, karena pada dasarnya pencegahan selalu lebih baik daripada perbaikan. Dan saya juga setuju bahwa tindak pencegahan menurut Carter (2008) sudah cukup untuk mencegah terjadinya tindak pelecehan seksual di tempat kerja, tinggal tergantung pada kondisi perusahaan dan ketegasan untuk menekankan peraturan tersebut. Terimakasih.

      Hapus
    2. saya setuju dengan saudari Ermelinda, jika merasa tidak nyaman dengan tindakan yang dilakukan di tempat kerja apalagi jika tindakan tersebut mengarah kepada tindakan pelecehan seksual maka karyawan harus bertindak dengan menyatakan dengan tegas ketidaknyamanannya karena kalau diam saja bisa dianggap menerima tindakan yang dilakukan.
      pencegahan pelecehan seksual menurut carter sudah efektif, tetapi pada akhirnya tergantung pada bagaimana pelaksanaanya di dalam organisasi.

      Hapus
    3. Saya setuju dengan pendapat saudara Ermelinda tindakan pelecehan seksual di lingkungan kerja memang membuat tidak nyaman dan sangat tidak sopan, maka seorang karyawan jika terjadi seperti itu harus bertindak tegas walaupun resikonya akan dikeluarkan dari perusahaan , karena menurut saya pelecehan seksual tersebut merupakan tindakan yang sangat tidak sopan dan sangat tidak menghargai sekali. ,,adapun pencegahan pelecehan seksual menurut carter sudah sangat efektif dan bagus untuk diterapkan tergantung dari bagaimana cara pengambilan keputusan seorang pimpinan atas kejadian tersebut..terima kasih

      Hapus
    4. Saya sependapat dengan saudari ermelinda ,dimana pelecehan sexual di tempat kerja dapat membuat keinerja para kerja menjadi buruk dan hubungan antara sesama pekerja menjadi tidak harmonis dimana itu juga memperngaruhi kinerja perusahaan menjadi menurun. Kita hrs berani bertindak tegas melawan perilaku menyimpang tersebut walau resiko nya sangat besar. Pelecehan sexual itu tindakan yang sangat tidak terpuji .

      Hapus
    5. Pendapat Ermelinda benar namun saya menambahkan sedikit perlunya penyebarluasan kebijakan dan mekanisme pencegahan pelecehan kepada seluruh karyawan
      dan para penyelia sama pentingnya. Guna memenuhi seluruh kebutuhan akan komunikasi,
      para pengusaha harus menyelenggarakan program di mana karyawan dan penyelia dapat
      mendapatkan pendidikan tentang pelecehan. Sehingga pada akhirnya, seluruh pihak harus
      memiliki kesadaran yang tinggi tentang berbagi cara untuk menciptakan lingkungan kerja
      yang produktif yang bebas dari pelecehan.

      Hapus
    6. saya setuju dengan pendapat sdri ermelinda lijaya. tambahan dari saya adalah selain itu juga sebaiknya kita harus bisa mengontrol diri kita, menahan nafsu dan pengaruh negatif yang timbul di dalam diri kita, siapa saja bisa jatuh kedalam dosa, namun bila kita semakin dekat dan berdoa pada TYME... niscaya semuanya akan baik-baik saja.

      Hapus
  2. 1.Jika saya seorang pekerja yang akan saya lakukan adalah dengan mengenakan busana yang sopan dan pantas, menjaga sikap dan cara berbicara, serta menggunakan bahasa tubuh yang tepat, karena apabila menggunakan busana yang ketat, terbuka dapat mengundang lawan jenis tergoda untuk bertindak ke arah seksual. Mengatasinya dengan melaporkan kepada atasan dan memberikan bukti-bukti yang akurat, agar pelaku dapat diberikan sangsi dan dilaporkan kepada pihak berwajib.

    2.Jika saya sebagai manajer langkah-langkah yang ditawarkan oleh Carter (2008) menurut saya benar, namun efektif dan tidaknya tergantung dari tiap-tiap individu itu sendiri walaupun langkah-langkah atau aturan yang sudah diberlakukan di kantor ada pun yang melanggar dan tetap tidak memperdulikan aturan tersebut. Jadi menurut saya semua itu kembali pada tiap-tiap individu bagaimana menempatkan diri dengan baik dan benar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sangat setuju dengan mengenakan busana yang sopan dan pantas, karena sebagian besar pelecehan seksual terjadi akibat dari pakaian yang tidak sopan dan pantas untuk dipakai ditempat kerja, sehingga membuat lingkungan kerja menjadi tidak kondusif, dan sering dimanfaatkan oleh orang-orang yang melakukan tindakan pelecehan seksual.

      Hapus
    2. saya setuju dengan sdri desy, dengan cara berpakaian sopan serta menjaga sikap dan cara berbicara, kita sudah bisa mencegah atau mengatasi pelecehan seksual di lingkungan kerja tersebut.
      dengan begitu tidak ada seorangpun yang bisa melakukan pelecehan seksual. karena jika kita sendiri tidak bisa mencegah terlebih dahulu atau dikatakan memberikan peluang di lingkungan kerja, maka akan timbul pelecehan seksual serta membuat lingkungan kerja menjadi tidak kondusif.

      Hapus
    3. Saya setuju dengan saudari desy, meskipun proporsi inisiatif pelaku lebih besar, namun tindakan pelecehan juga dapat diakibtkan penggunaan pakaian yang kurang sopan, meskipun pakaian kantor penting dalam hal menunjang penampilan, namun layaknya pakaian kantor memenuhi nilai kesopanan, dan tetap menunjukkan nilai keformalan. Perilaku menyimpang itu tidak semata-mata karena pelaku namun adanya kelengahan yang dilakukan korban karena kurang berpakaian sopan

      Hapus
    4. saya setuju dengan saudari Desy, sebenarnya untuk mencegah terjadinya tindakan pelecehan seksual yaitu dengan tidak mengundang seseorang untuk melakukan tindakan pelecehan seksual yaitu dengan memakai pakaian yang sopan dan menjaga bersikap karena tindakan pelecehan seksual yang dilakukan karena adanya kesempatan.
      Bagaimana mengaplikasikan langkah-langkah dari carter untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual di lingkungan kerja menjadi tugas manajer dan kerjasama karyawan untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual dan harus diberikan sangsi yang tegas untuk pelakunya.

      Hapus
    5. Saya sangat setuju dengan saudari dessy. Agar mengatasi pelecehan seksual di lingkungan kerja harus diperhatikan dalam cara berbusana yg tepat.Agar mengatasi hal tersebut maka perlu adanya peraturan dalam berbusana yang baik di dalam tempat kerja.

      Hapus
    6. 1. Pekerja
      Terhadap perlakuan pelecehan seksual ini, pekerja harus melakukan pencegahan dengan mensosialisasikan
      kepada seluruh pekerja segala kebijakan perusahaan tentang pelecehan seksual dalam lingkungan kerja
      dan sekaligus menempuh langkah-langkah perbaikan yang efektif

      Hapus
    7. 2. Pemberi Kerja
      Sekurang-kurangnya, semua pemberi kerja harus melakukan hal-hal berikut untuk mencegah dan
      menyelesaikan kasus-kasus pelecehan seksual:
      (i) membuat, mensahkan dan menginformasikan kepada semua pekerja kebijakan tentang pelecehan
      seksual dalam lingkungan kerja termasuk dari masa rekrutmen hingga orientasi.
      (ii) Mengambil tindakan perbaikan yang efektif dan wajar bila terjadi pelecehan seksual
      Para pemberi kerja/manajemen harus menahan diri untuk tidak melakukan pelecehan seksual dan
      berusaha menciptakan serta melakukan pembinaan untuk terwujudnya lingkungan kerja yang bebas
      dari pelecehan seksual dengan mengatur standar untuk menghapus segala bentuk pelecehan sebagai
      perbuatan yang tidak diinginkan yang mengarah pada pelecehan seksual.
      Para pemberi kerja/manajemen perlu berupaya agar pihak ketiga yang berhubungan dengan perusahaan,
      seperti para pelanggan, pencari kerja atau pemasok, tidak mengalami pelecehan seksual oleh pemberi
      kerja atau pekerja

      Hapus
    8. Saya setuju dengan saudari desy karena cara berpakaian dan bahasa tubuh dapat mempengaruhi orang lain atau pekerja lain untuk memikirkan hal-hal yang negatif dan dapat bakan dapat memicu seseorang untuk melakukan tindakan tersebut.

      Menurut saya tidak hanya memberi sanksi terhadap karyawan tersebut tetapi memberi saran dan peringatan.. apabila karyawan tersebut tetap seperti itu, maka mau tidak mau harus di keluarkan untuk menjaga nama baik perusahaan

      Terima kasih

      Hapus
    9. joseph julianto-c

      Saya setuju dengan saudara yg dikatakan saudari dessy bahwa untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual di lingkungan kerja harus berbusana yg sopan dan tepat.dan juga perusahaan harus memberikan aturan kepada karayawannya untuk berbusana yg baik.

      Hapus
    10. Saya setuju dengan pendapat saudara teguh.. karena cara berpakaian sangat mempengaruhi orang lain. Tidak hanya itu. Cara berpakaian juga mencerminkan pribadi orang itu sendiri. Tetapi pemberian sanksi tidak hanya diberikan kepada pelaku pelecehan seksual di tempat kerja, melainkan juga diberikan oleh korban yang berpakaian tidak lazim, sehingga memancing sesorang untuk melakukan tindakan pelecehan seksual tersebut. Ditambahkan lagi sanksi yang harus tegas terhadap pelaku pelecehan seksual, tidak hanya diberi peringatan, namun dapat ditindak lanjuti dengan metode hukum yang berlaku di indonesia.

      Hapus
  3. Pelecehan seksual dapat terjadi pada semua orang. baik laki-laki maupun perempuan dapat menjadi korban ataupun pelaku tersebut.
    1. menurut saya, jika saya sebagai pekerja, cara untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual di tempat kerja adalah tetap menjaga sopan santun dalam lingkungan kerja, baik dalam berpakaian maupun tingkah laku. Walaupun tidak ada jaminan berpakaian tertutup akan aman dari pelecehan seksual namun kode etik berpakaian secara rapih dan berperilaku yang sopan dianjurkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, sedangkan cara mengatasinya sendiri adalah dengan melapor kepada atasan untuk diproses.
    2. Menurut saya, jika saya sebagai manajer, langkah-langkah yang ditawarkan tersebut sudah cukup efektif untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual di lngkungan kerja.
    Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sependapat dengan saudari holi , pelecehan seksual harus dapat dicegah bukan hanya oleh karywan tapi juga oleh perusahaan salah satunya dengan membuat peraturan yang mengikat tentang aturan pelanggaran pelecehan seksual . Karena jik pelecehan seksual terjadi di lingkungan perusahaan kita Akan menurunkan kinerja para pekerja dengan tingginya tingkatbketidakhadiran , bahkan juga bisa berakhir dengan pemutusan kerja . Dari sisi perusahaan juga akan menuruNkan produksi , jumlah tenaga kerja dan menimbulkan citra buruk perusahaan

      Hapus
    2. saya setuju dengan apa yang dikatakan saudari holia, bahwa memang seharusnya diri kita sendiri dulu yang harus memulai dengn bersikap yang baik, sopan santun dan sebagainya. Walaupun itu tidak bisa menjadikan jaminan tidak akan adanya pelecehan seksual, namun apabila kita santun, cara berpakaian kita rapi dan sopan,selalu menjaga perkataan maka secara tidak langsung itu akan membuat karyawan lain atau atasan kita menjadi lebih sopan terhadap kita sendiri dan kita juga lebih dihormati. Dan hal ini setidaknya bisa mengurangi tindakan pelecehan seksual di suatu perusahaan. Terima kasih

      Hapus
    3. Devi christiani- C
      Saya setuju dengan pendapat yang dikatakan oleh sodari Holia, pelecehan seksual terjadi tidak hanya dalam kaum wanita laki-laki pun terkadang mengalaminya. Sermua pelecehan seksual yang terjadi dikarenakan dari sikap, tingkah laku dari massing-masing orang tersebut. dan jika kita sebagai pekerja atau karywan di sebuah perusahan hendaklah bersikap yang sopan, saling menghormati satu pekerja dengan yang lainnya, berpakaianlah rapi yang tidak memancing kaum pria. Hal tersebut lah yang secara simpel atau mudah untuk membantu mencegah terjadinya pelecehan seksual di tempat kerja. Jikapun didalam tempat kerja tersebut ada yang menjadi korban hendaknya melaporkan kepada atasan/pimpinan perusahaan untuk diproses dan dikenakan sanksi.
      Dan saya setuju dengan pendapat Holia , jika anda sebagai manajer adlah hendaknya mrlakukan yang telah dikatakan oleh Carter. Karena langkah-langkah tersebut yang paling efektif

      Hapus
    4. Saya setuju dengan pendapat sdr Holia bahwa pelecehan dapat terjadi tidak hanya pada wanita tetapi laki-laki juga. Tetapi karena umumnya yang menjadi sasaran pelecehan adalah wanita, maka para wanita harus dapat menjaga image profesionalnya yaitu dengan mengenakan pakaian yang rapi dan sopan dalam bekerja. Selain itu para wanita juga harus tegas dan PD, tidak boleh terlihat sebagai wanita yang lemah, karena itu yang bisa menjadi celah terjadinya pelecehan seksual.

