Sabtu, 30 Maret 2013

Serikat Pekerja: Mengapa tidak semua punya? (Bahan Diskusi VII Genap 2013)


Undang-Undang Ketenagakerjaan No 13 Tahun 2003 menyebutkan pada Pasal 104 ayat 1 bahwa: “setiap pekerja/buruh berhak membentuk dan menjadi anggota serikat pekerja/serikat buruh.” Kenyataannya: tidak semua organisasi yang memiliki pekerja mempunyai serikat pekerja.

Bahan Diskusi:
Menurut Saudara, mengapa tidak semua organisasi yang memiliki pekerja itu memiliki serikat pekerja? Apa keuntungan dan kerugiannya jika seorang pekerja tidak bergabung dalam serikat pekerja?


 Selamat berdiskusi dan Selamat Paskah bagi yang merayakannya………………………

Minggu, 03 Maret 2013

Kriteria Seleksi (Bahan Diskusi tanggal 7 Maret 2013)

Bahan Bacaan: Werbel, James D & Danny J. Johnson. 2001. The Use of Person-Group Fit for Employment Selection: A missing link in person-environment fit. Human Resource Management, Fall: 40, 3.

Dalam proses seleksi calon pelamar, departemen SDM diharapkan dapat mengidentifikasi apakah calon pelamar itu fit (sesuai) dengan pekerjaannya (Person-Job  fit) dan apakah fit dengan organisasi (Person-Organization  Fit). Werbel & Johnson (2001) bahkan menambahkan pentingnya kesesuaian pelamar dengan tim atau kelompok (Person-Groups Fit). Menurut Saudara, mengapa si penyeleksi harus mempertimbangkan kesesuaian calon dengan kelompok atau tim ? Seandainya Saudara yang bertanggung jawab untuk melakukan seleksi, lalu Saudara berhadapan dengan para pelamar yang hanya salah satunya yang fit, kesesuaian (fit) yang mana yang akan Saudara terima? (Person-Job Fit, atau Person-Organization Fit, atau Person-Group Fit?)
Selamat Berdiskusi

Tim dan Keinginan untuk Keluar (Bahan Diskusi VI, Gasal 2013)

Bacaan: Gotzman, dkk. 2009. Design Team: A promising organization intervention for improving turnover rates in the child welfare workforce. Child Welfare, Vol 88, No. 5

Goltzman dkk (2009) mengemukakan bahwa pembentukan tim kerja yang baik dapat menurunkan tingkat turnover karyawan. Jelaskan pernyataan tersebut dan bagaimana membentuk tim yang tepat agar tujuan tersebut (menurunkan tingkat turnover) itu dapat tercapai. Selamat Berdiskusi….

Minggu, 24 Februari 2013

Kesalahan Dalam Proses Seleksi Karyawan ( Bahan Diskusi 28 Pebruari 2013)


Bahan Bacaan: Flynn, Gillian. 1995. HR Managers name the most common causes of poor candidate selection. Personnel Journal, Juli 1995; 74,7; p.25


Manager SDM yang sering menjadi pewawancara calon karyawan, sering melakukan kesalahan-kesalahan dalam wawancara tersebut sehingga mendapatkan karyawan yang kurang baik. Flynn (1995) mengidentifikasi  6 penyebab utama  kegagalan manager dalam wawancara seleksi, yaitu:
  1. Tekanan untuk segera mengisi posisi yang kosong
  2. Pewawancara menyimpulkan bahwa  calon  karyawan mampu mengerjakan pekerjaan itu tapi tidak mengeksplorasi apakah dia termotivasi untuk mengerjakan pekerjaan tersebut.
  3. Pewawancara tidak memiliki pengetahuan tentang informasi-informasi yang spesifik terkait pekerjaan yang akan diisi si calon.
  4. Proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh si pewawancara tidak sistematis atau tidak konsisten.
  5. Pewawancara terpengaruh oleh salah satu aspek yang menonjol pada calon dan mengabaikan factor-faktor lain.
  6. Semua pewawancara menanyakan pertanyaan yang kurang lebih sama sehingga mubasir dan memboroskan waktu dan tenaga.


Bahan Diskusi:

Pilih salah satu penyebab kegagalan tersebut di atas yang menurut Saudara paling besar pengaruhnya pada kegagalan memperoleh calon karyawan yang tepat. Berikan penjelasan mengapa Saudara memilih hal tersebut serta bagaimana jalan keluarnya agar pewawancara tidak mudah melakukan kesalahan tersebut. Selamat berdiskusi….

Sabtu, 23 Februari 2013

Kreativitas dan Produktivitas Individu (Bahan Diskusi V, Gasal 2013)


(Bahan Bacaan: Forbes, J. Benyamin & Donald R. Domm, 2004. Creativity and Productivity: Resolving Conflict. S.A.M Advanced Management Journal, Spring, 6. 2)

Dalam perekonomian saat ini, bisnis harus mengelola dan memotivasi karyawan-karyawan yang berpendidikan baik sehingga tidak terlalu membutuhkan pengawasan langsung. Level yang tinggi baik pada produktivitas maupun kreativitas disyaratkan agar organisasi mampu menghasilkan  produk baru dengan cepat dan secara terus menerus dapat  memperbaharuinya. Faktor ekstrinsik, yaitu insentif finansial  merupakan factor yang sangat berdaya guna dan motivator efektif untuk produktivitas individual. Akan tetapi , pendekatan finansial mungkin tidak akan terlalu berhasil jika proses pengembangan produk tersebut terkait dengan kreativitas dan inovasi.

Bahan Diskusi:
Berikanlah tanggapan terhadap pernyataan di atas terutama terkait dengan  hubungan antara produktivitas dan kreativitas individu. Secara lebih spesifik mohon ditanggapi kalimat terakhir pada pernyataan di atas. Selamat berdiskusi

Minggu, 17 Februari 2013

Teruskan Diskusi tentang Siapa Yang Akan Direkrut (Bahan Diskusi 21 Februari 2013)

Silahkan teruskan diskusi yang saya postingkan tanggal 26 Februari 2012. Buka postingan tersebut di arsip blog dengan mengklik pada bulan Feb 2012. Selamat menanggapi.....