SELAMAT DATANG

Blog ini dibuat terutama sebagai sarana diskusi mahasiswa Fakultas Bisnis Unika Widya Mandala Surabaya. Terima kasih atas pengertiannya.....
Postingan tentang BAHASA TOMBULU telah disatukan pada blog: bahasatombulu.blogspot.com
Tugas wawancara pebisnis dipostingkan pada blog: kuraberbisnis.blogspot.com

Senin, 15 April 2013

Permasalahan dalam Penilaian Kinerja (Bahan Diskusi Tanggal 18 April 2013)

Bacaan:  Kondrasuk, Jack N. 2011. So What Would An Ideal Performance Appraisal Look Like? Journal of Applied Business and Economics vol. 12(1): 57-71


Kondrasuk (2011) merangkum berbagai pendapat dan penelitian tentang penilaian kinerja dan menyebutkan ada 76 permasalahan terkait sistem penilaian kinerja tersebut. Permasalahan-permasalahan tersebut dikelompokan dalam 4 kategori, yaitu:
  1. Permasalahan terkait Tujuan Penilaian Kinerja
  2. Permasalahan terkait Siapa yang Terlibat dalam Penilaian Kinerja
  3. Permasalahan terkait dengan Apa yang diukur dan Bagaimana Mengukurnya
  4. Permasalahan terkait Sistem dan Proses Penilaian Kinerja

Bahan Diskusi:

Menurut Saudara, dari 4 kategori tersebut di atas, manakah permasalahan yang paling sulit dan paling mudah untuk diatasi? Jelaskan pendapat Saudara! (Sangat dianjurkan untuk membaca artikel yang menjadi bahan bacaan atau minimal membaca bab tentang penilaian kinerja pada buku teks kita sebelum Saudara berkomentar) Selamat Berdiskusi...

29 komentar:

  1. - menurut saya permasalahan yang paling sulit berada di nomer 3 yaitu permasalahan terkait dengan apa yang diukur dan bagaimana mengukurnya karena untuk memecahkan permsalahan tersebut seorang manajer setidaknya harus melakukan riset tentang permasalahan tersebut dengan begitu baru bisa menentukan hal apa yang akan diukur dan langkah selanjutnya yaitu bagaimana untuk mengukurnya, untuk mengukurnya maka manajer perlu alat untuk membantu mengukurnya, contohnya jika kita melakukan riset tentang loyalitas karyawan terhadap perusahaan, hal pertama kita harus menentukan variabel variabel apa saja yang mempengaruhi loyalitas karyawan tersebut, setelah itu kita harus mengujinya apakah variabel tersebut signifikan mempengaruhi loyalitas karyawan tersebut terhadap perusahaan, untuk melakukan hal ini seorang manajer perlu membuat kuisioner dan menggunakan alat seperti SPSS untuk membantu risetnya.
    - sedangkan hal yang paling mudah untuk diatasi yaitu yaitu menentukan siapa yang terlibat dalam penilaian kinerja, seorang manajer hanya perlu menganalisis target dari riset yang dilakukan tersebut, contohnya jika seorang manajer ingin mengetahui tingkat loyalitas karyawan terhadap perusahaan maka yang terlibat yaitu seluruh karyawan perusahaan tersebut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Adrian Tanusetiadjie 3103011097
      saya setuju dengan jawaban diatas. yang paling sulit diatasi adalah yang nomor 3, karena sering kali penilai tidak memberikan indikator yang jelas mengenai cara bagaimana mengukur kinerja karyawan baik atau tidak. selain itu penilai terkadang mengukur hal-hal yang seharusnya tidak perlu diukur sehingga karyawan merasa bahwa penilaian kinerja tidak berguna.
      Tetapi saya tidak setuju dengan jawaban diatas mengenai hal yang paling mudah diselesaikan, menurut saya yang paling mudah diselesaikan adalah yang nomor 1. Tujuan penilaian kinerja adalah memberikan laporan konkrit mengenai kinerja karyawan sehingga bagian HRD dapat menganalisis serta mengambil keputusan-keputusan.

      Hapus
  2. -permasalahan yang sulit menurut saya nomor 4 karena jika dari sistem sudah ada permasalahan, maka dalam proses-nya akan mengalami banyak sekali hambatan
    -permasalahan yang mudah menurut saya ialah nomor 2 yaitu menentukan siapa yang terlibat dalam penilaian kinerja.karena didalam perusahaan pasti ada database nama dan apa saja yang dipertanggung jawabkan pada pekerjaannya.