      Hapus
    5. saya setuju dengan pendapat saudari holia, karna dengan cara berpakaian yang baik dan rapi itu juga bisa mencegah agar tidak mengundang orang untuk melakukan yang tidak senonoh tersebut. berpakaian seperlunya saja (indah dipandang/good looking). terima kasih

      Hapus
  4. Saya sependapat dengan saudari holi , pelecehan seksual harus dapat dicegah bukan hanya oleh karywan tapi juga oleh perusahaan salah satunya dengan membuat peraturan yang mengikat tentang aturan pelanggaran pelecehan seksual . Karena jik pelecehan seksual terjadi di lingkungan perusahaan kita Akan menurunkan kinerja para pekerja dengan tingginya tingkatbketidakhadiran , bahkan juga bisa berakhir dengan pemutusan kerja . Dari sisi perusahaan juga akan menuruNkan produksi , jumlah tenaga kerja dan menimbulkan citra buruk perusahaan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pelecehan seksual dapat terjadi pada semua orang. baik laki-laki maupun perempuan dapat menjadi korban ataupun pelaku tersebut.
      1. menurut saya, jika saya sebagai pekerja, cara untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual di tempat kerja adalah tetap menjaga sopan santun dalam lingkungan kerja, baik dalam berpakaian maupun tingkah laku. Walaupun tidak ada jaminan berpakaian tertutup akan aman dari pelecehan seksual namun kode etik berpakaian secara rapih dan berperilaku yang sopan dianjurkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, sedangkan cara mengatasinya sendiri adalah dengan melapor kepada atasan untuk diproses.
      2. Menurut saya, jika saya sebagai manajer, langkah-langkah yang ditawarkan tersebut sudah cukup efektif untuk men

      Hapus
  5. 1. Jika saya seorang pekerja , cara mencegah terjadinya pelecehan seksual di lingkungan kerja dengan cara menjaga kesopanan dalam berpakaian dan bertingkah laku .

    2. Jika saya seorang manajer , ketiga langkah yang telah dikemukakan oleh carter itu cukup efektif jika diterapkan di lingkungan kerja sebagai bentuk pencegahan akan terjadinya pelecehan seksual .

    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan saudara Hangga, karena kebanyakan orang yang tertarik dengan lawan jenis biasanya melihat dari penampilan luar dahulu, baru setelah itu yang lain seperti tingkah laku.

      saya ingin menambahkan pada poin kedua, perusahaan selain membuat kebijakan, juga perlu memberikan hukuman atau sanksi bagi orang-orang yang melakukan pelecehan. hukuman atau sanksinya seperti pemotongan gaji dalam jumlah besar atau pemecatan dari perusahaan

      Terima kasih

      Hapus
    2. saya juga setuju dengan pendapat saudara Hangga. jika terjadi pelecehan seksual di tempat kerja, maka harus dilaporkan ke HRD atau atasan. bisa juga laporkan ke pihak yang berwajib. pelaku pelecehan harus diberi sanksi atau hukuman yang seberat-beratnya.
      saya juga setuju dengan poin yang ke dua nya saudara hangga. karena menurut saya ketiga langkah itu sangatlah efektif banget. terima kasih

      Hapus
    3. Saya setuju dengan Hangga bahwa salah satu cara untuk dapat menghindari terjadinya pelecehan seksual adalah dengan cara menjaga diri sendiri terlebih dahulu, menjaga diri disini adalah berusaha untuk berpenampilan sopan, menggunakan pakaian yang rapi dan menjaga sikap karena ini merupakan salah satu cara untuk mencegah pelecehan seksual, karena banyak diketahui alasan dapat terjadinya pelecehan seksual salah satunya orang tersebut tidak dapat menjaga diri dan mengontrol sikapnya di lingkungan kerja.

      Hapus
    4. saya kurang setuju dengan saudara hangga untuk poin yang pertama, karena jikalau kita cermati pada kejadian-kejadian yang aktual saja seperti insiden JIS, disana seorang siswa tidaklah mungkin berpakaian tidak senonoh namun hal tersebut terjadi karena kelainan sexual dari sipelaku yakni pedhofilia.

      Hapus
  6. Jika saya seorang pekerja yang saya lakukan untuk mencegah atau mengatasi pelecehan seksual di lingkungan kerja yaitu dengan menjaga sikap terutama dengan pekerja pria. Yang saya maksud dengan menjaga sikap adalah sepantasnya menjalin hubungan yang 'positif' hanya untuk konteks pekerjaan (sebagai rekan kerja tanpa adanya hubungan lain yang tidak sepantasnya). Selain itu juga diimbangi dengan cara berpakaian yang sopan, sehingga tidak menimbulkan persoalan yang tidak diharapkan. Selain itu kita juga harus menjaga integritas diri masing masing. Karena walaupun berpakaian sopan rapi atau perusahaan memberikan peraturan atau kebijakan tentang pelecehan seksual tapi tiap individu tidak bisa menjaga integritas dirinya, maka juga percuma. Jadi setiap pribadi haruslah pintar dalam menjaga diri dari hal negatif sedemikian rupa.

    Jika saya sebagai manajer, menurut saya langkah langkah yang dikemukakan oleh Carter cukup bisa untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual ditempat kerja. Ketiga hal demikian merupakan usaha yang dilakukan pihak perusahaan dan itu sangat baik, tetapi tentu tetap kembali pada individu yang menjalankan. Apakah mereka sanggup dalam menerapkannya dalam lingkungan kerja tersebut. Menurut saya adanya usaha dari perusahaan belum tentu menjadi jaminan 100% bahwa tidak akan terjadi pelecehan seksual. Tapi pada umumnya ketiga hal tersebut dalam membantu.
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sangat setuju dengan saudari Sicilia. Karena pada dasarnya apa pun yang terjadi, semua tergantung dari masing-masing individu tersebut. Sehingga untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual tersebut, maka yang harus dikontrol yaitu dari individunya sendiri, mulai dari diri sendiri, dengan mengenakan pakaian yang sopan, dan mampu menjaga integritasnya di lingkungan kerja.
      Terima kasih

      Hapus
    2. Saya setuju dengan pendapat Saudari Sicilia, bahwa peraturan atau kebijakan pelecehan seksual sendiri bukanlah jaminan penuh bahwa tidak akan terjadi pelecehan seksual dalam perusahaan. Individu yang bersangkutan, dalam konteks ini karyawan perusahaan perlu ikut menjaga sikap dan dirinya sendiri agar tidak menjadi korban dari pelecehan.

      Menjaga sikap sangatlah penting, karena sering kali pihak yang melakukan pelecehan adalah orang yang memiliki hubungan yang dekat dengan diri kita, misalnya atasan dan rekan kerja kita. Kita perlu memiliki tampilan dan sikap yang sopan, namun bukan berarti kita kemudian jadi takut mengutarakan pendapat. Kita pun memerlukan sikap yang percaya diri dan berani, agar orang lain tidak melihat bahwa ada kesempatan untuk melecehkan kita. Demikian pendapat saya.
      Terima Kasih^^

      Hapus
  7. Pelecehan seksual dapat tejadi pada siapa saja, kapan saja dan dapat dilakukan oleh siapa saja
    1.Jika saya seorang pekerja yang akan saya lakukan adalah saya harus berani menolak setiap ajakan yang berhubungan dengan pelecahan seksual, serta harus menjaga setiap tingkah laku dalam lingkungan kerja. Mengatasi masalah ini dengan melaporkan kepada atasan agar menindaklanjuti kejadian ini sehingga pelaku diberikan sanksi.
    2.Menurut saya, jika saya sebagai manajer langkah-langkah yang ditawarkan oleh carter (2008) menurut saya sudah efektif dalam mencegah pelecehan seksual dalam lingkungan kerja. Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin menanggapi pendapat saudari Maria, mengenai poin yang pertama, yaitu "Mengatasi masalah ini dengan melaporkan kepada atasan agar menindaklanjuti kejadian ini sehingga pelaku diberikan sanksi."
      Jika yang melakukan pelecehan seksual tersebut adalah atasan, tentunya anda tidak mungkin menunggu atasan anda untuk menindak lanjuti masalah ini. Jika terjadi pelecehan, sebaiknya segera melaporkannya kepihak yang berwajib.
      Terima kasih

      Hapus
    2. Saya juga ingin menanggapi pendapat saudari Maria, berkaitan melaporkan masalah pelecehan seksual kepada atasan. Seringkali pihak yang dapat melakukan pelecehan seksual adalah pihak yang memiliki suatu kekuasaan atau jabatan yang lebih tinggi, seperti atasan kita sendiri. Bila yang melakukan adalah atasan kita sendiri, mau melapor ke mana? Tentunya tidak semua korban berani untuk melapor ke pihak berwajib, diantaranya karena rasa malu akibat rusaknya nama baik, atau karena adanya ancaman seperti hilangnya posisi dalam perusahaan, dsb.

      Jadi menurut saya sebaiknya dalam perusahaan, perlu dibentuk suatu badan atau komite khusus untuk menangani masalah tersebut. Sehingga korban akan merasa lebih leluasa untuk melaporkan masalah pelecehan yang ia ketahui atau bahkan ia alami sendiri pada lingkungan kerjanya.
      Terima Kasih^^

      Hapus
    3. saya seuju dengan saudari caroline, tindakan pelecehan seksual bisa dilakukan oleh siapa saja baik dari sesama karyawan maupun atasan ke karyawan. apabila atasan yang melakukan tindakan pelecehan terhadap bawahannya seringkali karyawan tidak bisa menolak karena jabatan atau kekuasaan yang dimiliki atasanya. untuk menghindari terjadinya hal tersebut ada baiknya perlu dibentuk badan atau komite khusus untuk menangani masalah pelecehan seksual sehingga tidak peduli kekuasaan atau jaatan yang dimiliki pelaku tindakan pelecehan seksual akan diperlakukan sama dan diberikan sangsi yang tegas. Dengan begitu mereka yang berniat melakukan tindakan pelecehan seksual dapat berpikir dahulu sebelum bertindak.

      Hapus
  8. 1. Jika saya menjadi seorang pekerja, yang saya lakukan untuk mencegah atau mengatasi pelecehan seksual dilingkungan kerja yaitu: 1. kembali pada diri sendiri, saya harus bisa mengatur sikap dan tingkah laku saya dimanapun saya berada salah satunya yaitu ditempat kerja. Misalnya, menjalin hubungan yang baik dan harmonis dengan rekan kerja ataupun atasan baik perempuan maupun laki-laki, serta tidak melakukan hal-hal yang menarik perhatian atasan, ataupun lawan jenis untuk melakukan pelecehan seksual. 2. Mengikuti atau menerapkan semua kebijakan yang berhubungan dengan pencegahan pelecehan seksual yang diterapkan ditempat kerja. Untuk cara mengatasinya, bila terjadi pelecehan seksual, baik yang dilakukan oleh atasan ataupun sesama rekan kerja sebaiknya diproses berdasarkan peraturan yang berlaku.
    2. Menurut saya, jika saya sebagai seorang manajer, langkah-langkah yang ditawarkan oleh carter (2008) tersebut efektif dalam mencegah pelecehan seksual dilingkungan kerja. selain langkah-langkah tersebut, seorang manajer juga bertanggung jawab dalam menciptakan budaya perusahaan yang selalu mengutamakan relasi yang sehat antar anggota perusahaan. terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan saudari Magdalena, memang benar jika saya menjadi seorang pekerja yang pertama harus dilakukan untuk mencegah atau mengatasi pelecehan di lingkungan kerja dengan cara kita membatasi diri kita sendiri. Dalam artian kita harus bisa menentukan sikap kita yang selayaknya di tempat kerja agar tidak menimbulkan hal - hal yang tidak diinginkan. Namun apabila kita telah membatasi diri kita dengan baik namun masih ada saja orang yang bertindak tidak baik maka sebaiknya orang tersebut diproses sesuai dengan peraturan yang diberlakukan di perusahaan tersebut.
      Saya juga setuju dengan saudari ade yang menyatakan bahwa langkah - langkah yang ditawarkan carter tersebut efektif, tinggal bagaimana cara - cara itu diaplikasikan di dunia kerja dengan baik. Terima kasih.

      Hapus
  9. 1. Jika saya sebagai pekerja yang saya lakukan untuk mencegah pelecehan seksual di lingkungan kerja adalah dengan membentuk semacam serikat kerja bersama dimana kelompok ini lebih memiliki kekuatan lebih untuk menyuarakan apabila terjadi pelecehan seksual di lingkungan kerja di banding secara pribadi Karena sering kali secara pribadi pekerja malu atau takut untuk mengutarakan pelecahan seksual yang terjadi pada dirinya sehingga dengan adanya kelompok ini akan menjadikan wadah bagi mereka yang untuk menyuarakan apa yang terjadi pada pekerja terhadap atasan.
    2. Jika sebagai manajer langkah langkah carter sedah cukup efektif untuk mencegah pelecehan seksual di lingkungan kerja terutama pada point ke 3 (Melatih para supervisor/penyelia dalam penerapan kebijakan tentang pencegahan pelecehan sexual tersebut) harus di tentukan batasan batasan dalam penerapan kebijakan, karena jangan sampai suatu kebijakan yang di buat hanya menjadi sekedar kebijakan yang tidak di realisasikan. Oleh karena itu harus di tentukan tindakan mana yang termasuk pelecehan dan mana yang tidak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sependapat dengan saudara yusuf karena banyak orang yang sudah mengalami pelecehan seksual akan malu bila harus jujur lansung secara pribadi dan saya ingin menambahkan dari pribadi masing-masing untuk bisa berpakaian yang benar dan bersikap positif di dalam kantor dar pergaulan maupun pekerjaan karena dengan begitu juga akan mengurangi tindakan pelecehan seksual di lingkungan kerja

      Hapus
  10. 1. Yang akan saya lakukan untuk mencegah pelecehan seksual di lingkungan kerja adalah dengan menjaga sikap. Menjaga hubungan baik dengan rekan, sopan, supaya rekan-rekan di tempat kerja dan saya bisa saling menghargai. Menjaga sikap termasuk juga mengontrol penampilan, penampilan di tempat kerja yang sepantasnya. Saya juga akan mengikuti peraturan-peraturan di tempat kerja seputar pencegahan pelecehan seksual. Sedangkan untuk mengatasi adalah dengan cara melaporkan ke pihak yang berwenang di tempat kerja, agar diproses sesuai dengan ketentuan yang ada.

    2. Saya rasa sebagai seorang manajer langkah Carter sudah cukup efektif mencegah pelecehan seksual di tempat kerja.
    Terima Kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat Natania Caroline, untuk menghindari pelecehan seksual di tempat kerja, pekerja sebaiknya harus menjaga sikap termasuk mengontrol penampilan di tempat kerja. Pekerja harus bisa menempatkan posisi di mana dia berada. Dengan cara itu, kejahatan di tempat kerja bisa berkurang dan bisa membuat pekerja tidak diganggu oleh pekerja lain.

      Hapus
    2. Saya setuju dengan sdri Natania, agar tidak terjadi pelecehan seksual di lingkungan kerja, kita harus menjaga hubungan baik dengan karyawan atau atasan, menjaga sikap, sopan, juga mengikuti peraturan-peraturan yang ada di tempat kerja tersebut. dengan begitu kita bisa terhindari dari pelecehan seksual. tetapi jika pelecehan seksual terjadi maka saya sebagai pekerja berhak melaporkan kepada atasan untuk di proses.

      Hapus
  11. Jika saya menjadi pekerja, maka tindakan pertama yang akan saya lakukan agar pelecehan seksual tidak terjadi di tempat kerja adalah dengan menjaga hubungan yang baik kepada semua anggota organisasi yang ada. Dimana konteksnya adalah sedekat-dekatnya atau seakrab-akrabnya dengan rekan kerja lawan jenis tetap harus menjaga jarak dan selalu memiliki prinsip bahwa "kita" ini di dalam lingkungan kerja, dan kita harus profesional karena kita berada didalam organisasi tersebut untuk memberikan yang terbaik untuk organisasi dengan harapan organisasi akan memberikan juga yang terbaik untuk kita. Selain menjaga hubungan yang baik dan profesional, tindakan lain adalah bertingkah yang sopan dan saling menghormati kepada semua anggota organisasi terutama untuk kaum "wanita" karena kaum wanita yang sangat sering menjadi korban pelecehan seksual di dalam pekerjaan. Ketika rekan kerja ada yang berlaku tidak sopan atau rekan kerja "wanita" yang berpakaian kurang sopan, mungkin kita dapat menegurnya dan memberikan masukan agar jangan sampai karena hal tersebut memancing sebuah tindakan pelecehan seksual. Lalu tindakan lain mungkin ketika jam istirahat , meluangkan waktu untuk saling sharing masalah pribadi ataupun yang ada dikantor bersama-sama dimana tujuannya untuk mendeketkan setiap anggota organisasi dan menyuarahkan apa yang tidak "pas" yang ada dilingkungan kerja dan bersama-sama mencari solusi untuk memecahkan masalah tersebut sehingga setiap individu yang ada akan merasa lebih dekat dan terikat dengan sesama anggota organisasi jadi dapat meminimalisasikan terjadinya perilaku seksual.
    Jika saya menjadi manajer , cara tersebut sudah cukup efektif karena menurut saya yang paling penting untuk jalannya sebuah Organisasi yang baik harus didukung dan kontrol dengan adanya kebijakan dan peraturan yang ada.Dan kebijikan tersebut dapat berjalan lebih baik lagi jika memiliki atasan-atasan yang memahami betul mengenai peraturan tersebut dan bertindak tegas. Jika dari awal manajernya tidak benar-benar memahami peraturan tersebut dan tidak menguasainya maka para bawahannyapun tidak akan dapat menaati peraturan yang ada, sehingga pihak atas harus benar-benar memahami peraturan tersebut, dan sang atas barulah dapat bertindak tegas karena telah memahami betul setiap peraturan yang ada dan peraturan tersebut harus masuk akal dan memiliki indikator-indikator untuk dapat dinilai sehingga dengan itu menyuluhan atau pemberitauan mengenai peraturan tersebut dapat berjalan baik sehingga semua anggota organisasi dapat memahami dengan betul sehingga mereka akan takut jika melakukan tindakan yang melanggar dari aturan tersebut. Intinya Pelatihan yang diberikan supervisor berguna agar seorang pemimpin harus "okay" terlebih dahulu baru lah dapat mengatur bawahanya agar dapat "okay" juga atau lebih baik.

    BalasHapus
  12. pelecehan seksual dapat terjadi terhadap siapa saja baik perempuan maupun laki-laki, menurut saya hal yang paling penting untuk menghindari terjadinya pelecehan seksual adalah dengan bersikap sopan baik dengan perkataan,perbuatan dan penampilan sehingga tidak mengundang nafsu lawan jenis untuk bertindak ke arah pelecehan seksual, hal itu yang menurut saya paling penting, namun yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga hubungan baik dengan semua orang, karena pelecehan seksual tidak semuanya terjadi karena nafsu namun kadang terjadi karena dendam dan ingin menghancurkan baik karier maupun orang tertentu dengan cara melakukan pelecehan seksual, untuk menghancurkan pesaing dengan cara merusak mentalnya.Hal yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga cara berbusana yang baik dan sopan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, anda tidak bisa menyuruh orang tidak melihat paha anda saat anda menggunakan rok super mini, dan hal-hal kecil seperti itu yang menyebabkan terjadinya perilaku menyimpang menyangkut seksualitas.
    Jika saya menjadi seorang manajer, cara-cara yang telah disampaikan tersebut sudah cukup efektif karena menurut saya hal-hal mengenai seksualitas memang sudah diketahui semua orang namun tidak semua orang dapat mengontrol terutama nafsu seksualitas mereka dan sering kali gelap mata, sehingga terjadi kejahatan seksual tersebut, oleh karena itu sosialisasi mengenai seksualitas sangat baik menurut saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat saudara osvaldo yang menjelaskan harus adanya hubungan baik antar karyawan, hal ini akan membuat segan para pelaku untuk berbuat jahat kepada korbannya

      Hapus
    2. Saya setuju dengan sdra.Osvaldo tentang statement "anda tidak bisa menyuruh orang tidak melihat paha anda saat anda menggunakan rok super mini, dan hal-hal kecil seperti itu yang menyebabkan terjadinya perilaku menyimpang menyangkut seksualitas", menurut saya hal itu wajar karena siapa yang tidak mau melihat penampilan seseorang yang mencolok seperti halnya pemakaian rok mini. Mata orang-orang akan tertuju kepada "hal-hal seperti itu".

      Hapus
  13. 1. Jika saya seorang pekerja yang saya lakukan untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual adalah selalu bersikap sopan pada semua rekan kerja, selain itu juga harua menjaga hubungan yang baik dengan rekan kerja namun tetap menjaga jarak agar tidak terjadi hal" yang tidak diinginkan karena terkadang orang yang kita anggap baik bisa saja malah melakukan tindakan yang diluar dugaan kita termasuk pelecehan seksual, oleh karena itu walaupun kita baik terhadap semua rekan kerja namun kita tetap harus menjaga diri.
    2. Jika saya sebagai manajer, saya juga akan menggunakan langkah" yang ditawarkan oleh Carter karena itubsusah cukup efektif. Namun hal yang juga penting adalah kita harus bertindak tegas dan memberikan sanksi yang berat bagi karyawan yang terbukti melakukan pelecehan seksual agar karyawan jerah sehingga tingkat pelecehan seksual dapat berkurang, selain itu manajer juga harus terus mengontrol perkembangan setiap karyawannya agar apabila ada tindakan/kebiasaan yang mencurigakan (seperti menjurus ke arah seksualitas) maka manajer dapat mengantisipasinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan pendapat saudara adi,karena dengan menjaga hubungan baik dengan rekan kerja dan selalu bersikap baik dan sopan, maka kita juga bisa terhindar dari masalah pelecehan seksual,namun semua itu kembali kepada diri kita masing-masing,kalu kita bisa mengontrol diri kita dengan baik ,maka pelecehan seksual juga tidak mungkin ada dan tidak mungkin terjadi.

      Hapus
    2. saya setuju dengan saudara Adi, ketika bekerja menjalin hubungan yang baik antar sesama karyawan penting tetapi tetap harus menjaga batasan agar tidak terlalu berlebihan apalagi sampai mengarah ke pelecehan seksual. Bertutur kata yang sopan juga penting untuk diperhatikan apalagi antar lawan jenis.

      Hapus
    3. 1. Saya setuju dengan pendapat saudara Adi, karena banyak cara yang dapat dilakukan oleh karyawan agar terhindar dari tindakan pelecehan seksual. Salah satunya adalah dengan menjalin hubungan yang baik antar karyawan maupun terhadap para atasan. Hal ini dapat menciptakan suasana kerja yang nyaman dalam lingkungan perusahaan sehingga dapat memperkecil terjadinya sesuatu hal yang tidak diinginkan salah satunya yaitu pelecehan seksual.

      2. Adapun yang seharusnya dilakukan seorang manajer dalam mencegah maupun mengatasi tindakan pelecehan seksual yang terjadi di perusahaan salah satunya dengan memberikan sanksi yang berat bagi siapapun yang melakukan pelanggaran dalam perusahaan salah satunya yaitu pelecehan seksual.Dan seorang manajer harus bisa mengawasi bawahannya agar terhindar dari tindakan - tindakan yang melanggar aturan ataupun norma dalam perusahaan

      Hapus
    4. Devi Christiani-C
      Saya setuju dengan pendapat sodara adi budiono, pelecehan seksual juga terjadi apabila kita bersikap kurang sopan satu dengan yang lain dan cara berpakaian yang kurang sopan, hal tersebutlah yang akan memancing dan menimbulkan niat jahat yaitu pelecehan seksual. Point yang penting adalah saling menjaga relasi yang baik antarai sesama pekerja untuk menciptakan suasana yang baik pula didalam lingkungan pekerjaan.
      Dan saya juga setuju dengan pendapat jika soadara adi budiono menjadi manajer, ia akan menerapkan cara-cara yang efektif untuk mentindak lanjuti pelaku yang yang melakukaknya. Dan melakukan langkah-langkah yang diterapkan oleh Caerter. Terima kasih

      Hapus
  14. 1. Jika saya seorang pekerja, yang akan saya lakukan untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual adalah menggunakan pakaian yang sopan saat berada di lingkungan kerja. Selain itu yang saya lakukan adalah melaporkan tindakan pelecehan tersebut kepada pihak berwajib agar masalah tersebut dapat ditangani dengan benar.

    2. Menurut saya pendapat Carter untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual di tempat kerja sudah efektif. Karena jika seluruh anggota dalam organisasi sudah paham dengan kebijakan yang dibuat oleh perusahaan, setidaknya tindakan pelecehan seksual dapat terhindarkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat Saudari Fransiska Karolina, untuk menghindari pelecehan seksual di tempat kerja, sebaiknya pekerja memakai pakaian yang sopan dan layak ketika kerja. Dengan cara itu, kejahatan di tempat kerja akan berkurang dan tidak membuat, memancing pekerja lain melakukan hal yang negatif, yang bisa membawa pada tindakan kejahatan seksual.

      Hapus
    2. Saya ingin menanggapi pendapat Saudari Fransiska, menurut saya sebaiknya pihak yang menjadi korban pelecehan tidak langsung melapor kepada pihak berwajib, coba selesaikan dulu masalah tersebut secara internal bila masalah tersebut masih dapat diselesaikan tanpa melibatkan pihak berwajib. Karena dengan melaporkannya kepada pihak berwajib, baik nama baik korban maupun perusahaan akan tercemar sebagai akibat tersebarnya kabar mengenai pelecehan tersebut. Jadi sebaiknya kita anggap melapor kepada pihak berwajib sebagai jalan terakhir
      Terima Kasih^^

      Hapus
  15. 1. Saya sebagai karyawan demi mencegah terjadinya pelecehan seksual dilingkungan kerja, bisa dibilang itu dimulai dari kesadaran individu. Seperti yang dikatakan hampir sebagian besar orang, hendaknya karyawan mengenakan pakaian kerja yang sopan, menghindari mengenakan pakaian kerja yang terbuka atau terkesan seronok. Jika karyawan dapat konservatif dalam memilih dan mengenakan pakaian kerja didalam lingkungan kerjanya (kemeja berkerah dan berlengan, rok kain sebatas lutut atau dibawah lutut, celana panjang kain dll), maka itu dapat menghindarkan dan mencegah terjadinya pelecehan seksual terutama dari lawan jenis. Selain cara berpakaian, tingkah laku karyawan dalam bekerja maupun bergaul atau berkomunikasi dengan anggota lingkungan kerja yang baik maka akan menghindarkan terjadinya pelecehan seksual.
    2. Menurut saya, cara Carter dalam mencegah terjadinya pelecehan seksusal di tempat kerja itu sudah efektif. Karena, kebijakan tertulis memiliki pengaruh yang lebih besar untuk dipatuhi oleh karyawan dilingkungan kerja. Setelah menetapkan kebijakan tertulis untuk dipatuhi, maka perusahaan mensosialisasikan kepada setiap anggota kerja diperusahaan, untuk menekankan kebijakan yang sudah dituliskan juga menerapkan sanksi-sanksi yang jelas dan tegas bila terdapat pelanggaran oleh setiap anggota kerja. Terakhir adalah perusahaan juga harus melatih supervisor, agar menerapkan sesuai dengan kebijakan tertulis yang sudah dibuat, agar supervisor dapat menjadi figur atau contoh yang ideal untuk dipanuti oleh karyawan dilingkungan kerja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat Saudari Sishilia bahwa karyawan mengenakan pakaian kerja yang sopan, menghindari mengenakan pakaian kerja yang terbuka atau terkesan seronok. Jika karyawan dapat konservatif dalam memilih dan mengenakan pakaian kerja didalam lingkungan kerjanya (kemeja berkerah dan berlengan, rok kain sebatas lutut atau dibawah lutut, celana panjang kain dll), maka itu dapat menghindarkan dan mencegah terjadinya pelecehan seksual terutama dari lawan jenis.

      Terima Kasih.

      Hapus
  16. 1. Yang saya lakukan untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual yaitu dengan menjaga sikap thadap karyawan2 lain baik cwe maupun cwo. Karena mungkin saja pelecehan seksual terjadi karena adanya sikap dendam antar karyawan yang bersangkutan. Selain itu kita juga harus berpenampilan yang sopan dan pantas misalnya tidak menggunakan pakaian yang terlalu terbuka. Karena sebagai mana kita tahu kejahatan terjadi karena adanya kesempatan.