    BalasHapus
  3. Menurut saya masalah yg sulit no 4 karena sistem yg sdh dibentuk bila bermasalah akan mengganggu semua proses yg akan dijalankan dan digunakan
    Dan yang paling mudah adalah no2 yaitu melakukan sapa yg bersangkutan dalam penilaian dalam suatu perusahaan pasti ada penelian kinerja dr pekerjaan yg dilakukan

    BalasHapus
  4. nama : Erik Lesmana
    Nrp : 3103009179


    - menurut pendapatan saya hal yang sulit terkait permasalahan diatas adalah no.3 dikarenakan seorang manager atau pemimpin untuk mengukur sejauh mana permasalahan itu juga dengan menggunakan alat bantu atau dengan menggunakan riset2.dan seorang pemimpin harus terjun langsung dalam menyelesainya..

    menurut saya yang paling mudah yaitu nomor 2 siapa yang terkait didalam nya karena setiap perusahaan pasti mempunyai data pribadi tentang karyawan dan karyawati yang bekerja di perusahaan mereka serta menjabat sebagai apa di perusahaan tersebut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sangat setuju dengan jawaban diatas
      Hal yang paling sulit adalah no 3 karena sulit untuk apa yang diukur dan bagaimana cara mengukurnya
      Hal yang paling mudah adalah no 2 yaitu siapa yang terkait didalamnya

      Hapus
  5. Menurut saya masalah yg sulit no 4 Selama ini dalam menilai kinerja pegawai yang dilakukan di perusahaan masih terbatas pada sistem yang sudah ada dan perangkat yang digunakan, dimana sistem tersebut bersifat stand alone pada beberapa komputer saja dan tidak user friendly. Oleh karena itu sangat dibutuhkan suatu media yang bersifat dinamis dan dapat dijangkau oleh siapapun, untuk itu perlu dibangun suatu sistem berbasis web bagidi perusahaan yang lain

    menurut saya yang paling mudah yaitu nomor 2 penilaian kinerja adalah penentuan secara periodik efektivitas operasional
    atau organisasi, dan personelnya, berdasarkan sasaran strategik, standar,dan kriteria, karena butuh penelitian secara khusus bertujuan untuk menerapkan kerangka kerja dalam perusahaan tersebut, melakukan pengukuran kinerja perusahaan pada suatu organisasi pemerintah guna dijadikan sebagai dasar perancangan di perusahaan tersebut

    BalasHapus
  6. sucahyo/3103011291
    menurut saya permasalahan yang paling sulit berada di nomer 4 Sistem penilaian kinerja karna yang dipaksa dipakai untuk tugas pasti akan menimbulkan kesulitan untuk karyawan, maupun organisasi. Dengan menganggap “penilaian kinerja” sebagai salah satu langkah dalam “manajemen kinerja”, banyak kesulitan bisa diatasi.

    menurut saya yang paling mudah yaitu nomor 1. dapat merencanakan program kerja yang akan datang, Menyalahkan karyawan atas pekerjaan masa lalu tidaklah relevan. Manajer dapat memimpin diskusi dari perspektif “Inilah kenyataan masa lalu. Bagaimana cara kerja kita tahun depan supaya bisa mencapai sasaran?” dengan cara Memfokus masa depan membantu mengurangi sikap defensif; karena tidak perlu ada sikap tindakan untuk hal-hal yang sebelum dilakukan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan pendapat saudara chayo bahwa permasalaahan yang paling sulit diataasi yaitu no 4 dimana kinerja seseoragn tidak mudah untuk diukur karena semua tergantung dengan setiap individu dan setiap individu memiliki titiik jenuhnya sendiri snediri. dan yang menurut saya paling mudah ialah no 1 karena merencanakan program kinerja mudah dilakukan dan dapat diubah bergantung situasi.

      adhitya
      3103011029

      Hapus
  7. Menurut sya permasalah yyang sulit terselesaikan adalah nomer 3, karena menurt saya banyak faktor yang sulit diukur seperti loyalitas, dan faktor kepribadian.