    2. Menurut saya langkah2 yang ditawarkan oleh Carter sudah efektif karena jika ketiga langkah tersebut dijalankan pasti akan berpengaruh besar terhadap pengurangan pelecehan seksual di perusahaan karena para karyawan sudah mengetahui kebijakan2 yg ada dlm perushaan.

    Terima kasih ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat natalia yang mengutamakan menjaga penampilan untuk mengurangi kesempatan yang mungkin saja bisa timbul ketika pakaian yang digunakan kurang pantas

      Hapus
    2. Saya setuju pendapat saudari natalia yang harus di utamakan penampilan yaitu penampilan cara berpakaian para karyawan sehingga bisa mengurangi kesempatan yang negatif yang timbul. Terima kasih

      Hapus
    3. Saya setuju dengan pendapat sdri.Natalia. Menurut saya, jika tidak ingin adanya kejahatan khususnya pelecehan seksual, maka berawal dari diri sendiri dianjurkan untuk berpakaian formal yang sewajarnya dan sepantasnya yang tidak mengundang perhatian lebih orang lain untuk bertindak yang akhirnya merugikan diri sendiri.

      Hapus
    4. Saya setuju dengan pendapat saudari Natalia untuk menjaga penampilan karena kejahatan bisa datang karena adanya kesempatan. Pelaku kejahatan seksual dapat melakukan pelecehan dikarenakan adanya stimulus dari apa yang dia lihat ketika ada orang yang kurang pantas atau kurang sopan dalam berpenampilan.

      Hapus
  17. 1. Yang jelas seorang karyawan harus memiliki kesadaran akan dirinya sendiri dan memiliki rasa hormat dengan sesama karyawan lain. Cara berpakaian atau tingkah laku kita juga harus dijaga agar juga tidak mengganggu kenyamanan orang lain. Walaupun belum tentu menghilangkan pelecehan seksual yang bisa terjadi paling tidak tindakan kecil tersebut bisa mengurangi keinginan orang lain untuk berbuat yang tidak pantas

    2.cara carter tersebut sudah cukup ampuh untuk mengurangi niatan buruk dari pelaku, dengan adanya sanksi yang akan membuat pelaku berpikir 2 kali hal ini akan mengurangi tindak pelecehan di tempat kerja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat ivan yang harus diutamakan pada karyawan yaitu tingkah laku dan cara berpakaian karyawan sehingga bisa mengurangi pelecehan seksual antar karyawan. Terima kasih

      Hapus
    2. saya juga setuju atas pendapat yang dikemukakan oleh saudara ivan kurniawan. karena apabila cara berpakaian yang tidak sepantasnya digunakan didalam tempat kerja akan mengakibatkan tindakan kejahatan seksual di lingkungan kerja. Terima Kasih

      Hapus
    3. Saya setuju dengan pendapat saudara ivan mengenai menjaga cara berpakaian dan tingkah laku dalam bekerja karena dengan begitu tentu akan meminimaliskan kemungkinan terjadi pelecehan seksual.Selain itu saya juga setju dengan cara carter karena pelaku pelecehan seksual akan tidak berani melakukannya karena takut terkena sanksi

      Hapus
  18. Menurut saya sebagai pekerja untuk menghindari terjadi pelecehan seksual yang pasti bagaimana kita sebagai pekerja bersikap dan menggunakan pakaian yang semana mestinya karena dengan kita bersikap baik dan di wujudkan dengan pakaian yang sopan maka menurut saya sudah jelas akan mengurangi dampak pelecehan seksual tersebut atau bahkan akan menghilangkan dampak dari pelecehan seksual di tempat kerja.

    Menurut saya langkah-langkah yang diberikan Carter sudah cukup baik tergantung dari bagaimana kita mengamplikasikan langkah-langkah tersebut. Dengan prosedur tertulis menurut saya sudah cukup untuk mengurangi dampak dari pelecehan seksual di tempat kerja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Syandi Fitriyana Mayangsari_IP(3103011260)
      Saya ingin menambahin komentar saudara Haldiawan..
      Beberapa hal yang sebaiknya dilakukan oleh karyawan untuk mencegah pelecehan seksual:
      1. Mempelajari dengan seksama apa yang dimaksud dengan pelecehan seksual
      2. Sebelum mulai bekerja maka pastikan bahwa perusahaan tempat bekerja tidak mewajibkan melakukan hal-hal yang menjurus pada pelecehan seksual
      3. Berani mengatakan TIDAK untuk setiap tindakan berkonotasi seksual
      4. Mampu bertindak assertif dalam menolak tindakan-tindakan yang menjurus pada pelecehan seksual
      5. Berani melaporkan pelecehan seksual yang terjadi di tempat kerja kepada pihak-pihak yang ditunjuk (atasan atau HRD) atau langsung melaporkan kepada kepolisian
      6. Menjaga penampilan agar tidak “mengundang” aksi pelecehan seksual
      7. Bergabung dalam kelompok yang menentang tindakan-tindakan pelecehan seksual

      Jika memang sudah menjadi korban pelecehaan seksual, maka untuk mengatasinya:
      1.Katakan kepada pelaku bahwa tindakannya tidak dapat diterima. Jika tidak mampu mengatakan secara verbal maka dapat menyampaikannnya melalui surat, email, memo atau SMS.
      2.Catat semua kejadian pelecehan yang anda alami secara rinci. Catat identitas pelaku, tempat kejadian, waktu, saksi dan tindakan/perilaku yang dilakukan pelaku
      3.Bicarakan kejadian tersebut dengan orang-orang yang bisa dipercayai, atau laporkan kepada atasan atau pihak berwenang di perusahaan dan pastikan bahwa laporan ditindaklanjuti.
      4.Jika laporan tidak mendapat perhatian dari perusahaan maka laporkan kejadian yang dialami kepada pihak kepolisian.

      Contoh program yang efektif untuk dilakukan perusahaan dalam mencegah pelecehan seksual :
      1. Mengeluarkan suatu pernyataan kebijakan spesifik yang melarang dilakukannya pelecehan seksual
      2. mengembangkan suatu prosedur penyampaian keluhan bagi karyawan
      3. menciptakan suatu atmosfer kerja yang mendorong para staf yang mengalami pelecehan seksual untuk tampil ke depan dan berbicara tentang apa yang dia alami
      4. melakukan investigasi dan menyelesaikan keluhan-keluhan dengan cepat dan mengambil tindakan disipliner terhadap para pelaku pelecehan sehingga membuat para karyawan yang mendapat tindakan pelecehan tidak lagi ragu untuk menyampaikan keluhannya dan yakin bahwa setiap keluhannya akan direspon cepat.
      5. pelatihan untuk mengajarkan pekerja bagaimana menghadapi pelecehan seksual dan konsekuensinya
      6. adanya bagian khusus di perusahaan untuk menangani kasus pelecehan seksual.
      7. Memastikan pada para pekerja bahwa semua diskusi dan penyelidikan akan dilakukan dengan menjunjung tinggi kerahasiaan dan prosedural adil.

      Hapus
  19. 1. Jika saya menjadi seorang karyawan tentu untuk mencegah terjadinya tindakan pelecehan seksual adalah dengan menjaga sikap terhadap semua karyawan terutama pada karywan pria. Dan dengan tidak menggunakan pakaian" yang tidak sewajarnya. Misalkan seperti memakai rok mini ke kantor. Memakaii rok mini boleh boleh saja tetapi harus melihat juga batasan-batasannya. Kita juga dapat mecegah terjadinya pelecehan seksual dengan menjaga sikap terhadap karyawan pria.
    2.Jika di posisi manajer tentu pendapat carter 3 cara untuk mencegah pelecehan seksual tsb sudah bisa di anggap benar. Dengan membuuat peraturan tertulis agar setiap karyawan tau apa yang harusnya tidak ia lakukan di kantor, dan pakaian apa yang sesuai dengan keadaan kantor tersebut. Dan dengan membuat peraturan peratur yang tegas dan sanksi yang tegas dan jelas, dapat membuat karyawan enggan untuk melakukantindakan pelecehan seksual. Meereka di beri gambaran apa yang akan di lakukan perusahaan apabila terjadi pelecehan seksual

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan saudari yenny untuk lebih menjaga cara berpakaian kita sesuai dengan batasan" nya, karena hal tersebut dapat memancing orang lain untuk melakukan tindakan pelecehan seksual. Terima kasih

      Hapus
    2. Saya setuju terhadap pendapat saudari yenny terhadap rok mini yang digunakan didalam lingkungan kerja, tetapi juga ada batasan dalam memakai rok mini tersebut agar tidak mengudang terjadinya pelecehan seksual di lingkungan kerja.Terima Kasih

      Hapus
    3. saya hanya ingin berpendapat dan menambahkan tentang komentar saudari yenny, pelecehan seksual terus saja terjadi walaupun ada peraturan dan ide-ide sesuai yang anda katakan, menurut saya memang benar yang dikatakan saudari yenny, akan tetapi tidak semua pekerja dapat diatur karena memiliki kepribadian yang berbeda-beda

      Hapus
  20. 1. Jika saya seorang pekerja, yang akan saya lakukan untuk mencegah atau mengatasi pelecehan seksual di lingkungan kerja adalah bisa menjaga diri sendiri dari segala godaan atau rayuan yang berlebihan, memakai busana kerja yang sopan, menghormati diri sendiri dan orang lain serta memperlakukan orang lain seperti perlakuan yang saya inginkan dari orang lain.

    2. Jika saya sebagai manajer langkah-langkah yang ditawarkan oleh carter menurut saya sudah efektif untuk mencegah pelecehan seksual dalam lingkungan kerja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan jawaban sdri Florencia para pekerja mengatasi pelecehan sosial dengan menjaga diri sendiri karena dari diri sendiri adalah awal untuk mengatasi pelecehan sosial
      dan saya juga setuju dengan jawaban sdri Florencia yang kedua

      Hapus
    2. saya setuju dengan pendapat dari saudari florencia, memang hal yang paling dasar untuk mengatasi dan mencegah pelecehan seksual adalah dengan cara memakai busana yang sopan . agar menghindari perbuatan buruk berupa pelecehan sosial bagi kita. karena jika kita memakai busana yang seksi akan menimbulkan banyak efek buruk lainnya. yaitu memancing hawa nafsu lawan jenis untuk berbuat tidak sepantasnya. terimakasih

      Hapus
  21. 1. Jika saya seorang pekerja yang akan saya lakukan untuk mencegah/mengatasi terjadinya pelecehan seksual di lingkungan kerja adalah meningkatkan nilai agama yang dimiliki karena pelecaehan yang terjadi biasanya saat ada kesempatan dan kemauan. Selain itu menjaga kesopanan apabila berada di tempat kerja sangatlah penting baik dari sikap, sifat, dan tingkah laku. Apabila pernah melihat pelecehan sebaiknya memberikan kritik/saran kepada manager.
    2. Jika saya sebagai manajer langkah-langkah yang ditawarkan oleh Carter (2008) tersebut menurut saya sebenarnya sudah Sudah efektif untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual. Selain itu mungkin manager bisa menambahkan kotak saran untuk pekerja, dan menambah pengamanan seperti melakukan pemeriksaan dadakan,memasang cctv untuk mengurangi terjadinya pelecehan dan mungkin lebih menjaga hubungan baik dalam organisasi agar apabila ada rahasia yang diketahui oleh karyawan tentang pelecehan dapat diketahui dan memberikan asnksi kepada karyawan tersebut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju atas pendapat dari saudara Allan. Pelecehan seksual tidak hanya terjadi hanya dengan pakaian-pakaian yang mini yang digunakan dalam lingkungan kerja,tetapi adanya kesempatan dan kemauan dan nilai agama yang tidak ada/rendah dalam diri sang pelaku tindak pelecehan seksual.Terimakasih

      Hapus
    2. saya sangat setuju dengan pendapat saudara alan christian. meningkatkan nilai agama yang terjadi, karena jika seseorang memiliki nilai agama yang kuat. ia pasti dapat mengendalikan diri sendiri terutama cara menjaga sikap, cara berpakaian dan lain lain . supaya diri kita terhindar dari pelecehan seksual yang tidak diinginkan di lingkungan kerja

      Hapus
  22. 1. Sebagai seorang pekerja, yang akan saya lakukan adalah menjaga hubungan dengan sesama karyawan. Kita sebagai karyawan boleh berkomunikasi dengan baik apalagi jika itu menyangkut pekerjaan. Namun harus disadari bahwa hubungan yang dijalin juga ada batasnya dan tidak seenaknya dalam berhubungan dengan sesama di tempat kerja. Selain itu, dari diri kita sendiri juga harus dimulai proteksi-proteksi agar tidak menimbulkan hasrat orang lain untuk merayu. Sebagai contoh yang paling mendasar adalah cara berpakaian. Apabila kita datang ke tempat kerja, sudah seharusnyalah kita berpakaian rapi dan tidak terbuka.
    2. Sebagai seorang manajer, langkah-langkah yang ditawarkan oleh Carter tersebut sudah cukup untuk menghindari pelecehan seksual di tempat kerja. Hal ini dilihat dari tidak cukup dari hanya pembuatan peraturan, namun juga harus ditindaklanjuti dengan pemberitahuan kepada seluruh karyawan. Karena banyak orang yang kurang memperhatikan peraturan secara tertulis. Apabila peraturan tersebut tidak dijalankan maka akan tidak dipedulikan oleh karyawannya. Maka dari itu, langkah-langkah tersebut saya anggap sudah cukup baik.
    Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat saudari fumiko jovita menegenai hubungan dengan sesama para karyawan, para karyawan sebaiknya menjaga komunikasi yang baik antar karyawan sehinga terjadi hubungan yang baik begitu pula cara berpakaian para karaywan maupun laki atau perempuan seharusnya ke kantor menggunakan pakaiian yang sopan dan rapi sehingga tidak menimbulkan pemikiran-pemikiran yang positif antar karyawan.terima kasih

      Hapus
  23. 1. Jika saya seorang pekerja, yang akan saya lakukan untuk mencegah dan atau mengatasi pelecehan seksual di lingkungan kerja saya adalah dengan menjaga sikap dan tindakan kita di tempat kerja. Keterbukaan dengan rekan kerja juga akan membuat kita lebih aman, karena semua akan tahu jika tindakan pelecehan terjadi pada kita atau rekan kerja kita. Dan yang terpenting adalah jangan melakukan tindakan yang dapat memancing tindakan pelecehan seksual. (seperti gaya berpakaian, atau cara bicara kita, dll)


    2. Jika saya sebagai manajer, langkah-langkah yang ditawarkan oleh Carter (2008) tersebut sudah cukup efektif, dan akan lebih efektif lagi jika ada tindakan preventif seperti adanya CCTV yang mengawasi, mengurangi jam kerja malam untuk perempuan, serta adanya hukuman yang jelas dan memiliki efek jera bagi pelaku tindakan pelecehan.

    BalasHapus
  24. 1. Menurut saya cara yang paling aman untuk menghindari pelecehan seksual adalah dimulai dari diri sendiri yaitu dengan menggunakan pakaian yang sopan dan tidak terbuka sehingga dapat menghindari pelecehan sexsual
    2. Menurut saya sudah cukup tetapi sebagai manajer kita harus memastikan bahwa karyawan merasa aman kembali untuk bekerja dan membuat mereka yakin bahwa tidak akan gerjadi pelecehan kembali

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya sependapat dengan saudari Dewi tentang cara yang paling aman untuk menghindari pelecehan seksual adalah dimulai dari diri sendiri yaitu dengan menggunakan pakaian yang sopan dan dalam bertingkah laku di lingkungan kerja sehingga dapat menghindari kejadian yang tidak diinginkan dan saya menambahkan bahwa jika kasus pelecehan seksual ini dibiarkan terus menerus, maka pelecehan seksual di tempat kerja bagi pekerja akan membawa dampak buruk bagi pekerja. misalnya pada penurunan kinerja, hubungan sesama karyawan yang kurang baik sehingga dapat menyebabkan suasana kerj yang tidak nyaman.
      terimakasih.

      Hapus
  25. 1. Jika saya sebagai pekerja hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual adalah dengan tetap menjaga hubungan baik dengan seluruh rekan kerja tentunya dengan professional, kemudian tetap bersikap tegas jika ada yang “menggoda”. Jika terjadi pelecehan seksual hal yang dapat dilakukan untuk mengatasinya adalah jangan mengumbar ke banyak orang jika telah terjadi pelecehan dan membuat catatan tertulis sperti tempat, tanggal kejadiannya dengan lengkap, hal ini untuk menguatkan laporan ke bagian personalia, lembaga bantuan hukum atau kepolisian, jika memang kasus ini perlu dibawa ke jalur hukum. Selain itu, dapat membina satu tim dengan rekan kerja terpercaya. Dengan begitu ketika si pelaku mulai ingin melecehkan, Anda memiliki beberapa saksi yang juga bisa membantu Anda keluar dari situasi tersebut.
    2. Menurut saya langkah-langkah Carter dalam mencegah terjadinya pelecehan seksual ditempat kerja sudah efektif karena tidak hanya mengembangkan kebijakan dan prosedur terkait pelecehan seksual saja namun juga mensosialisasikan kebijakan tersebut kepada seluruh karyawan kemudian melatih supervisor dalam menerapkan kebijakan tersebut di lingkungan kerja. Namun, selain hal itu sebagai manajer, saya akan menerima semua pengaduan terkait adanya aktivitas yang menuju kea rah pelecehan seksual sehingga dapat mengantisipasi agar pelecehan seksual tidak terjadi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. hanya menambahkan jawaban saudari bunga, terkadang tidak semua orang dapat terbuka dengan rekan kerja yang lain, apalagi jika menyangkut pelecehan seksual yang dampaknya dapat mengurangi citra dirinya. yang paling terutama adalah menjaga sikap, perilaku dan cara berpakaian karena itu yang memulai awal tindak pelecehan. selama kita tidak "memancing" maka seseorang pun akan berpikir dua kali untuk melakukan hal tersebut. beda lagi kalau orang yang melakukan pelecehan adalah orang yang memang memiliki gangguan kejiwaan.

      2. saya setuju dengan jawaban saudari bunga untuk jawaban nomer 2. disitu carter membuat langkah-langkah yang cukup jelas, sehingga tidak hanya prosedur atau aturan yang diperjelas kepada anggota organisasi tetapi juga ada tindakan pelatihan .

      Hapus
    2. saya setuju dengan saudari Bunga, terkadang kita sendri yang mengundang terjadinya tindakan pelecehan seksual. Tetapi untuk pelaporan tindakan pelecehan seksual ke pihak berwajib dapat menyebabkan nama perusahaan tercemar oleh karena itu dari dalam organisasi perlu adanya penanganan yang baik tentang kasus pelecehan seksual dan harus ada sangsi yang membuat pelaku jera.

      Hapus
  26. Jika saya menjadi seorang pekerja, sebelumnya saya akan mencari pekerjaan dimana lingkupnya tidak diperbolehkan atau sudah ada peraturan tersendiri di dalam pekerjaan tersebut untuk tidak melakukan tindak pelecehan seksual. Namun jika saya bisa melakukan tindakan, saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencoba setidaknya berteman dengan sebagian besar teman yg ada di perusahaan guna mengurangi tindak pelecehan tersebut. Menurut saya, ada kalanya jika telah berteman, hal yg berkonotasi negatif akan jarang terjadi. Dan bukan hanya itu, performance sebagai pekerja juga harus dituntut, karena biasanya seseorang bisa melakukan suatu hal negatif karena ada yag memancingnya. Dalam konteks ini saya menyatakan bahwa perlu adanya kerapihan dan memakai pakaian yg tidak terbuka atau mencolok jika sedang bekerja. Namun jika tetap saja terjadi pelecehan seksual di lingkup kerja, saya akan mengatakan kepada atasan saya yang pasti dengan menyertakan bukti konkrit mengenai adanya pelecehan seksual tersebut. Jika saya menjadi manajer, saya rasa ke3 langkah tersebut sudah cukup. Namun bisa saya tambahkan dengan pemberian sanksi yang berat bagi pekerja yang melakukan maupun yang terlibat dalam tindak pelecehan seksual yg ada di lingkungan pekerjaan. Terimakasih

    BalasHapus
  27. 1. Menurut saya jika saya sebagai seorang pekerja, cara untuk mencegah dan mengatasi pelecehan seksual di lingkungan kerja adalah menjaga sikap dan kesopanan dalam berpakaian sehingga tidak menimbulkan sesuatu yang tidak diharapkan serta menjaga sikap berbicara dan tingkah laku dalam bekerja. Selain itu, jika dalam bekerja kita harus bekerja dengan sungguh-sungguh dan jangan mempunyai niatan buruk dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan sesuatu. Dan juga harus mematuhi kebijakan dan peraturan yang ada di lingkungan kerja mengenai pelecehan seksual serta yang paling penting harus pintar untuk menjaga diri.

    2. Menurut saya jika saya sebagai manajer, langkah-langkah yang dikemukan oleh Carter sudah cukup baik untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual. Namun, itu kembali lagi kepada diri individu masing-masing yang harus mampu menjaga diri dan mau untuk dapat menerapkan atau mengikuti cara yang diberikan oleh perusahaan walaupun itu hanya sedikit cara untuk mencegah tapi individu juga harus mampu mengontrol sikap dan tingkah laku mereka sendiri terutama dalam lingkungan kerja sehingga tidak menimbulkan sesuatu yang tidak diharapkan (pelecehan seksual).
    Terima kasih.

    BalasHapus
  28. 1. Menurut saya dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi pelecehan seksual di tempat kerja adalah dengan berperilaku sopan sesuai dengan norma-norma yang berlaku dan berpakaian yang sopan. Selain itu juga menjaga hubungan yang baik dengan pekerja yang lain di lingkungan kerja sebagai rekan kerja di mana hubungan tersebut merupakan hubungan profesional bukan yang lain.

    2. Menurut saya langkah-langkah yang ditawarkan Carter (2008) sudah cukup efektif dalam pencegahan terjadinya tindak pelecehan sekual tinggal bagaimana perusahaan menerapkannya dan pekerja menaati peraturan tersebut.

    Terima kasih

    BalasHapus
  29. 1. Jika saya seorang karyawan, yang saya lakukan untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual adalah dengan mengenakan busana yang pantas dan selayaknya serta menjaga sikap serta kelakuan yang sopan, tidak memancing perbincangan yang menjuru ke hal2 yang bisa membangkitkan gairah seksual seseorang.

    2. Jika saya seorang manajer, langkah2 yang dikemukakan oleh Carter sudah cukup baik. Selain cara yang dikemukakan oleh Carter diatas, cara yang lain yang dapat saya lakukan jika saya seorang manajer adalah dengan memberikan para karyawan pelajaran mengenai seksualitas. Karena menurut agama, seksualitas merupakan salah satu anugrah yang indah dan kita sebagai manusia sering menyalah artikan seksualitas. Maka dari itu penting untuk memberikan pelajaran seputar seksualitas kepada karyawan agar mereka tahu apa itu seksualitas yang sebenarnya.

    BalasHapus
  30. 1.Jika saya sebagai pekerja (karyawan), untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual adalah dengan berperilaku sopan dalam perusahaan dan juga tidak melakukan atau berkata-kata yang tidak sepatutnya dilakukan dan dapat memancing terjadinya pelecehan seksual tersebut.
    2.Jika saya sebagai manajer langkah-langkah terhadap pencegahan terjadinya pelecehan seksual yang dikemukakan oleh Carter (2008) menurut saya sudah cukup optimal dan baik juga untuk diterapkan dan juga perlu ditambah lagi dengan hukuman yang seberat-beratnya untuk pelaku pelecehan tersebut, sehingga pelakupun harus berpikir lagi sebelum melakukan pelecehan tersebut.

    BalasHapus
  31. Menurut saya, jika saya adalah seorang pekerja, saya merasa pekerja harus menjaga tutur kata dan tingkah laku dan tidak menyinggung hal-hal yang berbau seksual. Saya juga merasa para karyawan juga harus menjaga cara berpakaian mereka (tidak terlalu mini dsb) sehingga hal tersebut tidak memancing karyawan lainnya untuk melakukan tindakan pelecehan seksual. Dan lebih baik jika ada yg melanggar, bisa dikenakan sanksi karena hal tersebut menyangkut keselamatan mereka sendiri.
    2. Menurut saya ketiga teori tersebut sudah baik dan efektif untuk diterapkan dalam suatu lingkungan kerja
    Terima Kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan pendapat hagi , dalam perusahaan pelecehan seksual sering di lakukan , dan juga atasan-atasan sering menyalahgunakan jabatan untuk melakukan pelecehan sexual pada karaywannya , yang perlu di perhatikan adalah aspek-aspek yang menimbulkan pelecehan sexual juga harus di perhatikan dari cara berpakaian yang sopan dan tutur kata dan tingkah laku karyawan sendiri dan ,karena pelecehan sexual bisa dilakukan dengan adanya kemauan dan adanya kesempatan, jadi para karyawan juga berhati-hati jika di mungkingkan ada sikon tertentu yang dapat menimbulkan pelecehan sexual.

      Hapus
  32. 1. Memberitahukan kepada atasan tentang adanya pelecehan sexual dan mensosialisasikan bahayanya pelecehan sexual.
    2. Iya efektif, karena dengan mensosialisasikan, melatih dan mengembangkan kebijakan dapat mengatasi masalah pelecehan seksual. Melatih untuk melatih seseorang untuk tidak melakukan pelecehan seksual. Mensosialisasikan bahayanya pelecehan sexual. Kebijakan adanya larangan para pekerja melakukan pelecehan sexual.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kepada Saudara HermanSusetyo, jika pelaku pelecehan sexual nya adalah atasan anda sendiri, apa yang akan anda lakukan? dan bagaimana cara mengatasi nya?
      terima kasih

      Hapus
  33. 1. Yang saya lakukan adalah menjaga hubungan baik dengan semua pekerja yang lain karena bila hubungan terjalin baik dan semua karyawan mengenal dekat dengan karyawan lainnya maka untuk terjadi pelecehan sangat kecil, karena bila mengenal dengan baik, maka bukan sebagai rekan kerja saja namun sudah seperti teman dekat bahkan saudara, hubungan yang dekat seperti inilah yang menahan seseorang untuk melakukan pelecehan tersebut.
    2. Ya, cukup efektif, namun semua tergantung dari setiap individu, bila semua mampu menahan diri maka cara tersebut sangat efektif

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya tidak sependapat dengan saudara yulius karena dengan hubungan lebih dekat seperti teman dekat lebih gampang terjadi pelecehan seksual karena sudah saling percaya

      Hapus
  34. 1. Dengan menggunakan pakaian yang formal dan sopan yang sesuai dengan standarisasi perushaan. Serta adanya sikap saling menghormati dan penggunaan tutur bahasa yang tidak saling menyinggung satu sama lain antar pekerja.
    2. Menurut saya sebagai manajer langkah-langkah yang ditawarkan oleh Carter sudah cukup untuk mencegah pelecehan seksual. Dengan pengetatan ke bagian tempat-tempat yang jarang dilewati oleh pekerja dan di sudut-sudut ruangan dengan memberi kamera cctv. Dan bilapun masih ada tindakan nekat dari pekerja yang melakukan pelecehan setidaknya sudah disiapkan sanksi yang berat dan menggunakan cctv sebagai barang bukti untuk dibawa kepada polisi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan pendapat saudara marcelino. mengenai pakaian, dan tutur kata yang sesuai. karena bukan hanya cara berpakaian yang tidak benar saja yang dapat memancing seseorang untuk melakukan pelecehan seksual, melainkan dengan bertutur kata yang tidak sesuai pada posisi dan pada waktu yang tepat juga dapat memancing orang lain untuk melakukan hal tersebut. dan dengan membangkitkan emosi dari orang tersebut juga bisa muncul pelecehan seksual karena orang tersebut meluapkan emosinya. sekian terimakasih