    Untuk permasalah yang mudah terselesaikan sya memilih nomer 2, karena menurut saya jelas siapa yang menilai kinerja seorang karyawan adalah orang-orang yang ahli dalam bidangnya.
    Contohnya adlah kinerja pemain bola, jelas disini penilain kinerja dinilai oleh seorang pelatih bola.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan pendapat saudara ivan mengenai permasalahan yang sulit terselesaikan nomer 3, karena menurut saya juga tingkat loyalitas setiap orang berbeda tingkatannya, dan cara untuk mengukur suatu tingkat status berbeda-beda

      sedangkan permasalahan nomer 2 juga menurut saya mudah di selesaikan karena tiap bidang telah memiliki ahli nya yang dapat menilai kinerja seseorang pada bidang tertentu

      Hapus
  8. menurut saya yang paling sulit diatasi adalah permasalahan no 3. karena bila tidak mengetahui apa yang akan diukur dan bagaimana mengukur kinerja maka suatu penilaian tidak dapat dilakukan dan akan mengganggu dalam suatu sistem kinerja.
    dan yang paling mudah diatasi adalah no 1, karena dengan kita mengetahui tujuan apa yang akan kita nilai maka suatu penilaiam pekerjaan dapat dilakukan dengan lancar, dan tidak mengganggu sistem pekerjaan yang nantinya akan mengembangkan suatu perusahaan yang akan dikembangkannya.

    frans jumbo H/3103011072 MSDM 1

    BalasHapus
  9. Menurut saya yang mudah diatasi adalah no.3 Permasalahan terkait dengan Apa yang diukur dan Bagaimana Mengukurnya perusahaan harus menetapkan tujuan pengukuran terdefinisi dengan jelas dan mudah dimengerti oleh semua personel,sederhana dan mudah,dan memberikan umpan balik yang cepat.
    Yang sulit diatasi adalah no.4 permasalahan terkait Sistem dan Proses Penilaian Kinerja jika dari sistem sudah ada permasalahan, maka dalam proses-nya akan mengalami banyak sekali hambatan.

    BalasHapus
  10. indranesia/3103007315

    menurut saya yang paling mudah adalah no 1.karena manajer bisa mengatasi masalah tujuan tersebut dengan melakukan perencanaan dengan baik,sehingga tujuan tersebut sesuai dengan apa yang ingin di harapkan

    yang paling sulit adalah no 3 karena tanpa tahu dan cara mengukur suatu kinerja,maka akan kesulitan dalam menentukan kinerja seorang karyawan.sehingga menimbulkan dampak bagi perusahaan dan karyawan itu sendiri

    BalasHapus
  11. catherine-MSDM1-3103011242

    Menurut saya permasalahan yang sulit untuk diatasi adalah nomor 4. Perusahaan sebaiknya melakukan penilaian kinerja terhadap karyawan yang baik dan yang buruk, sehingga perusahaan dapat segera melakukan pelatihan kepada kinerja karyawan yang buruk dan menerapkan sistem yang bagaimana harus diterapkan kepada kinerja karyawan. Karena kinerja karyawan yang baik, akan berdampak yang baik pula dalam suatu perusahaan begitu sebaliknya jika proses dan sistem yang buruk akan berdampak buruk juga bagi perusahaan.

    yang paling mudah untuk diatasi adalah nomor 2. Karena yang seharusnya melakukan kinerja adalah manajer yang mengetahui mana kinerja karyawan yang baik dan mana yang buruk.

    BalasHapus
  12. Menurut saya permasalahan yang sulit untuk diatasi adalah nomor 4 .Dalam menilai kinerja pegawai yang dilakukan di perusahaan masih terbatas pada sistem yang sudah ada dan perangkat yang digunakan, dimana sistem tersebut bersifat stand alone pada beberapa komputer saja dan tidak user friendly. Oleh karena itu Sistem penilaian kinerja karna yang dipaksa dipakai untuk tugas pasti akan menimbulkan kesulitan untuk karyawan, maupun organisasi.
    menurut saya yang paling mudah untuk diatasi adalah nomor 2. Karena yang seharusnya melakukan kinerja adalah manajer yang mengetahui mana kinerja karyawan yang baik dan mana yang buruk, jadi siapa yang menilai kinerja seorang karyawan adalah orang-orang yang ahli dalam bidangnya.

    BalasHapus
  13. Menurut saya permasalahan yang paling sulit untuk di atasi terdapat pada nomor 4, karena memang pada dasarnya permasalahan terkait system dan proses penilaian kerja yang kurang baik maka akan menghasilkan penilaian yang kurang efektif atau hasil yang kurang maksimal.
    dan menurut saya yang paling mudah di atasi yaitu permasalahan terkait siapa yang terlibat dalam penilaian kinerja karena selain lebih muda untuk benarkan permasalahan lebih cepat di temukan