      Hapus
  35. 1. Jika saya seorang pekerja, untuk mengatasi pelecehan seksual di lingkungan tempat kerja saya adalah dengan menggunakan busana yang sopan dan tidak mengundang pelecehan seksual itu terjadi. Tetapi jika sudah menggunakan busana yang sopan tetapi tetap terjadi pelecehan seksual, saya akan melaporkan perbuatan tersebut kepada atasan saya agar orang atau pekerja yang melakukan hal tersebut dapat diberi tindakan atau hukuman yang sesuai dengan perbuatannya
    2. Menurut saya, tahap-tahap yang ditawarkan sudah sangat efektif untuk dilakukan didalam sebuah lingkungan kerja karena jika di dalam suatu lingkungan kerja terdapat sebuah kebijakan mengenai pelecehan seksual, maka lingkungan tersebut sangat memperhatikan para pekerjanya dan secara tidak langsung semua kebijakan tersebut membuat para pekerja merasa aman karena sudah adanya kebijakan mengenai pencegahan pelecehan seksual

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kepada Saudari HanaHandoyo, jika yang melakukan pelecehan seksual atau pelakunya adalah atasan anda sendiri, apa yang akan anda lakukan? apakah dengan cara melaporkan kepada pihak yang berwajib saja atau bagaimana?
      terima kasih

      Hapus
    2. saya setuju dengan pendapat saudari Hanna mengenai cara mengatasi pelecehan seksual di lingkungan tempat kerja dengan menggunakan busana yang sopan karena pelecehan seksual bukan sepenuhnya kesalahan pelaku pelecehan seksual melainkan busana yang digunakan oleh korban pelecehan seksual. terima kasih

      Hapus
  36. 1.Jika saya sebagai pekerja,cara untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual di tempat kerja adalah dengan tetap menjaga tingkah laku dan sopan santun kita sebagai laki-laki maupun perempuan.juga dalam berpakaian di tempat kerja serta cara berkomunikasi dengan rekan kerja maupun atasan kita.
    2.Menurut saya, jika saya sebagai manajer, langkah-langkah yang ditawarkan tersebut sudah cukup efektif untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual di lingkungan kerja.Karena jika ketiga langkah tersebut dijalankan dengan baik maka pasti akan berpengaruh terhadap pengurangan pelecehan seksual di tempat kerja.
    Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oktavika Ayu H. - Kelas B

      Saya setuju dengan pendapat saudari Liliani Imelda, bahwa cara untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual ditempat kerja adalah cara berpakaian karna salah satu factor yang memicu pelecehan seksual. Kita harus tetap berhati-hati untuk memilih pakaian yang tidak terlalu ketat atau terlalu mengundang terjadinya pelecehan. Bahwa pakaian yang berlebihan tidak sesuai dengan situasi kerja. Terkadang, rekan kerja laki-laki maupun prempuan di kantor menyalah-artikan sebuah keramahan yang ditampilkan oleh rekan kerja, sehingga muncul hasrat untuk mencoba menggoda, apalagi jika kita termasuk kategori orang yang secara alami ekspresif dan sering menyentuh orang lain saat berbicara atau tertawa dan banyak tersenyum, cobalah untuk mengontrol sifat ini selama jam kerja. Saya sependapat dengan pemikiran tiga hal yang disebutkan diatas sebagai salah satu langkah untuk mengurangi tidakan pelecehan seksual bagi pekerja jika saya sebagai manajer karna dengan memberikan kebijakan secara tertulis agar dapat dipedomani oleh seluruh pekerja.

      Terimakasih

      Hapus
    2. Saya setuju dengan pendapat saudari Liliani Imelda, tentang bagaimana cara pencegahan agar tidak terjadinyapelecehan seksual di tempat kerja yaitu mulai dari cara berpakaian khususnya untuk karyawan wanita, karena para lelaki biasanya lebih cenderung pada faktor utama yang menyebabkan pelecehan seksual tersebut karena keramahan dijadikan salah arti dan munculah hasrat untuk menggoda karyawan wanita entah atasan ataupun bawahan bisa terjadi. Yang kedua adalah karena antar karyawan berbeda jenis kelamin juga hubungannya terlalu dekat dan melapaui batas-batas kemudian terjadilah pelecehan seksual. Seharusnya manajer bisa memberikan warning antara karyawan-karyawan wanita dan pria agar tidak terjadi pelecehan dalam tempat kerjanya. Saya juga sependapat dengan 3 hal tersebut karena bisa mencegah sedikitnya terjadi pelecehan seksual di dalam tempat kerja. Dan bila saya menjadi manajer, saya pasti akan menjalankan 3 hal tersebut yang diwajibkan untuk seluruh pekerja di perusahaan.
      Terimakasih

      Hapus
  37. 1.Menurut saya, untuk mencegah agar tidak terjadi pelcehan seksual di lingkungan kerja, tentu kita harus memulainya dari diri kita sendiri, untuk yg karywati adalah dengan menggunakan pakaian yang sopan dan tidak terbuka yang dapat memancing terjadinya pelcehan seksual, sedangkan untuk karywan pria, harus tetap dapat menjaga perilaku, kesopanan, dan tetap berpikiran positif. Di sisi lain, perusahaan tidak hanya perlu memberikan pelatihan-pelatihan teknis, tetapi juga memberikan pelatihan mental dan moral yang baik.
    2.Menurut saya, langkah-langkah yang ditawarkan oleh Carter akan dapat berjalan secara efektif untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual selama tiap semua langkah-langkah dari kebijakan tersebut dapat disosialisasikan dan dijalankan dengan baik sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat rico septian, dimana saudara mengatakan agar tidak terjadi pelecehan seksual itu harus di mulai dari diri kita sendiri, sebab jika tidak di mulai dari diri kita sendiri pelecehan seksual pasti akan trus terjadi, karena itu untuk meminimalisir terjadinya pelecehan seksual sendiri, kita harus bisa mengubah pola pikir kita dari semula yang tidak sehat menjadi sehat

      Hapus
    2. saya setuju dengan rico, jika tidak ingin terjadinya pelecehan seksual maka berpakain rapi dan sopan adalah pencegahan yang pertama yang dilakukan dari diri kita. Juga seperti yang dikatakan rico bahwa manajer dapat menerapkan kebijakan dan disosialisasikan untuk semua karyawan.

      Hapus
  38. 1. Jika saya seorang pekerja, saya akan mencegah pelecehan seksual dengan cara menggunakan pakaian atau busana yang sopan, selain itu saya juga harus menggunakan bahasa dalam berbicara yang sopan karena terkadang perkataan juga bisa menyebabkan pelecehan seksual. Tetapi jika sudah terjadi pelecehan seksual di dalam lingkungan pekerja, saya akan melaporkan tindakan tersebut kepada atasan agar diberikan ganjaran atau tindakan hukuman yang sepantasnya
    2. Menurut saya, langkah-langkah atau tahap-tahap yang diberikan sudah sangat efektif untuk diterapkan dan dilakukan di lingkungan kerja, karena dengan adanya kebijakan mengenai pelecehan seksual di lingkungan kerja karena dengan kebijakan-kebijakan tersebut maka karyawan akan merasa diperhatikan oleh tempat mereka bekerja dan para karyawan dapat merasa bahwa mereka bekerja di lingkungan yang aman bagi mereka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat sodara henok ,dimana anda mengatakan bahwa jika terjadi pelecehan seksual ,anda melaporkan ke atasan ,tetapi biasanya yang terjadi adalah ketika korban pelecehan seksual melaporkan ke atasannya ,justru korban akan secara terus menerus di kejar oleh sang tersangka ,karena tersangkanpelaku pelecehan seksual tersebut pasti tidak trima jika dia di laporkan ke atasan ,apa lagi jika atasan tersebut memutuskan untuk memecat tersangka pelaku pelecehan seksual tadi, thanks

      Hapus
  39. 1. jika saya sebagai pekerja tentu saya harus membekali diri saya dengan moral yang baik, misalnya dengan menyadari apa yang boleh dilakukan atau tidak boleh dilakukan, selain itu juga memahami adanya batasan batasan antara pekerjaan dengan hal di luar pekerjaan, jadi jangan menyampurkan ke duanya.. ketika kita mencampurkannya menjadi satu maka ada kemungkinan bahwa kita dapat melakukan hal yang seharusnya tidak kita lakukan. yang paling penting adalah intregitas diri, perilaku dan lebih dekatkan diri kepada Tuhan agar kita mempunyai perilaku yang baik

    2. menurut saya ke tiga langkah yang ditawarkan cukup bagus dan masuk akal, karena ketiganya saligng melengkapi, tetapi saya mau menambahkan satu hal adanya himbauan berpakaian sopan ketika berada dikantor dan perilaku sopan sehingga tidak adanya kejadian kejadian yang tidak di'inginkan. perlu di ingat pelecehan sexual mungkin buan hanya karena ada kemauan dari sang pelaku melainkan juga ada yang menggerakan minat dari sang pelaku.. entah dari sikap perilaku atau cara berpakaian lawan jenis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan pendapat saudara dimana setiap orang perlu integritas yang baik untuk tidak melakukan hal - hal yang melenceng dari norma. Selain itu, diperlukan juga menanamkan norma agama dalam individu, sebagai dasar menjalankan aktivitas sehari-hari.

      yang kedua , saya juga setuju dimana perlu menanamkan nilai etika dalam pergaulan sehingga lingkungan kerja menjadi nyaman dan sehat.

      Hapus
  40. 1. Jika saya sebagai karyawan maka saya akan menjaga agar tidak ada terjadinya pelecehan seksual. Dan jika saya melihat ada terjadi pelecehan seksual maka saya akan mengambil bukti - bukti dan melaporkan ke atasan agar di berikan hukuman.

    2. Jika saya sebagai manajer maka saya setuju dengan carter (2008). Saya akan membuat kebijakan-kebijakan dan peraturan agar tidak terjadi pelecehan dan meminta dengan karyawan atau para supervisor agar jika melihat terjadinya pelecehan seksual maka segera di laporkan dan di berikan hukuman.

    BalasHapus
  41. 1. Yang akan saya lakukan bila saya menjadi pekerja adalah segera menegor dan memperingatkannya apabila sudah terlihat tanda-tanda yang mencurigakan oleh orang tersebut. Apabila teman saya ttp tidak mau menghiraukan nasehat saya, maka saya akan melaporkan kepada atasan saya untuk ditangani lebih lanjut.
    2. Menurut saya langkah-langkah yang ditawarkan carter tersebut sangat efektif apabila dilaksanakan dalam lingkungan kerja, terutama lingkungan kerja yang rawan terhadap pelecehan seksual. Dan hal ini akan lebih efektif bila manajer memberi training-training maupun wawasan mengenai dampak negatif yang ditimbulkan oleh pelecehan seksual.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan saudari Irene, perlu diberikan tindakan sangsi yang tegas jadi bukan hanya sekedar peraturan semata di dalam perusahaan, sangsi yang tegas diberikan tidak hanya untuk pelaku tindakan pelecehan seksual tetapi juga kepada korban jika ia sendiri mengundang untuk terjadinya tindakan pelecehan seksual.

      Hapus
  42. 1. Jika saya seorang pekerja tindakan yang dapat saya lakukan untuk mencegah atau mengatasi pelecehan seksual di lingkungan kerja ialah saya akan melawan dan akan bertindak tegas apabila saya mendapatkan tindak pelecehan seksual. Jika tindakan tersebut sudah melampaui batas maka saya akan melaporkan kepada pihak yang lebih berwajib untuk dapat ditindak secara lebih tegas. Apabila diperlukan maka saya akan meminta pada manajer bersangkutan untuk memindahkan tugas kerja saya di cabang lain nya.

    2. Menurut saya langkah yang ditawarkan oleh Carter cukup efektif untuk dapat mengatasi tindak pelecehan seksual yang terjadi di area tempat kerja. Tp selain 3 cara tersebut juga harus diberikan sanksi atau tindak tegas apabila nantinya terjadi tindak pelecehan seksual

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya sangat setuju dengan pendapat sdri sherly di nomor 1.
      karena selama ini, banyak korban pelecehan seksual justru tidak berani angkat bicara karena besarnya trauma dan juga ketakutan akan kehilangan pekerjaan.
      dengan ketegasan yang dimiliki oleh karyawan pun akan membantu mengurangi adanya tindakan pelecehan seksual.

      Hapus
  43. 1. Jika saya adalah seorang pekerja yang akan saya lakukan untuk mencegah dan mengatasi pelecehan seksual di lingkungan kerja adalah membudayakan dengan berpakaian dengan sopan dan tertutup pada bagian tubuh tertentu yang dapat memicu terjadinya kejadian pelecehan seksual di lingkungan kerja dan menjaga tingkah laku saya dalam bekerja. Yang dimaksud tingkah laku disini adalah menunjukkan kesopanan pada sesama pekerja dan adanya respect pada sesama pekerja dan juga para atasan atau pemimpin perusahaan agar para pekerja dan atasan/pemimpin perusahaan bisa sadar diri atau mencontoh pekerja tersebut. Dan juga berani menegur pada sesama pekerja kita yang dalam berpakaian bisa dikatakan belum sopan agar orang tersebut bisa membudayakan berpakaian sopan pada lingkungan kerja agar tidak terjadi pelecehan seksual pada lingkungan kerja tersebut.

    2. Menurut saya, langkah-langkah yang dikemukakan oleh Carter adalah efektif karena dengan adanya membuat kebijakan tertulis, mensosialisasikan pada seluruh pekerja, dan juga melatih para supervisor agar disosialisasikan pada seluruh karyawan sebuah perusahaan dapat menimbulkan budaya sopan pada perusahaan tersebut dan langkah-langkah tersebut juga mencegah adanya pelecehan seksual pada seluruh anggota organisasi pada perusahaan.

    Terima kasih.

    BalasHapus
  44. 1. jika saya seorang pekerja saya akan melulai dengan berpikiran positif dan lebih berpikir untuk menyelesaikan pekerjaan saya dan tidak berpikiran negatif terhadap teman kerja wanita dan menganggap wanita itu seperti rekan kerja lainnya, dengan begitu pikiran atau hal-hal yang negatif akan berkurang dan tidak merugikan orang lain.

    2.jika saya seorang manajer saya akan memulai semua langkah carter karena langkah yang di berikan oleh carter sangat berpengaruh daldam dunia kerja dan dapat mengurangi tindak pelecehan seksual dan bila perlu semua pekerja harus mendapatkan 3 cara carter agar pelecehan seksual dapat berkurang dan tidak ada lagi dan memberitahu bahwa pelecehan seksual sangat merugikan orang lain

    BalasHapus
  45. 1. jika saya berada pada posisi pekerja yang dapat saya lakukan untuk mencegah tindakan pelecehan seksual adalah di awali dengan cara mengenaka pakaian yang tertupup saat berkerja dan tidak tidak tidak terlalu mennunjukan bentuk tubuh, lalu disertai dengan sikap tengas terhadap karyawan lawan jenis agar tidak mudah di lecehkan oleh pekerja lain dengan sikap tegas tersebut pastinya lawan jenis dapat membatasi perkataan ataupun tingkah lakunya.
    2. menurut saya langkah tersebut kurang efektif bila hanya dengan menerapkan serta mensosialisasikan suatu kebijakan saya karena suatu kebijakan tersebut baru akan berjalan bilah terlah terjadi tindakan pelecehan, harusnya sebuah perusahaan atau organisai harus dapat mengambil suatu tindakan yang tepat sebelum hal yang tidak di inginkan tersebut terjadi dan memberikan rasa nyaman terhadap semua karyawan saat mereka menjalankan pekerjaannya sehingga karyawa dapat menyelesaikan pekerjaan dengan hasil yang optimal.

    BalasHapus
  46. 1. jika saya berada dim posisi pekerja yang saya lakuklan untuk mengatasi atau menghindari pelecehan seksual adalah dengan cara tidak berlaku berlebihan dengan pekerja lawan jenis dan tidak menggunakan pakaian yang seronok saat bekerja karena dengan demikian dapat menghindarkan diri dari perilaku pelecehan seksual
    2. menurut saya langkah tersebut sangat lah efektif untuk mengurangi pelecehan seksual dalam rutinitas pekerjaan dengan memberikan kebijakan kebijakan dalam lingkungan kerja yang membatasi karyawan dalam melakukan tindakan pelecehan

    BalasHapus
  47. 1. bila saya berada di posisi karyawan tindakan yang saya lakukan untuk mengatasi pelecehan seksual adalah dengan menjaga sikap saat berada di jam kerja dan tidak mengumbar aurat dengan memakai pakaian yang tidak sopan saat berangkat bekerja dan sebagai sesama karyawan harusnya kita juga dapat menginggatkan ataupun menegur teman kita bila ada yang menggunakan pakai yang terbuka atau menggumbar aurat dan menggundang tindakan pelecehan.
    2. langkah tersebut sangatlah efektif menurut saya karena dengan memberikan kebujakan yang tegas bagi para karyawan dan memberikan sosialisasi yang tepat bagi para karyawan dapat memperkecil kemungkinan terjadinya pelecehan seksusal di dunia kerja karena para karyawan dapat mengerti sangsi tegas apa yang akan dia terima bila melakukan hal tersebut.

    BalasHapus
  48. Jika saya seorang pekerja, yang akan saya lakukan untuk mencegah atau mengatasi pelecehan seksual di lingkungan kerja adalah yang pertama, berpakaian sopan dan tidak terbuka khususnya untuk seorang wanita karena hal itu dapat mengundang niat untuk melakukan pelecehan seksual. Kedua, jangan mudah menerima ajakan orang/ karyawan yang tidak dikenal ataupun karyawan yang baru dikenal. Ketiga, selalu siap sedia membawa senjata untuk menjaga diri agar menghindari niat orang untuk berbuat buruk. Keempat, harus tegas untuk menolak ajakan untuk melakukan hal-hal tersebut walaupun terhadap karyawan yang memiliki jabatan yang lebih tinggi dari kita.

    Menurut saya sudah cukup efektif, namun manajer dapat menambahkan kebijakan/peraturan/prosedur yang lain untuk mendukung tentang pencegahan pelecehan seksual, karena pelecehan seksual adalah penyakit kelainan yang diderita oleh seseorang, walaupun memang cara yang ditawarkan oleh carter dapat digunakan namun dapat ditambahkan peraturan yang lain. Menurut saya, jika saya seorang manajer saya akan membuat peraturan yang tegas beserta sanksi jika melanggar peraturan tersebut, peraturan atau prosedur tentang cara berpakaian yang sopan agar mengindari hal-hal yang tidak diinginkan. Dan juga manajer dapat membantu untuk memansang CCTV diseluruh ruangan yang setiap 24 jam dpat dikontrol, terutama ruangan yang bersifat mendukung untuk melakukan perbuat tersebut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sangat setuju dengan pendapatnya saudari Amelia.. karena menurut saya Kejahatan itu apapun bentuknya ( Pelecehan Seksual , Perampokan, dll ) dapat muncul apabila ada peluang dari si calon korban,, jadi perlu mawas diri, gimana sebaiknya kita bertindak , berperilaku, berpakaian dengan sopan, dengan beretika sehingga orang yang lain pun dapatt respect kepada kita.. jangan pernah memberikan peluang atau celah untuk kejahatan itu muncul. tapi untuk pemakaian CCTV di seluruh ruangan yang dapat dipantau selama 24 jam pun kurang efektif, karena diluar permasalahan negatif atau pelecehan seksual tersebut, ada beberapa karyawan yang akan merasa kurang nyaman jika pekerjaannya itu dipantau terus. seperti dikekang oleh atasan dan kesannya manajer tersebut tidak percaya kepada karyawannya. terima kasih... :)

      Hapus
  49. Saya sebagai pekerja, maka saya akan menyatakan kepada atasan saya, bahwa lingkungan kerja di tempat ini sudah tidak nyaman. karena adanya tindakan-tindakan negatif yang tidak sesuai, bahkan menggangu pekerjaan.

    Apabila saya sebagai manager, saya akan menerapkan semua cara Carter. menurut saya cara Carter sudah baik dan efektif, tetapi saya hanya ingin menambahkan. bahwa kerohanian seorang pekerja juga sangat berpengaruh, dan sebagai manager harus menjadi figur atas kebijakan yang telah dibuatnya.

    BalasHapus
  50. 1. bila saya berada di posisi karyawan tindakan yang saya lakukan untuk mengatasi pelecehan seksual adalah dengan menjaga sikap saat berada di jam kerja dan tidak mengumbar aurat dengan memakai pakaian yang tidak sopan saat berangkat bekerja dan sebagai sesama karyawan harusnya kita juga dapat menginggatkan ataupun menegur teman kita bila ada yang menggunakan pakai yang terbuka atau menggumbar aurat dan menggundang tindakan pelecehan.
    2. langkah tersebut sangatlah efektif menurut saya karena dengan memberikan kebujakan yang tegas bagi para karyawan dan memberikan sosialisasi yang tepat bagi para karyawan dapat memperkecil kemungkinan terjadinya pelecehan seksusal di dunia kerja karena para karyawan dapat mengerti sangsi tegas apa yang akan dia terima bila melakukan hal tersebut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan pendapat saudara, dimana dalam jam kerja perlunya menjaga sikap profesionalitas agar tetap fokus dalam tugas yang diberikan. Selain itu, perlunya menanamkan nilai etika dalam lingkungan kerja untuk menghindari hal - hal yang tidak diinginkan.
      yang kedua, perlunya kebijakan yang disertai sanksi dengan harapkan meminimalisir kejadian-kejadian yang tidak diharapkan.

      Hapus
  51. 1. Untuk mencegah adanya pelecehan seksual saya memilih langkah pertama yaitu memberika arahan dan pegetahuan dalam berindak pelecehan seksual itu tidak boleh dilakukan dan harus saling menghargai. Cara yang dilakukan seperti sangat perlu diterapkan dalam mencegah adanya pelecehan seksual, dengan memberikan kebijakan kepada para pekerja dan anggota organisasi diharapkan semua orang yang di dalam organisasi mengerti hal negatif pelecehan sesksual dan tidak melakukan dengan rekan kerja sendiri maupun di masyarakat. Cara ini adalah langkah awal yang baik jika masi kurang berhasil baru organisasi akan melakukan langkah selanjutnya.
    2. Menurut saya pencegahan yang diberikan Carter (2008) cukup efektif dalam suatu organisai, perlu menambahkan beberapa pencegahan seperti sanksi bagi yang melakukan pelecehan seksual untuk mencegah para pelaku yang ingin melakukan hal tersebut, cara tersebut dapat melengkapi dari cara pencegahan Carter (2008)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju atas pendapat saudara KevinFernando atas sikap saling menghargai antar karyawan di lingkungan kerja. Apabila kita menghargai diri kita sendiri maka kita dapat menghargai orang lain/teman kita dalam lingkungan kerja sehingga dapat mengurangi tindak pelecehan seksual di lingkungan kerja.Terimakasih

      Hapus
    2. Saya setuju dengan pendapat kevin karena dengan adanya saling menghargai di dalam lingkungan kerja maka semua karyawan akan terasa seperti keluatga sendiri sehingga pelecehan seksual di lingkungan kerja dapat dihindari. Terima kasih

      Hapus
  52. 1. Bila saya adalah seorang pekerja untuk mencegah dan atau mengatasi pelecehan seksual di lingkungan kerja maka saya akan mengenakan pakaian yang sopan dan pantas sehingga tidak mengundang tindakkan pelecehan. Bila sampai terjadi pelecehan seksual maka untuk mengatasinya saya akan melaporkan perbuatan tersebut kepada pihak berwajib, sehingga pelaku pelecehan seksual tersebut dapat diberikan sanksi sesuai hukum yang berlaku.
    2. Menurut saya langkah-langkah yang ditawarkan karter sudah cukup efektif untuk mencegah pelecehan seksual.
    Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat saudari selvi.
      1. Menurut saya, jika saya seorang pekerja , cara mencegah terjadinya pelecehan seksual di lingkungan kerja dengan cara menjaga kesopanan dalam berpakaian dan bertingkah laku selain itu saya lakukan adalah saya menolak setiap ajakan yang berhubungan dengan pelecehan seksual.
      2.Menurut saya, jika saya sebagai manajer langkah-langkah yang ditawarkan oleh carter (2008) menurut saya sudah efektif dalam mencegah pelecehan seksual dalam lingkungan kerja. Terima kasih :)

      Hapus
    2. Saya sependapat dengan saudari Selviana dan saya akan menambahkan pada poin ke-2. dengan adanya kebijakan tersebut maka lingkungan kerja tersebut sangat memperhatikan para pekerjanya dan kebijakan tersebut akan membuat para pekerja merasa aman karena sudah adanya kebijakan mengenai pencegahan pelecehan seksual dan jika masih dilanggar maka dengan memberikan kebijakan yang tegas kepada para karyawan. cara pencegahan bagi yang melakukan pelecehan seksual tersebut yaitu harus di beri sanksi yang tegas dan di laporkan kepada atasan dan kemudian dilaporkan kepada pihak yang berwajib.
      terimakasih.

      Hapus
    3. Saya setuju dengan pendapat saudari selviana mengenai cara mencegah atau mengatasi pelecehan seksual di lingkungan kerja dengan cara mengenakan pakaian yang sopan dan pantas di lingkungan kerja. Karena jika kita sebagai karyawan atau pekerja mengenakan pakaian yang tidak pantas atau tidak sopan berarti secara tidak langsung kita memeberikan kesempatan kepada orang-orang di sekitar kita untuk berbuat tindakan kejahatan atau hal-hal yang negatif.
      Terimakasih.

      Hapus
  53. 1.jika saya menjadi seorang pekerja untuk mencegah dan mengatasi pelecehan seksual dilingkungan kerja adalah dengan menggunakan pakaian dan bawahan yang sopan dan tidak terlalu ketat agar tidak timbul pikiran pelecehan . Jika masih terjadi pelecehan saya akan melaporkan kepada atasan agar atasan tau dan mengatasinya.

    2. Menurut saya jika saya sebagai manajer langkah-langkah yang diberikan oleh carter (2008) sangatlah efektif tetapi harus ditambahkan dengan sanksi- sanksi yang memberatkan pelaku tersebut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya akan menambahkan pendapat sdr. Daniel pada poin pertama, dimana bukan saja cara berpakaian dengan sopan yang dibutuhkan untuk menghindari pelecehan seksual tetapi juga dibutuhkan ketegasan dari diri kita sendiri serta cara kita berbicara(menjawab pertanyaan kotor) dengan sesama rekan kerja untuk menghindari pelecehan tersebut.

      Hapus
    2. saya sependapat dengan pendapat suadara daniel karena dengan adanya sangsi yang berat kepada para pelaku seksual maka para kariawan yang ingin melakukan tindkaan seksual akan takut daan dapat jerah.

      Hapus
  54. Jika saya menjadi seorang karyawan saya akan berpakaian sopan, bertutur kata dan berkelakukan baik untuk menghindari dari pelecehan seksual itu sendiri dan dalam upaya mengatasinya saya akan melaporkan kepada pihak yang berwajib. Jika aku menjadi pemimpin saya akan memberikan aturan keras kepada karyawan. Dengan contoh adanya peraturan yang tertera di dalam tata tertib perusahaan dan simbol poster yang di tempel di daerah perusahaan yang isinya mengenai larangan pelecehan seksual..
    saya setuju dengan langkah langkah yang di tawarkan oleh carter dan menurut saya susah cukup efektif untuk pencegahan..

    3103012251

    BalasHapus
  55. Tindakan saya untuk mencegah tindak pelecehan adalah saya akan menjaga perkataan dan perilaku saya terhadap karyawan perempuan. Dan saya akan menghindari tindakan untuk menggoda para karyawan perempuan agar tindakan pelecehan seksual setidaknya dapat di hindari.