    BalasHapus
  14. Menurut saya yang paling mudah di atasi dari permasalahan terkait system penilaiian kinerja adalah Permasalahan terkait Tujuan Penilaian Kinerja. Karena menurut saya, setiap organisasi perusahaan pasti memerlukan penilaian kinerja atau evaluasi dalam setiap divisinya. Baik manajer menengah sampai puncak. Karena menurut saya dengan adanya penilaian kinerja atau evaluasi, dapat membantu direktur untuk dapat mengetahui kapasitas dari karyawannya dan dapat memberikan pelatihan dan pengembangan kepada karyawan yang dari evaluasi kinerjanya perlu ditingkatkan. Maka menurut saya permasalahan ini paling mudah diatas, karena setiap perusahaan kurang lebih memiliki tujuan penilaian kinerja yang sama. Dan menurut saya yang paling suit di atasi dalam permasalahan terkait system penilaian kinerja adalah system dan proses penilaian kinerja. Karena menurut saya, di dalam penilaian kinerja karyawan, pasti terdapat divisi atau team khusus yang memang telah dipilih untuk mampu menilai kinerja karyawan. Perusahaan juga pasti mempunyai standar-standar untuk penilaiannya. Hanya saja, jika dalam system penilian dan proses penilaian kinerjanya tidak transparan dan berlaku professional dan adil, tidak menutup kemungkinan kecurangan dari team penilai dapat merugikan perusahaan dalam penyedian penilaian kinerja dan pelatihannya kelak. Jadi seharusnya perusahan memiliki system dan proses penilaian yang benar-benar professional sehingga tujuan dari penialian kinerja itu sendiri dapat optimal dalam mencapai tujuannya.

    BalasHapus
  15. Sisca Laurensia
    3103011017

    Permasalahan yang paling sulit diatasi menurut saya adalah masalah nomor 3,untuk mengetahui apa yang diukur dari kinerja seseorang dan bagaimana mengukur kinerja seseorang tersebut tidak mudah, karena dibutuhkan data dan informasi yang tepat dari suatu kinerja untuk dapat mengetahui apa yang diukur dan bagaimana mengukur kinerjanya.
    PErmasalahan yang paling mudah diatasi menurut saya adalah nomor 2, karena dalam tiap perusahaan pasti memiliki data-data dari para pegawainya dan bagian dari manajer yang menangani karyawan atau pekerja diperusahaan tersebut pasti tahu karakter atau bagaimana sikap dari para pekerja atau karyawannya.

    BalasHapus
  16. Menurut saya permasalahan yang paling sulit adalah no 4. Karena jika di dalam proses penilaian kerja kurang baik maka hasilnya pun juga kurang baik untuk kedepannya dan dapat mempengaruhi faktor lainnya. Masalah yang paling mudah diselesaikan yaitu no 1 Tujuan dan penilaian kinerja jika kita memiliki tujuan yang jelas pastinya pun hasilnya jelas dan hal ini merupakan hal yang harus dibentuk sebelum melakukan proses.

    BalasHapus
  17. Adrian Hartono 3103008096

    Menurut saya yang paling mudah di atasi adalah nomor 1.karena tujuan dalam penilaian kinerja akan dengan mudah dirumuskan oleh manajer-manajer terkait yang akan menilai kinerja seseorang.Tujuan dalam penilaian kinerja pun lebih mudah ditentukan karena pasti bersifat positif.

    Yang paling susah adalah nomor 4.Yaitu sistem dan proses penilaian kinerja,karena tiap pekerja memiliki cara kerja yang berbeda-beda,dan bagaimana menetapkan standar dalam penilaian tersebut

    BalasHapus
  18. - yang paling sulit menurut saya adalah no. 3 karena untuk menentukan apa yang diukur dan bagaimananya memerlukan pedoman agar terjamin obyektivitas penilaian dan juga memerlukan pengenalan akan suatu kinerja agar dapat secara tepat menentukan apa yang harus diukur dan bagaimana mengukurnya.

    - yang paling mudah adalah no.2 karena dalam perusahaan tentu ada ahli yang secara khusus bertugas melakukan penilaian terhadap suatu kinerja atau setidaknya dapat dilakukan oleh atasan dari orang-orang yang dinilai tersebut.

    BalasHapus
  19. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  20. Donny Candra / 3103011047
    Menurut saya yang paling mudah untuk diatasi adalah nomor 1 yaitu permasalahan terkait Tujuan Penilaian Kinerja, karena dengan memiliki tujuan penilaian kinerja, pemilik perusahaan akan mengerti bagaimana kinerja para karyawannya, apakah pekerjaan si karyawan baik atau kurang baik. Setiap perusahaan pasti memiliki standard kinerja masing-masing, dan apakah para karyawan dapat memenuhi standard-standar itu.
    Yang paling sulit untuk diatasi adalah nomor 4 yaitu permasalahan terkait Sistem dan Proses Penilaian Kinerja, karena jika sistem dan proses Penilaian Kinerja tidak berjalan dengan baik, maka Penilaian kinerja tersebut akan menghasilkan Penilaian yang kurang baik pula.