    Jika saya seorang manajer cara yang di berikan carter sangat lah efektif. Tetapi kita harus juga menambahkan sanksi supaya karyawan yang melakukan mendapatkan efek jerah sehinggah tindakan seperti itu tidak terulang.

    BalasHapus
  56. Jika saya seorang pekerja, saya akan menggunakan pakaian yang sopan dan rapi, tidak menggunakan pakaian mini untuk mencegah tindakan yang bersifat melecehkan. Saya juga akan menjaga sikap, berbicara yang sopan dan bertindak tegas jika ada gelagat yang kurang sopan dari orang lain.
    Jika saya seorang manajer, kualifikasi dari carter cukup efektif tetapi dalam pelaksanaannya harus konsisten dan dijalankan dengan tegas. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi secara rutin agar terus dilakukan perbaikan terhadap kebijakan serta pelatihan yang dibuat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sependapat dengan saudara bahwa dengan seorang karyawan menggunakan pakaian rapi dan sopan (tertutup) tidak mengundang orang lain untuk melakukan tindakan yang tidak diinginkan. Ini salah satu cara awal dan mudah namun memberikan manfaat yang besar bagi hal tersebut.
      Selain itu, apabila saya menjadi manajer akan menetapkan kebijakan yang ketat agar ketika orang ingin melakukan tindakan yang tidak sesuai orang tersebut akan berpikir lagi karena kebijakan diikuti oleh sanksi yang ketat. Kebijakan juga perlu diawasi dan dievaluasi prosesnya.

      Hapus
  57. 1. menurut saya, dalam mencegah pelecehan seksual saya akan memilih langkah hal yang positif untuk terjadi yaitu dengan cara kita harus memberikan pengarahan dan pegetahuan dalam berindak kepada si pelecehan seksual itu tidak boleh dilakukan dan harus saling menghargai atau komitmen dalam sebuah hukum penikahan agama. maka dari itu, Cara yang harus dilakukan itu sangat perlukan atau diterapkan dalam mencegah adanya pelecehan seksual, dengan ini kita dapat memberikan kebijakan kepada para pekerja atau anggota dari sebuah organisasi demi mengharapkan semua orang yang di dalam organisasi mengerti hal negatif pelecehan sesksual dan tidak akan melakukan dengan rekan kerja sendiri maupun di lingkungan masyarakat. cara ini adalah sebuah langkah awal yang sangat baik jika masi kurang berhasil dan bagus untuk semua organisasi akan dapat untuk melakukan langkah yang selanjutnya.
    2. menurut saya, untuk dapat melakukan pencegahan yang diberikan oleh Carter ditahun (2008) itu sangat cukup lebih efektif dalam melakukan suatu organisasi, dan sangat perlu untuk menambahkan beberapa pencegahanseksual seperti sanksi bagi yang melakukan/melakukan pelecehan seksual untuk dapat mencegah para pelaku yang ingin melakukan hal tersebut, maka cara yang lebih efektif tersebut dapat melengkapi dari cara pencegahan supaya tidak menambah korban yang lain dan bisa mengakibatkan perbuatan yang lebih fatal dan ganguan jiwa pada perempuan tsb dan itu menurut Carter pada tahun (2008).

    BalasHapus
  58. 1. Jika saya seorang karyawan hal yang saya lakukan adalah menjaga diri saya dan memposisikan diri saya sebaik mungkin di tempat saya bekerja, dan kemungkinan saya akan meminta teman sekerja saya yang dapat mencegah saya untuk melakukan hal yang di rasa menimbulkan terjadinya pelecehan seksual
    2. Jika saya seorang manajer, yang diberikan oleh Carter ditahun (2008) itu sudah efektif, tetapi saya akan menambahkan mungkin pelatihan untuk para wanita dapat melindungi dan membela dirinya terhadap perilaku kriminalitas, terutama pelecehan seksual.

    BalasHapus
  59. 1. Sebagai pekerja,yang akan saya lakukan adalah saling menjaga sesama karyawan,terutama kepada karyawan wanita. Selain itu saya akan berusaha saling mengingatkan sesama karyawan pria untuk meminimalkan terjadinya pelecehan seksual tersebut
    2. Jika saya sebagai manajer,menurut saya apa yang dikemukakan oleh Carter sudah cukup efektif,hanya saja pada kenyataannya tentu saja akan saja ada celah-celah yang masih memungkinkan hal itu masih bisa terjadi. Kembali lagi solusi paling baik adalah kembali pada kesadaran masing-masing individu.

    BalasHapus
  60. 1. Yang saya lakukan adalah saya tidak akan melakukan pelecehan seksual karena itu merupakan tindakan amoral. Ketika kita tidak ingin melecehkan orang lain, jangan lecehkan mereka. Saya juga tentu akan mengingatkan teman saya jika melakukan pelecehan seksual kepada karyawan lain. Sehingga tercipta budaya yang sehat dalam perusahaan tersebut

    Jika saya menjadi manajer, langkah-langkah tersebut benar. Tapi tidak menjamin perusahaan yang menggunakan langkah tersebut terbebas dari kasus pelecehan seksual. Semua itu kembali dari diri tenaga kerja masing-masing. Ketika memang pikiran mereka sudah kotor, dan mereka menyalahgunakan otoritas maka tindak pelecehan seksual akan terjadi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya Setuju dengan pendapat Steven Johan, karena pelecehan seksual merupakan tindakan amoral, namun apakah dengan mengingatkan saja mungkin kurang efektif, sebaiknya daripada diingatkan lebih baik ditegur atau dilaporkan agar pelaku tidak mengulangi perbuatannya. Terima kasih

      Hapus
  61. Saya setuju dengan pendapat saudari Liliani Imelda, tentang bagaimana cara pencegahan agar tidak terjadinyapelecehan seksual di tempat kerja yaitu mulai dari cara berpakaian khususnya untuk karyawan wanita, karena para lelaki biasanya lebih cenderung pada faktor utama yang menyebabkan pelecehan seksual tersebut karena keramahan dijadikan salah arti dan munculah hasrat untuk menggoda karyawan wanita entah atasan ataupun bawahan bisa terjadi. Yang kedua adalah karena antar karyawan berbeda jenis kelamin juga hubungannya terlalu dekat dan melapaui batas-batas kemudian terjadilah pelecehan seksual. Seharusnya manajer bisa memberikan warning antara karyawan-karyawan wanita dan pria agar tidak terjadi pelecehan dalam tempat kerjanya. Saya juga sependapat dengan 3 hal tersebut karena bisa mencegah sedikitnya terjadi pelecehan seksual di dalam tempat kerja. Dan bila saya menjadi manajer, saya pasti akan menjalankan 3 hal tersebut yang diwajibkan untuk seluruh pekerja di perusahaan.
    Terimakasih

    BalasHapus
  62. 1.Menurut saya awal dari terjadinya pelecehan di lingkungan kerja adalah karena ketidakseimbangan kekuasaan di tempat kerja. Mengapa demikian ? hal tersebut dikarenakan adanya kekuasaan dalam tempat kerja. Sebagai karyawan saya harus bisa memposisikan diri saya secara profesional dan tidak memakai kekuasaan untuk membuat orang lain susah atau terbebani. Jika saya melihat ada pelecehan dalam lingkungan kerja, maka saya aka secepatnya melaporkan.
    2. Sebagai seorang manajer saya akan membuat kebijakan tegas yang mengatur tentang tindakan pelecehan seksual. Akan ada aturan yang jelas agar anggota dr perusahaan tidak akan ada yang melakukan penyimpangan. Jika terbukti ada pelecehan maka orang yang melakukan tersebut akan dikenai sanksi dengan tegas,dilaporkan ke pihak berwajib, bahkan akan dikeluarkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan pendapat saudari agatha bahwa sebagai karyawan kita harus bisa memposisikan diri ketika nerada dilingkungan kerja. dengan tidak menyalahgunakan kekuasaan yang ada untuk merugikan orang orang lain. agar menghindari hal hal yang tidak diinginkan juga bisa diterapkan aturan aturan yang tegas dalam perusahaan itu.

      Hapus
  63. 1. saya tidak akan melakukan hal-hal yang berbau pelecehan dan akan melaporkan pihak-pihak yang melakukan apabila saya mengetahui agar ada efek jera bagi pelaku.
    2. Sebagai manajer saya akan membuat peraturan tegas yang bersifat mengikat semua lapisan baik atasan maupun bawahan agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan;

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya tertarik dengan pendapat elisabeth yang mengatakan tentang efek jera, itu sangat bagus dan baik untuk dilakukan oleh perusahaan, karena dengan apa yang dirasakan dari efek jera tersebut, orang akan lebih mempertimbangkan untuk melakukan hal-hal yang dapat merugikan banyak pihak selain itu akan menjadi pelajaran juga bagi yang lainnya untuk tidak melakukan kesalahan yang sama.

      Hapus
  64. 1. sebagai pekerja untuk mencegah tindakan peleceham seksual saya akan membina diri saya sendiri untuk tidak melakukan tindakan pelecehan seksual , disamping itu saya juga akan membina hubungan baik dengan rekan kerja , karena dari hubungan yang baik akan timbul rasa segan untuk melakukan tindakan tindakan yang tidak baik terutama pelecehan seksual
    2. langkah yang dikemukakan oleh carter sudah cukup baik namun masih ada beberapa celah , karena jika memang personal seseorang itu sudah menginginkan pelecehan seksual , maka susah untuk dihilangkan, sebagai manajer , tindakan sangsi yang dilakukan oleh pekerja yang melakukan pelecehan seksual harus tegas sehingga dapat mengurangi tindakan tsb

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya akan menambahkan pendapat dari sdr. Yonathan pada poin pertama, dimana bukan saja sikap baik yang dibutuhkan dalam membina hubungan kerja untuk tidak menimbulkan pelecehan seksual tetapi tindakan tegas dari diri kita sendiri juga diperlukan untuk mencegah pelecehan tersebut. Karena dengan sikap baik terkadang rekan kerja salah mengartikan apa yang kita ucapkan / lakukan.

      Hapus
  65. 1. Menjadi seorang "pengawas" antar sesama pekerja dan selalu mengingatkan kepada rekan kerja (baik atasan maupun sesama) untuk tidak melakukan pelecehan seksual
    2. Secara teknis, kurang, menurut saya, setiap ruang kerja di kantor harus dipasang alat semacam CCTV yang dikontrol oleh petugas keamanan yang terpercaya. Perusahaan juga harus menanamkan nilai-nilai moral yang kuat terhadap para pekerjanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan saudara Samuel, karena untuk saling mengingatkan termasuk salah satu langkah untuk saling mengawasi tetapi tanpa perlu menyinggung perasaan orang lain

      Hapus
  66. 1. apabila saya menjadi seorang karyawan disebuah perusahaan , saya akan melakukan langkah saling mengawasi dan saling mengingatkan sesama karyawan agar tingkat pelecehan seksual dilingkungan kerja dapat dikurangi, dan mengawasi lingkungan sekitar kerja.

    2. teroi carter cukup bagus, tetapi tidak cukup untuk di Indonesia, untuk mencegah pelecehan seksual di Indonesia diperlukan pemasangan cctv di setiap sudut tempat kerja dan memberikan sanksi yang cukup keras untuk pelaku pelecehan seksual maupun sanksi publikasi.

    BalasHapus
  67. 1. melaporkan kepada atasan untuk menindak lanjuti perbuatan tersebut.
    2. jika saya sebagai manajer, langkah-langkah yang ditawarkan oleh carter menurut saya efektif untuk dilakukan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya kurang sependapat dengan saudara yongky, karena menurut saya jika hanya ndengan melapor kepada atasan, itu tidak terlalu efektif karena terkadang mereka yang terkena impas kekerasan seksual akan di ancam oleh pelaku seksual sehingga tidak berani melapor. jadi, semua harus ada kerja sama antara atasan dan bawahan untuk saling mendung dan selalu mengontrol agar tidak terjadi kasus tersebut

      Hapus
  68. saya sependapat dengan pendapat saudara steven johan. karena bagi saya memang benar kita sebagai seorang manager hanya bisa memberikan peraturan-peraturan kepada bahawan atau kariawan kita. namun mengenai pelecehan, semua kembali kepada diri dari setiap kariawan.jika mampu bertindak dengan benar maka pelecehan sosial dapat di hindari.

    BalasHapus
  69. saya sependapat juga dengan pendapat saudara ekira ega, karena di jaman sekarang ini, kebiasaan dalam suatu perusahaan kariawan wanita sering menjadi korban tindakan kekerasan seksual. sehingga di butuhkan pelatihan terhadap kariawan khususnya wanita agar dapat menghindari tindakan seksualitas yang sering terjadi dalam perusahan

    BalasHapus
  70. sebagai karyawan tentunya saya setuju dengan adanya COBRA, karena haal tersebut menjamin asuransi bagi para pekerjanya. Apalagi untuk jenis-jenis pekerjaan yang memiliki resiko yang cukup besar, seperti dapat mempengaruhi kesehatan karyaawan, maka COBRA akan sangan dibutuhkan. Jaminan ini tentunya juga hars diimbangi dengan perekrutan yang ketat dan seleksi yang terjamin, agra perusahaan tidak melakukan pemborosan, dan memberikan jaminan pada karyawan yang memang memilki potensi

    BalasHapus
  71. saya akan membuat peraturan tentang pakaian yang di gunakan pada saat bekerja. misalnya memberikan seragam dan tidak di perbolehkan memakai seragam bebas. biasanya pemicu sexsualitas yang utama itu bagaimana cara berpakain. jika cara berpakain kita terlalu mini, misalnya memakai rok yang di atas lutut, memakai baju yang sampai terlihat bagian dada. maka dari itu perusahaan lebih baik memberikan seragam yang sopan dan rapi.

    BalasHapus
  72. ya jika saya menjadi manajer saya akan mengabdopsi langkah-langkah dari Carter. karena pelecehan seksual dalam perusahaan itu mrnjadi hal yang sangat penting. jadi saya akan membuat peraturan-peraturan dan sanksi yang tegas bagi yang melanggar.

    BalasHapus