    BalasHapus
  21. Menurut saya, yang paling sulit untuk diatasi adalah nomer 4, yaitu permasalahan terkait sistem dan proses penilaian kinerja karena kita harus meriset ulang sistem dan proses penilaian kinerja untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di sistem tersebut.
    Dan yang paling mudah untuk diatasi adalah nomer 2, yaitu Permasalahan terkait Siapa yang Terlibat dalam Penilaian Kinerja. Karena untuk mengatasi permasalah tersebut hanya melihat siapa yg terlibat dan sangat mudah untuk diriset ulang kembali.

    BalasHapus
  22. Yang paling sulit diatasi adalah no 4,karena sistem dan proses yang kurang baik serta penilaian kerja yang terhambat sangat mengganggu apa yang ada di dalam perusahaan.Karena sistem dan proses adalah hal yang menunjang visi dan misi perusahaan.

    yang paling mudah diselesaikan adalah no 2,karena siapa itu dapat diberikan pelatihan kinerja maupun wawancara dan melakukan interview kepada orang yang benar-benar memiliki potensi yang baik dan sesuai dengan kinerja perusahaan

    BalasHapus
  23. Joseph vincent Budi P / 3103010191 / MSDM 1

    menurut saya yang paling sulit di atasi adalah nomer 4 : Permasalahan terkait Sistem dan Proses Penilaian Kinerja. karena sistem dibentuk oleh perusahaan agar perusahaan itu bisa berjalan dengan lancar dan semua karyawan disana harus mengikuti sistem yang diterapkan oleh perusahaan. kalau sistem nya bermasalah itu akan menganggu kestabilitas tujuan perusahaan itu sendiri dan karyawan tidak terorganisir kinerja nya dengan baik kalau sistem nya bermasalah. kalau perusahaan mengganti sistem berarti mereka harus siap mengalami kerugian yang sangat besar karena sistem di bentuk yg paling sulit di dalam perusahaan karena itu dibentuk agar bisa terciptanya tujuan perusahaan bisa berjalan dengan lancar dan kinerja karyawan itu bisa lancar karena mengikuti sistem yang sudah diterapkan oleh perusahaan itu sendiri.

    dan yang menurut saya yang paling mudah diatasi adalah nmr 2 : Permasalahan terkait Siapa yang Terlibat dalam Penilaian Kinerja. karena setiap tingkat jabatan yang paling rendah sampai tingkat jabatan tinggi itu wajib ikut serta terlibat dalam penilaian kinerja dalam suatu karyawan. karena kalau semua ikut terlibat itu bisa tercipta rasa damai di perusahaan itu sendiri dan justru menghilangkan diskriminasi di perusahaan itu sendiri dalam menilai penilaian kinerja.

    BalasHapus
  24. kelas c NRP 3103011181

    menurut saya yang no 4, karena dalam menjalankan sistem dan proses penilain itu tidak mudah, karena kan semua diharuskan untuk mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh perusahaan , dan banyak yang tidak menurutin peraturan sehingga sistem dan dalm penilaian kinerja diperusahaan jadi sulit dilaksanakan dengan baik, dan bila tak berjalan dengan baik, maka kestabilan dan kualitas yang diharapkan tidak bakalan sesuai dengan baik

    BalasHapus
  25. Hendry Setiono / 3103011031
    Menurut saya, permasalahan yang sulit untuk diatasi adalah nomor 4, Perusahaan sebaiknya melakukan penilaian kinerja terhadap karyawan yang baik dan yang buruk, sehingga perusahaan dapat segera melakukan pelatihan kepada kinerja karyawan yang buruk dan menerapkan sistem yang harus diterapkan pada kinerja karyawan. sehingga sistem yang di terapkan pada karyawan akan menghasilkan kinerja yang baik untuk karyawan.

    yang paling mudah untuk diatasi adalah nomor 2, Karena yang seharusnya melakukan penilaian kinerja karyawan adalah manajer yang mengetahui mana kinerja karyawan yang baik dan mana yang buruk, dan untuk kinerja karyawan yang buruk harus di berikan pelatihan kembali

    BalasHapus